Halloween party ideas 2015

MANILA - Polisi Filipina mengatakan seorang wali kota tewas usai baku tembak dengan aparat dalam penggerebekan narkoba kemarin di kawasan Mindanao yang mayoritas penduduknya muslim.

Wali Kota Datu Saudi-Ampatuan Samsudin Dimaukom ditembak mati bersama para pengawalnya ketika diduga hendak mengedarkan narkoba.

Stasiun televisi CNN melaporkan, Sabtu (29/10), polisi sebelumnya sudah melakukan pemblokiran jalan raya untuk meringkus sang wali kota dan kelompoknya. 

Juru bicara kepala inspektur polisi Elias Colonia mengatakan aparat mendapat informasi Samsudin dan kelompoknya sedang memindahkan sabu dari sebuah kapal dengan kendaraan. Polisi kemudian menggelar pos pemeriksaan di sepanjang jalur darat kendaraan menuju Kota Makilala, sekitar 112 kilometer dari Datu Saudi-Ampatuan.

Sebelumnya Presiden Rodrigo Duterte menyebut Samsudin sebagai 'politisi narkoba' yang diduga punya hubungan dengan jaringan peredaran narkoba secara global. 

Dia dan istrinya sudah pernah menyerahkan diri ke polisi pada Agustus lalu untuk membersihkan nama mereka dan menyangkal keterlibatan. Sejauh ini belum ditemukan bukti keterlibatan Samsudin dalam kasus narkoba.

Tapi menurut polisi, pada Jumat pagi kemarin saat pemblokiran, anak buah Samsudin yang bersenjata melepaskan tembakan ke arah polisi dan terjadilah baku tembak. Sebanyak sepuluh anak buah Samsudin tewas dalam kejadian itu.


"Para tersangka bersenjata lengkap dan menembak aparat keamanan yang kemudian membalas. Akibat kejadian itu sepuluh orang luka dan dibawa ke rumah sakit tapi kemudian dinyatakan tewas saat tiba," kata laporan seorang polisi.
(*)

JAKARTA - Pasca penetapan cagub dan cawagub DKI Jakartaoleh KPU DKI, elektabilitas pasangan petahana Ahok- Djarot menurun. 

Sebagaimana diketahui Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) merilis hasil survei bertajuk 'Survei Opini Publik Kata Publik tentang Cagub dan Cawagub Jakarta' menyatakan elektabilitas Ajok-Djarot turun hingga 27,5 persen.

"Dari hasil survei Kedai Kopi tadi persentasi keterpilihan petahana turun menjadi 27,5 persen dan kami 24 hampir mencapai 25 persen membuat kami lebih membuat tambah yakin dalam waktu-waktu mendatang akan melampaui tingkat keterpilihan dari petahana," tutur Ketua DPP Partai Gerindra, Ferry Julianton, usia acara rilis survei Kedai Kopi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (30/10).

Lebih lanjut Ferry menjelaskan tingkat keterpilihan Ahok-Djarot menurun akibat beberapa rangkaian reaksi masyarakat terhadap kasus penistaan agama.

"Di sisi lain, petahana presentase tingkat keterpilihannya menurun menurut pengamatan kami objektif dan kemungkinan bakal turun lagi ada beberapa rangkaian reaksi masyarakat terhadap petahana menyangkut kasus penistaan soal agama," ungkap Ferry.

"Sepeti tadi saya sampaikan tadi ini membuat posisi Presiden menjadi sulit. Kalau membiarkan membuat masyarakat tambah eskalatif protes terhadap itu," sambungnya.

Untuk itu, pihaknya mengaku akan memanfaatkan celah ini untuk mendongkrak elektabilitas pasangan Anies-Sandi lewat berbagai program-program.

"Ya memang sejak awal Mas Anies dan Sandi jelas menerangkan isu-isu soal ekonomi, jadi kesempatan kerja meningkatkan perluasan sarana usaha, perbaikan angka-angka pengangguran, peningkatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan penyerapan tenaga kerja. Sepeti itu yang nanti akan kita prioritaskan," terang Ferry.
(*)


JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) beberkan hasil survei internet APJII 2016, total pengguna internet Indonesia saat ini mencapai 132,7 juta pengguna.
Angka ini meningkat bila dibandingkan hasil survei 2014 yang hanya mencapai 88 juta. Angka ini sudah melampaui setengah total penduduk Indoneia yang mencapai 256,5 juta (51,8%).
“Dari total pengguna internet yang ada, mayoritas diakses melalui perangkat mobile. Bahkan kalau di presentase bisa sampai 70 persen,” ujar Ketua Umum APJII, Jamalul Izza, saat pemaparan Survei Internet APJII 2016, di Jakarta, Senin, 24/10/2016.
Hasil survei ini juga memaparkan penetrasi internet berdasarkan klasifikasi geografis, umur, dan pekerjaan. Misalnya berdasarkan geografis, Pulau Jawa masih mendominasi penetrasi internet di Indonesia.
Berdasarkan umur, segmen umur 10-14 tahun mencatat penetrasi internet 100%. Kemudian berdasarkan pekerjaan, mahasiswa tercatat sebagai pengguna tertinggi, disusul karyawan swasta dan pekerja kesehatan.
“Penggunaan internet masih didominasi oleh media sosial dan hiburan, setelah itu baru orang cari berita. Dalam hal ini Facebook menjadi konten yang paling sering diakses setelah Instagram dan Youtube,” tandasnya.
APJII sendiri saat ini menjadi asosiasi yang mewadahi lebih dari 1.000 anggota dan dipandang paling kredibel dalam menyampaikan laju pertumbuhan pengguna internet di Indonesia. (*)


JAKARTA - Ombudsman RI menyebut pemilihan rektor di perguruan tinggi negeri (PTN) cukup rawan suap. Pasalnya, banyak orang-orang yang mengincar posisi tersebut.
Komisioner Ombudsman Laode Ida mengatakan, saat ini banyak orang yang menginginkan kekuasaan yang dipegang oleh jabatan rektor perguruan tinggi (PT). Pihaknya menemukan, orang-orang yang menginginkan jabatan rektor banyak melakukan cara-cara yang tak sesuai prosedur.
“Krisis betul, semua orang mengejar kekuasaan. Saya hadir di ujian doktor, saya mengetahui hal itu. Calon doktornya presentasi, nah dari presentasi itu di daerah bikin satu jurusan, kemudian dia hadirkan orang, dapat uang. Jadi sebetulnya, kelembagaan yang ilegal, banyak di lakukan di kampus-kampus kita ini. Kampus negeri yang terutama,” ujar Laode, Sabtu, (29/10).
Mantan wakil ketua DPD ini juga menjelaskan perlunya kejelasan visi-misi para rektor perguruan tinggi. Terutama dalam mengupayakan peningkatan kualitas suatu perguruan tinggi.
“Kita perlu merenungkan kembali, apa misi perguruan tinggi. Perguruan tinggi tidak banyak yang mengacu pada kantor proyek, enggak boleh lagi. Redesain misinya, nanti kita betul harus mengejar kualitas.”

“Jadi kualitas harus ditingkatkan. Bukan sekadar mengejar proyek, kualitas yang harusnya terus selalu meningkat dengan upaya dan sistem yang jelas,” tandasnya.(*)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai Polisi berpihak dalam penegakan kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia mengatakan siap ikut turun ke jalan dalam aksi yang dinamakan “Aksi Bela Islam”  yang rencananya digelar di depan Istana Negara, Jumat, 4/11/2016 pekan depan.
Fadli mengatakan, unjuk rasa yang diinisiasi ormas keagamaan seluruh Indonesia tersebut tidak terkait dengan Pilkada Jakarta. Namun karena menyangkut penegakan hukum yang dirasa berpihak.
Menurutnya, hingga saat ini tak kunjung memanggil Ahok untuk diperiksa. Ahok sempat datang ke Bareskrim untuk mengklarifikasi atas inisiatifnya, bukan dipanggil Bareskrim.
“Nanti masyarakat biar menyampaikan aspirasinya, saya selaku Pimpinan DPR bersama rakyat Insya Allah turun bersama menyampaikan aspirasi bersama,” ujar Fadli seperti dikutip dari kompas.com, Sabtu, 29/10/2016.
“Kalau bersama rakyat dan umat saya siap turun untuk menuntut penegakan hukum yang seadil-adilnya secara imparsial,” kata Fadli menambahkan.
Unjuk rasa terhadap pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu sudah terjadi beberapa pekan lalu. Sebelumnya, Jumat (14/10/2016), massa dari ormas keagamaan berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.Mereka menuntut Ahok untuk diproses hukum terkait pernyataan yang menyitir surat Al Maidah ayat 51. (*)

GUNUNG SUGIH, JNNews - Balai Riset dan Standardisasi (Baristan) Industri Bandar Lampung melalukan pelatihan cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB), untuk industri kecil dan menengah (IKM) di Kelurahan Yukumjaya, Terbanggibesar, Lampung Tengah. Selasa, (25/10).
Pelatihan ini diikuti sekitar 30 pengusaha IKM darii Lampung Tengah. Hadir pula sejumlah aparatur pemerintah maupun pihak terkait yang memiliki peran dalam pembinaan IKM.
Menurut Kepala Baristand Industri Bandarlampung Untung Prayudie, pelatihan yang diadakan selama dua hari ini bekerja sama dengan Disperindag Lampung Tengah, Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM), MUI Lampung, serta Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Lampung.
“Kita adakan pelatihan kepada para pengusaha IKM di Lamteng selama dua hari. Pemateri dari Disperindag Lampung, LPPOM, MUI Lampung, dan BBPOM Lampung,” ujarnya, Selasa, (25/10).
Tujuan diadakannya pelatihan ini yakni memberikan pemahaman kepada para pengusaha yang bergerak dalam industri makanan tentang syarat dan prosedur sertifikasi SNI, sertifikasi halal, dan izin edar. “Bagaimana memproses panganan yang baik sehingga hasilanya berkualitas, higienis, dan halal untuk dikonsumsi,” ujar Untung.
Materi pelatihan ini, meliputi sosialisasi Permenperin No. 75/2010 tentang CPPOB. “Bagaiaman penerapan CPPOB pada IKM, penerapan CPPOB. dalam sertifikasi halal, prosedur dan persyaratan izin edar, serta prosedur dan persyaratan mendapatkan logo SNI,” paparnya.
Selain itu, juga akan dipaparkan tentang jasa layanan teknis yang dimiliki Baristand Industri Bandar Lampung, untuk mendukung penerapan CPPOB di sejumlah industri yang ada di Lampung.

Sementara itu, Kabid Agro Kimia Disperindag Lamteng Muhtar Hasan mengapresiasi kegiatan tersebut. “Apalagi sekarang ini banyak berita terkait makanan yang pengolahannya kurang baik. Dengan palatihan ini, diharapkan pelaku IKM bisa mengolah produk makanannya dengan baik. Pelatihan ini sangat dibutuhkan karena Lamteng banyak memiliki IKM-IKM,” ujarnya. (jn)

GUNUNG SUGIH, JNNews - Wakil Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto memberikan perhatian khusus kepada tiga kelompok pengrajin batik yang ada di Kampung Tenggul Angin, Kecamatan Punggur, dengan memberikan bantuan alat cetak  batik khas Lampung, Kamis, (27/10).
Loekman mengatakan, selain kelompok yang ada di Kecamatan Punggur, Pemkab juga memberikan perhatian kepada kelompok yang ada di Kecamatan Seputih Raman dan Seputih Banyak.
“Saya berharap dengan diberikannya bantuan ini, para pengrajin bisa lebih berinovasi untuk melestarikan dan menjaga adat istiadat Lampung,” ujar Loekman.
Pihaknya juga berjanji akan melakukan koordinasi bersama bupati, agar hasil kerajinan batik masyarakat Lampung Tengah dapat digunakan sebagai seragam wajib untuk para Pegawai Negri Sipil (PNS) di Lampung Tengah. “Dengan demikian perputaran usaha batik dapat berjalan dengan baik,” katanya.

‎”Pakaian batik bermotif khas Lampung kini tidak asing lagi bagi para PNS. Batik sudah menjadi pakaian sehari-hari dan tidak lagi mengenal ruang dan waktu. Batik, terutama motif khas Lampung, sudah semakin populer terutama yang bermotif mahkota dihiasi ornamen siger dan bunga pernah dikenakaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” papar Loekman. (jn)

GUNUNG SUGIH, JNNews - DPRD Lampung Tengah menilai, implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) belum berjalan dengan maksimal. Padahal, perda itu sudah disahkan sejak periode Pairin masih menjabat Bupati.
Anggota dewan setempat I Kade Asian Nafiri mengatakan, hingga saat ini Perda KTR tahun 2013 belum dilaksanakan dengan maksimal. Dinas Kesehatan diminta proaktif menegakkan peraturan daerah itu.
“Sejauh ini 10 persen pun belum jalan. Padahal perda itu sudah beberapa tahun yang lalu di sahkan,” ujar Kadek, Jumat, (28/10).
Menurutnya, peraturan yang terkandung dalam perda ini harus ditegakan terutama di lokasi pelayanan kesehatan dan pendidikan. Seperti di puskesmas dan sekolah.
“Walau saya perokok, ini peraturan yang harus ditegakan. Peraturan ini harus dijalankan khususnya di tempat pelayanan kesehatan dan di lokasi pendidikan,” imbuhnya.
Dinas Kesehatan diminta memberikan sosialisasi dan memasang petugas yang menegur masyarakat jika merokok di area yang tidak diperkenankan. Selain itu, penegasan juga harus dilakukan di lokasi pendidikan, jangan sampai terdapat iklan rokok yang beredar dikawasan pendidikan.

“Kalau ada iklan rokok di sekitar kawasan pendidikan harus segera dicopot,” pungkasnya.(*)

GUNUNG SUGIH, JNNews - Dalam rangka membentuk pemerintahan yang bersih dari segala macam bentuk percaloan dan pungutan liar (Pungli), , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah melakukan penandatanganan pakta integritas berlangsung di lapangan Merdeka Gunung Sugih, pakta integritas ditandatangani Bupati Lampung Tengah, Mustafa usai melaksanakan apel pagi, (17/10).

Dalam sambutannya Mustafa menegaskan penandatanganan pakta integritas adalah sebagai wujud komitmen Pemkab Lamteng dalam rangka mendukung pemerintah pusat mewujudkan pemerintahan yang bersih, bebas korupsi dan bebas dari pungutan-pungutan liar yang merugikan rakyat.

Mustafa juga menyebutkan ini adalah sebagai momen evaluasi bagi jajaran Pemkab Lampung Tengah dalam menilai kinerja yang telah dilakukan. SKPD, kata dia, harus mampu mengukur sudah sejauh mana program yang telah dijalankan, penyerapan, implementasi maupun target yang telah dicapai.

"Di bulan Oktober ini, semua program harusnya telah dilaksanakan 80 persen, baik serapan maupun penggunaan fisik. Saya minta seluruh jajaran dari bawah sampai atas agar mengevaluasi, sudahkah kita bekerja sesuai dengan target yang diharapkan rakyat? Terus perbaiki diri, bekerja dengan target dan hati," ungkap Mustafa.

Untuk memaksimalkan anggaran, pada kesempatan itu Mustafa menginstruksikan seluruh SKPD agar membuat rancanangan anggaran yang berasaskan pada fungsi, peran dan manfaat yang akan dirasakan masyarakat. Program-program yang tidak diperlukan, tegas Mustafa, bisa pastikan akan dicoret.

Ia juga mengingatkan SKPD untuk tidak melakukan hal-hal tidak dibutuhkan dan hanya menghabiskan anggaran. "Hentikan studi banding-studi banding yang tidak jelas manfaatnya. Ingat, korupsi tidak hanya dilakukan dengan mengambil uang rakyat, tetapi juga dengan membuat program kerja yang tidak mengandung manfaat," tegas pasangan dari Loekman Djoyosoemarto ini.

Guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, cela percaloan dan pungutan liar akan terus diminimalisir. Salah satunya yakni dengan menerbitkan surat edaran No. 09  2016 yang meminta agar SKPD atau masyarakat segera melaporkan oknum-oknum tertentu yang mengambil keuntungan dengan mengatasnamakan bupati.

Aktivitas pungli juga akan diberangus dengan membentuk e-governance (pemerintahan digital). Dengan ini birokrasi pelayanan dapat dipangkas dan cela pungli dapat diminimalisir. Kedepan pihaknya juga akan membagi tugas SKPD menjadi 5 siklus yang saling terintegrasi, diantaranya yakni pelayanan, pemberdayaan, pembangunan.

"Program kerja yang dibuat untuk kepentingan rakyat tidak boleh sembarangan, semua harus terintegrasi satu sama lain dan tidak bekerja sendiri-sendiri. Dengan ini program yang dibuat lebih terstruktur dan efisien. Ini harus kita mulai untuk mewujudkan Lampung Tengah yang lebih baik," tukas Mustafa.

Selain penandatanganan pakta integritas, pada kesempatan itu juga ditandatangani SOP pelayanan publik Kabupaten Lampung Tengah dan dilanjutkan Sidak di Kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Kantor Catatan Sipil (Disdukcapil).

Mustafa menyusuri dari satu ruangan ke ruangan lainnya memeriksa seluruh perangkat yang ada dari dua dinas tersebut. "Saya minta setiap pelayanan yang diberikan harus memenuhi standar. Tidak asal, tidak sembarangan, apalagi sampai merugikan rakyat," tegasnya. (jn)


GUNUNG SUGIH, JNNews - Bupati Lampung Tengah, Mustafa berjanji akan meningkatkan kesejahteraan anggota Linmas. Tahun depan, 2017 menurut Bupati, honor Linmas bakal naik 3 kali lipat dari honor saat ini Rp 300 ribu. Hal ini disampaikan bupati dalam acara penyerahan dana Linmas Lampung Tengah di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Selasa, (19/10). Sebanyak 3.224 Linmas dari 9 kecamatan di Lamteng hadir dalam acara tersebut dan menerima honor dari pemkab setempat.

Pada kesempatan itu Mustafa meminta agar Linmas senantiasa kompak dan berperan sebaik-baiknya untuk masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan. Bergerak langsung di tengah-tengah masyarakat, Linmas diharapkan bisa menjadi pengayom warga tanpa membeda-bedakan suku dan agama.
"Dengan luasnya kabupaten Lampung Tengah, keberadaan Linmas sangat membantu aparat (TNI-Polri) dalam menjaga keamanan, terutama di kampung-kampung. Saya harap peran Linmas terus ditingkatkan, bantu aparat, mengamankan daerah masing-masing," ungkap Mustafa.

Bupati muda ini menambahkan, selain menaikan honor Linmas, pihaknya juga berjanji akan memberikan reward kepada pos ronda dan Linmas terbaik. Mereka yang terpilih, akan diumrohkan gratis oleh pemerintah. Untuk itu Linmas diharapkan terpacu dan berlomba-lomba menjadi yang terbaik, sehingga keamanan di Lampung Tengah dapat terwujud.

"Honor Linmas saat ini Rp 300 per orang, tahun depan akan saya naikan menjadi 3 kali lipat. Ini adalah wujud apresiasi kepada Linmas yang telah membantu pemerintah mewujudkan keamanan. Reward umroh gratis juga akan diberikan pada poskamling dan linmas terbaik," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Mustafa meminta agar Linmas bisa menjadi teladan bagi masyarakat. Tegas dan senantiasa melaporkan pelaku tindak kejahatan, tidak membeda-bedakan suku dan agama saat menjalankan tugas. Untuk memudahkan koordinasi, kedepan Pemkab siap mengadakan handy talky.

"Linmas harus kompak. Jangan gara-gara satu orang terjadi perang. Tindak pelaku kejahatan, jangan membedakan suku dan agama. Tahun depan akan dianggarkan Rp 5 juta untuk pembangunan poskamling di setiap dusun. Dengan ini semoga Lampung Tengah semakin aman dan sejahtera," pungkasnya.

Terkait wacana kenaikan honor Linmas, hal ini disambut baik para anggota Linmas Lampung Tengah. Sumadi (75), warga Purwodadi Bangunrejo ini mengaku senang Linmas mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. (jn)


GUNUNG SUGIH, JNNews - Ratusan Mahasisiwa pelajar Lampung Tengah ikuti sosialisasi. Penyuluhan bahaya narkoba ‎di Bandiklat Kota Gajah. 20/10.
 
Penyuluhan sosialisasi tersebut dilakukan oleh ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Lamteng Loekman Djoyosoemarto memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba yang saat sudah marak dan bukan barang yang susah di cari.


"Indonesia dulu hanya menjadi tempat transit peredaran narkoba tapi sekarang sudah menjadi konsumen dan produsen narkoba
,” ujar Loekman, (20/10).


Dijelaskannya orang  yang menggunakan narkoba sulit dan tidak ada jaminan sembuh. "Maka sebagai pelajar dan guru yang menjadi pelaku di dunia pendidikan harus berperan aktif dalam pencegahan narkoba,dan menjelaskan pengaruh narkoba sangat mempengaruhi mental anak bangsa.


Loekman juga pinta pelajar yang mengik‎uti sosialisasi ini agar meneruskan pada teman temanya terkait bahayanya pegunaan narkoba. (jn)

Tangerang, JNNews - Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) jalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Tanggerang Selatan (Tangsel). Kerjasama tersebut dituangkan dalam penandatanganan MoU di bidang pembangunan, pangan dan dan penataan kota yang ditandatangani oleh Bupati Lampung Tengah Mustafa dan Walikota Tangsel Airin Rachmi Dian, Sabtu, (22/10).

Bupati Mustafa  mengatakan kerja sama dengan Pemkot Tangsel dimaksudkan untuk meningkatkan pembangunan yang merata, memenuhi kebutuhan pangan dan penataan kota. Disamping itu meningkatkan penataan pemerintahan daerah yang baik, serta pemanfaatan alih teknologi.

"Kami memang ingin mencoba mengetahui secara mendalam berkaitan pembangunan infrastruktur, penataan kota dan penggunaan teknologi dalam pengembangan pangan yang ada di Kota Tangsel," kata Mustafa.

Menurutnya pemanfaatan teknologi yang berkembang terus belakangan ini tentunya menjadi salah satu motivasi bagi wilayah Kabupaten Lampung Tengah untuk belajar banyak dengan Kota Tangsel yang berada di perbatasan ibukota Negara dalam pemanfaatan maupun penggunaannya di lapangan.

"Kabupaten Lampung Tengah adalah daerah penghasil pertanian, perkebunan dan hasil bumi lainnya termasuk pangan. Hal ini akan lebih maksimal lagi jika ditunjang dengan teknologi, inilah yang ingin kami pelajari dari Pemkot Tangsel," ujar Mustafa

Tak hanya itu, sambung Mustafa lagi,  penataan kota maupun infra struktur juga menjadi perhatian untuk dapat diterapkan di Lampung Tengah dengan melihat kearifan lokal dan karakter masyarakat di Lampung Tengah.

Atas kerjasama ini, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyambut baik dan menyatakan akan melakukan kunjunga ke Lamteng dalam waktu dekat.

Menurut Airin, dengan adanya kerjasama ini tentunya kedua daerah harus memiliki payung hukum. Hal ini bertujuan untuk menindaklanjuti di jajaranya atau instansi masing-masing.


"Dalam waktu dekat, jajaran kami akan melakukan kunjung serupa ke Lampung Tengah untuk melihat langsung kebutuhan pangan dan pemberdayaan yang ada untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat dua daerah ini," tukasnya. (jn)

GUNUNG SUGIH, JNNews - Bupati Lampung Tengah, Mustafa minta pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Tengah untuk memaksimalkan potensi olahraga dengan melahirkan atlet-atlet berprestasi baik nasional maupun internasional.

Harapan ini disampaikan Bupati Lampung Tengah Mustafa dalam acara pelantikan pengurus KONI Lampung Tengah di gedung Sesat Nuwo Balak, Kamis, (27/10). KONI diminta bekerja keras agar para atlet Lampung Tengah mampu menyumbangkan banyak emas untuk daerah.  

“Di bidang olahraga, Lampung Tengah memiliki potensi yang luar biasa, khususnya sepak bola. Daya saing atlet kita tak hanya ditingkat nasional tapi juga internasional. Potensi ini saya harap dimaksimalkan di kepengurusan KONI Lampung Tengah yang baru,” ungkap Mustafa.

Menghadapi Porprov 2017 di Lampung Utara, KONI juga diharapkan mampu mempersiapkan dengan baik, menyeleksi atlet-atlet terbaik dan memberikan pembinaan secara maksimal. Mustafa menargetkan Lampung Tengah menjadi juara di kejuaran tersebut.

“Target kita menang. Untuk itu saya minta KONI mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Susun program kerja, cetak atlet-atlet yang mampu menyumbangkan emas untuk Lampung Tengah. Saya percaya di bawah kepengurusan KONI yang baru, bidang olahraga di Lampung Tengah akan lebih baik,” tandasnya.

Untuk menunjang aktivitas olahraga, Pemkab siap support dengan membangun gedung olahraga (GOR) yang rencananya akan dipusatkan di Poncowati. “Mohon doanya agar pembangunan dapat segera direalisasikan,” pungkas Mustafa.

Sementara itu Ketua KONI dilantik, Munawar, mengajak jajaran pengurus KONI baru agar dapat berkordinasi dan bersinergi dengan organisasi-organisasi kepemudaan di Lampung Tengah. Dengan ini memudahkan KONI menemukan bibit-bibit atlet berprestasi.


Masing-masing pengurus cabor juga diharapkan segera merancang program kerja, khususnya dalam mempersiapkan Porprov 2017. “Dalam mencari bibit-bibit berpotensi, kita akan libatkan sejumlah organisasi kepemudaan yang ada. Persiapan Porprov harus kita matangkan agar hasilnya maksimal,” ucap Munawar usai dilantik Sekretaris Umum Koni Lampung Margono Tarmuji. (jn

GUNUNG SUGIH, JNNews - Bupati Lampung Tengah, Mustafa menerima kunjungan kerja Dinas Bina Marga dan Dishub Provinsi Lampung di rumah dinas bupati, Selasa, (25/10). Mustafa meminta perbaikan jalan dilakukan di 500 meter dari Gunungsugih hingga Bandarjaya.  Pertemuan dalam rangka upaya mengatasi kemacetan di jalur lintas Bandarjaya yang saat ini tengah dilakukan pembangunan drainase sepanjang 128 meter di area plaza Bandarjaya, upaya perbaikan jalan dilakukan Mustafa dengan mengajukan pembangunan jalan beton dan pelebaran jalan


“Perbaikan drainase telah dilakukan. Sedikit demi sedikit Bandarjaya telah dibenahi. Perbaikan juga kami harap menyentuh jalan, kami minta jalan Bandarjaya dibangun beton dan dilakukan pelebaran jalan. Selain lebih tertata, perbaikan jalan diharapkan dapat atasi kemacetan di seputaran Bandarjaya,” ungkap Mustafa dihadapan jajaran aparatur Binamarga dan Dishub Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Mustafa juga meminta agar Pemprov mengupayakan pelebaran jalan di beberapa jalan provinsi yang ada di Lampung Tengah, seperti jalan Gunungsugih-Padangratu dan jalan Gunungsugih – Fajarbulan. Hal ini penting karena kondisi badan jalan sempit padahal jalur lalu lintas di jalan tersebut sudah ramai.

“Agar mobilitas warga lebih lancer, saya harap diadakan pelebaran jalan 1 meter di sisi kanan dan kiri. Drainase telah kami bangun, tinggal dilanjutkan pelebaran jalan. Saya harap Dinas Bina Marga provinsi dapat memperjuangkan agar ini terealisasi,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Bina Marga Lampung Rony Witono mewakili Kepala Dinas Bina Marga  Lampung Budhi Dharmawan menuturkan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten harus bersinergi. Segala masukan dan permohonan, kata dia, pada dasarnya bisa diupayakan untuk direalisasikan.

“Terkait permohonan Pak Mustafa akan kami perjuangkan. Selama untuk kesejahteraan rakyat, akan kami perjuangkan. Kami juga meminta agar pemerintah kabupaten/kota menjaga kondisi jalan. Tonase harus jadi perhatian, tidak boleh melebihi 8 ton,” pungkasnya. (jn)


GUNUNG SUGIH, JNNews – Pengusaha pabrik tapioka berbahan dasar singkong mengapresiasi langka Bupati Lampung Tengah, Mustafa dalam menaikan harga singkong yang beberapa bulan sempat anjlok. Eddy Liem, mewakili PT. Sungai Budi Group mengatakan kesepakatan dibuat menjawab permintaan Bupati Mustafa agar perusahaan menaikan harga. Kepedulian bupati, diakuinya membuat perusahaan tergerak untuk ikut peduli pada nasib petani.

“Manajemen akhirnya sepakat untuk menaikan harga. Saya apresiasi sekali atas kepedulian bupati, dan kami siap bersama dengan Pemkab untuk memperhatikan kesejahteraan petani khususnya petani singkong. Lampung Tengah kabupaten pertama yang menaikan harga singkong,” tuturnya.  

Terkait besarnya potongan atau rafraksi, ia menghimbau agar petani memperhatikan kualitas singkong. Idealnya, kata dia, singkong yang dijual berumur 9-12 bulan, tidak ada bonggol dan tanah. Singkong berkualitas menghasilkan kadar pati 50 persen.

“Semakin rendah kadar pati, maka semakin tinggi rafraksi. Saat ini, disebabkan musim hujan kadar pati singkong yang dijual berkurang dibawah 20 persen. Itu mengapa rafraksinya besar. Namun kami siap mengkaji ulang, untuk petani 
Lampung Tengah kami upayakan agar rafraksi tidak besar,” tandasnya.

Sementara itu, Sumardi, salah satu petani singkong berharap agar kenaikan harga menjadi Rp 700 per kg menghasilkan NET harga di petani Rp 500 per kg. Dengan ini petani bisa menutupi biaya produksi yang telah dikeluarkan.

“Saya harap harga Rp 700 per kg adalah harga minimal, jangan sampai turun lagi. Dan kami berterima kasih sekali karena pak Mustafa telah memfasilitasi kami, mulai dari menemui menteri dan sekarang meminta langsung agar perusahaan menaikan harga. Kepedulian beliau sangat kami apresiasi,” ucap Sumardi. (jn)


GUNUNG SUGIH, JNNews -
Upaya keras Bupati Lampung Tengah, Mustafa dalam menaikan harga mendapatkan apresiasi dari perusahaan dan petani yang hadir. Eddy Liem, mewakili PT. Sungai Budi Group mengatakan kesepakatan dibuat menjawab permintaan Bupati Mustafa agar perusahaan menaikan harga. Kepedulian bupati, diakuinya membuat perusahaan tergerak untuk ikut peduli pada nasib petani.

Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya harga singkong di Kabupaten Lampung Tengah naik dari Rp 560 per kg menjadi Rp 700 per kg. Kenaikan ini ditandai penandatanganan kesepakatan (MoU) yang dilakukan empat perusahaan tapioka yang ada di Lampung Tengah, Minggu, (30/10) di rumah dinas bupati.

MoU ditanda tangani Bupati Lampung Tengah Mustafa dan disaksikan Gapoktan, Keempat perusahaan menyatakan siap menaikan harga singkong per 1 November 2016, yakni PT. Aroma Mega Sari, PT. Budi Makmur Perkasa, PT. Budi Subur Tanindo dan PT. Alu Aksara Pratama.

Selain menyatakan siap menaikan harga singkong, perusahaan juga menyampaikan komitmennya untuk ikut serta mempedulikan kesejahteraan petani khususnya petani singkong di Lamteng dan akan meninjau ulang potongan (Rafraksi) yang berkaitan dengan kualitas singkong (cukup umur, tidak ada bonggol dan tanah).

Dalam sambutannya, Mustafa menuturkan mediasi perusahaan tapioka dengan petani singkong merupakan tahap kelima upayanya dalam memperjuangkan harga singkong di Lamteng. Sebelumnya ia telah mengumpulkan petani singkong, melakukan sidak perusahaan, melayangkan surat ke presiden, lalu mendampingi petani menemui Menteri Perdagangan.

“Selanjutnya saya memanggil perusahaan-perusahaan tapioka di Lampung Tengah, meminta perusahaan menaikan harga yang dituangkan dalam nota kesepakatan hari ini. Saya akan terus berjuang mengingat sebagian besar masyarakat kita menggantungkan hidup dari singkong,” ungkap Mustafa.

Adanya serangan impor dan produk-produk singkong dari luar daerah, Ia meminta agar perusahaan memprioritaskan produk singkong dari Lampung Tengah. Begitu juga potongan, perusahaan diharapkan bijak menetapkan potongan. Jangan sampai potongan membuat rugi petani.

Mustafa juga menyampaikan terima kasih kepada keempat perusahaan dan berharap kesepakatan kenaikan harga dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Langkah ini diharapkan akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan tapioca lainnya di Lampung Tengah.

Senada dengan bupati, Wakil Bupati Loekman Djoyosoemarto juga mengatakan, “Jika perusahaan masih ingin cari untung di Lampung Tengah, saya minta perusahaan bantu petani. Perusahaan harus peduli, jangan hanya mau cari untung saja. Perusahaan jangan pura-pura tidak tahu dengan jeritan petani. Saya juga berharap harga bisa terus naik hingga angka ideal,” tegas Loekman. (jn)i. (jn)


Diberdayakan oleh Blogger.