Halloween party ideas 2015


LIWA -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), akan melakukan rekayasa lalulintas menuju Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU).

Hal tersebut sebagai salah satu upaya dalam rangka penataan kota Liwa, sekaligus menghidupkan kembali jalur II menuju komplek perumahan dinas atas, serta meminimalisasi gangguan lalulintas akibat kendaraan pengunjung taman kota hamtebiu, mengingat diyakini taman kota tersebut akan menjadi destinasi wisata yang akan semakin ramai dikunjungi masyarakat.

Kepala Dishub Lambar, Gunawan Rasyid mengatakan, rekayasa lalulintas tersebut saat ini terus dipersiapkan dan mengingat suksesnya rekayasa lalulintas tidak hanya bisa dilakukan oleh Dishub setempat, maka pihaknya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,  mulai dari pihak kepolisian hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Iya, memang ada rencana rekayasa lalulintas,  jadi kedepannya untuk menuju RSUDAU akan melalui jalur II Hotel Permata, perumahan wakil bupati, atau melalui jalan yang ada di samping kanan taman kota hamtebiu," ungkap Gunawan.

Melalui jalur tersebut secara otomatis pintu gerbang yang ada di samping taman kota hamtebiu saat ini tidak lagi difungsikan sebagai pintu masuk  menuju RSUDAU. Namun, itu tentunya akan dilakukan pembahasan lebih lanjut apakah nantinya akan diberlakukan untuk urgency  atau akan ditutup secara total.

"Rencana tersebut sudah pernah kami lakukan pembahasan dengan pihak terkait, dan responnya positif. Tinggal lagi sekarang bagaimana melakukan pembenahan, khususnya infrastruktur jalan apakah memungkinkan dilakukan pelebaran atau hanya bisa dilakukan perbaikan, kemudian masalah penerangan di jakur II tersebut juga perlu menjadi perhatian,  sehingga masyarakat yang hendak berkunjung ke RSUDAU bisa lebih nyaman," kata dia.

Terusnya, untuk jalan menuju gerbang RSUDAU kedepannya akan dimanfaatkan untuk menjadi area parkir pengunjung taman kota hamtebiu, mengingat sangat tidak memungkinkan untuk menjadikan pinggiran ruas jalan radin intan sebagai tempat parkir kendaraan.

Lebih lanjut dikatakan Gunawan, sebenarnya pihaknya telah mengawali upaya rekayasa lalulintas dengan memindahkan rambu-rambu lalulintas tidak lagi via hamtebiu. Namun mulai diarahkan melalui jalur II perumahan dinas atas yang sebenarnya itu yang merupakan pintu masuk menuju RSUDAU yang sebenarnya.


"Dan hasil rapat terakhir, nantinya rumah sakit, memasang nomenklatur di depan, termasuk di depan harus ada post satpam. Begitu juga jika memang tidak memungkinkan untuk ditutup secara total pintu gerbang yang ada sekarang ini harus ditunggu satpam. Tetapi itu semua belum bisa diterapkan dalam waktu dekat karena perlu ada persiapan, namun itu harus segera diterapkan minimal mulai bulan depan," pungkasnya.  (*)



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.