Halloween party ideas 2015




BANDAR LAMPUNG  - Penduduk empat desa terisolasi di Kecamatan Bengkunat Belimbing, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung mengharapkan pemerintah segera memperbaiki kerusakan pembangkit listrik tenaga surya terjadi sejak tiga bulan lalu.

"Kami hanya tergantung pada pasokan listrik tenaga surya, namun panel ke aki sudah rusak atau terbakar. Sudah kami sampaikan ke pemerintah daerah, namun sampai sekarang belum ada perbaikannya," kata Kepala Desa Wayharu, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Dian Setiawan, Rabu (31/5).

Ia menyebutkan pasokan listrik tenaga surya hanya berlangsung empat jam setiap hari, mulai pukul 18.00-22.00 WIB.

Menurut dia, PLTS itu masih dalam garansi, namun belum ada perbaikan sampai sekarang.

"Karena itu, kami harapkan pemerintah dan pihak terkait segera memperbaikinya," katanya pula.

Empat desa terisolasi di Kecamatan Bengkunat Belimbing, Kabupaten Pesisir Barat mendapatkan pasokan listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), meski hanya sebagian rumah warga yang mendapatkannya.

"Desa kami sejak lima bulan lalu sudah mendapatkan pasokan listrik dari PLTS, namun tak semua rumah warga bisa mendapatkannya. Kami mengharapkan bantuan pemerintah agar semua warga bisa mendapatkan pasokan listrik, terutama listrik dari PLN," kata Dian Setiawan.

Terdapat empat desa di Kecamatan Bengkunat Belimbing yang masuk daerah terisolasi dan merupakan desa enclave dikeliling hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), yakni Desa Wayharu, Waytias, Siring Gading dan Bandardalam, dengan total jumlah penduduk sekitar 6.500 jiwa.

Sejauh ini, hanya sebagian rumah warga yang sudah mendapatkan pasokan listrik PLTS. Tiap rumah mendapatkan listrik maksimum 300 watt.

Masing-masing Desa Wayharu dan Bandarlampung mendapatkan pasokan listrik untuk 300 KK, sedangkan Desa Siring Gading dan Waytias masing-masing hanya 110 KK. Pasokan listrik PLTS tidak cukup untuk menerangi semua rumah warga desa itu.

Jumlah penduduk Desa Waytias sekitar 200 KK, Wayharu (600 KK), Bandardalam (900 KK), dan Siring Gading sebanyak 400 KK.

Warga mengharapkan pemerintah menambah kapasitas PLTS di daerah mereka, agar semua warga bisa mendapatkan pasokan listik agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

Meski begitu, pasokan listrik PLN tetap menjadi idaman untuk mendorong pertumbuhan perekonomian mereka.

PT PLN Distribusi Lampung menyatakan bahwa sejumlah desa di daerah setempat akan terjangkau pelayanan listrik dan rasio elektrifikasi 99,97 persen pada 2019.

Tahun 2017, target PLN Lampung mengaliri listrik di 26 desa. Kemudian pada 2019, PLN Lampung meningkatkan kembali persentase dengan mengaliri aliran listrik kepada 38 desa, sehingga pada 2019 persentase akan naik menjadi 100 persen dengan mengalirkan listrik kepada 34 desa tersisa, kata General Manager PT PLN Persero Distribusi Lampung Daryono. (fet)




BANDAR LAMPUNG – Premi asuransi PT Jasa Raharja untuk  korban kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalu jalan lintas jalan tahun ini mengalami peningkatan. Kenaikan santunan mulai efektif 1 Juni 2017.
Hal ini diketahui saat sosialisasi kenaikan besar santunan korban kecelakaan penumpang dan korban kecelakaan lalu jalan lintas jalan antara PT Jasa Rahara (Persero) Lampung bersama Ditlantas Polda Lampung dan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung di Swiss-Belhotel Lampung, Selasa (30/5).
Kepala Cabang  PT Jasa Raharja (Persero) Lampung Jajang Miharja mengatakan, sosialisasi ini diselenggarakan guna memberikan informasi kepada masyarakat terkait Penetapan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan luran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut dan Udara (PMK Nomor 15/2017) dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (PMK Nomor 16/2017 Kedua PMK yang ditetapkan pada tanggal 13 Februari 2017 tersebut menggantik PMK Nomor 37/PMK.010/2008 dan PMK Nomor 36/PMK.010/2008.
Untuk santunan yang diberikan untuk penerima yang  pertama, santunan kepada korban kecelakaan yang diberikan oleh PT Jasa Raharja (Persero) meningkat hingga 100 persen. Rinciannya, ahli korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar waris Rp 50 juta (semula Rp25 juta), santunan bagi korban cacat masih tetap sesuai santunan korban meninggal dunia dan telah dinaikan menjadi Rp50 juta, untuk penggantian biaya perawatan Rp20 juta (semula Rp10 juta), dan penggantian biaya penguburan menjadi Rp4 juta (semula Rp2 juta) bagi korban yang tidak memiliki ahli waris.
Dengan peningkatan santunan, manfaat dan perlindungan yang diterima oleh korban lebih memadai. Selain itu, terdapat manfaat baru yang diberikan kepada korban kecelakaan berupa penggantian biaya paling besar Rp 1 juta dan penggantian biaya pertolongan pertama kesehatan untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan paling besar Rp500 ribu.
“Kenaikan besaran santunan kepada korban kecelakaan tidak diikuti kenaikan besaran iuran wajib (IW) maupun sumbangan wajib sebagai wujud kehadiran negara untuk membantu warganya,” tambah Jajang.
Dalam acara yang masuk dalam rangkaian sosialisasi tingkat nasional itu hadir  Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Lampung Hery Suliyanto, Kepala Dinas Perhubungan Lampung Qodratul Ikhwan, dan  Dirlantas Polda Lampung Kombes Pramono yang menjadi keynote speaker. Sementara peserta yang hadir datang dari OJK, Kadispenda Lampung, kepala dinas kesehatan provinsi dan kota, direktur rumah sakit, pimpinan bank, para kasat lantas, mahasiswa, dan kepala sekolah. (fet)


JAKARTA - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan Kementerian Kesehatan akan menyiapkan 3.800 pos kesehatan yang tersedia di jalur mudik untuk persiapan arus mudik lebaran 2017.

"Dalam rapat sidang kabinet paripurna tentang persiapan lebaran dari kesehatan salah satu yang diperhatikan keselamatan, pengemudi akan dicek, ada 3.800 pos kesehatan," kata Nila, Selasa (30/5).

Menkes mengatakan akan ada pemeriksaan kesehatan untuk pemudik, khususnya pengemudi, di pos kesehatan yang tersedia.

"Setiap pos berhenti, supirnya akan dicek. Kalau diperiksa tensinya naik, harus ditukar," ucap Nila, menegaskan.

Dia meminta agar pengemudi kendaraan ada supir cadangan untuk menggantikan apabila pengemudi kelelahan guna mengantisipasi terjadi kecelakaan.

Nila juga mengatakan Kementerian Kesehatan akan menginstruksikan agar tersedia ambulans di tiap tempat peristirahatan (rest area).

Selain itu, Nila juga menyebutkan akan ada pusat telekomunikasi di 119 untuk menginformasikan kecelakaan ataupun apabila ada pemudik yang sakit.

"119, telekomunikasi agar bisa berkomunikasi kalau ada kecelakaan, ada yang sakit, kita saling berhubungan di beberapa titik," kata Nila. (fet)

GUNUNG SUGIH -- Setelah puluhan tahun, akhirnya keinginan warga Putera Lempuyang Kecamatan Way Pengubuan Lampung Tengah untuk memiliki jalan tembus menuju Kecamatan Seputih Mataram, dapat terealisasi.

Selasa, 30/5/2017 malam, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa meresmikan jalan tembus dari Kecamatan Way Pengubuan hingga ke Kecamatan Seputih Mataram. Diresmikannya jalan tembus, memudahkan akses warga Way Pengubuan menuju Seputih Mataram.

Sebelumnya untuk menuju Kecamatan Seputih Mataram, warga harus memanfaatkan jembatan  milik salah seorang warga dan dikenai biaya Rp 2 ribu. Kondisi ini telah berlangsung hingga bertahun-tahun.

"Dengan dibukanya jalan tembus, warga punya jalur alternatif jika ingin menuju Kecamatan Seputih Mataram. Warga tidak perlu ketergantungan dengan jembatan dengan mengeluarkan biaya Rp2 ribu," ungkap Sungkono, Kakam Putera Lempuyang.

Sungkono menambahkan, sudah puluhan tahun  kampung Putera Lempuyang tidak memiliki akses jalan tembus. Berulang kali aparat desa mengajukan permohonan pembukaan jalan tembus, baru di era Bupati Mustafa permintaan warga dapat terealisasi.

"Jalan yang dibuka sepanjang 1300 meter dengan lebar 8 meter. Sementara ini jalan dibuat onderlagh, kedepan mudah-mudahan bisa diaspal. Kami ucapkan terima kasih karena pak bupati telah merealisasikan aspirasi warga," ujar Sungkono.

Sementara itu Bupati Lampung Tengah Mustafa mengatakan diresmikannya jalan tembus menuju Seputih Mataram diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya dari sektor ekonomi.

"Dengan dibukanya akses jalan ini, mudah-mudahan ada peningkatan ekonomi dari masyarakat. Mobilitas warga jadi lancar. Petani bisa lebih mudah membawa hasil bumi untuk dijual. Dengan ini terjadi peningkatan perputaran ekonomi, sehingga kesejahteraan meningkat," ungkapnya.

Pembukaan jalan tembus disambut baik oleh masyarakat. Kutik salah satu warga Putera Lempuyang mengatakan sebelum jalan tembus dibuka warga harus mengeluarkan setidaknya Rp4 ribu untuk pulang pergi melewati jembatan menuju Seputih Mataram.

"Infonya pemilik jembatan bisa meraup keuntungan hingga Rp50 juta setiap bulan. Meski hanya Rp2 ribu, jika ini dikeluarkan setiap hari cukup memberatkan masyarakat. Dengan dibukanya jalan tembus, tentunya kami apresiasi sekali. Terima kasih kepada Pak Mustafa," tandasnya. (*)




JAKARTA - Seluruh aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri untuk tidak menambah cuti tahunan saat Lebaran, kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur.

Hal itu tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/21/M.KT.02/2017 tentang Imbauan untuk Tidak Memberikan Cuti Tahunan Sebelum dan Sesudah Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H, demikian seperti dikutip dalam laman Kemenpan-RB, Selasa (30/5).

Himbauan tersebut dikeluarkan mengingat berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan.  Tahun ini ada 6 hari cuti bersama, yakni 4 hari cuti lebaran,  Natal dan Tahun Baru.

Dengan adanya surat tersebut diharapkan PNS dapat memberikan pelayanan optimal sebelum dan sesudah lebaran. Melalui SE tersebut, Menteri PANRB mengingatkan, setelah cuti bersama dan libur lebaran berakhir, dipastikan seluruh aktivitas pemerintah harus sudah berjalan normal, terutama dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Menteri mengimbau para pimpinan instansi pemerintah untuk tidak memberikan cuti tahunan sebelum dan sesudah pelaksanaan cuti bersama. "Seluruh aparatur sipil negara, TNI dan Polri tidak perlu nambah cuti," katanya.

Namun himbauan ini tidak berlaku untuk aparatur negara yang pada saat cuti bersama tetap bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, misalnya pegawai rumah sakit, petugas imigrasi, bea cukai, lembaga permasyarakatan, dan lain-lain. 

"Untuk petugas yang tetap bekerja saat cuti bersama, dapat diberikan cuti tahunan sejumlah cuti bersama tersebut," katanya dan minta himbauan itu diteruskan kepada seluruh jajaran instansi pemerintah masing-masing sampai ke unit organisasi yang paling rendah.

Instansi pemerintah juga dihimbau untuk melakukan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan surat menteri ini. Hal ini untuk menjaga kedisplinan aparatur negara baik PNS maupun anggota TNI dan Polri.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman menjelaskan, dengan berlakunya PP 11/2017 tersebut, pegawai negeri tidak perlu khawatir lagi dengan hak cuti tahunannya, yakni 12 hari. Ini berbeda dengan sebelumnya, di mana cuti bersama mengurangi hak cuti tahunan.

Lebih dari itu, kalau dihitung, jumlah hari libur dan cuti bersama sudah cukup panjang. Ditambah lagi dengan hari Sabtu dan Minggu.

"Total cuti bersama, libur Idul Fitri ditambah libur Sabtu dan Minggu berjumlah sembilan hari. Rasanya cukup untuk bersilaturahim Lebaran," katanya.  (fet)




BANDAR LAMPUNG - Kepala Terminal Tipe A Rajabasa, Bandarlampung, Mustikawati memprediksi pemudik lebaran tahun 2017 ini akan melonjak dibanding 2016. Hal itu dikarenakan pemerintah menyediakan mudik gratis dari tanggal 22 sampai 25 Juni mendatang.

Ia menguraikan, untuk angkutan mudik lebaran 2017 telah menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan, berbeda dengan tahun 2016 lalu yang masih di bawah naungan Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung.

“Kalau berdasarkan pengalaman lalu, yang mengganggu kenyamanan para pemudik saat lebaran yakni
kerusakan kendaraan. Tapi mudah-mudahan tahun ini tidak terulang lagi,” kata Mustika, Selasa (30/5).

Untuk mengantisipasi kendala tersebut, sambungnya, pihak Dinas Perhubungan bersama Kementerian Perhubungan telah melakukan pemeriksaan kelayanan kendaraan yang akan digunakan sebagai angkutan mudik lebaran 2017. “Kami sudah melakukan pengecekan kendaraan, memastikan siap digunakan untuk mudik. Ini sebagai upaya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Sebagai bukti kelayakan yang dilegalkan, lanjut Mustika, pihaknya telah menempelkan stiker pada bagian depan kendaraan angkutan lebaran. “Bagi kendaraan yang memang telah dinyatakan layak, dipasang stiket kelayakan. Itu sebagai bukti bahwa transportasi tersebut telah mengikuti uji kelayakan untuk digunakan mudik,” tutupnya. (fet)
Diberdayakan oleh Blogger.