Halloween party ideas 2015

SUKADANA -- Bupati Lampung Timur Chusnunia meletakan batu pertama Pembangunan gedung penunjang Desa ramah anak di desa Labuhan Ratu Tujuh,  Kecamatan Labuhan Ratu,  senin (31-7-2017)

Dalam sambutannya,  Bupati Lampung Timur mengatakan bahwa Pekerjaan rumah Lampung Timur masih banyak,  dan untuk merubahnya tidak semudah membalik telapak tangan. 

"Tidak hanya perbaikan infrastruktur saja,  akan tetapi memberikan anak-anak fasilitas agar mereka bisa menikmati masa kecil serta sarana dan prasarana pembelajaran untuk anak-anak,  karena masa depan Lampung Timur tergantung pada anak anak Lampung Timur," ujar Bupati.

Lebih lanjut disampaikan Chusnunia, ia juga minta agar kepala desa memasukkan dianggaran desa tahun 2018 agar ada anggaran untuk pelatihan menari untuk anak anak.

"Karena sejak dini anak-anak perlu dikenalkan budaya agar terbentuk budi pekerti yang baik, selain juga dari pendidikan agama yang ditanamkan semenjak dini," kata Nunik panggilan akrabnya.

Menanggapi keinginan Bupati, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Kependudukan (PP Dalduk) Dra. Farida Norma, MM mengatakan, "pembangunan gedung Posyandu dan gedung kesenian di desa ramah anak Labuhan Ratu 7 Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampumg Timur adalah perwujudan kepedulian masyarakat dan aparat desa terhadap tumbuh kembang anak yg ada di desanya," kata Farida.

Hal ini tambah Farida sangat didukung Bupati Lampung Timur dengan menyampaikan kepada Kepala Desa untuk dianggarkan kepentingan perempuan dan anak pada anggaran dana desa untuk tahun 2018, sesuai  Perda nomor 05 tahun 2016 tentang kabupaten layak anak.

Farida melanjutkan dengan berharap  23 Kampung ramah anak yang lainnya di kabupaten Lampung Timur juga dapat mengedepankan kepentingan perempuan dan anak di dalam RPJMDES nya.

"Semua bisa terwujud asalkan ada kemauan dan tekad semua elemen baik pemerintah daerah dan jajaran atas sampai di desa masyarakat desa, masyarakat yang peduli dengan anak, bersinergi dan berkelanjutan peduli dengan kepentingan anak-nak sebagai penerus masa depan bangsa ini," pungkasnya

Nampak hadir pada acara tersebut LPAI Lampung Timur, KPA Lampung Timur , PMD, P2TP2A , Camat se Kabupaten Lampung Timur, Kepala Desa se Kecamatan Labuhan Ratu, guru-guru TK beserta anak anak didiknya dan masyarakat setempat. (apri)

SUKADANA -- Kepala Desa Labuhan Ratu 7 Edi Siswanto menyambut baik keinginan Bupati Lampung Timur Chusnunia agar tersedia  fasilitas kreasi anak-anak dalam rangka membentuk kreatifitas dan pembentukan budi pekerti yang baik sejak dini

Saat di temui mengatakan pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung kesenian, Edi Siswanto mengatakan, jika pembangunan terksebut agar bersinergi dengan apa yang sudah diprogramkan Pemerintah.

"Pembangunan gedung penunjang desa ramah anak ini meliputi pembangunan gedung sanggar tari, gedung Posyandu dan pembangunan sumur bor, yang dianggarkan melalui APBDES dan memang sudah masuk dalam RPJMDES," kata Edi Siswanto.

Edi Siswanto menjelaskan, jika desa Labuhan Ratu 7 merupakan salah satu desa yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sebagai desa ramah anak. 

"Setiap kecamatan ada satu kampung yang ditetapkan untuk program ini, dan saya sangat bangga masuk diantaranya," ujar Kepala Desa.

Fasilitas anak anak harus tersedia selain infrastruktur,  agar anak-anak bisa menikmati masa kecil serta sarana dan prasarana pembelajaran untuk anak anak. Demikian dikatakan Bupati Lampung Timur pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung kesenian, di desa Labuhan Ratu 7 Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur, Senin (31/7).

Sebelumnya, dalam sambutan nya bupati Lampung Timur Chusnunia meminta agar di ingatkan untuk diadakan anggaran untuk anak anak Lampung timur.

"Saya juga minta diingatkan agar ada anggaran untuk pelatihan menari untuk anak-anak, karena anak-anak perlu semenjak dini dikenalkan dengan budaya agar terbentuk budi pekerti yang baik selain juga dari pendidikan agama yang ditanamkan semenjak dini," tambahnya.

Acara hadiri Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Kependudukan (PP Dalduk),  Farida Norma, Ketua LPAI Lampung Timur Rini Mulyati, Camat Labuhan Ratu Umar Dani beserta camat se Kabupaten Lampung Timur dan Kepala Desa se Kecamatan Labuhan Ratu. (apri)

SUKADANA -- Polres Lampung Timur menggiatkan penanganan penyalahgunaan narkoba dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Lampung Timur, terutama pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkoba. Demikian disampaikan Kapolres Lampung Timur AKBP Yudi Chandra diruang kerjanya, Senin (31/7)

"Melanjutkan apa yang disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait pemberantasan narkoba, saya mengintruksikan anggota saya untuk lebih aktif untuk memberantas narkoba dan yang pasti kami tidak mengatakan daerah-daerah tertentu yang daerah khusus area prioritas narkoba," ujar Kapolres.

Narkoba lanjut Kapolres, menyerang siapa saja tanpa tebang pilih, "mau pemuda, orang tua, masyarakat, maupun aparat, dan sangat disayangkan saat ini ada anggota Polri yang bertugas di Polsek wilayah Lampung Timur berinisial SC , yang saat ini ada dalam sel tahanan karena diduga melakukan penyalahgunaan narkoba .

"Bagi saya Narkoba tidak bisa dianggap sepele dan saya tidak bisa mentolerir, sekalipun anggota saya,  jika mereka melakukan perlawanan karena merasa anggota polri, saya perintahkan untuk ditembak, di lumpuhkan, jika memang anggota tersebut menyalahgunakan narkoba, tegasnya.

Yudi Chandra juga mengungkapkan jika Operasi Bina Kusuma dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 27 Juli sampai 7 Agustus, hal tersebut mereka laksanakan mulai dari sekolah-sekolah sampai penyuluhan terhadap masyarakat dan hasilnya dalam dua minggu Polres Lampung Timur telah melakukan ungkap sebanyak 50 kasus baik dari curat, curas, curanmor (C3), dan pihaknya berhasil mengungkap kasus C3 sebanyak 50 kasus dan 34 tersangka, dengan rincian Curat 36 Kasus, Curas 8 Kasus dan Curanmor 6 Kasus.

Sementara barang bukti yang berhasil disita : 10 unit R2, 5 ekor bebek, 2 unit Handphone, uang tunai senilai Rp250 ribu, 1 unit Laptop, 1 perangkat besi dudukan, 4 Kotak Handphone, 1 Headset Handphone, 2 gulung kabel listrik, 1 buah senter, 2 kotak teh gelas, 1 buku BPKB, 1 STNK, 1 bilah parang, 1 unit Speaker, 1 Buah Charger, 1 Buah Flasdisk, 1 Bilah Pedang, 1 Buah Tang, 1 unit Generator dan 1 buku Rekening BRI.

"Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Timur berhasil mengukap 2 Kasus Narkoba dan 2 tersangka serta barang bukti yang berhasil disita 1,69 gram sabu-sabu, 1 tabung kaca Pirex dan Seperangkat alat hisap sabu alias bong,"  pungkasnya. (apri)


GUNUNG SUGIH – Labbaikallaahumma labbaika, labbaika laa syariika laka labbarika, innal hamda wan-ni’mata laka wal-mulka laa syariika laka. Lantunan kalimat Talbiyah mengiringi keberangkatan jamaah calon haji asal Lampung Tengah (Lamteng), Minggu (30/7).

Keberangkatan tamu Allah itu dilepas langsung oleh Bupati Lamteng Hi. Mustafa dan Wabup Lamteng Loekman Djoyosoemarto di rumdis wabup.  Jamaah yang dilepas, berjumlah 393 orang, termasuk lima petugas haji daerah.

Kepala Kemenag Lamteng Ahmad Syaubari mengatakan, keberangkatan jamaah asal Lamteng ini merupakan jamaah kelompok terbang (kloter) 6 atau keberangkatan pertama untuk di Provinsi Lampung.

Dia mengatakan bahwa jamaah Lamteng tahun 2017 sebanyak 1.021. Terdiri dari 477 jamaah laki-laki dan 544 jamaah perempuan yang terbagi menjadi 3 kloter. Yakni kloter pertama adalah kloter 6 berjumlah 388 Jamaah. Kemudian kloter 10 sebanyak 388 jamaah yang akan diberangkatkan Senin (31/7) dan kloter 56 sebanyak 245 jamaah akan diberangkatkan pada 22 Agustus mendatang. Jamaah kloter 56 akan bergabung dengan jamaah calon haji dari Kota Metro dan Bandarlampung.

"Sebenarnya tahun ini Lamteng memberangkatkan 1.025 jamaah calon haji. Akan tetapi 2 orang telah meninggal dunia dan 2 orang menyatakan mundur karena sakit. Jadi yang berangkat sebanyak 1.021 jamaah. Namun jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu. Sebab tahun ini Lamteng mendapat penambahan kuota sekitar 200an orang dari jumlah tahun lalu sebanyak 800an jamaah," ujarnya.



Sementara, Bupati Lamteng Mustafa menjelaskan, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Pemkab Lamteng memberikan bantuan sebesar Rp2,6 milyar untuk akomodasi selama di Lampung dan Jakarta pulang pergi. Bantuan tersebut disebut ongkos transid daerah (OTD). "Mudah-mudahan mereka (jamaah) bisa kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama dan menjadi haji yang mabrur dan mabrurrah," ujar Mustafa.

Mustafa berpesan, agar para jamaah bisa menjaga kesehatannya saat di tanah suci dan selalu mematuhi arahan dari para petugas. Mereka juga diminta agar senantiasa membawa kartu identitas agar lebih mudah dikenali dan saling menjaga satu sama lainnya.

"Saat ini kondisi cuaca di sana (Arab Saudi) sangat ekstrim, saya berharap para jamaah bisa menjaga kesehatannya, segera laporkan kepada petugas jika terjadi sesuatu dan mintalah bantuan kepada petugas jika membutuhkan sesuatu,” imbuhnya.

Bupati  juga mengimbau agar para jamaah jangan terlena dengan kesenangan berbelanja atau hal-hal lainnya saat di tanah suci. Tapi lebih mengutamakan untuk beribadah. Sehingga rukun sunah maupun wajib ibadah haji bisa terlaksana dengan baik dan mereka kembali ke Indonesia dengan menyandang haji yang mabrur dan mabrurrah.

Dalam kesempatan tersebut Bupati mustafa meminta agar para jamaah juga mendoakan umat muslim di Palestina yang saat ini tengah menghadapi konflik dengan Israel. "Doakan juga untuk seluruh warga Palestina yang saat ini sedang dilanda konflik dengan Negara Israel. Semoga mereka segera bisa terbebas dari konflik, dan bisa melaksanakan aktivitas seperti biasanya, bisa melakukan ibadah di Masjid Al-Aqsa dan bisa ikut melaksanakan ibadah haji bersama-sama," harap Mustafa. (fet)


LAMPUNG TENGAH – Ribuan warga dari 12 kampung  yang ada di Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah, bertahan tetap di luar rumah hingga dini hari demi untuk bertemu bupati mereka Mustafa.

Ronda yang dilakukan di Seputih Mataram berbeda dengan malam-malam sebelumnya. Ribuan warga Kecamatan Seputih Mataram bertahan menunggu, menyebar di sejumlah titik di lima kampung, Rejosari, Trimulyo, Qurnia, Utamajaya dan Sumberagung, Sabtu (29/7).

Warga sengaja bertahan hanya untuk bertemu langsung dengan Bupati Mustafa yang dijadwalkan ronda di Seputihmataram. Mereka juga menyambut bupati ronda ini di pos-pos ronda dan halaman rumah masing-masing.

“Sebagian memang tugas ronda, tapi yang lain, termasuk saya, ingin ketemu Bupati. Jumlah kampung di Lamteng ini sangat banyak. Walaupun setiap hari masuk kampung keluar kampung, belum tentu kami kebagian lagi dua atau tiga bulan ke depan,” kata salah satu warga Sumberagung.

Warga yang berkumpul di sejumlah titik berbeda telah menyiapkan beraneka hiburan, ada hadrah, paduan suara, kuda kepang, salawat, dan lain-lain. Masing-masing titik kunjungan berupaya agar Bupati Mustafa bertahan selama mungkin.

Ronda malam itu baru berakhir sekitar pukul 03.30 WIB. Bupati bersama rombongan yang mengendarai sepeda motor sempat berhenti di puluhan pos ronda dan sejumlah titik dimana warga berkumpul.

Pada kesempatan itu Mustafa menegaskan ia terus konsisten hadir di pos-pos ronda, berpindah dari satu kampung ke kampung lain, satu kecamatan ke kecamatan lain, demi memberi semangat warganya dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Selain itu, lanjut Bupati, pada saat sarasehan, sebelum ronda dimulai, ia memiliki kesempatan untuk menyampaikan program pemerintah plus mendengar aspirasi warganya.

“Ini (ronda) harus terus berjalan. Bersama saya ada kepala-kepala dinas teknis yang bisa langsung ikut mendengar aspirasi warga Lamteng dan mencari solusi untuk berbagai persoalan,” kata Mustafa.

Di sela-sela ronda, orang nomor satu di Lampung Tengah ini juga sempat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah di salah satu rumah tidak layak huni milik warga di Fajar Mataram. (fet)



journalnusantara -- Bupati Lampung Tengah Hi. Mustafa menghadiri upacara pembakaran jenazah (ngaben) massal di Banjaratu Baliagung Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (29/7).

Upacara pembakaran jenazah secara massal atau yang biasa disebut ngaben ngerit atau pitra yadnya dilakukan untuk mengaben sebanyak 17 jasad di Bali Agung dan diikuti oleh ratusan warga umat Hindu di daerah tersebut.

Ketua Parisadha Kecamatan Way Pengubuan Wayan Polen menerangkan ngaben massal merupakan sarana untuk proses kremasi jenazah yang dilakukan oleh warga yang memiliki anggota keluarga sudah meninggal.
Ngaben massal dilakukan selain mengambil waktu khusus saat sebagian keluarga bisa mengikuti kegiatan ngaben juga untuk saling membantu.

Selain itu acara ngaben massal dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu karena jika dilakukan sendiri-sendiri membutuhkan dana yang cukup besar mencapai ratusan juta rupiah.


"Dalam ngaben massal ini diharapkan ruhnya akan mendapat tempat suci di khayangan (surga). Kami juga sampaikan apresiasi kepada Pak Bupati yang mampu merangkul semua kalangan, termasuk kami selaku umat sedarma. Mudah-mudahan ini menjadi kekuatan kita untuk mewujudkan Lampung Tengah yang lebih baik," tandasnya.

Sementara itu Bupati Mustafa mengapresiasi atas semangat masyarakat dalam melaksanakan Ngaben secara massal. Menurut Mustafa, Ngaben massal yang dilaksanakan secara bergotong royong akan dapat meringankan umat mengingat biaya pengabenan saat ini cukup tinggi.


"Upacara ngaben yang dilaksanakan secara massal sangat positif manfaatnya mengingat diselenggarakan secara gotong royong, sehingga biaya bisa lebih murah tanpa mengurangi nilai dan maknanya," ujarnya.
Ia juga mengajak umat Hindu di Lampung Tengah untuk berperan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan kita untuk terpecah belah. Sebaliknya, jadikan perbedaan sebagai kekuatan. Mari tunjukan peran kita, bersama-sama wujudkan Lampung Tengah yang lebih baik," pungkasnya. (ADVERTORIAL)


JAKARTA - Presiden Joko Widodo berharap penggunaan dan pemanfaat dana haji itu harus mengacu pada perundang-undangan yang ada. Selain itu, Presiden juga mengingatkan bahwa dana haji itu dana umat sehingga penggunaanya harus hati-hati.

"Yang penting jangan bertentangan dengan peranturan UU yang ada, ingat bahwa ini dana umat, bukan dana pemerintah. Hati-hati dalam penggunaan. Harus prundent," kata Presiden, Minggu (30/7).

Jokowi mempersilahkan dana haji dipakai untuk pembiayaan infrastruktur atau ditempatkan pada investasi syariah lainnya.

"Silahkan dipakai untuk infrastruktur. Saya hanya memberikan contoh lho. Silahkan di pakai untuk sukuk, silahkan ditaruh di bank syariah. Macam-macam banyak sekali. Silahkan ditaruh di bisnis-bisnis syariah," katanya.

Presiden kembali mengingatkan bahwa penempatan dana haji yang merupakan dana umat ini harus dengan kehati-hatianan.

"Saya peringatkan lagi, perlu di kalkulasi, dihitung yang cermat, semuanya harus dihitung, semuanya harus mengikuti perundang-undangan yang ada," katanya.

Presiden mengatakan penempatan dana haji ini memberikan keuntungan, baik untuk umat Muslim, pemilik dana, untuk keumatan lainnya juga untuk negara.

Dalam pemberitaan, Presiden berharap Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bisa mengelola keuangan dengan baik dan dana yang ada bisa diinvestasikan sehingga keuntungan yang diperoleh bisa untuk menyubsidi ongkos atau biaya haji di masa mendatang.

"Dana yang ada bisa dikelola, diinvestasikan di tempat yang memberikan keuntungan yang baik. Sehingga dari keuntungan itu nanti bisa dipakai untuk menyubsidi ongkos-ongkos, biaya-biaya, sehingga nanti lebih turun, turun, turun terus," kata Presiden, Rabu (26/7).

Jokowi berharap pengelolaan dana haji ini bisa mencontoh negara lain, seperti Malaysia juga melakukan hal tersebut dalam mengelola tabungan haji.

"Saya kira badan ini bisa melihat bagaimana negara lain, karena kita paling gede, karena haji paling banyak, kalau pengelolaan dilakukan dengan baik, saya kira akan memberikan keuntungan yang baik kepada siapapun, terutama masyarakat yang akan pergi haji," katanya. (*)


BANDAR LAMPUNG - Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung menggandeng Universitas Padjajaran (UNPAD) memberikan pelatihan dosen kelas internasional di Laboratorium Information Access Center Darmajaya, untuk siap membuka kelas internasional.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset Darmajaya Dr RZ Abdul Aziz ST MT, di Bandarlampung, Minggu (30/7), mengatakan Program International Class Darmajaya dibuka untuk Jurusan Manajemen.

"Mulai tahun akademik 2017/2018, Jurusan Manajemen memiliki kesiapan sumber daya manusia, khususnya tenaga dosen untuk menjalankan seluruh materi perkuliahan dalam bahasa Inggris," katanya pula.

Menurutnya, Program International Class Darmajaya terbuka bagi mahasiswa dalam negeri dan luar negeri khususnya Asia Tenggara.

"Nantinya, mahasiswa di kelas internasional akan didorong dan direkomendasikan untuk mengikuti program internasional seperti student mobility, Passage to ASEAN, joint research, dan lainnya. Pada saat menyusun skripsi, mahasiswa kelas internasional juga mendapat dosen pembimbing dari perguruan tinggi mitra luar negeri," katanya pula.


Pelatihan tersebut membahas tentang pembentukan kelas internasional, pengembangan KUHI, DLC, Training Centre termasuk pengembangan program kerja, dan standard operating procedure.Dr Ronny mengapresiasi upaya internasionalisasi yang dilakukan Kampus Darmajaya dengan membuka kelas internasional.

Menurutnya, negara asing saat ini tengah gencar mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas global. Jika Indonesia tidak bersiap, maka akan tertinggal beberapa langkah di belakang negara lain. Karena itu, membuka kelas internasional di perguruan tinggi merupakan satu langkah penting untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Internasionalisasi bukanlah pilihan antara mau atau tidak, tetapi menjadi tuntutan. Kita harus meningkatkan kemampuan internasional untuk mampu bersaing secara global. Jika tidak, di era Masyarakat Ekonomi ASEAN dan persaingan global saat ini lulusan kita hanya bisa menjadi penonton di negeri sendiri," ujarnya.

Ronny mengungkapkan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad menyediakan program Sarjana Kelas Internasional (IUC) sejak tahun akademik 2008/2009.Dia mengungkapkan, untuk membuka kelas internasional harus siap secara utuh pada semua support system khususnya tingkat universitas, program studi fakultas, dan mahasiswa.

"Selama pelatihan di Darmajaya, kami berbagi masalah-masalah yang telah Unpad lalui dalam membuka kelas internasional. Harapannya agar Darmajaya punya gambaran terhadap permasalahan tersebut, sehingga tidak jatuh di lubang yang sama," ujarnya pula.



Berkaitan kesiapan membuka kelas internasional itu, pada 24-26 Juli 2017 digelar pelatihan dosen kelas internasional bersama Tim UNPAD, di antaranya Kepala Kantor Internasional Ade Kadarisman SSos MT MSc, Koordinator World Class University Dr.Ronny Lesmana, Iceu Nurhayati, Rosalia Amalia, dan Rurry.

Pelatihan dosen kelas internasional diikuti Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kepala Program Studi Manajemen, Kantor Urusan Internasional (KUHI), Darmajaya Language Center (DLC), Training Centre, tim formatur, dosen dan karyawan untuk kelas internasional. (*)



JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid menegaskan tidak perlu mencemaskan perbedaan pandangan politik karena merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi.

"Yang namanya demokrasi berbeda posisi, berbeda pandangan politik bukan berarti menghadirkan kecemasan, bukan berarti menghadirkan masa depan Indonesia yang suram, tetapi demokrasi," kata Hidayat Nur Wahid, di Lombok, Sabtu (29/7).

Ia mengatakan dalam konteks keberagaman dan keinginan untuk terus memberi solusi pada persoalan bangsa, pertemuan antaranak bangsa terlebih antarpemimpin harus dimaknai secara positif.

Hidayat mengatakan pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono dengan Prabowo Subianto hanyalah satu pertemuan dari berbagai pertemuan yang diharapkan dan melibatkan banyak pihak baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

"Yang penting memaknai pertemuan yang kemarin yaitu konstruktif berpolitk itu bukan kubu-kubuan atau menghadirkan kecemasan, tapi menghadirkan harapan sesuatu yang lebih baik," katanya lagi.

Menanggapi pandangan apakah pertemuan antara SBY dan Prabowo kemudian akan mengerucut pada adanya koalisi yang diikuti oleh Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional, Hidayat mengatakan segala kemungkinan bisa saja terjadi.

Menurut Hidayat yang juga Wakil Ketua MPR RI, koalisi pada 2019 akan ditentukan oleh berbagai pilkada yang akan berlangsung pada 2018 mendatang.

Bagi PKS, katanya, berkoalisi dengan Partai Gerindra, PAN, dan partai lainnya kerap terjadi dalam pilkada, pemilu maupun pilpres. (*)


BANDAR LAMPUNG - Juara Muli Mekhanai (putra-putri) Lampung tahun 2017 diminta menjadi duta wisata profesional guna memperkenalkan berbagai objek kepariwisataan daerah setempat. Ia mengharapkan para peserta dan pemenang Muli Mekhanai mampu turut mendukung program Provinsi Lampung guna memperkenalkan berbagai objek wisata sebagai destinasi unggulan yang ada.

"Pemerintah Provinsi Lampung sedang giat membangun, salah satunya di sektor pariwisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budiharto, Sabtu (29/7).


Menurutnya, pemilihan Muli Mekhanai merupakan kegiatan rutin Dinas Pariwisata Lampung untuk memilih duta pariwisata dalam mengenalkan pariwisata yang ada di Provinsi Lampung. 

Ia menjelaskan acara ini diikuti oleh 48 peserta dari 12 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung yang terdiri atas 24 Mekhanai (putra) dan 24 Muli (putri).

"Sedangkan Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Tengah dan Tanggamus tidak mengirimkan calon Muli Mekhanai," katanya.

Budiharto menjelaskan dengan adanya acara seperti ini, perlu adanya upaya bersama dalam meningkatkan kualitas Muli Mekhanai Provinsi Lampung guna mempromosikan wisata setempat ditingkat nasional dan internasional. 

"Diharapkan mampu berprestasi dan bersaing di ajang internasional dengan harapan mampu menarik para wisatawan manca negara ke Provinsi Lampung," harapnya.

Grand Final Muli Mekhanai Lampung 2017, Juara I Mekhanai Lampung diraih oleh Taufik Qurrahman dari Pesawaran dan juara I Muli Lampung 2017 diraih oleh Chaniffatussa`adah Yulia dari Lampung Selatan.

Juara lainnya di antaranya Anggi Riskyansyah dari Tulang Bawang sebagai juara kedua Mekhanai Lampung 2017, Gabby Devia Prastika dari Mesuji sebagai juara kedua Muli 2017.

M. Mahendra dari Lampung Barat sebagai juara ketiga Mekhanai Lampung 2017 dan Shafira Bella Sukma dari Pringsewu sebagai juara ketiga Muli Lampung 2017.

Selain itu terdapat juara atribut yang terdiri atas Juara Intelegensia Muli Mekhanai Lampung 2017 yakni Rina Kusuma dari Tulangbawang Barat dan Deska Aryadinata dari Lampung Barat, Juara Favorite Muli Mekhanai 2017 yakni Ratih Atika Salsabila dari Kota Metro dan M. Azmudin Tabah dari Lampung Utara, Juara berbakat Muli Mekhanai Lampung 2017 yakni Anggun Levina dari Waykanan dan Doni Wibisono dari Pringsewu.

Juara persahabatan Muli Mekhanai 2017 yakni Selvi Paramita dari Tulangbawang dan Abimanyu dari Lampung Timur, juara fotogenik Muli Mekhanai Lampung 2017 yakni Amelita Maudy Kusuma dari Tulangbawang dan David Nugroho dari Tulangbawang, serta juara kulit sehat Muli Mekhanai Lampung 2017 yakni Indri Anggun dari Pesawaran dan Triyoga Wahyu Munanda dari Kota Metro. (fet)


BANDAR LAMPUNG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, dr Edwin Rusli MKM, menyebutkan kualitas pelayanan Rumah Sakit Imanuel (RSIM) Wayhalim baik sehingga pantas mendapatkan akreditasi tingkat paripurna.

"Saya memberi apresiasi untuk kinerja, kerja keras dan kerja sama RSIM mendukung pembangunan di Kota Bandarlampung, khususnya di bidang kesehatan. Hal ini bukan ucapan semata, tetapi beberapa kali saya sudah mendapat pelayanan yang baik di sini. Pelayanan yang baik ini mudah-mudahan bukan dikarenakan saya sebagai Kadinkes Bandarlampung, tetapi kepada semua pasien yang datang dan mendapat pelayanan di RS Imanuel ini, sehingga motto RSIM yaitu melayanai sesama dengan hati, bisa terbukti," katanya, Sabtu (29/7).

Menurut dia, kehadiran RS Imanuel dan rencana pengembangannya memberi dampak positif bagi masyarakat, dan jumlah masyarakat yang dilayani bisa lebih banyak lagi, serta menyerap tenaga kerja.
"Ini merupakan wujud keseriusan RSIM mendukung pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan Bandarlampung" katanya.

Menurut dia, rumah sakit adalah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dan RSIM selama ini sudah berupaya memberikan baktinya kepada masyarakat Lampung, sekaligus mendukung upaya pemkot membentuk sistem pelayanan yang baik dan optimal.

"Terbukti dengan diraihnya predikat Akreditasi Paripurna 2016, sebuah pengakuan tertinggi dalam penilaian akreditasi rumah sakit. Kami percaya RSIM sudah berusaha maksimal dan ini bukan pekerjaan yang mudah," katanya.

RS Imanuel adalah salah satu rumah sakit pertama di Provinsi Lampung yang menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. RSIM sudah 32 tahun hadir di Provinsi Lampung sehingga berbagai kalangan menyampaikan harapannya agar rumah sakit swasta itu tetap menjadi RS percontohan dan RS terbaik di Provinsi Lampung.

Di Kota Bandarlampung, rumah sakit pertama yang terakreditasi dengan Standar Akreditasi Versi 2012 adalah RS Imanuel dengan status tingkat paripurna. 

Dalam perayaan HUT ke-32 RSIM pada Sabtu malam, Dirut RSIM dr Ruth Mariva SpS meminta seluruh dokter, perawat dan karyawan lainnya di RSIM untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Perayaan HUT ke-32 RSIM dilakukan dengan serangkaian kegiatan, seperti bakti sosial, pertunjukan dan perlombaan. (*)



BANDAR LAMPUNG - Menteri Kesehatan Nila Djuwita Anfasa Moeloek mengapresiasi program strategis Pemerintah Provinsi Lampung yang berhasil menurunkan kasus gizi kurang dan gizi buruk akut di daerah setempat. Berdasarkan data Angka itu, yakni 18,8 persen pada 2013, 16,5 persen (2014) dan 14 persen (2016). 

"Melalui Program pemberian makanan tambahan dan edukasi makanan lokal dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, angka gizi terus mengalami penurunan," kata Nila Djuwita Anfasa Moeloek, Sabtu (29/7).

Nila mengatakan kasus gizi buruk yang merupakan momok bagi pertumbuhan kesehatan masyarakat.
Ia meminta peran aktif dari pemerintah maupun masyarakat untuk sama-sama bersinergi dalam program pembantu masyatakat gizi buruk. Menkes juga menyampaikan dedikasi Pemprov Lampung terhadap penangan masalah tersebut terbilang sangat baik.

"Saya mengapresiasi program Pemprov Lampung. Karena penanganan gizi buruk bukan hal sepele, tetapi bagaimana masyarakat dengan pemerintah setempat saling komunikasi. Sehingga tidak ada lagi masalah-masalah gizi buruk di setiap daerah," ujarnya.

Nila mengajak masyarakat berperilaku hidup sehat, sesuai dengan program nasional yaitu Gerakan Hidup Sehat (Germas). Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, ke depan Pemerintah Provinsi dan seluruh kabupaten/kota akan komit untuk mempercepat pelaksanaan Program Indonesia Sehat di Lampung.

Salah satu wujud komitmen tersebut,Pemerintah Provinsi Lampung adalah satu-satunya Pemerintah Provinsi yang menganggarkan APBD nya untuk pengadaan program PMT yakni Rp15,9 miliar untuk tahun 2015, Rp18,8 miliar (2016) dan Rp10,1 M (2017).  Melalui program ini diharapkan ke depan jumlah kasus kasus gizi kurang dan gizi buruk akut di Lampung semakin berkurang.

Dalam kesempatan itu dilaksanakan pula penandatanganan komitmen bersama antara Pemprov Lampung dan pemerintah kabupaten/kota  guna mendukung percepatan pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, Germas, dan oelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan. (fet)


GUNUNG SUGIH -- Bakal calon Gubernur Lampung Arinal Junaidi bersama dalang ternama Ki Enthus Susmono kembali menghibur masyarakat, pagelaran wayang semalam suntuk digelar di lapangan SP1 Kampung Kaya Makmur Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah,Kamis Malam, (20/7/17).
Antusias warga menyambut kedatangan mantan Sekdaprov Lampung, seakan berkeyakinan Arinal Djunaidi, mampu memberikan perubahan bagi daerah mereka seperti halnya penerangan hingga saat ini belum teraliri jaringan PLN selain itu Infrastruktur jalan yang masih cukup memprihatinkan.
Jauhnya jarak tempuh dari ibukota Bandar Lampung Arinal Junaidi terus menyusuri jalan tanah, berlumpur dan tidak meluluhkan semangat Arinal Djunaidi yang ingin lebih dekat masyarakatnya. 
Arinal mengatakan, di Lampung Tengah khususnya Bandar Mataram banyak masyarakat yang berasal dari transimigrasi yang beragam, beberapa dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat, ada juga dari Bali.
Ia cukup prihatin melihat kondisi masyarakat Bandar Mataram. “Di sini juga mungkin daerah terisolir, saya paham menduduki daerah register,” ucapnya.
Ia menuturkan, di daerah ini ada juga daerah register yang difungsikan, daerah register yang cukup sulit menjadi daerah definitif. Tidak hanya status kawasan yang menjadi keprihatinan Arinal, orang nomor satu di Partai Golkar Lampung ini, kondisi listrik yang belum teraliri oleh PLN.
“Daerah ini dekat dengan perkebunan Gunung Madu sekitar 10 km, saya akan berusaha agar kawasan ini terang seperti di tenda ini,” ujarnya.
Arinal menuturkan, banyak cara untuk membuat sumber listrik, ada yang melalui transmisi, ada juga melalui tekhnologi tenaga surya dan lainnya.”Kita akan coba bangun daerah ini tanpa andalkan kemampuan pemerintah yang terbatas,” janjinya. “Banyak caranya, jika antar kabupaten dan provinsi saling bersinergi, namun ini belum saatnya kita bahas saat ini,” tambahnya.
Beragam gema Rangakain Wayang Kulit yang di gelar Bakal Calon Gubernur ini, selain memohon do’a restu ada juga undian uang tunai.
Sepuluh pemenang undian uang tunai masing-masing Rp.500ribu, di antaranya, Atim, Tritunggal Jaya SP 3, Pirdi Auli, Saputri SP 3 Wayterusan, Warsium, Srirejeki, Sarbini Mekaragung, Yuli Sardianto SP4, Syambara Lampungtengah, Ispi Wayterusan, Feri Sekampung Lampung Timur, Riska Nanda UPT Wayterusan, Sirin UPT Wayterusan.
Sementara lima pemenang undian uang tunai masing masing Rp1juta, Samirah, Wayterusan SP2, Sekarwangi, Indama dusun 10 RT 1, Kristina Trirahayu, Aceh SP 2, Sutikno, HTI, Syafaraudatul Jannah, Karyamakmur.
Untuk Pemenang undian kambing. Poniah Mekaragung, Rumiasih Karyamakmur SP1, Kasmiah Karyamakmur SP1
Tiga Pemenang Sepeda Motor, Sutrisno Beno UPT Wayterusan, Suwandi Metro 16C, Nafiatin RT 04 Karyamakmur. (*)


Bupati Lampung Timur Chusnunia dengan meminta  Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Kementerian Pemudan dan Olahraga Republik Indonesia, Drs. Sanusi , M.H agar menyampaikan ke Menteri Imam Nahrowi tentang janjinya diadakan nya even sekelas nasional, Minggu (30/7).

"Tahun lalu pak menterinya disini menjanjikan akan mengadakan even olahraga kelas nasional disini , di Festival Way Kambas.
dulu janji sepak bola gajah sebagai hiburan kemudian ada kegiatan olahraga tingkat nasional,” ucap Bupati Lampung Timur di acara berlangsung.

Diketahui acara diawali dengan melakukan senam bersama di pelataran halaman Islamic Center, rombongan berjumlah sekitar 1200 peserta yang terdiri dari berbagai komunitas sepeda, jajaran Pemerintah Kabupaten LampungTmur dan masyarakat menempuh rute sepanjang 35,1 Km, dan finish di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Kecamatan Labuhan Ratu itu terbagi dalam tiga posko yakni, tiga posko Posko I di Desa Lehan Kecamatan Sukadana, Posko II di Desa Banding Kecamatan Sukadana dan Posko III di  Desa Labuhan Ratu VI Kecamatan Labuhan Ratu.

Pada even Gowes Pesona Nusantara yang dimulai dari titik 0 (nol) kilometer di Kota Sabang, Banda Aceh hingga berakhir di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah bertepatan dengan Peringatah Hari Olahraga Nasional pada 09 September 2017 mendatang tersebut, Kabupaten Lampung Timur merupakan satu satunya kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang dilalui oleh even tersebut.

Gowes Pesona Nusantara sendiri merupakan even nasional yang terdiri dari 90 etape dengan mengambil rute melewati berbagai destinasi wisata, seni dan budaya unggulan dari setiap kota yang disinggahi. Gowes Pesona Nusantara 2017 telah dimulai di empat titik yakni Sabang (Aceh), Merauke (Papua) Atambua (Nusa Tenggara Timru) sejak 13 Mei 2017 dan Tarakan (Kalimantan Timur) sejak 14 Mei 2017.

Dalam sambutannya Sanusi mengharapkan adanya pembudayaan olahraga yang perlu dimulai dari masyarakat desa hingga masyarakat kota dengan memperhatikan lima unsur yaitu murah, meriah, menarik, massal, dan manfaat (5M).

Dikatakan oleh Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan itu tujuan Gowes Pesona Nusantara 2017 salah satunya adalah mempersatukan masyarakat Indonesia untuk sehat, bugar, dan bekarakter. Sehingga berdampak secara masif, berpengaruh secara positif bagi gaya hidup masyarakat atau lifestyle.

"Disamping akan menggerakkan masyarakat aktif berolahraga dan menyediakan sarana olahraga yang menjadikan bersepeda sebagai jenis olahraga dan sekaligus sebagai alat transportasi bebas polusi.”kata dia

Dalam gebyar Gowes Pesona Nusantara 2017 di Kabupaten Lampung Timur kali ini, selain bagi bagi Door Prize berupa satu buah sepeda motor dari Bupati Lampung TImur juga dimeriahkan dengan Festival Kuda Lumping serta atraksi gajah dari Taman Nasional Way Kambas. Ada pula pemberian penghargaan kepada 100 peserta gowes yang pertama finish dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang secara simbolis diberikan kepada sepuluh peserta yang pertama finish.

Ikut hadir Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera melepas peserta Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 di Kabupaten Lampung Timur. (apri)

GUNUNG SUGIH -- Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Mustafa melepas keberangkatan 393 Jamaah Calon Haji  kelompok terbang (kloter) 6, Minggu, 30/7/2017 di rumah dinas Wakil Bupati. Rombongan kloter 6 merupakan kelompok pertama untuk Kabupaten Lamteng dan juga Provinsi Lampung. 

Dalam kesempatan itu Bupati Mustafa mengatakan Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017 ini akan memberangkatkan 1021 Calon Haji yang terdiri dari 477 jamaah laki-laki dan 544 jamaah perempuan yang terbagi menjadi 3 kloter.  Kooter pertama adalah kloter 6 berjumlah 388 Jamaah, yang di berangkatkan pada Minggu.

Kemudian kloter 10 sebanyak 388 jamaah yang diberangkatkan Senin (31/7), dan kloter 56 sebanyak 245 jamaah berangkat pada 22 Agustus mendatang bersama calon haji kota Metro dan Bandar Lampung.

"Dari total jemaah haji, 2 orang telah meninggal dunia dan 2 orang menyatakan mundur karena sakit. Jadi yang berangkat sebanyak 1021 jamaah. Namun jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu. Sebab tahun ini Lamteng mendapat penambahan kuota sekitar 200an Calon haji dari jumlah tahun lalu sebanyak 800an jamaah," jelasnya.

Mustafa menambahkan sebagai bentuk perhatian, Pemkab Lampung Tengah juga menyalurkan bantuan sebesar Rp 2 Milyar lebih kepada seluruh jamaah calon haji. "Kami bantu seluruh jamaah haji masing-masing mendapat Rp2,6 juta/jamaah. Mudah-mudahan mereka bisa kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama dan menjadi haji yang mabrur dan mabrurroh," ujar Mustafa.

Ia berpesan agar para jamaah bisa menjaga kesehatannya saat di tanah suci dan selalu mematuhi arahan dari para petugas. Mereka juga diminta agar senantiasa membawa kartu identitas agar lebih mudah dikenali dan saling menjaga satu sama lainnya.

Bupati ronda ini juga menghimbau agar para jamaah jangan terlena dengan kesenangan berbelanja atau hal-hal lainnya saat di tanah suci. Tapi lebih mengutamakan untuk beribadah. Sehingga rukun sunah maupun wajib ibadah haji bisa terlaksana dengan baik dan mereka kembali ke Indonesia dengan menyandang haji yang mabrur dan mabrurroh. 

Mustafa yang saat itu didampingi Wabup Loekman Djojosoemarto dan Ketua PKK Lamteng Nessy Kalvia ini meminta agar para jamaah juga mendoakan warga Negara Palestina yang saat ini tengah terjadi konflik dengan Israel. 

"Doakan juga untuk seluruh warga Palestina yang saat ini sedang dilanda konflik dengan Negara Israel. Semoga mereka segera bisa terbebas dari konflik,  dan bisa melaksanakan aktifitas seperti biasanya,  bisa melakukan ibadah di Masjid Al-Aqsa dan bisa ikut melaksanakan ibadah haji bersama-sama," harap Mustafa. 

Tahun ini,  untuk jamaah calon haji termuda adalah Kaniful Mustafa 24 tahun warga Kampung Kotagajah, Kecamatan Kotagajah yang tergabung dalam kloter 6. Kemudian Jamaah tertua adalah Kasmini Karto Wiyono 87 tahun, warga Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur yang tergabung dalam Kloter 10. (*)

GUNUNG SUGIH -- Karang Taruna dusun Madiun kampung Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah melalui divisi pendidikannya mengadakan kegiatan bimbingan belajar (bimbel) terhadap anak-anak didusun mereka.

Secara umum tujuan bimbingan belajar adalah membantu siswa agar mencapai perkembangan yang optimal, sehingga tidak menghambat perkembangan siswa.

"Siswa yang perkembangannya terhambat atau terganggu akan berpengaruh terhadap perkembangan atau kemampuan belajarnya," Fetri salah satu tenaga sukarelawan bimbel.

Selain tujuan umum, lanjutnya, secara khusus dapat diketahui bahwa bimbingan belajar bertujuan agar siswa mampu menghadapi dan memecahkan masalah-masalah belajar, serta siswa dapat mandiri dalam belajar.
"Jadi tujuan bimbingan bimbingan belajar adalah membantu siswa agar mampu mengatasi dan memecahkan permasalahan belajarnya agar tidak mengganggu perkembangannya," imbuhnya.

Melalui layanan bimbingan belajar, katanya, maka siswa dapat secara terbuka memahami dan menerima kelebihan dan kekurangannya, memahami kesulitan belajarnya, memahami faktor penyebab dan memahami pula bagaimana mengatasinya.

“Salah satu tujuan dari bimbingan belajar ialah membantu siswa agar mendapat penyesuaian yang baik dalam situasi belajar, dengan bimbingan ini diharapkan setiap siswa dapat belajar dengan sebaik mungkin,"  tukasnya.

Kegiatan bimbel tingkat SD berlangsung dikampung tersebut  pada hari sabtu jam 13.00 dan minggu jam 09.00. (jn)

BANDAR LAMPUNG – Gelaran jalan sehat Arinal Junaidi berhadiah satu unit mobil berhasil diraih Mardiana warga Teluk Betung Bandarlampung, berupa satu unit Daihatsu Sigra, Minggu (30/7).

Pengumuman hadiah utama tersebut dilakukan sembari seluruh Artis menyanyikan lagu ‘Arinal Siapa yang Punya’.

Wanita paro baya ini mengaku, tidak memiliki firasat apa-apa sebelum mengikuti jalan sehat.

“Setelah salat Subuh, saya berangkat jalan sehat, tidak ada firasat apa-apa. Tapi pas diumumkan, saya hampir pingsan tadi, enggak nyangka,” kata dia.

Acara jalan sehat tersebut turut menghadirkan artis ibu kota, Dewi Perssik dan Lina Geboy.

Di atas Panggung, Dewi Perssik tampak bergoyang bersama Bakal Calon (Balon) Gubernur Lampung, yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Lampung Arinal Djunaidi.

Beberapa lagu yang dinyanyikan Dewi Perssik, antara lain Aku Belum Beruntung, Pacar Lima Langkah, dan ABG Tua.

Pada acara tersebut, panitia juga menyediakan doorprize berupa 1 unit Daihatsu Sigra, 3 unit sepeda motor, 10 unit sepeda gunung, uang tunai untuk 10 pemenang masing-masing Rp 1 juta, 5 unit ponsel Android, dan uang tunai untuk 15 pemenang masing-masing Rp 500 ribu. (rls)


BANDAR LAMPUNG --  Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Lampung Arinal Djunaidi terus mendekati kepada masyarakat dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Sebagai bakal calon Gubernur Lampung periode 2019-2024 ia terus bergerak mensosialisasikan dirinya.

Kali ini tim Arinal Djunaidi menggelar kegiatan jalan sehat di Tugu Adipura, Bandarlampung, Minggu (30). Pada acara tersebut, panitia juga menyediakan doorprize berupa 1 unit Daihatsu Sigra, 3 unit sepeda motor, 10 unit sepeda gunung, uang tunai untuk 10 pemenang masing-masing Rp 1 juta, 5 unit ponsel Android, dan uang tunai untuk 15 pemenang masing-masing Rp 500 ribu.

Nasib baik Mardiana berhasil membawa pulang hadiah utama doorprize Jalan Sehat Arinal Djunaidi, berupa satu unit Daihatsu Sigra. Pengumuman hadiah utama tersebut dilakukan sembari seluruh Artis menyanyikan lagu Arinal Siapa yang Punya.

Mardiana mengaku, tidak memiliki firasat apa-apa sebelum mengikuti jalan sehat.

“Setelah salat Subuh, saya berangkat jalan sehat, tidak ada firasat apa-apa. Tapi pas diumumkan, saya hampir pingsan tadi, nggak nyangka,” kata dia.

Ditambahkan Mardiana, semoga kegiatan jalan sehat ini terus di lanjutkan. Karena selain kita memperoleh kesehatan pemimpin juga bisa dekat dengan masyarakat.

“Ucapan terimakasih saya ucapkan kepada pak Arinal, semoga Allah mengabulkan niat dan hajatnya untuk menjadi gubernur lampung yang amanah,” terang Mardiana.

Acara jalan sehat tersebut turut menghadirkan artis ibu kota, Dewi Persik, Lina Geboy. (*)


BANDAR LAMPUNG -- Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Lampung Arinal Djunaidi terus bergerak mensosialisasikan diri sebagai calon Gubernur Lampung untuk periode 2019-2024, dan menyerap keinginan masyarakat Lampung.

Kali ini tim Arinal Djunaidi menggelar kegiatan jalan sehat di Tugu Adipura atau Tugu Gajah Bandarlampung, Minggu (30/7), pagi, yang diikuti puluhan ribu peserta.

Ketua DPD I Partai Golkar Lampung Arinal Djunaidi dengan lantang mengatakan, tidak mau menjadi gubernur hanya untuk pencitraan dengan menaikan popularitas.

“Saya enggak mau jadi gubernur buat gagah-gagahan dengan dongkrak pencitraan, namun bagaimana menjadi gubernur untuk mendongkrak perekonomian Lampung lebih baik lagi,” kata Arinal di hadapan puluhan ribu peserta jalan sehat.

Mantan Kadis Kehutanan Lampung ini menuturkan, Provinsi Lampung mayortitas penduduknya adalah petani, dengan komoditas hasil pertanian serta perkebunan yang melimpah ddidukung oleh lahan yang subur, dengan potensi pertanian yang baik itu ucap Arinal, nantinya akan ia jadikan perekonomian kerakyatan yang baik, lahan kita subur dekat dengan Jakarta.
“Namun tata kelola yang harus diperbaiki. Saya anak petani, kuliah pertanian dan bisnis pertanian, saya paham soal pertanian,” kata dia.

“Yang saya katakan tadi akan saya junjung tinggi karena itu kebenaran,” imbuhnya.

Diketahui, Bakal Calon Gubernur (Balongub) Lampung Arinal Djunaidi terus bergerak mensosialisasikan diri sebagai Balongub Gubernur Lampung untuk periode 2019-2024, dan menyerap keinginan masyarakat Lampung. Selain disuguhkan hiburan yang menghadirkan artis dangdut ibu kota yakni Dewi Persik dan Lina Geboy, masyarakat yang beruntung akan memenangkan undian berhadiah, yang disediakan tim Arinal Djunaidi berupa hadiah satu mobil Daihatsu Sigra, 3 sepeda motor, 10 sepeda gunung, 10 pemenang undian uang tunai masing-masing Rp1 juta, lima HP android, dan 15 pemenang undian masing-masing Rp500 ribu. (rls)

BANDAR LAMPUNG -- Polda Lampung dan jajaran bersama unsur Forkopimda Provinsi Lampung mengikuti live streaming launching program pencanangan 2017 sebagai tahun keselamatan untuk kemanusiaan secara nasional di Mako Ditlantas, Minggu (30/7).

Acara yang dipusatkan di Bundaran HI Jakarta tersebut merupakan program Korlantas Polri untuk lebih menekan angka kecelakaan lalu lintas dan lebih membudayakan tertib berlalu lintas.

"Secara nasional, saat Operasi Ramadniya 2017 kemarin terjadi penurunan angka Lakalantas hingga 30 persen. Itu sudah bagus ditengah target 2013 - 2023 kita bersama kurangi Lakalantas hingga 50 persen," ujar Wakil Presiden yang turut hadir dalam acara tersebut.

Tantangan berat kata Wapres Jusuf Kalla, karena jumlah kendaraan dipastikan bertambah, tidak sebanding dengan ruas jalan yang ada atau yang ditambah.

"Soliditas kerjasama antara instansi terkait jadi salah satu kuncinya, " kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam amanatnya saat meresmikan tahun keselamatan untuk kemanusiaan 2017 secara nasional. (*)

SUKADANA -- Polres Lampung Timur siap melakukan penindakan terhadap nelayan yang menyalahi aturan, hal ini disampaikannya pada saat rapat peresmian Aliansi Nelayan Tradisional Muara Kuala Penet di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di kampung Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Sabtu, (29/07).

Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra E., mengatakan, Kepolisian hadir dalam kegiatan ini untuk bersilaturahmi dan tatap muka dengan Aliansi Nelayan Tradisional berharap semua aspirasi para nelayan dapat di tampung serta memenuhi suara para nelayan dan polres Lampung Timur menyikapi permasalahan antar nelayan dengan siap membantu dan memfasilitasi , agar tercipta situasi aman , masyarakat nelayan dapat menjaga situasi dan mentaati peraturan hukum yang berlaku.

"Dalam hal ini Kepolisian tidak ada kepentingan, hanya untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar masyarakat dapat bekerja dengan nyaman," ujar Kapolres.

Kapolres menghimbau para nelayan jika ada surat edaran baru maka masyarakat harus menunggu bukti riil terlebih dahulu,  dan tentang batasan nelayan telah ada aturanya. Polres akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dengan aturan yang baru seperti informasi untuk para nelayan  tentang penggunaan fasilitas di TPI.

"Pada saat pertemuan di Polres telah disepakati tentang batas tangkapan nelayan namun pihak dari nelayan bagan tidak mau menandatangi kesepakatan, dan pihak Polres Lampung Timur siap melakukan penindakan terhadap nelayan yg menyalahi aturan," ungkap Kapolres.

Ditempat yang sama Ketua Aliansi Nelayan Tradisional Subandrio mengatakan bahwa terbentuknya Aliansi tersebut adalah menindak lanjuti keluhan para nelayan sekaligus mempererat tali silaturahmi agar terwujudnya nelayan tradisional yang bersatu.

"Aliansi ini bertujuan untuk melindungi nelayan tradisional Agar nelayan tradisional meningkat perekonomiannya dan menjadi Sejahtera anda,” pungkasnya.

Dalam acara hadir pula Kabag Ops Kompol Ujang Supriyanto, Kasat Intelkam AKP Edi Kurniawan, Kasat Binmas AKP Anas Sobirin, Kasat Pol Air IPTU Kamil Pasa, dan Forkopimcam Labuhan Maringgai.
(apri)

SUKADANA -- SMA Negeri 1 Way Jepara, Lampung Timur berketempatan acara pembinaan ASN dan halal bihalal. Kepala Sekolah Wiradi yang berketempatan dalam  acara ini berterima kasih mendapat penghargaan dapat menjamu dan menyiapkan tempat acara gubernur yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

"Saya berharap setelah ini, jajaran dewan guru SMA ini dapat lebih baik lagi dalam mendidik siswa-siswi kami, supaya kedepannya siswa-siswi kami lulus dengan nilai terbaik dan dapat melanjutkan kejenjang berikutnya, berakhlak mulia, sopan santun di jaga, yang terutama etika mereka harus di jaga di luar maupun di dalam sekolah, dan semoga saya selalu di berikan kesehatan agar dapat mendidik anak-anak sesuai dengan Visi dan Misi sekolah ini," harap Wiradi
 
Diketahui dalam sambutan nya gubernur Lampung Ridho Richardo yang di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar menyampaikan beberapa program Gubernur yang sudah maupun akan terealisasikan.

"Sejak tanggal 01 Januari 2017 , SMA dan SMK pembinaan dan tata kelolanya di bawah Pemerintahan Provinsi Lampung, beliau berharap agar sekolah di Provinsi Lampung bisa gratis, untuk itu sudah dilakukan di Kabupaten Way Kanan, Lampung Utara serta Lampung Barat di gratiskan untuk sekolah Negeri , dan sekolah swasta 30% dari jumlah siswa per sekolah kita beri bantuan operasional biaya ini sebagai rintisan kita," kata dia

Selain itu lanjutnya, propinsi juga menganggarkan untuk seragam dan batik sebanyak 26 ribu bagi seluruh guru baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun honornya se Lampung dalam waktu dekat ini di bagikan.

"Sekarang sedang proses administrasi  dengan menyesuaikan APBD yang ada, Gubernur memberikan tunjangan penghasilan kepada guru honor murni dengan ketentuan yang sudah mempunyai waktu mengajar jam 24 , yang tidak mendapat atau belum sertifikasi ini sudah di programkan , dan untuk Lampung Timur sudah Ada yang di bagikan, dan tanpa potongan terkecuali pajak 5%," tambahnya 

Sulpakar berharap seorang guru itu harus bertanggung jawab tanamkan tanggung jawab di dalam diri .

" Tanamkan dalam diri, saya harus mampu mencetak anak bangsa ini supaya dia berkualitas, saya harus mampu memperbaiki pemetaan kualitas di satuan pendidikan." tutup nya.

Dalam acara, Kabid pembina SMA Diona Katharina, Kabid pembina SMK Teguh Iriyanto, Kasi SMK Iwanda dan Nababan, Kepala UPT Wilayah II, Metro, Lampung Tengah, dan Lampung Timur , serta jajaran Kepala sekolah SMA dan SMK dan dewan Guru SMA dan SMK se Kabupaten Lampung Timur.

Acara dihadiri Sekda Lampung Timur, Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar dan jajaran dinas Pendidikan Propinsi Lampung dan Kabupaten, jum'at (28/07). (apri)

SUKADANA -- Tim Tekab 308 Polsek Batanghari (28/07) berhasil membekuk tersangka EI (49) pelaku tindak pidana  kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur. EI adalah warga Bumiharjo Kecamatan Batanghari Lampung Timur.

Penangkapan atas laporan pihak korban EA (14) pada tanggal 24 Juli 2017, Warga Tulung Agung Kecamatan Pekalongan Lampung Timur . 

Kejadian naas itu terjadi saat pelaku menjemput korban, kemudian mengajak menonton  hiburan organ Tunggal di kampung Bumiharjo Kecamatan Batanghari  Lampung Timur. Dan korban dicekoki minuman keras hingga mabuk, selanjutnya dibawa kerumah pelaku dan disetubuhi.

Perbuatan pelaku sudah sering dilakukan terhadap EA dan korban sering menginap dirumah pelaku.
Dalam setiap akan melancarkan aksi bejatnya pelaku selalu memberikan minuman keras ditempat hiburan atau di lapo tuak hingga mabuk.

Tim Tekab 308 Sekampung Udik, setelah melakukan penyelidikan, pada Jum'at  tanggal 28  Juli 2017 sekitar jam 16.30 WIB, di pimpin Kapolsek bersama para Kanit dan Kasium melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa adanya perlawanan.

Barang bukti yang diamankan Polisi berupa pakaian dalam milik korban yang masih berada dirumah pelaku.

Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto didampingi Kapolsek Batanghari AKP Husni Ali Akbar, membenarkan bahwa tim Tekab 308 Polsek Batanghari  telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan sekarang tersangka diamankan di Polsek Batanghari guna penyelidikan lebih lanjut akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 81, 82 UU RI NO 35/2014 tentang Pelindungan anak. (apri)

BANDAR LAMPUNG -- Pengelola SPBU 24.346.109 yang beroperasi dijalan raya Dayamurni tiyuh Murnijaya, Tumijajar, Tulang Bawang Barat membantah dan mengklarifikasi pemberitaan yang menyangka mereka telah menjual Premium dengan jerigen.

Klarifikasi disampaikan Donny Irawan yang merupakan pemilik SPBU tersebut.

Menurut Donny, premium yang dibawa oleh oknum (supir) bukan dari SPBU nya, melainkan dari SPBU lainnya yang ia juga tidak tahu.

“Premium dalam mobil yang dibawa saudara Sudirman (Supir) itu bukan beli dari SPBU saya, melainkan ia dapat dari luar SPBU, karena SPBU milik saya tak menjual Premium dengan Jerigen,” jelasnya, Jumat (28/07).

Selain itu Ia juga mengakui bahwa Pertalite yang dijual tersebut adalah benar dari SPBU 24.346.109. karena Pertalite memang dibolehkan beli dengan Jerigen.

“Sekarang sopirnya saya berhentikan langsung (pecat) karena menjual Premium dengan mengatasnamakan SPBU saya dan disuruh saya,” ungkapnya.

Dengan kejadian itu Donny Irawan selaku pemilik SPBU 24.346.109 merasa sangat dirugikan. Dan akan segera mengirimkan surat klarifikasi yang ditujukan kepada, Pemkab Tulang Bawang Barat, Ketua DPRD Tulang Bawang Barat, Kapolsek Tulang Bawang Barat, PT. Pertamina dan juga rekan-rekan media.

Isi Surat Klarifikasi:
Sehubungan dengan adanya pemberitaan dari media tentang ditemukannya mobil grand max BE 9211 CR di jalan saat mengantar BBM Pertalite ke konsumen yang membutuhkan. Perlu kami klarifikasi dan jelaskan bahwa pemberitaan itu tidak semuanya benar, untuk itu kami memberikan klarifikasi sebagai berikut :

Premium yang dibawa oleh ex. Oknum (sopir) SPBU adalah bukan berasal/dibeli dari SPBU kami, melainkan didapat dari luar SPBU, karena SPBU kami tidak menjual Premium dengan deriken dan posisi kendaraan (mobil) berada diluar SPBU

Pertalite yang terdapat di mobil tersebut betul milik SPBU kami, karena Pertalite dibolehkan untuk di jual menggunakan derigen.

SPBU kami tidak mengalami kekosongan stok untuk BBM Premium

Kepada oknum sopir telah kami ambil tindakan tegas dengan pemecatan.

Demikian surat klarifikasi ini di buat, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. (*)

SUKADANA -- Burung Murai Batu Medan , Aceh, Lokal Lampung masih menjadi daya tarik pencinta burung berkicau. Suara, dan bentuknya yang khas membuat burung endemik yang banyak dijumpai di kawasan hutan tropis Sumatera ini harganya masih terbilang mahal, mulai dari Rp 1,8 juta hingga Rp 3 juta, untuk harga anakan (trotol) jantan umur 1.5 / 2 bulan per ekor tergantung trah (indukan) dan kwalitas.

Pasar yang menjanjikan harga jual yang tinggi, bisnis penangkaran burung Murai semakin berkembang.

Salah satunya Peto S. Sanjaya warga jalur dua lampu merah Kampung Mataram Marga kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur, berawal dari hobi, hingga mengembangkan bisnis penangkaran sejak setahun terakhir.

Menurut Peto, awalnya  hanya punya delapan pasang jantan dan betina kini berkembang menjadi dua puluh delapan pasang Murai Medan, Aceh dan lokal Lampung kualitas super.

"Saat ini ada dua puluh pasang yang sudah dalam proses bertelur, dan sisanya masih dalam tahap perjodohan, selain itu, untuk mencapai keberhasilan dari beternak Murai batu tidak hanya menyiapkan dana yang besar, tetapi mental yang kuat pula, karena tingkat kegagalannya cukup tinggi, sementara harga sepasang indukan yang dibeli tergolong sangat mahal hingga mencapai puluhan juta," beber Peto.

Agar mendapatkan lingkungan yang sesuai dengan habitat aslinya, jelas Peto, langkah pertama yang harus diperhatikan adalah konstruksi kandang, dan kelembaban udara.

"Perawatan berkala dengan memberi makan variatif sangat diperlukan, di antaranya kroto, jangkrik dan ulat," jelasnya.

Peto juga memaparkan untuk proses perjodohan hingga produksi ideal bisa ditangkar jantan usia satu setengah tahun, untuk betina tujuh hingga sepuluh bulan.

"Diperlukan waktu sekitar satu minggu dalam proses perjodohan tergantung perawatannya. Bahkan yang ada dikandang sekarang betina 8 bulan jantan 10 bulan sudah produksi itu karna kwalitas nya yang super," ungkapnya.

Bagi pecinta dan penikmat keindahan, burung Murai selain bentuk fisik nya yang indah, ia juga merupakan burung cerdas, Murai Batu juga pintar menirukan berbagai macam suara hewan, burung jenis lain, hingga suara alam yang ada di sekitarnya.

"Jika berminat silahkan langsung mampir ke penangkaran Migo Bird Farm atau bisa hubungi di Nomor Handphone 081272820000," Pungkasnya. (apri)

BANDAR LAMPUNG -- Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Liga Mahsiswa NasDem Lampung menyalurkan 200 paket sembako untuk masyarakat tak mampu di Labuhan Dalam Kecamatan Tanjung Senang Bandar Lampung, Jumat, 28/7/2017.

Fery Yansyah, Ketua Liga Mahasiswa NasDem Provinsi Lampung mengatakan selain sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, pembagian sembako menjadi salah satu upaya mengenalkan sosok Mustafa sebagai salah satu calon gubernur Lampung 2018.

"Sebenarnya kita hanya ingin mengenalkan dan mempererat hubungan baik antara masyarakat dengan Pak Mustafa yang konsisten membantu warga tidak mampu mampu, serta meringankan beban mereka. Terlebih kebutuhan 9 pokok naik semua," ujar Fery didampingi Sektaris Komite Liga Mahasiswa NasDem Provinsi Lampung Zulkiah Alam.

Dari pantauan media, antrian warga yang sebagian besar para ibu-ibu terlihat di jalan dengan lebar sekitar dua meter itu. Mereka menukarkan 200 kupon yang dapat ditukarkan dengan paket sembako.

"Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Insya Allah kepedulian seperti ini akan terus kita lakukan di kabupaten/kota lainnya. Kami ingin bisa memberikan manfaat seluas-luasnya ke masyarakat," tandasnya.

Ditempat yang sama, Desi, salah satu warga berharap jika Mustafa menjadi gubernur Lampung tidak lupa dengan rakyat kecil. Mustafa diharapkan senantiasa mendengarkan berbagai keluhan warga dan dicarikan solusinya.

"Saya doakan pak Mustafa sukses, bisa jadi Gubernur. Tapi jangan lupa kalau sudah jadi. Sering-sering ditengok rakyat kecilnya supaya tau keluhan kami katanya," ucapnya. (*)

BANDAR LAMPUNG -- Terkait pemberitaan SPBU 24.346.109 di Jl. Raya Dayamurni Desa Murnijaya, Tumijajar, Tulang Bawang Barat yang menjual Premium dengan jerigen pihak pemilik SPBU membantah dan memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

Donny Irawan Pemilik SPBU 24.346.109 Murni Jaya mengatakan bahwa premi yang di bawa oleh oknum (supir) bukan dari SPBUnya, suporter dari premium luar negeri SPBU.

"Premium dalam mobil yang dibawa saudara Sudirman (Supir) itu bukan beli dari SPBU saya, bisa dilelang dari luar SPBU, karena SPBU milik saya tak menjual Premium dengan Jerigen," ungkapnya.

Selain itu Ia juga merupakan penalite yang dijual tersebut adalah benar dari SPBU 24.346.109. Karena Pertalite memang dibolehkan beli dengan Jerigen. "Sekarang sopirnya saya berhentikan langsung (pecat) karena menjual Premium dengan mengatasnamakan SPBU saya dan disuruh saya," ungkapnya.

Dengan kejadian itu Donny Irawan selaku pemilik SPBU 24.346.109 merasa sangat dirugikan. Dan akan segera mengirimkan surat klarifikasi yang ditujukan kepada, Pemkab Tulangbawang Barat, Ketua DPRD Tulangbawang Barat, kepala Polsek Tulangbawang Barat, PT. Pertamina dan juga rekan rekan media.

Isi Surat Klarifikasi

Sehubungan dengan adanya pemberitaan dari media tentang temukannya mobil grand max BE 9211 CR di jalan saat mengantar BBM Pertalite ke konsumen yang membutuhkan.Perlu kami klarifikasi dan jelaskan itu pemberitaan itu tidak semuanya benar, untuk itu kami memberikan klarifikasi sebagai berikut:

Premium yang dibawa oleh ex. Oknum (sopir) SPBU bukan merupakan / dari SPBU kami, dilelang dari luar SPBU, karena SPBU kami tidak menjual Premium dengan derigen dan posisi kendaraan (mobil) berada di luar SPBUPertalite yang ada di mobil ini betul milik SPBU kami, karena Pertalite dibolehkan untuk di jual menggunakan derigen.SPBU kami tidak mengalami kekosongan stok untuk BBM PremiumKepada oknum sopir telah kami ambil tindakan tegas dengan pemecatan.

Demikian surat klarifikasi ini di buat, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. (*)


journalnusantara.co.id -- Sebanyak 30 pemuda dari tiga kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah mengikuti pelatihan pembuatan meubel alumunium di Dinas Sosial kabupaten setempat, Jumat, 28/7/2017. Para pemuda tersebut merupakan perwakilan Karang Taruna dari Kecamatan Kalirejo, Gunungsugih dan Seputih Surabaya. Masing-masing kecamatan mengirimkan 10 perwakilannya guna mengikuti pelatihan tersebut. 

Kadis Sosial Lampung Tengah Kusuma Riyadi mengatakan pelatihan pembuatan meubel alumunium menjadi salah satu implementasi program Kampung Entrepenur Creative (KECe) yang digulirkan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa. 


"Mereka dilatih langsung oleh tenaga profesional. Pelatihan dilaksanakan teori dan praktik langsung. Setelah itu selanjutnya pelatihan diselenggarakan di masing-masing kecamatan dimana tutor berkeliling untuk melihat hasil praktikum mereka," ungkap Kusuma. 

Pelatihan tersebut juga merupakan lanjutan dari  pelatihan tahun lalu di Kecamatan Bekri, Gunung Sugih dan Seputih Banyak. Kini mereka telah mandiri dengan membuka usaha meubel alumunium. 

"Targetnya kami mampu melahirkan pemuda-pemuda yang memiliki skill yang nantinya bisa menjadi bekal mereka dalam mencari atau menciptakan lapangan kerja. Jika pemudanya mandiri, Insya Allah tidak ada lagi pengangguran," ujarnya. 

Selain memberikan pelatihan, Pemkab Lampung Tengah juga menyerahkan 22 bantuan peralatan untuk pembuatan muebel alumunium. Bantuan peralatan diserahkan langsung oleh bupati Mustafa kepada masing-masing perwakilan kecamatan. 


"Saya minta para pemuda bisa serius mengikuti pelatihan ini. Serap ilmu sebanyak-banyaknya, lalu implementasikan. Ciptakan peluang dari skill yang dimiliki, jadilah pemuda yang mandiri, syukur-syukur bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain," ungkap bupati. 

Ia juga meminta para pemuda yang telah menerima pelatihan agar dapat menularkan imunya kepada pemuda lainnya di kecamatan masing-masing.

"Jangan hanya berhenti sampai disini. Tularkan lagi ke pemuda-pemuda lainnya. Alat sudah diberikan dan bisa dipergunakan oleh siapa saja yang ingin berlatih. Jadilah pemuda yang bisa membawa perubahan," tandasnya. (ADVERTORIAL)


BANDAR LAMPUNG - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandarlampung, janjikan harga garam di pasaran akan kembali stabil mulai awal Agustus. Sebab berdasarkan hasil kroscek tim satgas ke gudang penyimpangan distributor tidak ditemukan adanya penimbunan.

“Hasil dari tim satgas yang gelah diterjunkan, kami tidak menemukan terjadinya penimbunan garam. Jumlah yang ada pada gudang-gudang tersebut masih dalam batas wajar,” ujar Kepala Disdag Bandarlampung, Sahriwansyah, Kamis (27/7).

Ia mengatakan, gudang penyimpanan garam yang ditinjau hanya yang berskala besar seperti milik CV Bumi Indah dan PD Lautan Jaya. “Kita hanya lakukan Sidak ke gudang besar saja, stoknya memang tak banyak, namun permintaannya sangat banyak, itu lah kenapa harganya naik. Harga yang awalnya Rp6 ribu, kini mencapai Rp9-10 ribu per kilo,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sahriwansyah mengaku telah berkoordinasi dengan distributor garam yang ada di Bandarlampung untuk kembali menstabilkan harga. “Kita telah berkoordinasi dengan pihak distributor, mereka berjanji akan stabilkan harga pada awal Agustus. Karena petani garam di Madura yang menjadi pemasok, baru akan memanen garam pada awal Agustus,” tuturnya. (*)


SUKADANA -- Team Touring Gowes Pesona Nusantara 2017 di lepas oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari setelah singgah semalaman di Hotel Yestoya Way Jepara Lampung Timur untuk kembali melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Lampung Selatan dalam rangkaian perjalanan akhir menuju Magelang Jawa Tengah, Jum’at (27/07).

Sebelum melakukan pelepasan, Zaiful Bokhari yang didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lampung Timur, Merah Juansyah terlebih dahulu melakukan penyerahan air dan tanah kepada Team Touring Gowes Pesona Nusantara 2017 untuk di bawa menuju Puncak Gunung Tengger Jawa Tengah dan disatukan dengan air dan tanah yang di bawa oleh Team Touring Gowes Pesona Nusantara 2017 yang lain.

Even Gowes Pesona Nusantara sendiri terdiri dari empat tim dan telah dimulai di empat titik yakni Sabang (Aceh), Merauke (Papua), Atambua (Nusa Tenggara Timur) sejak 13 Mei 2017 dan Tarakan (Kalimantan Timur) sejak 14 Mei 2017. Untuk puncak perjalanan dan puncak acara direncanakan berakhir di Magelang Jawa Tengah pada 09 September 2017 mendatang bertepatan dengan Peringatan Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) di Candi Borobudur.

Pada kesempatan pelepasan itu juga Team Touring Gowes Pesona Nusantara 2017 memberikan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang diterima langsung oleh Zaiful bokhari atas partisipasinya yang baik dalam turut mensukseskan even nasional Gowes Pesona Nusantara 2017 yang diberikan langsung oleh Agus Santoso selaku Staf Asdep Pengelolaan Olahraga Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Sedangkan munurut Kabag Humas Sekretariat Kabupaten Lampung Timur, Mujianto untuk gebyar Gowes Pesona Nusantara 2017 di Kabupaten Lampung Timur sendiri sedianya akan dilaksanakan pada minggu pagi 30 Juli 2017 dua hari mendatang. Dan pada acara tersebut direncanakan akan dihadiri pula oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi dengan yang mengambil rute start dari Islamic Center di Kecamatan Sukadana menuju Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kecamatan Labuhan Ratu sepanjang 35,1 Km. (apri)

Diberdayakan oleh Blogger.