Halloween party ideas 2015

JAKARTA -- Ledakan besar terjadi dua kali di area Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terjadi sekira pukul 21.00 WIB Ledakan kedua terjadi sekitar lima menit dari ledakan pertama. Sesaat setelah ledakan bom warga yang berada di area terminal langsung berhamburan panik. Lokasi ledakan diduga berasal dari sebuah toilet umum. Dampak dari ledakan, toilet rubuh, Shelter Bus Transjakarta rusak.

Sementara itu, warga yang berada di sekitar lokasi melihat potongan tubuh manusia. Polisi segera datang ke lokasi. Sejumlah korban ledakan langsung dibawa ke RS Premiere Jatinegara. Hingga laporan ini diturunkan belum dapat dipastikan jumlah korban luka maupun meninggal dunia.

Untuk mengamankan lokasi, pihak kepolisian telah memasang pembatas di zona berbahaya. Polisi juga menutup akses jalan dari arah Matraman untuk melokalisir TKP. Akses bus Transjakarta yang melewati halte Kampung Melayu ditutup. Dugaan sementara ledakan ini merupakan aksi bom bunuh diri. Namun, aparat keamanan hingga kini masih mendalami peristiwa tersebut.

Di media sosial beredar video potongan tangan yang diduga merupakan korban ledakan. Video ini berpotensi menebar ketakutan publik. Selain itu diperkirakan peristiwa ini berpotensi menjadi isu internasional, mengingat sehari sebelumnya terjadi ledakan di Manchester Arena, Inggris. (*)






BANDAR LAMPUNG - Jelang puasa dan lebaran idul fitri 2017, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung garansi ketersediaan bahan pangan, bahkan beberapa komoditas unggulan seperti beras, jagung, cabe merah, daging sapi, gula dan minyak goreng, diklaim cenderung surplus.

Hal ini terungkap, pada rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Lampung bersama jajaran stakeholder terkait, dalam rangka pesiapan menyongsong bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri tahun 2017, Selasa (23/5).

Dalam laporannya Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kusnardi mengatakan, secara keseluruhan ketersediaan dan konsumsi bahan pangan di Provinsi Lampung berada di tingkat aman. “Bahkan ketersediaan beberapa komoditas unggulan seperti beras, jagung, cabe merah, daging sapi, gula dan minyak goreng, cenderung surplus,” ujarnya.

Meskipun demikian, ia juga mengakui adanya komoditas yang minus seperti bawang merah dan kedelai. Namun masyarakat Lampung tidak perlu khawatir, karena jajaran Pemerintah Provinsi Lampung telah berkoordinasi dengan Bulog untuk penyediaan kebutuhan pokok tersebut.

Selain itu, sambung Kusnardi, pihaknya bersama jajaran terkait terus menggelar operasi pasar, guna melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok yang beredar di masyarakat. Kemudian menyediakan 40 toko tani Indonesia tersebar di seluruh Provinsi Lampung, yang menyediakan beras premium dengan harga Rp 8.000, atau Rp 2.000 rupiah di bawah harga pasar.

“Jika ada oknum-oknum yang melakukan penimbunan atau mempermainkan harga pasar, kami sudah mengantisipasi lewat menggelontorkan kebutuhan pokok dengan harga normal kepada masyarakat, dan tentunya hal ini akan ditindak oleh pihak yang berwenang,” kata dia.

Menanggapi hasil rapat tersebut Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri mengapresiasi seluruh jajaran yang telah meningkatkan sinkronisasi dan sinergitas, dalam upaya menyongsong bulan suci ramadan dan hari raya idul fitri tahun 2017.

“Dengan berbagai laporan yang disampaikan ini, merupakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung beserta jajaran terkait lainnya, siap dalam menyambut bulan ramadan dan idul fitri,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi pihak-pihak yang telah melakukan operasi pangan seperti jajaran Polda Lampung yang telah berhasil mengamankan distribusi ikan berformalin, daging celeng dan daging kerbau india pada beberapa waktu yang lalu.

“Sinkronisasi dan koordinasi yang terjalin dengan sangat baik ini, tentunya dalam upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di Provinsi Lampung, agar masyarakat merasa lega dalam menyambut bulan suci ramadan dan hari raya idul fitri. Karena pihak-pihak terkait telah bekerja dengan sangat baik untuk mengantisipasi ketersediaan bahan pangan, maupun lonjakan penumpang arus mudik,” tambahnya.

Bachtiar juga berharap seluruh jajaran terkait, termasuk pemerintah kabupaten/kota tetap fokus dan bersinergi menjalankan tugasnya masing-masing, dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di Provinsi Lampung. (fet)




Tulang Bawang - Pucuk pimpinan Polres Tulang Bawang berganti dari Kapolres sebelumnya AKBP Agus Wibowo,SIK kepada Kapolres yang baru AKBP Raswanto Hadiwibowo,SIK.

Untuk menyambut pergantian jabatan tersebut, Senin (22/5), digelar kegiatan Kenal Pamit Kapolres Tulang Bawang, yang dilaksanakan di Markas Polres Tulang Bawang Jalan Lintas Timur Sumatera, Menggala Tulang Bawang.

Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh para pejabat teras dan anggota Polri yang bertugas di Polres Tulang Bawang, tetapi juga hadir unsur Forkopimda, sejumlah pejabat Pemkab Tulang Bawang, pejabat Pemkab Tulang Bawang Barat, serta berbagai elemen masyarakat dari Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.

Seperti diketahui, Polres Tulang Bawang sampai saat ini cakupan wilayah kerjanya masih membawahi dua Kabupaten, yaitu Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.

Pergantian Kapolres Tulang Bawang dari AKBP Agus Wibowo,SIK kepada Kapolres yang baru AKBP Raswanto Hadiwibowo,SIK, menyusul dikeluarkannya Surat Telegram Kapolri Nomor: 1225/V/2017 tanggal 7 Mei 2017 lalu.

Mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Tulang Bawang, AKBP Agus Wibowo,SIK selanjutnya akan bertugas dalam jabatan yang baru, yaitu sebagai Wakil Kepala SPN Polda Lampung.

Sementara AKBP Raswanto Hadiwibowo,SIK yang ditunjuk Kapolri mengemban Tulang Bawang Kapolres Tulang Bawang, sebelumnya menjabat Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Lampung.

Dalam acara kenal pamit Kapolres Tulang Bawang tersebut, Bupati Tulang Bawang Ir. Hanan A Rozak.,MS yang diwakili Asisten I Sekdakab Dr. Pahada Hidayat mengatakan, atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tulang Bawang mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan tugas yang telah dilaksanakan oleh AKBP Agus Wibowo,SIK selama menjabat sebagai Kapolres Tulang Bawang. Serta mengucapkan Selamat Bertugas kepada Kapolres Tulang Bawang yang baru AKBP Raswanto Hadiwibowo,SIK.

“Kami atas nama Pemkab dan masyarakat Tulang Bawang mengucapkan terima kasih atas pengabdian AKBP Agus Wibowo,SIK selama menjabat sebagai Kapolres Tulang Bawang, serta Selamat bertugas di tempat tugas yang baru. Selanjutnya kami juga mengucapkan selamat bertugas kepada Kapolres Tulang Bawang yang baru AKBP Raswanto Hadiwibowo,SIK,” ucap Asisten I Pahada Hidayat. (fet)




JAKARTA - Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu baru menyepakati tiga dari 15 isu krusial dalam rapat bersama dengan pemerintah yaitu syarat pemilih, kedudukan KPU dan Panwaslu kabupaten/kota menjadi permanen, dan kepala daerah maju dalam Pilpres harus izin presiden.

"Untuk syarat pemilih sudah diputuskan yaitu berumur 17 tahun atau sudah pernah menikah," kata anggota Pansus Pemilu Rambe Kamarul Zaman, Rabu (24/5).

Rambe menjelaskan dalam Rapat Pansus bersama pemerintah pada Selasa (23/5) ada dua opsi terkait syarat pemilih yaitu tetap atau menghapus frasa sudah atau pernah menikah.

Dia mengatakan pada akhirnya semua fraksi dan pemerintah memilih tetap sebagaimana aturan-aturan sebelumnya.

"Syarat pemilih tetap yang diatur dalam Pasal 1 angka 34 bahwa pemilih adalah warga negara Indonesia yang telah genap berumur 17 tahun atau sudah/pernah menikah," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan poin kedua yang telah disepakati adalah KPU dan Panwaslu kabupaten/kota menjadi permanen

Dia menjelaskan selama ini Panwaslu bersifat adhoc sehingga diperkuat dengan menjadikannya permanen untuk penguatan tugas pengawasan Pemilu.

"Selama ini Panwaslu berbentuk adhoc, kita perkuat menjadi permanen agar tugasnya diperkuat dan kualitasnya lebih baik," katanya.

Namun menurut Rambe ada catatan dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan bahwa dalam rekrutmen selanjutnya jelang 2024, KPU kabupaten/kota dan Panwaslu akan dibuat ad hoc, karena parpol akan semakin memperkuat fungsi pengawasannya.

Poin ketiga menurut Rambe, kepala daerah yang maju dalam Pilpres, harus izin kepada Presiden, agar tidak ada rangkap jabatan ketika maju dalam kontestasi tersebut.

Namun dalam waktu 15 hari presiden tidak memberikan respons maka presiden dianggap telah memberikan izin.

Rambe mengatakan Golkar berpandangan kalau presiden tidak memberikan izin maka kepala daerah yang maju harus tetap mundur sama seperti anggota DPR yang maju di Pilkada harus mundur dari DPR.

Dia menjelaskan Rapat Pansus akan dilanjutkan kembali pada Rabu (24/5) dan Jumat (26/5) karena masih banyak isu krusial yang belum disepakati, salah satunya terkait calon presiden tunggal. (fet)




JAKARTA - Direktur Eksekutif Maarif Institute Muhammad Abdullah Darraz mengatakan sekolah negeri justru rentan disusupi paham-paham yang tidak Pancasilais, termasuk radikalisme.

"Kelompok radikal menganggap sekolah negeri di bawah koordinasi pemerintah merupakan 'lahan kosong' ideologis yang mudah dipenetrasi," kata Darraz, Selasa (23/5).

Menurut dia, kecenderungan itu urung terjadi di sekolah swasta terutama sekolah keagamaan karena sudah memiliki kurikulum yang cenderung ideologis.

Dia mencontohkan sekolah swasta seperti yang dikelola Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan lainnya biasanya menanamkan ideologi secara lebih kuat dibandingkan sekolah negeri. Berbeda dengan sekolah negeri yang dalam beberapa kasus menyerahkan program mentoring, yang biasanya berisi materi ideologis, kepada pihak di luar sekolah.

Adanya "celah kekosongan" ideologi, kata dia, justru dimanfaatkan kelompok radikal dan intoleran untuk menanamkan ideologi yang anti-Pancasila dan antikebhinnekaan di lingkungan sekolah. Hal tersebut juga dipengaruhi sedikitnya kuota jam pelajaran yang berisi materi tentang pendidikan kewargaan.

Pihak luar sekolah negeri itu, lanjut dia, kerap menawarkan fasilitas mentoring atau semacamnya yang belum tentu selaras dengan ke-Indonesiaan dan bisa bahaya jika tidak ada kendali dan pengawasan yang terpadu.

Secara umum, Darraz mengatakan penetrasi kelompok radikal saat ini terjadi sangat masif di berbagai lini kehidupan dan masuk secara struktural melalui pertarungan politik dan birokrasi. Dunia pendidikan juga menjadi sasaran kelompok tersebut dan hal tersebut harus diwaspadai di tengah kenyataan masyarakat Indonesia yang majemuk.  (fet)




BANDAR LAMPUNG - Balai Penelitian Teknologi Mineral (BPTM) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia merupakan salah satu satuan kerja di bawah Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI menggelar kegiatan "Open House" bertema "Science Briefing to Mineral Technology".

"Kegiatan open house ini bertujuan memasyarakatkan hasil-hasil penelitian bidang teknologi mineral yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas," kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Laksana Tri Handoko, Selasa (23/5).

Selain itu, lanjut dia, kegiatan tersebut untuk meningkatkan sinergitas antara lembaga penelitian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mengimplementasikan teknologi mineral LIPI lewat program Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (IPTEKDA).

"Pada tahun ini, kami melaksanakan tiga kegiatan IPTEKDA, yakni perbaikan kualitas industri gerabah dengan penambahan mineral feldspart, pembuatan ornamen alumunium, dan pengolahan limbah industri baja (mill scale)," katanya.

Melalui program IPTEKDA, LIPI ingin memasyarakatkan sekaligus mengimplementasi teknologi hasil penelitian mineral agar memberi nilai tambah bagi masyarakat, khususnya UMKM.

Selanjutnya, pelaksanaan program tersebut merupakan perwujudan sinergitas antara lembaga penelitian dan UMKM serta pemangku kepentingan terkait.

Perwujudan sinergitas saat ini, kata dia, terus dibangun dengan cara para pihak terkait, seperti pemerintah, swasta, dan masyarakat. Mereka bisa duduk bersama untuk saling bersinergitas mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, kegiatan kali ini berupaya mempertemukan pemangku kepentingan yang ada di Lampung, antara lain, Pemkab Lampung Selatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung, seluruh kabupaten di Provinsi Lampung, rektor, dan kalangan universitas di Lampung, serta para pelaku UMKM di Lampung.

Ia berharap kegiatan open house memunculkan berbagai informasi tentang kebutuhan masing-masing pemangku kepentingan di bidang mineral sehingga terbentuk jejaring yang berguna bagi percepatan pembangunan daerah Lampung dan nasional.

Selain itu, diharapkan pula melalui kegiatan tersebut dapat diambil suatu kebijakan strategis dan berjangka panjang terkait dengan kerja sama penelitian dan pemanfaatan hasil-hasil penelitian di bidang teknologi mineral. (fet)
Diberdayakan oleh Blogger.