Halloween party ideas 2015

PEKALONGAN, Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari menghadiri acara Sosialisasi KIE KREATIF Program KKBPK BKKB di Lapangan Desa Tulus Rejo , Kecamatan Pekalongan, Jum’at, (24/11/2017).

KIE KREATIF merupakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Kreatif.  Sedangkan Program KKBPK BKKB ialah Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana.

Hadir dalam acara tersebut Frans Agung Mula Putra Nata Menggala dari Komisi IX DPR RI sebagai narasumber sekaligus mitra kerja BKKBN, Camat Pekalongan Eri Rahman, Bambang Sumantri selaku perwakilan dari BKKBN Provinsi, Wakapolsek Pekalongan Ibda Manaor Napitupulu, Kepala Desa Tulusrejo Suprapto dan warga setempat.

Salah satu program KKBPK BKKBN ialah menggiatkan kembali program-program keluarga berencana yang langsung menyentuh masyarakat di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya Bambang Sumantri menyampaikan “yang saat ini menjadi perhatian khusus dalam program kependudukan dan keluarga berencana yaitu, ada 4 Terlalu dalam Program kependudukan dan keluarga berencana yang pertama Terlalu Muda dalam hal ini yang dimaksud ialah Melahirkan dan Menikah, kedua Terlalu Banyak Anak, ketiga Terlalu Rapat Jarak Kelahiran, dan Terlalu Tua Dalam Melahirkan’.

Komisi IX DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap Pembangunan kependudukan dan keluarga berencana khususnya di Provinsi Lampung tepatnya di Kabupaten Lampung Timur.

Kemudian Frans Agung mengatakan, “kenapa saya meminta Kecamatan Pekalongan untuk tempat diadakannya acara ini, karena saya melihat Kecamatan Pekalongan ini sudah banyak berhasil dalam melaksanakan program-program keluarga berencana. Saya juga mengapresiasi karena ibu-ibu disini rata-rata sudah memakai alat kontrasepsi baik itu suntik ataupun Pil KB.”

Pemakaian kontrasepsi merupakan salah satu variabel yang secara langsung berpengaruh terhadap tingkat fertilitas. Namun kontribusi pemakaian kontrasepsi terhadap penurunan angka kelahiran tidak saja ditentukan oleh banyak nya pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas pemakaiannya.

Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menambahkan, “keluarga kecil keluarga yang berbahagia itu terdiri dari suami istri dan dua anak cukup, karena kita di tuntut agar putra putri kita menjadi putra putri yang berguna bagi nusa bangsa agama dan negara dan tentunya bagi kita semua”.

Acara tersebut ditutup dengan pembagian hadiah bagi warga yang telah hadir dengan cara mengambil kupon secara acak yang sudah dikumpulkan oleh panitia sebelumnya. Kupon didapatkan ketika mereka hadir. (apri)

Sukadana, journalnusantara.co.id -- Wakil bupati  H.Zaiful Bukhori selaku Ketua KONI kabupaten Lampung Timur melepas kontingen cabang olahraga Sepakbola, Futsal dan Voleyball yang akan bertanding pada Pekan olah raga Provinsi(PORPROV). Pelepasan bertempat di halaman sekertariat KONI kompleks Pemda setempat, Jum'at. (24/11).

Pada Kesempatan ini Zaiful  mengucapkan selamat berjuang kepada para atlet PORPROV yang ke 17 di Bandar Lampung.

"Saya yakin dan percaya bahwa adik-adik akan  berjuang habis habisan untuk pencapaian yang maksimal. Tunjukan bahwa Lampung Timur adalah gudangnya atlit berfrestasi yang tidak bisa di pandang sebelah mata oleh Kabupaten lainnya namun harus tetap menjaga fair play dan kekompakan," kata Zaiful.

Masih kata Zaiful Bukhori, "Bismillahirohmanirohim, cabang olahraga sepak bola, futsal dan bolavoley saya berangkatkan," lanjutnya yang di sambut gemuruh tepuk tangan ratusan Atlit.

Dilain Pihak Ketua PSSI Lampung Timur Aries Toteles, mengatakan, "para pemain sudah kami beri materi latihan selama 10 Hari di Batang hari  di bawah arahan pelatih kepala Bung panca, kami mohon doanya bagi seluruh masyarakat pecinta bola, agar sepakbola Lampung Timur bisa mencapai apa yang sudah menjadi target pencapaian dari sepak bola, yaitu, pulang dengan membawa medali," Ujar bung Aries

Turut  hadir para pengurus KONI Edi Sudanto, Gusti dan Hendri dan para pengurus sepak bola, Futsal juga  bola voley. (apri)

PAGARALAM -- Hanya beberapa Ormas saja yang resmi dan terdaftar di Kesbangpol Kota Pagaralam. Salah satu Laskar Merah Putih (LMP), kutipan ini disampaikan Walikota Pagaralam Walikota Pagaralam dr Hj. Ida Fitriati Basjuni. Mkes, saat menghadiri peresmian Markas Cabang

LMP Kota Pagaralam beberapa waktu yang lalu. saat ini Ormas sedang dikaji lagi, agar jangan bergesekan dengan pemerintah. Ormas merupakan mitra pemerintah untuk menjaga dinamisator dan stabilisator, agar nantinya dapat membantu menjaga persatuan serta membantu kerja pemerintah.

Dengan adanya LMP, bertambah lagi Ormas yang dapat membantu kinerja pemerintah. Terlebih lagi menghadapi Pemilukada Kota Pagaralam digelar 2018 nanti. Jangan sampai ada perpecahan dan tetap bersikap netral, dengan terbentuknya LMP dapat menjalankan Tri dharma pengabdian, kemasyarakatan dan solidaritas.

Ketua Ormas LMP Yusrizal kepada teman-teman wartawan mengatakan, LMP sudah berdiri sejak 2015, akan tetapi baru dilantik 20 April 2017. Sejak dilantik LMP sudah menunjukkan eksistensi dengan melakukan berbagai kegiatan.

Tahun 2018 mendatang, sudah memasuki pesta demokrasi pemilihan kepala daerah. Pada Pemilu 2018, kita bersikap netral. LMP akan berpihak kepada kejujuran. Kita siap berkolaborasi dengan pihak terkait, guna mensukseskan Pemilukada Kota Pagaralam 2018. Jangan sampai Pemilukada memecah persatuan, apalagi memecah NKRI.

Pantauan teman-teman wartawan dilapangan, dalam peresmian markas cabang LMP Kota Pagaralam, turut hadir Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIK MH melalui Kasat Intel Iptu Idham, Camat, lurah, serta perwakilan Pemuda Panca Marga (PPM). (fadli)

PAGARALAM -- Jadwal pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Pagaralam di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya keluar. Ini setelah KPU RI mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) nomor 1 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaran Pilgub, Pilbub dan Pilwako 2018. Pendaftaran calon dijadwalkan pada 8 Januari -10 Januari 2018.

Masa pengumuman pendaftaran calon, dimulai pada 1 Januari 2018. Sementara itu, khusus untuk Balon dari jalur independen, diwajibkan menyerahkan syarat dukungan kepada KPU pada Desember 2017 ini.

Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MSi kepada teman-teman wartawan membenarkan perihal jadwal pendaftaran calon yang tertera dalam PKPU RI nomor 1 tahun 2017 itu. “PKPU itu baru saja kita dapat. Jadwal tersebut tidak akan berubah-ubah lagi. (fadli)


BANDAR LAMPUNG -- Mulai Januari 2018 mendatang, Pemkot Bandar Lampung  melalui Dinas Pendidikan (Disdik) akan melakukan seleksi terhadap 7.500 guru honorer, yang akan memperoleh SK walikota untuk menjadi Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung , Daniel Marsudi mengatakan, meskipun SK tersebut sudah diberikan, para tenaga honorer yang telah menjadi TKS tidak mendapatkan gaji seperti yang diprediksi selama ini.

“Kalau tenaga honor ada sekitar 7.500 orang, jumlah itu sama halnya dengan kekurangan guru. Kita selam ini tidak bisa mengangkat menjadi TKS, dikhawatirkan mereka meminta haknya untuk digaji,” ujar Daniel, Kamis (23/11).

Meskipun demikian, sambung dia, pemkot berkomitmen untuk membantu proses sertifikasi guru sampai ke pemerintah pusat. “Makanya ada pernyataan dari Pak Wali, bahwa SK itu tidak akan diberi gaji. Hanya saja, nanti pemerintah akan membantu untuk pengurusan sertifikasi di pusat. Tapi mereka diberikan dana insentif tiap bulannya sebesar Rp200 ribu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam seleksi yang akan dilakukan itu pihaknya akan memprioritaskan tenaga honorer yang telah mengabdi sejak lama. “Nantinya akan diseleksi, kita akan memilah bagi yang memang pantai di SK kan. Kurang lebih akan kita mulai sejak Januari nanti. Untuk kriteria minimal Strata Satu (S1). Kalau soal jumlah berapa yang akan mendapatkan SK, belum dapat dipastikan sekarang,” tutup Daniel.

Sementara Wali Kota Bandar Lampung , Herman HN mengatakan, SK untuk TKS yang selama ini tidak dikeluarkan, itu karena adanya kendala keuangan pemkot yang belum mampu menanggung semuanya.


“Untuk TKS, selama ini tidak saya keluarkan karena keuangan kota tidak mampu. Tapi kalau kepentingan untuk dapat sertifikasi dari pusat, kami siap membantu. Realisasinya sesegera mungkin. Yang jelas kota dan provinsi tidak punya wewenang, wewenang kan dari pusat. Nanti baru kita yang mengajukan,” tutupnya (*)

Panaragan : Kehadiran Inul Daratista di Lapangan Merdeka,  Tiuh Panaragan Jaya sudah dinantikan warga setempat. Kehebohan warga ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir,  mereka tak sabar ingin melihat aksi pemilik goyang ngebor itu.

" Kalau Inul belum pernah datang kesini,  makanya warga di sini kepingin banget lihat Inuk ngebor, " kata Laras (26) salah satu pedagang di Lapangan Merdeka,  Tiuh Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah,  Kabupaten Tulangbawang Barat kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya,  Jumat (24/11).

Menurut Laras,  kehadiran Inul sebagai pengobat kekecewaan warga Panaragan. Ini dikarenakan mereka pernah kecewa sebelumnya yang dijanjikan bakal dihibur artis ibukota." Warga kecewa,  makanya pas Inul mau menghibur warga disini pada senang banget," kata Laras.

Selain berdagang, kata Laras,  dirinya juga jelas ingin menikmati hiburan. Terlebih lagi penghibur itu adalah Ratu Ngebor Inul Daratista. " Berdagang sambil menikmati hiburan, " selorohnya.

Diketahui, pada Sabtu (25/11) sekitar pukul 06.00 Wib akan digelar Jalan Sehat bersama sosok bakal Calon Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi. Dalam jalan sehat ini akan ada aksi panggung yang dipersembahkan oleh Inul Daratista serta artis lokal Tata Agatha.  Beragam hadiah menarik dari motor,  sepeda,  uang tunai dan beragam hadiah menarik lainnya juga disediakan panitia. (r)

Panaragan -- Penambahan sarana dan prasarana serta fasilitas umum (fasum) di Lapangan Merdeka, Tiyuh Panaragan Jaya,  Kecamatan Tulangbawang Tengah,  Kabupaten Tulangbawang Barat sangat diperlukan. Ini mengingat lapangan yang berada di jalur ramai tersebut banyak disinggahi warga setempat.

Ini dikemukakan sejumlah pelajar sekolah menengah atas (SMA)  yang merada perihatin atas kondisi lapangan tersebut. " Ya ditambah lagi fasilitasnya biar semakin ramai dan yang datang pada betah, " kata Elisia salah satu pelajar SMA kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya (JAYA) di Lapangan Merdeka,  Sabtu (24/11).

Sarana dan prasarana dimaksud menurut Elisia seperti fasilitas umum yang sangat diperlukan bagi pengunjung. " Itu toilet nya tidak terawat dan kotor. Mau masuknya aja malas, " ujar Elisia.

Penambahan fasilitas lainnya lanjut Elisia seperti bangunan untui berteduh serta penanaman pohon yang fungsinya untuk mendi ginkan areal lapangan. Jika pemerintah mengelola lapangan ini dengan baik, kata dia, jelas akan memberikan dampak positif." Ya dipenuhinlah fasilitas yang kurang,  kalau perlu wifi yang sudah ada ditambah lagi seperti di lapangan Pulung Kencana, " ujarnya. Tak lupa Danil pelajar lainnya menyarankan penambahan penerangan  di sekitar lapangan Merdeka. "Gelap banget kalau malam hari,  mau nya ditambah banyak lampu-lampu, " kata Danil.  (*)

Diberdayakan oleh Blogger.