Halloween party ideas 2015



BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mendukung Provinsi Lampung sebagai percontohan pengelolaan kawasan konservasi nasional. 

"Lampung memiliki Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasiona Way Kambas sehingga berpeluang jadi konservasi hutan dan alam," kata Direktur Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno, di Bandarlampung, Senin (30/10).

Ia menyebutkan, apabila dikelola dengan baik, konservasi kedua taman nasional tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, konservasi sebagai solusi untuk pemanfaatan alam yang berkelanjutan dan memperhatikan kelestarian, serta memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono mengatakan mengelola kawasan hutan perlu banyak dukungan, sehingga membangun kerja sama dengan para pihak sangat penting untuk membantu pengelolaannya. 

"Hadirnya petugas lapangan dan sinergitas para pihak menjadi sebuah bentuk interaksi sosial yang berkontribusi positif pada kelestarian hutan," kata Sutono yang juga mantan Kadis Kehutanan Provinsi Lampung itu.

Menurutnya, konsep pengelolaan yang membawa berkah, melibatkan masyarakat, mitra, dan pemerintah daerah. 

Ia menjelaskan pengelolaan kawasan konservasi sebaiknya melibatkan pemerintah daerah, melalui sinergitas dan program penguatan pengelolaan antarlembaga, memaksimalkan  pengelolaan kekayaan hutan dan alam yang lebih baik.

"Selama ini pengelolaan kawasan hutan baru sebatas pemanfaatan hutan sosial. Tetapi, konservasi dapat memanfaatkan kekayaan hutan secara langsung, seperti pemanfaatan sumber genenetika (genetic resouces)," kata Sutono.  (*)


BANDAR LAMPUNG -- Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung yang sebelumnya diagendakan, pada Sabtu (4/11) mendatang, ditunda.

Hal tersebut dikarenakan DPW PAN Lampung menyesuaikan dengan agenda Ketua Umum DPP Zulkifli Hasan.

Sekretaris DPW PAN Lampung Iswan H Caya, mengatakan pelantikan itu akan dilaksanakan, Senin (6/11).”Kita menyesuaikan dengan agenda bang Zul (Ketum DPP), jadi pelantikannya kita undur Senin (6/11), untuk tempatnya di Swiss-Bellhotel Bandar Lampung,” ujar Iswan.

Iswan juga mengatakan, DPW PAN Lampung sudah siap 100 persen. “Kalau tempatnya tidak ada perubahan, hanya menyesuaikan saja,” terangnya.


Dia memastikan, tidak akan ada perubahan lagi waktu pelaksanaannya. “Mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi,” pungkasnya. (*)


SUKADANA, JNNews -- Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memberikan support dan apresiasinya terhadap kegiatan sekelompok anak muda yang tegabung dalam Komunitas Peduli Sampah dalam melaksanakan kegiatan pengumpulan sampah di wilayah Kecamatan Labuhan Ratu VII, Selasa (31/10).

Aksi peduli sampah yang dilakukan oleh Komunitas Peduli Sampah tersebut melakukan aksi pengumpulan sampahnya mulai dari menyusuri Jalan Lintas Sumatera yakni mulai diperbatasan Labuhan Ratu VII sampai dengan POM Bensin Kecamataman Labuhan Ratu.

Sebagai aksi awal, Komunitas Peduli Sampah masih beranggotkan 14 orang yang merupakan gabungan pemuda dan pemudi dari berbagai komunitas seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Gerakan Pesona Indonesia (Genpi) dan Gading Gajah Art (GGA).

Menurut Sari Marlina selaku koordinator kegiatan, “saat ini aksi kami masih sebatas mengumpulkan sampah untuk kita kirimkan ke Bank Sampah yang ada di wilayah Lampung Timur untuk di pilah sampah mana yang masih bisa dimanfaatkan atau kita kirimkan ke tempat pembungan akhir (TPA),” katanya.

“Dan kedepan kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin kami. Dan kami akan menggandeng lebih banyak lagi komunitas yang ada untuk dapat bergabung dalam Komunitas Peduli Sampah,” terangnya.

Selain menjalankan aksi pengumpulan sampah, Komunitas Peduli Sampah yang baru terbentuk itu dalam melaksanakan aksinya juga menyelipkan berbagai aksi hiburan atau teatrikal berupa permainan musik kreatif dengan menggunakan barang bekas seperti ember bekas dan kaleng bekas.


Menurut Kabag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Mujianto, “kegiatan Komunitas Peduli Sampah patut kita apresiasi. Karena selain memang bernilai positif, kegiatan itu juga selaras dengan program yang ada di Kabupaten Lampung Timur, yakni Bank Sampah”, tutur mantan Kabag Protokol dan Kabag Perekonomian Setkdakab Lampung Timur itu. (apri)


SUKADANA, JNNews -- Demo LSM KAMPUD Lampung Timur permasalahkan perizinan Indomart didusun  Menur I 38 B Desa Banjar Harjo, Kecamatan Batang Hari, Lampung Timur, Selasa (31/10).

Kejari Lampung Timur, Akhmad Syahrir Harahap, yang baru didemo LSM Kampud terkait permasalahan perizinan  indomart yang menurut ketua LSM Kampud, Fitri Andi diduga cacat hukum.

"Dalam kaitan ini terjadi penolakan dari masyarakat setempat, yang usahanya adalah pedagang kecil tradisional," kata Fitri Andi.

Lebih jauh dirinya, mengatakan jika dagangan warga sepi akibat adanya indomart tersebut.

"Berdirinya indomart tersebut milik perorangan, dan mengurangi penghasilan pedagang kecil yang lemah," ujar dirinya dalam orasi.

Dilain pihak, para pendemo saat di konfirmasi, mereka sebagian warga Batang Hari Nuban, Kecamatan Batang Hari Nuban.


"Kami dibayar seratus ribu," kata salah satu pendemo sambil terus berteriak dikerumunan aksi yang terlihat tertib. (apri)


BANDAR LAMPUNG  -- Tiga BUMN yakni, PT Bio Farma (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT ASDP (Persero), secara bersama-sama menyerahkan bantuan pendidikan kepada sembilan mahasiswa tingkat akhir Universitas Lampung (Unila).

Bantuan pendidikan ini adalah bagian dari acara BUMN Hadir di Kampus, yang diselenggarakan secara serempak di 28 Perguruan Tinggi terpilih di Indonesia, untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-89.

Penyerahan bantuan diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang secara ekonomi mempunyai keterbatasan dan waktu dalam menyelesaikan tugas akhir kuliah dan complete bantuan pendidikan sebanyak Rp45 Juta.

Plt Direktur Utama Bio Farma, Juliman mengatakan bantuan pendidikan ini adalah bentuk apresiasi BUMN kepada mahasiswa berprestasi. Dimana mahasiswa adalah sumberdaya untuk memajukan perekonomian Indonesia, dan penguatan ekonomi Nasional dan untuk memenangkan persaiangan di tingkat world.

“Kita berharap diharapkan bantuan yang diberikan oleh BUMN ini, jadi penyemangat mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya, dan berkarya buat bangsa dan dapat membawa Indonesia menuju persaingan world,” kata Juliman, Senin (30/10).

Juliman menuturkan, selain bantuan untuk mahasiswa, diberikan juga bantuan kepada Universitas Lampung sebanyak Rp100 juta, bantuan aktivitas lingkungan untuk Tubuh Eksekutif Mahasiswa Unila sebanyak Rp10 juta dan alat pendidikan berupa laptop computer dan LCD Projector.

“Aktivitas ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hendak keadaan perekonomian nasional dan peran BUMN. Dan juga untuk meningkatkan hyperlink and match antara BUMN dan Perguruan Tinggi,” tuturnya.

Acara bertema “Membangun Ekonomi Indonesia yang Berkeadilan” ini dihadiri para pejabat eselon I Kementerian BUMN dan direktur utama BUMN untuk berdiskusi bersama civitas akademika dan para pakar dari perguruan tinggi.

“Kita pihak BUMN memandang civitas akademika adalah bagian penting dari generasi bangsa. Mereka diharapkan dapat mengubah bangsa Indonesia jadi lebih baik, adil, makmur dan sejahtera,” ucapnya. (*)



SUKADANA -- Bupati Lampung Timur, Chusnunia bersama dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Timur, Puteri Ernawati dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Timur, Yossy Syahrudin menjadi juri kehormatan pada ajang pencarian bakat bibit penyanyi muda dalam Way Kambas Idol 2017, Senin (30/10).

Pada acara yang berlangsung di Gedung Pusiban Lampung Timur itu, dihadapan sekitar empat ratusan penonton yang memadati, Chusnunia juga melantunkan tembang Khas Daerah Lampung yang berjudul Tanah Lado dan lagu grup band papan atas Indonesia yang berjudul Elang milik Dewa 19.

Ajang pencarian bakat bibit penyanyi yang diikuti oleh 383 peserta pada babak audisi tersebut akhirnya menyisakan 70 peserta pada tahap performance (penampilan) pada kesempatan tersebut.

Dan melalui babak performance itu tersaringlah sejumlah 10 peserta yang akan menjadi kontestan pada Grand Final Way Kambas Idol 2017 di Taman Nasional Way Kambas pada tanggal 13 November 2017 mendatang.

Menurut Dewanto salah satu juri pada perlombaan, “aspek yang menjadi penilaian selain dari segi vokalitas penyanyi, juga pitch control (pembawaan peserta dalam membawakan lagu)”.

“Jadi suara bagus bukan menjadi satu satunya dasar ukuran dalam kami memberikan penilaian”, terangnya kepada para peserta.

Sementara itu usai menyelempangkan selendang pemenang bagi 10 kontestan terpilih, Chusnunia mengatakan “Ini rangkaian dari Way Kambas Idol. Ini semacam babak penyisihan mencari finalis untuk masuk di Grand Final yang pada tanggal 13 November 2017 mendatang bertepatan dengan acara Festival Way Kambas 2017 yang dijadwalkan mulai tanggal 11 – 13 November 2017”.

“Saya percaya anak anak kita punya bakat masing masing, khususnya bakat menyanyi. Nanti Insya Allah kita lanjutkan di tahun tahun mendatang”, tutur Chusnunia.(*)


BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung telah mempersiapkan pelantikan bupati terpilih Kabupaten Tulang Bawang dan Lampung Barat masa jabatan 2017-2022. Hal tersebut diungkapkan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung, Heri Suliyanto, Senin (30/10).

Heri Suliyanto menjelaskan, “bahwa rapat ini dilakukan karena adanya permasalahan waktu, karena kedua kabupaten tersebut waktu masa akhir jabatan (AMJ)  berakhir pada hari Minggu, Lampung Barat Tanggal 10 November 2017, dan Tulang Bawang Tanggal 17 November 2017 kan tidak mungkin kalau dimundur jadwal pelantikannya pada hari Sabtu karena itu jelas melanggar UU. Nantinya pelantikan kita majukan pada hari Senin,” katanya.

“Hasil rapat ini sudah ada keputusan pelantikan akan dilakukan pada tanggal 11 November 2017 untuk Kabupaten Lampung Barat, dan Tanggal 18 November 2017 untuk Kabupaten Tulangbawang. Keduanya semua dilakukan pada hari Senin,” ujarnya.

Pelantikan ini, sambungnya, tidak dilakukakn secara bersamaan karena kedua kabupaten tidak ingin melakukan pelantikan secara bersmaan, keduanya menginginkan pelantikan dilakukan sendiri-sendiri. 

“Nantinya kita akan melakukakn rapat lanjutan lagi dalam persiapan pelantikan dengan daerah berasangkutan. Dan sudah berapa jauh persiapan mereka. Selanjutnya, akan kita lakukakn persiapan gladi bersih yang akan dilaksakana pada hari, Jumat pukul 14.00 WIB, di Balai Keratun lantai 3,” katanya lagi.

“Untuk Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulang Bawang yang akan dilantik yaitu, Hj. Winarti dan Hendriwansyah, sedangkan untuk Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Barat Parosil Madsus dan Mad Hasnuri,” tandasnya. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Provinsi Lampung satu dari empat provinsi yang terpilih menjadi tempat kegiatan KKDN (Kuliah Kerja Dalam Negri) PASIS DIKREG XI.IV Sekso TNI.

“Provinsi Lampung ini dipilih karena tempatnya sangat strategis dari sisi manapun baik dari sisi ideologi, sosiologi maupun politik. Lampung merupakan penyanggah Ibu Kota Negara dan pintu gerbang dari sumatra,” ujar Direktur Evaluasi dan Pengembangan Sesko TNI, Brigjen Inf. Deddy Kusbandi, Senin (30/10).

Sekso TNI ini,jelas Deddy, serentak dilakukan di 4 provinsi yaitu, Bali, Palu, Kalimatan Selatan dan Lampung, untuk di Lampung ada 40 Perwira Siswa Pendidikan Reguler yang terdiri dari TNI AD, AL, AU, serta Anggota Polri yang ikut Sekso TNI. Kegiatan ini dilakukan selam seminggu masa kerja, yaitu dimulai dari hari Senin 30 Oktober 2017 dan betakhir hingga Jumat 3 November 2017.

Sementara, menurut Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Bachtiar Basri mengatakan, tujuan kegiatan KKDN ini mereka ingin mengetahui bagaimna Lampung secara keseluruhan, baik dalam hal keamanan, hingga pertahanan negara.

“Dari semalaman gubernur juga sudah menjelaskan mengenai lokasi Lampung, nanati kita lihat apa rekomendasi dari Sekso TNI yang berkaitan dengan sosial, ekonomi politik dan bekaitan dengan keaman ketahan,” pungkasnya. (*)


PANARAGAN -- Sebanyak 43 peserta mengikuti pelatihan sisitem keuangan desa (SisKeuDes) yang berlangsung di balai tiyuh/desa Murni Jaya, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Senin (30/10/2017).

Kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh peserta dari sembilan tiyuh se-Kecamatan Tumijajar, sebanyak 4 orang peserta dari masing-masing tiyuh, terdiri dari Kepala Tiyuh, Sekretaris, Bendahara dan operator.

Selanjutnya dua orang peserta dari kecamatan Tumijajar dan lima orang lainnya merupakam peserta pendamping desa. Pelatihan tersebut akan dilaksanakan selama lima hari dimulai dari tanggal 30 hingga 3 November 2017.

Adapun kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Tumijajar, yang dibuka secara resmi oleh Camat Tumijajar Rasyid.

Kabag Adwil Pemkab Tubaba Miral Hayadi, selaku narasumber pelatihan mengatakan, peserta dilatih menggunakan aplikasi ‘SisKeuDes’ agar pengelolaan keuangan desa dilaksanakan secara transparan, akuntabel, partisipatif dan tertib, serta pelaksanaan pelaporan dan pertanggung jawaban keuangan desa terlaksana sesuai aturan.

“Pelaksanaan dan penganggaran keuangan desa dapat terlaksana dengan baik, dan memudahkan dalam pelaksanaan evaluasi, pengawasan pembinaan pengelolaan keuangan desa. Hal ini untuk mendorong terwujudnya pengelolaan keuangan serta meningkatkan kemampuan teknis perangkat desa dalam mengelola administrasi keuangan” kata Miral, Senin (30/10).

Sementara itu, Camat Tumijajar Rasyid mengharapkan, program pemerintah pusat seperti ini memang harus diterapkan sehingga pada tahun berikutnya pemerintah desa bisa lebih paham dalam mengatur keuangan didesa.

“Kita terus mendorong aparatur masing-masing desa untuk ikut pelatihan. Dengan harapan tahun depan bendahara desa, operator desa dan sekertaris desa bisa lebih mengerti mengelola keuangan yang akan dipergunakan untuk kegiatan,” harapnya.

Sementara menurut Japri, Ketua Apdesi Kecamatan Tumijajar, kegiatan ini sangat positif untuk memberikan wawasan kepada perangkat desa dalam menimba pengetahuan yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Ia mengaku seluruh perangkat desa diharuskan mengetahui alur pelaporan keuangan desa menggunakan aplikasi Siskuedes.

“Pelatihan ini sangat membantu dalam mengerjakan administrasi desa. Aplikasi ini juga mudah dipelajari dan dimengerti , dengan demikian, Siskeudes memudahkan desa didalam menyusun perencanaan kegiatan dan anggaran seperti RPJMDes dan APBDes,” tukasnya. (her)

SUKADANA -- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lampung Timur Syahrul Syah dalam rapat koordinasi di aula Dinas PMD mengatakan bahwa Pengumuman dan pendaftaran balon tahap pertama sudah selesai. Saat ini masih melakukan seleksi administrasi tahap pertama yang berakhir tanggal 2 November," Senin 30/10.

kepada panitia pemilihan desa agar bekerja sesuai peraturan bupati dan daerah dirinya menjelaskan jika di desa belum ada balon, maka dilakukanlah pendaftaran dan seleksi administrasi tahap kedua, serta tes tertulis dan pengumuman oleh panitia pemilihan pada 3-23 November 2017.

"Saya meminta kepada camat dan kasi pemerintah membrifing menentukan calon baik memenuhi syarat tahap satu maupun tahap kedua. Pegangan kita aturan dan Bab 4 pasal 15, tidak ada," tegas Syahrul Syah.

Kadis PMD ini menghimbau , jika ada panitia yang masih ambil pendaftaran balon di luar jadwal langkah pilkades, menurutnya silahkan saja dengan risiko hukum yang ada. 

" Untuk pencairan bantuan pilkades masih dalam proses. Diharapkan bantuan itu harus digunakan sesuai peruntukkannya, meski kerja panitia yang satu dengan lainnya berbeda. Jangan sampai panitia mengambil dari masyarakat. pintanya

"Di sinilah ketegasan kita. Saya tidak ingin panitia jadi sasaran tembak calon," hematnya.

hadir dalam rapat Mashudi Sekretaris dinas PMD, Kabid Tata Pemerintahan Desa, seluruh camat , sekcam, kasi pemerintahan serta pihak terkait. (apri)


GUNUNG SUGIH -- Memeriahkan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa menggelar ronda spektakuler bertajuk “Pepadun Ronda Komunitas Sepeda Lampung Tengah,” Senin (30/10) dini hari.

Diikuti puluhan pesepeda Lampung Tengah, rombongan ronda spektakuler menempuh perjalanan 30 kilometer. Mereka bertolak dari Tugu Kopiah Emas Gunungsugih menuju Pasar Kotagajah lalu menuju Kecamatan Punggur, dan dilanjut ke simpang Majapahit dan finish ke Tugu Kopiah Emas.

Tak hanya dimeriahkan pesepeda dari berbagai komunitas, ronda dengan rute terpanjang ini juga diikuti aparat kepolisian dan TNI Lampung Tengah. Nampak Mustafa mengayuh sepeda memimpin rombongan dan meninjau pos-pos ronda yang dilewati. Menariknya para peserta berkesempatan mendapatkan hadiah untuk katagori sepeda terunik dan kostum terkece.

Dikatakan Mustafa, ronda spektakuler digelar dalam rangka memeriahkan hari sumpah pemuda yang jatuh pada Sabtu lalu (28/10). Diharapkan melalui kegiatan tersebut bisa membangun mental dan spirit pemuda untuk lebih kuat, berani dan bervisi pada perubahan.

“Kita hidup di era mengisi kemerdekaan. Berbeda dengan pemuda generasi memperebutkan kemerdekaan. Mereka berjuang dengan semangat dan darah. Sekarang kita tinggal menikmati dan mengisi kemerdekaan, namun semangat juang harus tetap sama,” katanya.

Pemuda di era saat ini, lanjut Mustafa, harus bisa merefleksikan semangat pemuda pada momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 ini. Menurut dia, sumpah pemuda merupakan titik awal kesadaran kolektif untuk bersatu sebagai bangsa dan negara.

Ia juga mengajak untuk bangkit, lebih berani dan tidak takut pada perubahan. “Pemuda adalah agent of change (agen perubahan). Sudah selayaknya pemuda harus tertantang pada hal-hal baru, berjiwa visioner dan mampu menciptakan perubahan-perubahan yang mengarah lebih baik,” ujarnya.

Di Lampung Tengah sendiri, upaya pemberdayaan pemuda terus dilakukan bupati ronda ini. Salah satunya dengan program kampung entrepreneur creative (KECe) yang mengarahkan pemuda-pemuda kampung untuk berwirausaha atau menjadi entrepreneur.

Lewat karang taruna, Mustafa menggelontorkan Rp15 juta untuk pemberdayaan para pemuda. “Mindset pemuda kami arahkan untuk tidak mencari pekerjaan, tetapi fokus berwirausaha. Para pemuda harus mandiri, syukur-syukur bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Kami percaya, semakin banyak pengusaha semakin maju daerah,” pungkasnya. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung Ika Kartika menilai perempuan memiliki peran strategis dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Hal ini dikarenakan perempuan memiliki kelompok kecil seperti arisan dan pengajian, yang apabila diakumulasi bisa menjadi kekuatan besar.

Namun, peran strategis tersebut belum terlaksana dengan baik.Terbukti, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 partisipasi pemilih perempuan lebih kecil dibanding laki-laki. Perempuan sebanyak 75 persen, sementara laki-laki 77 persen.

Namun, untuk di Bandar Lampung, tingkat partisipasi perempuan sudah lebih baik. Pada Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bandar Lampung 2014 lalu, partisipasi perempuan 70 persen, laki-laki lebih sedikit yaitu 63 persen.

“KPU Kota Bandar Lampung bekerjasama dengan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) setempat melakukan sosialisasi pentingnya partisipasi dalam pemilu. Kerjasama ini merupakan bagian dari program Mahan Demokrasi, rumah pendidikan demokrasi KPU Kota Bandar Lampung,” kata Ika, Senin (30/10).

Kedepan, perempuan harus menjadi perwakilan KPU di masing-masing daerah untuk menyosialisasikan pentingya partisipasi pada pemilu.

“Kita berharap partisipasi perempuan bisa meningkat. Karena ke depan akan ada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2019,” imbaunya.
“Fatayat harus menjadi pelopor penggerak perempuan, khususnya di Bandar Lampung,” tambahnya. (*)



GUNUNG SUGIH -- Regu Gagak Hitam Pramuka Penggalang yang berpangkalan di SMP Negeri 1 Trimurjo, Lampung Tengah berhasil meraih Juara I  pada ajang Lomba Regu Pramuka Tingkat Nasional(LTV)yang diselenggarakan di Cibubur Jakarta, 22-28 Oktober 2017.

LT V 2017 merupakan ajang prtemuan dalam bentuk perlombaan bagi Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia. Regu peserta LT V adalah regu pemenang LT IV tingkat daerah.

Selama tujuh hari pelaksanaan LT V, setiap regu mengikuti tujuh kelompok mata lomba yaitu penghayatan dan pengamalan kode kehormatan Pramuka. Kemudian, keterampilan kepramukaan dan manajerial, bela negara, keterampilan hidup, kewirausahaan, seni budaya bangsa, dan teknologi informasi.

Hadiah berupa uang pembinaan Rp12,5 juta dan Wimple Regu Berprestasi Tinggi langsung diserahkan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, kepada Ketua Regu Gagak Hitam.

Atas prestasi tersebut, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Idrus Effendi, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Pramuka Lampung dalam ajang LT V Nasional ini. “Kalian adalah Pramuka terbaik, dan duta pramuka yang mengharumkan nama Lampung di kancah Nasional. Selamat atas prestasi yang diraih,” kata Idrus Effendi.

Apresiasi senada disampaikan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa selaku Ketua Kamabicab Lampung Tengah. Dia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Prestasi tersebut juga diharapkan bisa memacu semangat regu Pramuka lainnya di Lampung Tengah untuk menorehkan prestasi lainnya.

“Alhamdulillah. Selamat atas prestasi yang diraih. Mudah-mudahan bisa terus ditingkatkan. Saya harap ini juga menginspirasi pelajar kita, khususnya regu Pramuka untuk menorehkan prestasi-prestasi lainnya,” ungkap Mustafa.

Bupati Mustafa menyatakan siap mengantarkan Pramuka Lampung Tengah menjadi yang terbaik, yang Kreatif dan Inovatif (Keren) dan kece (Kerja Cepat). “Pramuka Lampung Tengah harus menjadi pramuka yang Keren dan Kece. Sebagai anggota Pramuka kita harus kreatif, inovatif dan kerja cepat,” ucapnya.

Ia juga meminta anggota Pramuka juga menunjukan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat. Tidak hanya hanya sekedar menyelenggarakan even, perkemahan atau mencetak prestasi, tetapi juga harus mampu berperan di masyarakat.(*)



JAKARTA -- Kementerian Tenaga Kerja (Kenaker) telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2018 sebesar 8,71%.

Hal itu tertuang dalam surat edaran tertanggal 13 Oktober 2017, dengan Nomor B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017, tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2017.

Sesuai dengan Pasal 44 Ayat 1 dan 2 PP Nomor 78 Tahun 2015, peningkatan nilai UMP tersebut berdasarkan formula penambahan dari pertumbuhan ekonomi nasional (PDB) dan data inflasi nasional.

Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan produk domestik bruto) yang akan digunakan untuk menghitung upah minimum tahun 2018, bersumber dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) sesuai dengan Surat Kepala BPS RI Nomor B-188/BPS/1000/10/2017 tanggal 11 Oktober 2017.

“Sudah ditetapkan peningkatan UMP 2018, hitungannya dari inflasi nasional 3,72% dan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,99%. Jadi totalnya peningkatan UMP sebesar 8,71%,” ungkap Kasubdit Standarisasi dan Pengupahan Ditjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Dinar Titus, Jakarta, Senin (30/10).

Penetapan upah minimum 2018 merupakan hasil dari penambahan upah minimum 2017 dikali tingkat inflasi plus pertumbuhan ekonomi nasional, sesuai dengan Pasal 44 Ayat 1 dan Ayat 2 PP Nomor 78 Tahun 2015.

Sehubungan dengan penetapan UMP 2018 ini, Gubernur wajib menetapkan UMP 2018 dan diumumkan secara serentak pada 1 November 2017. Sementara Upah Minimum Kabupaten/Kota ditetapkan dan diumumkan selambat-lambatnya pada 21 November 2017.

UMP dan UMK yang telah ditetapkan oleh Gubernur sebagaimana yang telah disebutkan tadi berlaku terhitung 1 Januari 2018.

“Contohnya di Provinsi DKI Jakarta, UMP-nya saat ini Rp 3.355.750 x 8,71% = Rp 292.285. Kemudian Rp 3.355.750 + Rp 292.285 = Rp 3.648.035. Kurang lebih seperti itu,” pungkasnya. (*)


KOTA AGUNG -- Relawan Mustafa menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban banjir di tiga desa Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/10).

Bantuan diserahkan oleh Ketua Relawan Mustafa, diberikan kepada salah satu perwakilan tokoh masyarakat setempat. Bantuan diberikan berupa kebutuhan sembako dan pakaian. Dia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat, khususnya para korban banjir.

“Begitu terjadi bencana, kami mendapatkan telfon bahwa relawan Mustafa binaan di Kecamatan Kelumbayan mengalami bencana banjir. Karenanya kami sigap, hari ini langsung mengirimkan bantuan ke lokasi. Mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban mereka,” ungkapnya, Sabtu (28/10).

Kedatangan rombongan relawan, kata dia, juga untuk meninjau kondisi masyarakat pasca bencana banjir. “Selain menyalurkan bantuan, disini kami ingin melihat keadaan masyarakat. Apakah yang mereka butuhkan, selanjutnya akan kami diskusikan untuk menentukan langkah terbaik selanjutnya,” imbuhnya.

Atas bantuan tersebut, masyarakat mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukan Relawan Mustafa. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Relawan Mustafa. Kami sangat terbantu, mudah-mudahan bisa terus berperan di masyarakat,” ucap salah satu warga.

Sementara itu, Ketua DPW NasDem Lampung Dr. Ir. Mustafa menuturkan bencana di Kelumbayan Tanggamus adalah musibah bersama, sehingga perlu ditopang bersama-sama. “Musibah mereka, musibah kita juga. Mudah-mudahan yang kami berikan bisa meringankan para korban,” tandasnya.

Telah diberitakan sebelumnya, ratusan rumah milik warga Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus diterjang banjir bandang yang terjadi pada Rabu (25/10), malam. Tidak hanya merusak pemukiman dan fasilitas umum, banjir juga menyebabkan akses terputus karena tanah longsor dan kerusakan jembatan.

Sedikitnya terdapat 3 desa yang dilanda banjir bandang, yakni Pekon Napal, Pekon Sinar Harapan dan Pekon Sinar Maju, Kecamatan Kelumbayan. Arus banjir juga telah menyebabkan jembatan yang merupakan akses menuju lokasi dari arah Kecamatan Cukuhbalak terputus. Selain itu, sekitar seratus meter dari batas Pekon Napal, material longsoran telah memenuhi badan jalan.(*)




JAKARTA -- Presiden Joko Widodo berharap organisasi kemasyarakatan (ormas) pemuda, seperti Pemuda Pancasila bisa menjadi benteng bagi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila, yang digelar di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (28/10) malam. Tiba sekira pukul 19.45 WIB, kehadiran Presiden disambut antusias oleh para Pemuda Pancasila.

Bahkan, sebelum duduk di tempat yang telah disediakan, Presiden bersalaman dengan hampir seluruh kader dan anggota Pemuda Pancasila yang hadir.

Dalam sambutannya, Kepala Negara berharap Pemuda Pancasila dapat menjadi panutan bagi pemuda-pemudi Indonesia dalam menjaga dan mengamalkan ideologi bangsa.

"Saya berharap Pemuda Pancasila akan selalu menjadi benteng Pancasila, saya ulangi lagi Pemuda Pancasila akan selalu menjadi benteng Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Presiden.

Harapan tersebut sesuai dengan nama Pemuda Pancasila yang mengandung ideologi sekaligus pemandu dan pemersatu kemajemukan bangsa Indonesia.

"Bertemu dengan jajaran para pengurus Pemuda Pancasila di Hari Sumpah Pemuda memang terasa luar biasa. Pemuda Pancasila adalah ormas yang spesial, spesial karena dinamanya ada kata Pancasila," ungkapnya.

Apalagi saat ini bermunculan ideologi-ideologi baru yang ingin menggantikan Pancasila dan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bahkan, ideologi tersebut muncul tidak melalui cara yang biasa sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan.

"Mereka muncul dengan cara-cara baru, metode-metode baru yang kadang-kadang halus dan kita tidak merasa. Cara indoktrinasi yang digunakan sangat halus, sangat kekinian dengan pendekatan-pendekatan yang akrab, yang kadang menyentuh hati kita," ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan tentang cepatnya perubahan "landscape" politik dan ekonomi global yang sedang terjadi saat ini. Masa transisi tersebut terjadi hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Kecepatannya luar biasa. Kita harus sadar juga bahwa nanti kalau global berubah nasional pun juga akan bergerak, kalau nasional gerak tingkat daerah pun juga akan bergerak," tuturnya.

Oleh sebab itu, Presiden berharap Pemuda Pancasila dapat mendukung pemerintah dalam mengantisipasi perubahan-perubahan yang ada. Hal ini dilakukan agar Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dan berkompetisi dengan negara lain.

"Kita harapkan kita bergerak pada 'track' yang benar. Jangan sampai kita keluar dari 'track' yang tidak betul. Karena yang kita hadapi saat ini adalah persaingan antar negara," kata Presiden.

Terakhir, Presiden mengajak Pemuda Pancasila untuk bekerja bersama pemerintah mewujudkan generasi Indonesia yang memiliki optimisme, semangat pembaharuan, dan inovasi dalam membangun Tanah Air.

"Di usia Pemuda Pancasila yang ke-58, marilah terus kita bergotong royong dengan pemerintah dalam membangun pemuda-pemudi Indonesia agar mereka menjadi generasi yang tangguh, inovatif, tahan banting, mengangkat bangsa ini ke masa keemasan Indonesia," ucap Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Staf Khusus Presiden Johan Budi, dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. (*)


GUNUNG SUGIH -- Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 dan Pileg 2019, Bupati Lampung Tengah Hi. Mustafa, berharap agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Tengah bisa menyukseskan pemilu dan berperan aktif meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memilih, khususnya bagi para pemilih pemula. Hal ini disampaikannya saat menghadiri jalan sehat bersama KPU Lampung Tengah, Minggu (29/10).

“Selain menjaga netralitas, saya harap KPU Lampung Tengah berupaya maksimal untuk menyukseskan Pemilu. KPU harus bekerja profesional dan transparan dalam seluruh proses atau tahapan pilkada,” ungkapnya.

Kemudian KPU, jelas Mustafa, sebagai penyelenggara pemilihan harus bekerja sungguh-sungguh dan optimal dalam seluruh proses Pemilu, mulai dari pendataan para pemilih, hingga meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Sebagai pemerintah daerah, saya berpesan kepada KPU agar bertindak secara profesional sesuai dengan fungsinya, dan memastikan seluruh tahapan-tahapan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Lamteng Budi Hadi Yunanto mengatakan, acara jalan sehat digelar dalam rangka gerakan sadar Pilkada 2018 dan Pileg tahun 2019.


“Acara ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia, yang akan menggelar Pilkada. Ini merupakan salah satu program KPU RI untuk menyambut partisipasi masyarakat jelang Pilkada serentak 2018. Mudah-mudahan apa yang menjadi target KPU bisa tercapai lewat acara ini,” pungkasnya. (*)


OKI, JNNews -- Dalam rangka sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ogan Komering Ilir, melaksanakan kegiatan jalan santai dengan tema Gerakan Sadar Pemilu (GSP), yang dilaksanakan Minggu (29/10) pagi, dimulai dari halaman Universitas Islam Kayuagung (UNISKY) dan berakhir di halaman KPUD Ogan Komering Ilir.

Acara jalan santai ini bertambah semarak berkat dipandu oleh Duo Jang (DJ) Jang mat dan Jang im. Dengan kepiawaian Duo Jang ini membuat suasana menjadi cair dan penuh dengan gelak tawa dari peserta jalan santai, ditambah dengan balutan tingkah kocak keduanya rasa lelah peserta terbayar sudah.

Ketua KPUD Kabupaten OKI, Dedi Irawan,SH. MSi, mengatakan kegiatan jalan santai ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi gerakan sadar pemilu, dimana masyarakat OKI khususnya dapat ikut serta dalam pesta demokrasi yang dilaksanakan lima tahunan ini dan berharap seluruh masyarakat yang telah mempunyai KTP elektronik dan terdaftar di daftar pemilih sementara dan atau daftar pemilih tetap dapat menggunakan hak pilihnya.

“Kegiatan jalan santai ini sekaligus bentuk sosialisasi gerakan sadar pemilu, dan masyarakat yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih semen tara dan daftar pemilih tetap agar dapat memberikan hak suaranya karena pemberian hak suara adalah sesuatu yang sakral dan fundamental dalam negara demokrasi,”ungkapnya.

Dedi juga menambahkan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018 merupaka pemilihan serentak gelombang ke-3 setelah dimulainya pemilihan serentak pada tahun 2015. Sebanyak 171 Daerah yang mengikuti pilkada serentak 2018, terdiri dari 17 Provinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten.

“Untuk pilkada serentak 2018 nanti termasuk gelombang ke-3, sejak pertama dilaksanakannya tahun 2015, sebanyak 171 Daerah yang mengikuti pilkada serentak, terdiri dari 17 Provinsi, 39 Kota, dan 115 Kabupaten,” tambahnya.

Masih kata Dedi, untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapakan agar bersikap netral sehingga pelaksanaan pilkada nantinya dapat terlaksana dengan maksimal.

“Dengan mengharap Ridho dari Tuhan Yang Maha Esa, gerakan sadar pemilu saya resmikan dan semoga dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan harapan semua masyarakat Kabupaten OKI,”pungkasnya.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir mulai dari kalangan jurnalis yang bertugas di Kabupaten OKI, Bupati dan wakil Bupati OKI,Kejaksaan negeri, Kodim, Polres OKI, Pengadilan negeri, SKPD, Partai Politik, LSM, Ketua Panwaslu OKI, dan seluruh masyarakat OKI khususnya Kecamatan Kayuagung. (irwan)

Sukadana -- journalnusantara.co.id Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Timur  Syahrudin Putera mengajak masyarakat ramaikan Festival Way Kambas pada 11-12-13 November 2017. "

Festival Way Kambas Yang awalnya di adakan pada tahun 2001 , dengan berbagai pembenahan oleh pemerintah kabupaten lampung timur, mulai dari Sarana dan Prasarana, Atraksi , Hiburan lainnya yang memanjakan pengunjung nya.

Dalam bicaranya Sekertaris Daerah kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera mengajak segenap lapisan masyarakat agar dapat meramaikan acara tahunan tersebut.

" Selain program unggulan pemkab lamtim dalam bidang pariwisata, juga dimaksudkan untuk menggalakkan perekonomian masyarakat sekaligus membangun arti penting nya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup " ujar sekdakab lamtim.

Dirinya menghimbau masyarakat agar dapat bersinergi dengan alam dan menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan.

" Mari bersahabat dan berdamai dengan alam. " tutup Syahrudin Putera. (apri)

SUKADANA -- Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari melepas peserta Jalan Sehat Dalam Rangka Gerakan Sadar Pilkada Serentak Tahun 2018 di Pasar Sukadana, Minggu (28/10/2017).

Kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh seluruh komponen partai politik, anggota DPRD Lampung Timur, Panwas, PPK se Kabupaten Lampung Timur juga diikuti oleh Pabung 0411/LT, Mayor Joko Subroto, Ketua KPU Lampung Timur, Andri Oktavia dan masyarakat sekitar Kecamatan Sukadana.

Adapun isu yang menjadi tema kegiatan tersebut adalah “Dalam Rangka Gerakkan Sadar Pemilu/Gerakkan Sadar Pilkada Serentak Tahun 2018”, yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018.

Selain itu tujuan lain dari dilaksanakannya  kegiatan jalan sehat tersebut yakni membangun kesadaran semua masyarakat tentang pentingnya berdemokrasi dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya di Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya Zaiful Bokhari mengatakan, "saya mangajak kita semua seluruh partai partai politik untuk bersama sama menyiapkan diri sebagai peserta Pemilu 2019. Saya yakin dan percaya proses demokrasi di Kabupaten Lampung Timur ini akan berjalan dengan  baik sesuai peraturan dan perundang undangan, walaupun pada Tahun 2019 kurang lebih sudah ada 16 partai politik mendaftar di KPU Lampung Timur.”

“Semakin banyak kontestan, semakin banyak rakyat untuk dapat menentukan pilihan, karena suara rakyat adalah pilihan terbaik, dan suara rakyat adalah suara Tuhan", terang Zaiful Bokhari.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lampung Timur, Chusnunia juga menyampaikan sambutannya usai menyapa para peserta jalan sehat.

"Indonesia tentunya sebagai negara demokrasi, warganya harus paham demokrasi itu penting. Kabupaten Lampung Timur beragam, kalo ada perbedaan nggak perlu gontok gontokkan. Kabupaten Lampung Timur harus damai”, pesan Chusnunia kepada semua yang hadir pada acara jalan sehat tersebut.

Dalam kegiatan jalan sehat tersebut Chusnunia dan Zaiful Bokhari juga berduet dalam membagikan undian doorprize dengan hadiah berupa satu unit televisi dan sepeda. (Apri)

SUKADANA -- Bupati Lampung Timur, Chusnunia turun tangan ikut mempercantik Taman Rekreasi Langen Tirto Swadaya Desa Gondang Rejo Kecamatan Pekalongan, Minggu (29/10/2017).

Dengan di bantu kurang lebih dua ratus lima puluhan relawan dari warga dari tiga desa yakni Godang Rejo, Siraman dan Purworejo, Chusnunia berupaya menyemangati warga sekitar lokasi Taman Rekreasi Langen Tirto Swadaya untuk turut membersihkan dan mempercantik DAM Swadaya agar dapat kembali menjadi lokasi wisata daerah.

Taman Rekreasi Langen Tirto Swadaya atau juga dikenal dengan Dam Swadaya merupakan bendungan penampung air untuk mengairi lahan pertanian khususnya persawahan yang juga difungsikan sebagai tempat wisata, namun keberdaannya sebagai tempat wisata beberapa tahun terakhir ini belum tergarap dengan baik.

Selain sebagai irigasi, Dam Swadaya yang di bangun pada tahun 1953 tersebut di medio tahun 2000an  telah di kenal sebagai tempat wisata yang menyajikan fasilitas rekreasi seperti lahan parkir yang cukup luas, pesanggrahan wisata, perahu atau sepeda air dan rumah makan yang kesemuanya cocok sekali untuk mengabiskan akhir pekan atau berekreasi bersama keluarga.

Dikatakan oleh Mujianto selaku Kabag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, “upaya ibu bupati terjun langsung dalam membenahi Dam Swadaya adalah sebagai bentuk kepedulian dan untuk mendorong warga sekitar agar merasa memeliki Dam Swadaya, di samping untuk membangkitkan dan mengembangkan Dam Swadaya sebagai destinasi wisata daerah sebagaimana pada masa jayanya dahulu tentunya”, ungkap Mujianto.

Terpisah, menurut Yovi selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Gondang Rejo, “tujuan diadakannya bersih bersih Dam Swadaya adalah untuk kerja bakti, dan menghidupkan Wisata Dam Swadaya kembali. Mengingat Dam Swadaya saat ini seperti mati suri”, ungkapnya.

Lebih lanjut diutarakan oleh Yovi, “rencana kedepan kami akan mengadakan tempat selfie (swafoto atau foto narsis), rumah rumahan kayu, wisata wisata kuliner atau petualangan lainnya. Dan untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perkerjaan Umum dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur. (apri)

SUKADANA -- Forum Anak Lampung Timur (FALTIM) binaan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Lampung Timur turut memperkenalkan dan meramaikan Festival Napak Tilas Purbakala (FNTP) 2017 di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur yang di gelar selama dua hari Jum'at  dan sabtu, 27-28 Oktober 2017.

Ketua FALTIM  Rifanda Anugrah Ramadhan, bersama 19 anggotanya yang  mendampingi Ketua Pusat LPAI Seto Mulyadi (Kak Seto) bersama Sekertaris Jendral Kak Heni, Kak Zainudin Ketua LPAI Propinsi Lampung, Kak Andi Lian Sekretaris LPAI provinsi Lampung,  Ketua LPAI Lamtim Rini Mulyati dan sekretaris LPAI Lamtim Arif Setiawan di Festival yang di gagas pemkab lampung timur. 

Saat diwawancarai, Ketua FALTIM, mengatakan, kehadirannya bersama anggota di acara Festival itu untuk ikut serta mempromosikan secara nasional wisata yang ada di Lampung Timur.

"Dengan adanya Kak Seto dan Sekjen LPAI kak Heny di acara ini, maka secara otomatis beliau akan membawa cerita ke pusat dan ke wilayah lain di Indonesia bahkan internasional bahwa Lampung timur ini luar biasa kekayaan wisatanya," tutur Rifanda.  

Dilain pihak Ketua LPAI Lampung Timur Kak Rini Mulyati mewakili Ketua Umum LPAI kak Seto saat dikonfirmasi terkait FALTIM, mengatakan, pihaknya akan terus menggali agar mereka terus berkarya dan mengembangkan kreativitas yang ada, sebagai contoh pada festival anak baru-baru ini, FALTIM mampu membuat pertanian modern yang bebas pestisida dengan sistem hydroponic.

"Kami akan terus membina anak-anak, agar FALTIM memiliki kebun hydroponic sendiri, sehingga mereka nantinya memiliki aktivitas yang positif dan menantang untuk bisa dikembangkan oleh kemampuan mereka sendiri," ujar Kak Rini . 

Masih menurut Kak Rini, FALTIM dalam binaan LPAI terdiri dari anak-anak hebat dan kreatif, tentunya memiliki potensi yang bisa diarahkan, agar nantinya bisa tumbuh dan berkembang sebagai anak-anak yang cerdas, kuat, berkarakter serta memiliki kualitas iman yang kuat sehingga mampu menjadi kebanggaan keluarga dan bangsa in. 

Kak Rini mengharapkan, agar adanya persamaan dan persatuan visi misi antara FALTIM dan Forum Anak Daerah yang di bentuk oleh PPDALDUK Kabupaten Lamtim. 

"Mengutip penuturan Ketua Umum LPAI Kak Seto semalam, bahwa LPAI awalnya menyelenggarakan Kongres Anak Nasional, sebagai awal pembentukan forum anak di daerah-daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan LPAI berkedudukan sebagai dewan konsultatif, " papar Rini 

Dan mengenai pembentukan  FALTIM tingkat kecamatan ia juga mengatakan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan di kabupaten Lampung timur. 

Diketahui, dalam acara festival turut hadir Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Sulfakar, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, Pabung (Perwira Penghubung) dari Kodim 0411/LT Mayor Joko Subroto , Kepala Bappeda Lampung Timur  Puji Riyanto,  serta Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Forkopimda dan Forkopimcam Sekampung Udik. serta para peserta camping dari berbagai komunitas di Lampung Timur. (apri)

Editor : JN


Kompol M. Darmawan, ST bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 tahun 2017 di lapangan Mapolres Way Kanan

BLAMBANGAN UMPU -- Wakapolres Way Kanan, Lampung
Kompol M. Darmawan, ST bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 tahun 2017. upacara diikuti pejabat utama, para Kapolsek, anggota Polri dan PNS Polres Way Kanan, berlangsung di lapangan Makopolres setempat, Sabtu (28/10).
Dalam pidatonya Waka Polres, membacakan pesan daro Menteri Pemuda dan Olahraga tentang Pemuda Indonesia Berani Bersatu. 
'Seperti yang pernah disampaikan Presiden Republik Indonesia pertama, Bung Karno, kepada para pemuda Indonesia  saat itu , “jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah Api Sumpah Pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir," kata Kompol Dermawan di hadapan peserta upacara.
Menurutnya, bagi generasi muda Indonesia, Api sumpah pemuda harus terus menyala, harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan. Ego ini yang kadang kala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita sesama anak bangsa. Persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan apalagi golongan, harus tetap dijaga dan tertanam di seluruh jiwa masyarakat Indonesia ” ujar Kompol Darmawan.
Selain itu, Menpora juga mengajak semua pihak untuk bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan Indonesia. Bulan Juli 2017 yang lalu, Bapak Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.” pungkasnya. (*)

JAKARTA -- Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menerima Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2017 kategori Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran, di Studio 6 Emtek City, Jalan Damai 11, Jakarta Barat, Sabtu (28/10/2017).

Penghargaan itu di terima karena Provinsi Lampung di nilai peduli penyiaran dengan memberi kepastian anggaran dan payung hukum kepenyiaran.

Anugerah KPI ini diraih setelah Lampung bersaing dengan Yogyakarta, Jawa Barat,  Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. Menurut Ketua KPI Pusat, Yoliandre Darwis, perhatian Gubernur atas KPI Lampung di atas rata-rata nominator lainnya.

"Banyak daerah menghapus sekretariat KPID, namun Gubernur Lampung justru meningkatkan status KPID menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah yang ditangani pejabat eselon III," kata Andre, panggilan akrab Joliandre Darwis.

Dalam menentukan pemenang, Lampung bersaing ketat dengan Jawa Barat. Namun juri memilih Lampung, karena memberi kepastian hukum dengan menerbitkan peraturan daerah.

"Penganggaran KPID Lampung juga lebih pasti karena dimasukkan ke APBD, sementara di banyak provinsi masih hibah," kata Andre.

Pada acara yang disiarkan langsung SCTV mulai pukul 12.30 itu, diberikan 19 kategori penghargaan untuk berbagai produksi acara televisi dan radio.  Selain kategori Pemerintah Peduli Penyiaran, Provinsi Lampung juga mengirim wakil masuk nominasi Radio Komunitas yakni Radio ASN Lampung. Di kategori ini, penghargaan diraih Mitra FM Purworejo, Jawa Tengah.

Sambil menggenggam piala Anugerah KPI  2017 di atas panggung, Gubernur Ridho menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan kepenyiaran Lampung yang bahu membahu mendukung penyebaran informasi Lampung.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Sabtu, (28/10), Gubernur mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang ia terima.

"Saya mengucapkan terima kasih atas upaya mendukung mencerdaskan kehidupan bangsa untuk mencapai Lampung yang maju dan sejahtera," kata Gubernur Ridho seperti dalam rilis yang di terima Redaksi 

Pada acara berdurasi dua jam yang dipandu presenter Irfan Hakim, Rina Nose, dan Ramzi ini menampilkan sederet artis, grup band, komika, dan magician Demian. Selain itu,  juga hadir Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi.

Usai menerima piala Gubernur Ridho mengatakan bersyukur karena nominasi yang dihadapi lebih kuat dari Lampung.

"Dari sisi anggaran jelas kita kalah dengan Jawa Barat dan Jawa Tengah.  Namun Pemprov Lampung menganggarkannya dalam APBD dan status hukumnya kita berikan. Anggarannya tak sebesar Jawa Barat, tapi status hukum itu yang dinilai KPI Pusat," kata Gubernur Ridho.

Anugerah KPI merupakan ajang tahunan dalam mengapresiasi karya lembaga penyiaran dalam program siaran berkualitas. Lewat ajang ini, KPI ingin memacu persaingan sehat antar lembaga penyiaran. (rls/jn)

Sumber: Humas Provinsi Lampung

SUKADANA -- Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar Festival Napak Tilas Purbakala (FNTP) sebagai upaya mempromosikan taman purbakala Pugung Raharjo sebagai salah satu destinasi wisata. Pergelaran itu juga merupakan salah satu rangkaian dari even kalender wisata 2017 di taman purbakala Sekampung Udik, Sabtu (28/10/2017).

Dalam kegiatan FNTP 2017 sendiri meliputi beberapa kegiatan seperti napak tilas/hiking, pagelaran tari kolosal, lomba mewarnai, lomba fotografi, dan ikrar Sumpah Pemuda serta pelepasan balon merah putih.

Berdasarkan penilaian para peneliti situs, taman purbakala Pugung Raharjo merupakan peninggalan masa Megalitikum atau 2.500 sebelum masehi. Situs Pugung Raharjo tergolong sangat unik. Situs ini juga merupakan bukti tingginya kebudayaan dan teknologi yang dimiliki oleh para leluhur pada masa lampau.

Menurut Kepala Bagian Humas Sekretariat Kabupaten Lampung Timur, digelarnya FNTP bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda, dimaksudkan untuk menarik minat generasi muda agar kembali mencintai keagungan warisan budaya leluhur.

“Festival ini diharapkan dapat menjadi media dan ruang ekspresi bagi generasi muda dan sebagai media aktualisasi potensi diri, sekaligus sarana promosi mengenalkan warisan budaya daerah, khususnya taman purbakala Pugung Raharjo," jelas Kabag Humas.

Pada kegiatan napak tilas yang diikuti oleh berbagai peserta dari unsur sekolah, komunitas, pramuka tersebut, Kadis Pendidikan, mengatakan, FNTP  merupakan festival yang pertama diadakan di Provinsi Lampung,  diharapkan mampu meningkatkan sektor kepariwisataan.

“Dengan adanya festival ini saya berharap dapat meningkatkan sektor kepariwisataan yang ada di Kabupaten Lampung Timur, yang juga selaras dengan program kepariwisataan Provinsi Lampung," ungkap Sulfakar.

Hadir pada acara itu, Kepala Bappeda Puji Riyanto mewakili Bupati Lampung Timur, Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Sulfakar, Pabung 0411/LT, Mayor Joko Subroto, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Forkopimda dan Forkopimcam Sekampung Udik. (apri)

Sukadana -- Malam acara Festival Napak Tilas Purbakala (FNTP), Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim ikut memeriahkan dengan melantunkan lagu lawas milik maestro musik Indonesia Iwan Fals. Satu panggung bersama Melanie Subono, Nunik demikian panggilan akrabnya menyanyikan lagu berjudul Bongkar, panggung pun di buat bergetar, bergoyang sehingga menambah semarak, Jum'at malam (27/10).

Berbagai lapisan masyarakat terutama kaum remaja yang datang dari segala penjuru Kabupaten paling timur Lampung, ikut larut dalam kebahagiaan, menyaksikan Bupati mereka begitu ceria dan kaum muda pun bergejolak bergembira ria.

Kegiatan itu di gelar dalam rangka Napak tilas Purbakala Seminar Daerah "Human Right Youth Camp" (wujudkan generasi muda Lampung Timur sadar HAM). (apri)



JAKARTA -- Pemerintah pada 2017 ini akan memberikan gelar pahlawan nasional kepada tiga tokoh, salah satunya adalah Laksamana Mahalayati, kata Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang juga Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu.

"Presiden tidak mau pahlawan itu diobral-obral seperti dulu makanya (tahun) kemarin hanya 1 (yang diberi gelar pahlawan) lalu kami katakan (tahun ini) jangan satu lagi lah pak, ya sudah, bisa tiga yang diputuskan," kata Ryamizard di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (26/10).

Pada 2016, Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh Nahdlatul Ulama Alm K.H.R. As'ad Syamsul Arifin.

Menurut Ryamizard, salah satu tokoh yang akan diberikan gelar pahlawan nasional adalah Laksamana Malahayati, salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. "Termasuk Mahalayati kan sudah lama itu ya dari 1500-an sekian," tambah Ryamizard.

Pahlawan dari daerah lain berasal dari Nusa Tenggara Barat dan Riau. "(Ada juga) dari NTB, ada dari Riau ya (daerah) yang jauh-jauh lah, tapi saya lupa," katanya.

Berdasarkan penelusuran, tokoh dari NTB yang akan diberikan gelar pahlawan adalah Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madji,  seorang ulama kharismatik dari Pulau Lombok sekaligus pendiri Nahdlatul Wathan, organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di provinsi tersebut.

Tuan Guru KH M Zainuddin Abdul Madji juga adalah kakek dari Gubernur NTB saat ini TGH. Muhammad Zainul Majdi. Sementara dari Riau ada Sultan Mahmud Riayat Syah yang gigih berperang melawan Belanda.

Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Jimly Asshiddiqie juga menyatakan bahwa pemberian gelar akan dilakukan pada 9 November dalam rangka Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.

Menurut Jimly, Dewan Gelar menerima usulan dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di Kementerian Sosial yang mendapatkan usulan dari TP2GD dari daerah.

"Tahun ini, dari 9 yang diusulkan sudah dirapatkan pada prinsipnya kita adalah bangsa yang paling banyak pahlawannya, jadi paling longgar tapi tidak dibatasi juga, yang jelas pahlawan nasional bagian dari kesadaran nasional yang harus dipelihara dan saatnya membangkitkan kesadaran generasi penerus mengenai pahlawan dalam sejarah," ungkap Jimly.

Jimly mengaku ada dua nama mantan presiden yang diusulkan dalam 9 nama itu.

"Dua-duanya (nama presiden) diusulkan setiap tahun, tapi ada yang abad ke-17, abad ke-18 kalau yang masih baru memang bias menilainya," tambah Jimly. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Provinsi Lampung akan segera memiliki sekolah menengah kejuruan (SMK) bidang teknologi industri perkebunan dan pertanian.

"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membangun SMK itu dengan kurikulum 70 persen di industri dan 30 persen di sekolah," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Kamis (26/10).

Menurut Mendikbud, capaian Lampung cukup menonjol di bidang pendidikan dasar dan menengah termasuk SMK. Oleh karena itu, lanjutnya, SMK industri banyak dibangun di Lampung. Progresnya pada tahap persiapan, dana dialokasikan tahun 2017 dan dilanjutkan tahun berikutnya. 

Ia menjelaskan skema pendanaan pembangunannya multi tahun karena tidak mungkin diselesaikan satu tahun anggaran, dan diharapkan segera terealisasi.

Menurut Mendikbud, Lampung merupakan daerah yang sangat makmur dan cocok untuk pengembangan pariwisata dan pertanian. 

Muhadjir mengapreasiasi program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang dilaksanakan Gubernur M Ridho Ficardo untuk meningkatkan pembangunan pendidikan sekaligus mutu pendidikan di Lampung. 

"Program Bosda merupakan program luar biasa untuk meningkatkan mutu pendidikan," kata Muhadjir.

Pelaksanaan Olimpiade Ahmad Dahlan di Lampung, menurut Irjen Kemendikbud Daryanto, bakal membawa dampak yang luar biasa kepada sektor riil. 

"Jika dikalkulasi nilainya hampir mencapai Rp64 miliar. Lampung sebagai pintu masuk Sumatera memiliki banyak potensi wisata yang banyak. Saya yakin ajang nasional olimpiade yang diikuti 29 provinsi ini mampu memberikan efek nyata bagi Lampung," katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono mengatakan ajang olimpiade itu berperan penting dan strategis meningkatkan kompetensi siswa. 

"Ajang ini juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur kemampuan siswa sekolah Muhammmadiyah untuk bersaing dengan siswa lain di seluruh Indonesia. Olimpiade ini terbukti memberi efek positif dalam membina kemampuan siswa," kata Sutono.

Lampung merupakan provinsi pertama di luar Pulau Jawa yang dipercaya menggelar perlombaan itu. 

Menurut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Marzuki Noor, dengan jumlah peserta sekitar 3.500 dari Sabang hingga Marauke, olimpiade itu dapat ikut mencerdaskan bangsa. (*/an)


BANDAR LAMPUNG, JNNews -- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) siap menjadi tuan rumah kegiatan Deklarasi Antiradikalisme oleh perguruan tinggi se Provinsi Lampung yang direncanakan akan berlangsung di lapangan Rektorat UIN RIL. Acara di mulai pukul 07.00 WIB, pukul 09.00 WIB, pada hari Sabtu 28 Oktober 2017.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. Moh. Mukri, M.Ag kepada sejumlah pimpinan perguruan tinggi se Lampung yang berkunjung ke ruang kerjanya, Senin (9/10).

Selain lokasi kegiatan, Rektor UIN juga diminta oleh Ketua Organizing Committee (OC) Marsat Jaya dan sejumlah pimpinan perguruan tinggi tersebut untuk menjadi ketua tim pengarah (Steering Committee) dalam Kegiatan ini.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari deklarasi antiradikalisme oleh ribuan perguruan tinggi se Indonesia pada 26 September 2017 lalu di Bali. Yang dihadiri beberapa Rektor Universitas yang ada di Lampung yang tergabung dalam Steering Committee (SC) Laksamana Bangsawan, STIMIK Surya Intan, Kotabumi dan Achmad Mulyono, Universitas Tulang Bawang Bandar Lampung.

Sebagai tindak lanjut, perguruan tinggi se Lampung juga siap deklarasi hal serupa. Selain itu, perguruan tinggi se Lampung akan berkomitmen mengawal isi deklarasi tersebut. Serta berusaha semaksimal menyukseskan acara tersebut.

Dalam kesempatan itu Ketua Organizing Committee (OC) Marsat Jaya mengatakan, seluruh Perguruan tinggi yang memilih setia pada Pancasila, setia pada NKRI, menjunjung Kebhinekaan, Melawan Radikalisme dan Menghargai Toleransi akan bergerak serentak di hari, tanggal dan jam yang sama dari Sabang sampai Merauke dalam Kuliah Akbar Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi tersebut.

Pada 28 Oktober sejarah akan mencatat mana yang setia dan bergerak, mana yang ragu ragu berpihak dan  akan terlihat jelas Perguruan Tinggi  Mana yang Menolak Radikalisme dan yang Memberi Tempat bagi Radikalisme.

Menurut Prof. Mukri, perguruan tinggi memang harus memiliki sikap terhadap pihak-pihak yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ingin merubah Dasar Negara. “Bagi kami (UIN) perdebatan soal itu (RADIKALISME ) sudah selesai. Mari kita bangun bersama bangsa ini,” pungkas anggota dewan pendidikan Provinsi Lampung ini.

Selain deklarasi, kegiatan juga akan diisi oleh kuliah umum dan kuliah umum ini direncanakan akan disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Gubernur Lampung dan sejumlah Menteri yang akan hadir dalam Acara tersebut.

Acara tersebut akan dihadiri seluruh Pimpinan, Dosen, dan Karyawan Perguruan Tinggi se Lampung, serta seluruh Mahasiswa UIN dan Mahasiswa Perguruan Tinggi se Provinsi Lampung. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Provinsi Lampung menjadi tuan rumah Olimpiade/Olympic Ahmad Dahlan yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Tanah Air, di Bandar Lampung, 26-29 Oktober 2017. 

"OlympicAD V 2017 bertema `Berkemajuan, sinergi, dan berprestasi` itu diikuti ribuan peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan pimpinan perguruan Muhammadiyah se-Indonesia," kata Inspektur Jenderal Kemendikbud Daryanto di Bandar Lampung, Kamis (26/10).

Menurutnya, perhelatan OlympicAD ini memperlombakan berbagai bidang akademik dan nonakademik yang merupakan ciri khas Muhammadiyah. Hal tersebut, lanjutnya, bagian Gerakan Muhammadiyah membangun bangsa.

Selain mempertandingkan ilmu bidang keagamaan, OlimpicAD menjadi ajang memfasilitasi prestasi dan mengukur kemampuan siswa Muhammadiyah se-Indonesia di bidang sains, teknologi, dan bidang keilmuan. 

Ajang ini mempertandingkan 21 cabang perlombaan, di antaranya, matematika, IPA, fisika dan biologi, robotika, lomba Bahasa Inggris dan Arab, tilawah, musabaqoh, dan hafiz Quran. Selain itu, pembuatan film indie, karya tulis, dan penelitian tindakan kelas para guru, hingga olahraga beladiri Tapak Suci. 

Sebelumnya guru hanya pendamping, namun di Lampung digelar olimpiade robotika yang melibatkan guru sebagai peserta.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono mengatakan kegiatan ini meningkatkan kompetensi siswa di bidang pendidikan. Pihaknya mengajak seluruh peserta berbagai pengalaman dan ilmu dengan peserta lain. 

"Saya yakin banyak pengalaman dan ilmu yang bisa dibagikan untuk kemajuan bersama, terutama Lampung," katanya. (*/an)


SUKADANA, JNNews -- Diselingi dengan sebuah tembang lagu berjudul Tanah Lado yang dibawakan langsung oleh Bupati Lampung Timur, Chusnunia, dalam acara pisah sambut antara Hartawi selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Timur Lama dengan Akhmad Syahrir Harahap selaku Kajari Lampung Timur yang baru berlangsung khitmad dan penuh haru, Kamis malam (26/10).

Dalam kata sambutannya Chusnunia menekankan akan arti pentingnya kekompakkan dan saling melengkapi dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Kita butuh kekompakkan dalam kebersamaan untuk bahu membahu membangun Lampung Timur, karena dengan situasi yang kompak dan saling melengkapi seperti itu bisa semakin maksimal,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh bupati perempuan pertama di Provinsi Lampung itu bahwa, “Insya Allah saat ini kerangka besar Lampung Timur dalam keadaan sehat wal a’fiat, baik itu hubungan dengan antara elemen satu sama lain termasuk juga proses pengelolaan pembangunan,” kata bupati.

Pada kesempatan itu Chusnunia selain memberikan ucapan terima kasih dan selamat jalan kepada Hartawi yang telah memberikan sumbangsih pengabdian di Lampung Timur dan akan segera menjalankan tugas baru sebagai Kajari Maluku Utara, juga memberikan ucapan selamat datang kepada Akhmad Syahrir Harahap dari Nusa Tenggara Timur selaku Kajari Lampung Timur yang baru untuk dapat bekerjasama membangun Lampung Timur.

“Untuk itu kami senantiasa dengan tangan terbuka menunggu kebersamaan untuk kita bersama sama jalankan roda pembangunan, kita sama sama memiliki kontrak dengan masyarakat Lampung Timur untuk memberikan yang terbaik,” pinta orang nomor satu di Lampung Timur tersebut.


Hadir pada acara yang dilaksanakan di Bukit Randu Resto Bandar Lampung tersebut Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari beserta Sekretaris Daerah Lampung Timur, Syahrudin Putera, Kapolres Lampung Timur, AKBP. Yudi Chandra Erlianto, Kepala Pengadilan Negeri Lampung Timur, Achmad Irfir Rochman, Pabung 0411/LT, Mayor. Joko Subroto dan seluruh Jajaran Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur dan Kejaksaan Negeri Lampung Timur. (apri)
Diberdayakan oleh Blogger.