Halloween party ideas 2015

BLAMBANGAN UMPU --  Penyanyi serba bisa Nassar menjadi magnet yang sangat kuat bagi penggemarnya. Ini yang diungkapkan Shella (23) salah satu peserta jalan sehat bersama Arinal Djunaidi di Lapangan Sriwijaya,  Baradatu,  Kabupaten Waykanan,  Minggu (31/12).

Shella dan sejumlah temannya sudah menunggu sejak pagi buta hanya untuk berjumpa dengan Nassar. " Demi idola saya dan kawan-kawan sudah sejak pagi buta di sini,  " kata Shella diamini rekannya.

Kecintaan Shella terhadao Nassar dikarenakan sosok mantan suami Musdalifah itu pintar berinteraksi dengan penonton di mana pun Nassar berada. Melihat Nassar secara langsung kata Shella ibarat mimpi yang jadi kenyataan.

" Gak nyangka aja Nassar bakal ke kampung kami,  itu yang membuat saya dan kawan lainnya rela sampai kepanasan demi melihat Nassar, " katanya.

Jika memang diperbolehkan,  lanjut Shella,  dirinya ingin sekali berfoto bersama Nassar. " Aduuh pengen banget,  mau dong foto sama Nassar, " ujar Shella sambil mengepalkan tangan menunjukkan rasa gemasnya. (*)

BLAMBANGAN UMPU -- Lirik Lagu Tanah Lado yang menceritakan kemakmuran Bumi Lampung sebagai salah satu provinsi kaya akan potensi hasil bumi di Indonesia nampaknya membuat Cawagub Lampung Periode 2019-2024 Chusnunia Chalim meneteskan air mata.

Sambil bernyanyi, Mbak Nuni sapaan akrab Bupati Lampung Timur itupun menangis seraya meneteskan air mata.

Usai menyayikan lagu Tanah Lado, wanita berparas manis itupun mengatakan masyarakat Lampung harus bangkit dari keterpurukan ekonomi.

Mbak Nunik yang juga Wasekjen DPP PKB Pusat mengatakan, lagu Tanah Kado yang di populerkan Mantan Bupati Lampung Tengah Andi Ahmad mengandung makna dan arti yang besar akan kemakmuran bumi Lampung.

Selanjutnya ia meminta kepada masyarakat Lampung untuk bersama-sama bergandengan tangan membangun Lampung agar lebih baik dari saat ini.

Cawagub Lampung Chusnunia Chalim menegaskan ia berjanji kelak jika terpilih menjadi Wakil Gubernur Lampung dirinya bersama Arinal Djunaidi akan memakmurkan Lampung. (*)

BLAMBANGAN UMPU -- Program pertanian, perbaikan jalan, perkebunan, penguatan ekonomi kerakyatan dan beberapa program lainnya yang disampaikan Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi nampaknya membuat warga Way Kanan memberikan respon positif.

Seperti yang disampaikan Kiki, warga Baradatu Kabupaten Waykanan. Wanita berparas cantik ini mengatakan program yang disampaikan Cagub Arinal Djunaidi dinilai sangat tepat dan dibutuhkan masyarakat.

Kiki menambahkan, program yang di sampaikan sangat realistis dan tidak terkesan mengada-ada. Selain itu iya juga mengatakan bahwa saat ini masyarakat Lampung butuh perubahan bukannya berhayal.

" Program Pak Arinal realistis, Pak Arinal Mantap," tegas Kiki, Minggu (31/12/2017). (*)

BLAMBANGAN UMPU -- Bakal calon Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi ternyata sangat dikenal dan familiar di mata warga Kabupaten Waykanan. Meski baru berkiprah di dunia politik, namun putra asli Waykanan ini cukup dikenal warga setempat.

Seperti yang diungkapkan Sulistio (28) yang mengatakan Arinal Djunaidi adalah sosok yang sudah sangat dia kenal. Kiprah Arinal saat menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menjadikan suami dari Rianasari itu dipastikan sangat berpengalaman dalam hal birokrasi dan pemerintahan.

" Bekal pengalaman pak Arinal sebagai pejabat di beberapa daerah mulai dari Metro sampai Kadis Kehutanan dan terakhir sebagai Sekda Provinsi Lampung adalah modal bagi beliau untuk memimpin Lampung nantinya," kata Sulistio kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya (JAYA) di Lapangan Sriwijaya Baradatu, Minggu (31/12).

Ditambahkan Sulistio, jejak rekam Arinal tersebut akan menjadi modal utama bagi Arinal jika terpilih menjadi Gubernur Lampung ke depannya.

" Saya sempat dengar beberapa program pak Arinal sebagaimana yang disampaikan pembawa acara tadi, artinya sejumlah program yang sudah menjadi prioritas pak Arinal jelas merupakan bekal yang sudah dilakukan sebelumnya," kata dia.

Dirinya berpesan jika Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, tidak melupakan terhadap apa yang sudah diucapkan.

" Karena janji adalah hutang, maka jika terpilih yang sudah seharusnya dilaksanakan, itu baru tipikal pemimpin yang memikirkan rakyat," tandasnya.(*)

BLAMBANGAN UMPU -- Mursal (63) teman sekolah Bakal Calon Gubernur (Balongub) Lampung periode 2019-2024 Arinal Djunaidi Arinal menitip 'pesan' pada Arinal jika kelak dipercaya rakyat menjadi Gubernur Lampung.

Warga Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, kabupaten Way Kanan mengaku, banyak pemimpin yang kerap mengobral janji politik, namun setelah itu lupa akan janjinya.

"Pesan saya agar Pak Arinal konsisten akan janji-janji pada rakyat saat bersosialisasi serta menjadi pemimpin yang amanah," ucap Mursal yang mengaku teman Arinal saat di Sekolah Pertanian Menengah Atas (SMPA), Sabtu (30/12/2017) malam.

Ia berujar, kondisi jalan milik provinsi di Way Kanan kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah, namun jalan milik Pemkab Way Kanan cukup baik kualitasnya, untuk itu Mursal berharap jika Arinal menjadi Gubernur Lampung kelak, agar bisa memperhatikan infrastuktur milik provinsi agar perekonomian menjadi berjalan lancar.

Terlebih kata dia, di Way Kanan sebagian besar masyarakatnya bermata pencarian petani yang mengangkut hasil bumi ke kabupaten lain.

"Kondisi jalan provinsi khususnya di Way Kanan baiknya menjadi perhatian yang serius bagi Pak Arinal," ucapnya. (*)

BLAMBANGAN UMPU -- Arinal Djunaidi-Chusnuia Chalim, sapa warga Way Kanan,  saat melepas jalan sehat berhadiah di Lapangan Sriwijaya,  Baradatu,  Minggu (31/12). Acara Jalan Sehat berhadiah, di hibur Nassar KDI.

"Tabikpun,  saya datang untuk bertemu warga Way Kanan, yang akan jaya dengan Arinal dan Nunik," kata Arinal, disambut tepuk tangan ribuan warga.

Arinal mengatakan dirinya adalah berasal dari Tiuh Negara Batin,  yang sekolah hingga kelas 5 SD dengan, sekolah jalan kaki setiap hari. "Lampung harus bangkit dan terpandang di Nasional. Dan Way Kanan termasuk di dalamnya," kata Arinal

"Saya anak petani,  sekolah pertanian,  kerja di pertanian,  pasti petani Way Kanan lebih baik," katanya di dampingi Chusnunia Chalim, dan Ny Riana Arinal, pengurus PKB dan Fungsional Golkar Way Kanan.

Arinal mentargetkan jangan sampau lebih dari dua tahun bahwa untuk pertanian, Perkebunan, Karet,  Sawit,  dan lain lain, adalah terpenuhinya kebutuhan bibit dan pupuk. "Program penyediaan benih dan pupuk target saya hanya dalam 2 tahun harus terpenuhi," katanya.

Arinal mengatakan dia memilih Nunik sebagai pasangan maju Pilgub adalah dalam rangka meberdayakan potensi perempuan dengan peningkatan indistri rumah tangga. "Saya datang untuk meyakinkan tentang amanah untuk melakukan perubahan pada rakyat.  Jika tidak kami bisa zolim.  Ayo bangkit untuk maju dan kerja keras untuk Lampung," katanya.

Juga akab ada program,  seminggu tiga kali pengajian, dengn memberdayakan guru ngaji,  pengurus Masjid. "Lampung 60 persen perempuan,  maka pilihan Mba Nunik,  untuk memperdayakan perempuan,  agar lebih baik," kata Arinal. (*)

BLAMBANGAN UMPU --  Harga tanaman sawit yang cenderung rendah belum memenuhi harapan kesejahteraan di tingkat petani di Kabupaten Waykanan. Bertahan di harga 1200 per kilo, petani berharap ada kenaikan harga dengan bantuan pemerintah.

Bakri (25) warga Baradatu mengatakan, kondisi harga pada tanaman karet miliknya tidak bisa diharapkan jika melihat harga saat ini. Menurutnya, harus ada solusi dan campur tangan unsur terkait agar bisa mendongkrak harga sawit sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan hidup para petani sawit.

" Harga sawit saat ini hanya Rp 1200 per kilo dan sama sekali tidak sesuai dengan kondisi saat ini, Harga dan apapun saat ini mahal dan kami merasakan kondisi hidup yang sangat serba terbatas," kata Bakri kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya (JAYA), di lapangan Sriwijaya Kampung Baradatu, Kabupaten Waykanan, Minggu (31/12).

Dirinya berharap kepada calon Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi bisa membantu dan memperhatikan kondisi yang dialami para petani sawit. Terlebih jika Arinal menjadi Gubernur Lampung wajib hukumnya untuk memperbaiki harga tanaman sawit.

" Jika pak Arinal terpilih saya minta bantu kami, rangkul kami agar hidup kami bisa lebih baik," tandasnya. (*)

BLAMBANGAN UMPU -- Potensi perkebunan kareta di Kabupaten Way Kanan merupakan salah satu sektor yang potensial untuk dikembangkan, areal perkebunan Kabupaten Way Kanan mencakup areal seluas 145.989,30 Ha dengan jumlah produksi hasil perkebunan ratusan ribu ton setiap tahun, terdiri dari kebun negara dan swasta, serta kebun masyarakat.

"Jadi cocok sebenarnya jika yang memimpin Lampung kedepan itu orang yang memahami perkebunan,  pertanian,  ditambah mantan birokrat, " kata Burhan,  kepada Tim Media Berjaya,  di lojasi jalan sehat Arinal,  dilapangan Sriwijaya,  Minggu (31/12)

Menuruh Burhan, Tanaman perkebunan yang berada di Kabupaten Way Kanan antara lain karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, kopi, lada, kakao, dan cengkeh. "Jenis tanaman perkebunan yang sangat potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Way Kanan selama ini ya Karet, kelapa sawit, kakao dan kopi," katanya.

Untuk sentra pengembangan perkebunan karet di Kabupaten Way Kanan ada diwilayah kecamatan Blambangan Umpu, Negeri Agung, Way Tuba, Pakuon Ratu, Negeri Besar, dan Negara Batin. (*)

BLAMBANGAN UMPU -- Suksesi perhelatan jalan sehat yang di gelar di lapangan Sriwijaya Baradatu Kabupaten Waykanan, nampaknya menjadi salah satu prioritas dari Jaya Event Organizer (EO) agar jalan sehat yang di gelar Cagub dan Cawagub Lampung Arinal - Nunik berjalan lancar.

Ketua Tim Jaya Himawan Imron menegaskan, perhelatan jalan sehat yang di gelar di Lapangan Sriwijaya Baradatu sama seperti yang di gelar di kabupaten kota lainnya.

Politisi Golkar yang juga anggota DPRD Lampung ini mengatakan, setiap perhelatan jalan sehat Jaya Event Organizer selalu bekerja maksimal dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lampung salah satunya masyarakat Kabupaten Way Kanan.

" Kami selalu memberikan yang terbaik dan berusaha bekerja maksimal, dengan harapan kegiatan jalan sehat dapat berjalan lancar danasyarakag mengenal sosok Cagub dan Cawagub Periode 2019-2024 Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim". Tegas Ketua Tim Jaya Himawan Imron Sabtu ( 30/12/2017).

Untuk memberikan yang terbaik Jaya EO selalu melakukan beberapa persiapan seperti, mengurus izin kegiatan, pembersihan lapangan, pemasangan baliho Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim, spanduk dan pemberitahuan yang dilakukan keliling kampung dan jalan protokol.

Tidak hanya itu untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat, setiap jalan sehat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim, Jaya EO membagikan kupon undian yang di sebar gratis melalui posko - posko kupon yang tersebar di beberapa titik lokasi acara.

Ketua Tim Jaya Himawan Imron juga menambahkan, setiap kegiatan jalan sehat Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim, jaya EO juga selalu memberikan beragam hadiah menarik diantaranya, sepeda motor, TV LED, rice cooker, sepeda gunung, dan hadiah lainnya. (*)

BLAMBANGAN UMPU -- Masyarakat suku Way Kanan secara mayoritas adalah pemeluk agama Islam yang taat. Beberapa adat-istiadat terlihat banyak mengandung unsur Islami. Saat ini di wilayah pemukiman suku Way kanan ini, telah dipenuhi oleh para pendatang transmigran, terutama yang berasal dari pulau Jawa. Selain itu juga terdapat pendatang lain yang berasal dari berbagai daerah di Sumatra, seperti Minang, Palembang, Bali,  Batak dan suku lainnya.

Untuk itu,  jika Arinal-Nunik,  menjadi pemimpin Lampung,  adalah harus mampu menjaga kearifan lokal Way Kanan,  dan terus memajukan kehidupan adata budaya masyarakat,  yang sejahtera. 

"Kebudayaan asli dan pendatang sudah berkolaburasi dengan baik,  saling menghormati,  dan ini harus terua dilesatarikan, tapi tidak mematikan kemajuan jaman, " kata Ita (40),  warga Kasui,  di Pasar Baradatu, didampingi rekannya Yudi,  Rika,  dan Maya.

Kini,  kata Ita, seiring perkembangan jaman Kabupaten Way Kanan memiliki beberapa kecamatan baik kecamatan baru dan kecamatan lama, dan memiliki potensi alam,  juga wisata di beberapa kecamatannya seperti Kecamatan Banjit, Kasui, dan Baradatu sendiri.

"Ditempat saya,  Kecamatan Kasui memiliki beberapa obyek wisata yang masih alami sebut saja Curup Gangsa yang merupakan air terjun yang berasal dari beberapa sumber mata air yang berhimpun menjadi satu dan mengahasilkan air terjun yang begitu indah," kata Ita,  yang ternyata juga lama bermukim di Bandarlampung.

Rika (38), Warga Banjit,  menambahkan,  selain potensi wisata Kasui pula memiliki potensi ekonomi yang hampir 80%  diperoleh dari hasil alam seperti karet, kopi, padi, serta lada, yang turut menyumbang Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Way Kanan. "Ya selain dari sektor pertanian, Kasui juga memiliki sumber pendapatan lain yaitu transportasi, yang turut berperan penting memajukan perkonomian yang ada di Kecamatan Kasui, ditambah wisata.  Hanya saja belum di eksplorasi maksimal,  masih sederhana, " katanya.

Kecamatan Banjit, kata Rika, memiliki potensi wisata yang sangat indah dan potensi ekonomi yang cukup baik. Ada Air Terjun Putri Malu yang terkenal hingga mancanegara yang memliki keindahan yang begitu menawan dan memikat. Selain Air Terjun Putri Malu masih banyak wisata-wisata yang lain seperti tempat Pemandian Air Panas, Bendungan Air Besay, Pemandian Air Umpu, "Namun sayang akses ke berbagai wisata di Kecamatan Banjit masih sangat sulit," katanya.

Sedangkan basis ekonomi sektor pertanian yang ada di Kecamatan Banjit yaitu seperti kopi, padi, lada  kakao, pisang dan sayur-sayuran. Dan di Banjit yang paling menonjol setiap tahunnya yaitu kopi. Rata rata hasil panen kopi dari petani kopi 2 sampai 4 ton per 1500 hektar lahan setiap tahun nya. (*)


BLAMBANGAN UMPU -- Penghujung tahun 2017 menjadi momentum penting bagi Ketua DPD Golkar Lampung Arinal Djunaidi.

Jalan sehat yang rutin digelar setiap pekan di berbagai daerah di Lampung, pada Ahad (31/12/17) besok pagi, diadakan di Lapangan Sriwijaya, Baradatu, Kabupaten Waykanan.

Dipilihnya Waykanan untuk tempat kegiatan jalan sehat pada akhir tahun, menurut Ketua Jaringan Arinal Berkarya (JAYA), Himawan Imron, bukan tanpa alasan. Tetapi memang sudah direncanakan jauh hari.

"Pak Arinal Djunaidi kan tokoh asal Waykanan. Momen kegiatan ini sekaligus dijadikan kesempatan oleh beliau memohon doa restu dengan keluarga besarnya dan masyarakat di tanah kelahirannya." katanya, Sabtu (30/12/17).

Menurut dia, Arnal Djunaidi akan datang ke Waykanan bersama bakal calon wakil gubernurnya, Chununia Chalim atau Nunik. 

"Pak Arinal dan Bu Nunik akan berkunjung ke Waykanan dengan menggelar hiburan rakyat sambil berolah raga jalan sehat," katanya. 

JAYA merupakan relawan Arinal Djunaidi yang selama ini mensosialisasikan putra kelahiran Waykanan itu sebagai tokoh diharapkan mampu merubah Lampung lebih bermartabat. (*)


BLAMBANGAN UMPU -- Dari Pesisir Barat,  Bakal Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim kembali akan menggelar jalan sehat berhadiah di Kabupaten Way Kanan.  Lokasi di pusatkan di Kecamatan Baradatu,  Lapangan Sriwijaya,  Tiuh Balak,  Minggu 31 Desember 2017 sekitar pukul 6.00. 

Jalan sehat berhadiah satu paket umroh untuk dua orang,  empat unit motor matic,  10 sepeda gunung,  20 racekukers,  8 unit hp android,  15 tv led,  15 uang tunai masing masing 500, dan uang Rp1 juta untuk 20 orang, juga dihibur artis KDI Nassar,  Duo Intan,  dan Tata Aghata.

Ketua Jaringan Arinal Berkarya (JAYA), H. Himawan Ali Imron, mengatakan sesuai jadwal, setelah di Pesisir Barat,  Arinal Djunaidi dan mba Nunij,  akan mengunjungi Way Kanan,  dengan acara jalan sehat, bertabur hadiah,  bersama Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim. “Jalan sehat yang akan digelar Minggu (31/12), dipusatkan di Lapangan Sriwijaya,  Kecamatan Baradatu, akan dimeriahkan oleh artis ibukota Nassar,  dan artis Pantura Duo Intan,  dan penyayi lokal Tata Aghata, di iringi Intan Musik," kata Imron.

Imron melanjutkan, acara jalan sehat ini dikemas untuk sekaligus bisa bertemu, mengenal sosok Balongub Lampung Ir. Arinal Djunaidi dan Nunik,  yang telah mendapat dukungan dari sejumlah parpol pengusung dalam Pilgub 2018, juga mengajak masyarakat berolahraga bersama keluarga sambil mendapatkan hadiah menarik.

“Bagi masyarakat Way Kanan,, Baradatu,  dan sekitarnya, ayo datang dan meriahkan jalan sehat bertabur hadiah yang digelar oleh calon Gubernur Lampung Arinal-Nunik. Jangan lupa datang besok,  kupon undian bisa didapat diloaksi lapangan,  atau posko posko yang tunjuk panitia, " katanya. 

Sementara,  di Lapangan Sriwijaya,  panitia juga terua melakukan persiapan. Lokasi panggung,  tarub,  pembagian kupon,  dan segala hal terkait persiapan jalan sehat.  "Persiapan nyaris rampung,  tinggal finiahing,  mudah mudahan lancar,  demi masyarakat Way Kanan, dan untuk masyarakat, " katanya.  (*)

Sukadana, journalnusantara.co.id -- Tahun politik 2018-2019 mendatang, kepala desa bak selebritis,  terima tamu dan sikapi dengan baik dan layani dengan baik, yang penting tahu aturan nya yang mana yang boleh atau tidak. kata bupati Lampung Timur Chusnunia saat pelantikan 112 kepala desa dipusiban, Jum'at (29/12).

Chusnunia mengatakan kepada kepala desa  bahwa sama sama memiliki cita cita membangun Lampung Timur lebih baik, maka dari itu harus dapat memilah dan memilih seperti apa yang harus dilakukan dan seperti apa keinginan warganya.

"Jaga situasi ditahun politik nanti didesa masing masing, dan untuk selanjutnya, kita bicarakan nanti," kata Nunik dalam pidatonya.

Selain itu, bupati mengutarakan terkait kinerja seorang pemimpin, berhasil memimpin sudah pasti banyak pula yang tidak suka, dan hal tersebut sah sah saja, namun kita sadar diri bahwa tidak ada manusia yang sempurna, yang terpenting lakukan yang benar dan terbaik untuk rakyat.

"Ibarat warna putih, ada titik warna lain diwarna itu sedikit saja, pasti itu yang dibicarakan, disalahkan, tapi kita harus tetap sabar. buktikan dengan kerja nyata," ajak Nunik.

Lebih jauh bupati Lampung Timur menghimbau agar kepala desa  merangkul seluruh masyarakatnya kembali usai pilkades ini, karena jika masih terkotak kotak, pembangunan dan pelayanan didesa sulit untuk dilaksanakan.

"Maka dari itu harus bersatu dan kembali untuk membangun desa." himbau Nunik.

Chusnunia menutup dengan meminta agar kepala desa harus maksimal melayani, jangan tidak masuk kantor, jangan tidak ada didekat masyarakat.

"Bagaimana bisa melayani masyarakat dengan maksimal, kalo kepala desa nya seperti istilah Jarum Super yang artinya Jarang dirumah Suka Pergi," tutup Nunik. (apri)

Sukadana, journalnusantara.co.id -- Ketua DPRD kabupaten lampung timur Ali Johan Arif menghimbau 112 kepala desa yang dilantik , jangan berorientasi menjadi kepala desa karena Dana Desa, Jum'at (29/12).

Pada kesempatan pelantikan kepala desa yang dilakukan oleh bupati lampung timur, Ali johan Arif memberikan arahan kepada 112 kepala desa terpilih, Berada didalam gedung pusiban kabupaten lampung timur, ketua dewan ini mengatakan jika kepala desa adalah pemimpin tertinggi di desa nya, oleh karna itu jalani tugas dengan baik dan sesuai juklak dan aturan yang berlaku.

"Saya berpesan kepada kepala desa yang baru dilantik bertekatlah membangun desa, lakukan sesuai amanah rakyat, jika tidak mengerti, belum memahami, jangan sungkan bertanya dan jalin komunikasi dengan Camat, PMD , bahkan dengan Bupati sekalipun," kata Ali johan arif.

masih ali johan melanjutkan, kepala desa adalah pelayan masyarakat, baik siang maupun malam tanpa membedakan pelayanan, harus dilakukan karena tugas nya.

"Ya, untuk para istri nya, jangan cemburu, curiga. karena memang itulah tugas seorang kepala desa." kelakar ketua dewan ini memecah suasana tegang.

Ali johan arif menghimbau kepala desa yang kembali terpilih dan khususnya yang baru menjabat ,nantinya jangan sok tahu, jangan asal tanda tangan ,nanti salah malah susah sendiri.

"Terkadang, tanda tangan itu buat senang, kadang kadang malah buat susah, lebih baik berhati hati, belajar dan belajar. " pesan ketua dewan kab. lamtim. (apri)



BANDAR LAMPUNG -- DPP Partai Golkar (PG) resmi mengusung Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Provinsi Lampung.

Hal itu berdasarkan Surat Keputusan DPP Golkar nomor R-590/Golkar/XII/2017, tertanggal 28 Desember 2017 tentang Pengesahan Pasangan Calon Kepala Daerah Lampung.

SK yang ditandatangani langsung Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham menetapkan dan mengesahkan Arinal Djunaidi sebagi Cagub dan Chusnunia Chalim sebagai Cawagub.

DPP Partai Golkar juga mengintruksikan kepada seluruh jajaran DPD I Lampung untuk menindaklanjuti keputusan tersebut sesuai dengan ketentuan organisasi dan peraturan perundang-undangan.

Kemudian, mendaftarkan pasangan calon yang sudah ditetapkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, sesuai jadwal yang ditetapkan.

Keputusan tersebut bersifat final dan mengikat bagi seluruh pengurus/fungsionaris/kader dan anggota Partai Golkar.

Terakhir, segala tindakan yang bertentangan dengan hasil keputusan tersebut, akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan organisasi. (*)


SUKADANA, JNNews -- Bupati Lampung Timur, Chusnunia menerima kunjungan perwakilan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Masa Bakti 2017 - 2022 di Ruang Kerja Bupati Lampung Timur, Jum’at (29/12).

Dalam kunjungan yang dimaksudkan sebagai audiensi sekaligus silaturrahmi tersebut, bupati didampingi oleh Kepala Bagian Bina Mental Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Agus Firmansyah Lukman.
Diungkapkan oleh Dewan Penasehat DPD AGPAII, Drs. Hi. Syafruddin, B. M.Pd.I, Masa Bakti 2017 - 2022 yang juga hadir pada audiensi tersebut, tujuan kehadiran DPD AGPAII salah satunya adalah melaporkan bahwa di Kabupaten Lampung Timur telah terbentuk asosiasi guru agama Islam. “Kami sudah melaporkan kepada Bupati Lampung Timur, bahwa di Lampung Timur kami telah membentuk Asosiasi Guru Agama Islam se-Lampung Timur di bulan Desember 2017,” ungkap  Syafruddin.

“Guru agama itu dari SD, SMP, SMA dan SMK yang jumlahnya kurang lebih mencapai 900 orang dan telah terbentuk di 24 kecamatan,” sambung Syafruddin.

Lebih lanjut, pada kesempatan yang sama, Agus Firmansyah mengatakan, “sesuai arahan Bupati Lampung Timur bahwa Pelantikan DPD AGPAII ini diharapkan dapat dilaksanakan pada bulan Januari 2018 yang dibarengkan dengan Festival Anak Soleh pada bulan itu,” tutur Kabag Bina Mental tersebut.


Terpisah, Kabag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur mengatakan, “Asosiasi Guru Agama Islam ini merupakan suatu organisasi yang sudah cukup terstruktur, dimana saat ini telah memiliki struktur pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus daerah dan pengurus cabang dalam kepengurusannya disetiap wilayah di Indonesia,” jelas Mujianto. (apri)


JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan rencana pembentukan satuan tugas (satgas) anti politik uang pada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) sebagai pengawasan terhadap pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Supaya memberikan efek jera kepada masyarakat dan calon kepala daerah yang akan melakukan politik uang," kata Tito, di Jakarta Jumat (29/12).

Tito mengaku telah berkomunikasi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyambut baik rencana pembentukan satgas anti politik uang itu.

Menurut Kapolri, pihak Polri akan menangani kasus yang tidak dapat diselidiki KPK seperti pejabat negara golongan eselon dua ke bawah. "Kalau (tersangka) yang kami tangkap bisa ditangani KPK akan kami serahkan (ke KPK)," ujar mantan kapolda Metro Jaya itu.

Tito beralasan satgas anti politik uang itu perlu dibentuk lantaran masih banyak terjadi kasus politik uang yang melibatkan calon kepala daerah dan calon anggota legislatif karena biaya politik yang tinggi. (*)
 


KALIANDA -- Narkoba jenis sabu seberat 3.531,31 gram dan ganja 329.358,12 gram, yang merupakan barang bukti hasil penindakan Ditresnarkoba Polda Lampung dan jajaran polres selama November-Desember 2017 dimusnahkan di Lapangan Asrama Polres Lampung Selatan, Jumat (29/12).

Kabid Humas Polda Lampung Kombes, Sulistyaningsih mengatakan pemusnahan narkoba itu dipimpin Wakapolda Lampung Brigjend Angesta Romano Yoyol. “Barang Bukti tersebut hasil ungkap kasus selama November sampai Desember 2017 dan sudah mendapat penetapan dari Kejati Lampung dan Kejari seluruh kabupaten/kota,” kata Sulis.

Pemusnahan itu, kata dia,dilakukan dengan melarutkan sabu dalam cairan BBM lalu dibakar sampai habis bersama ganja. Pemusnahan disaksikan oleh para pejabat utama Polda Lampung, Kapolres Lampung Selatan, Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Hermanto, Dandim 0421, Kapolresta Bandar Lampung, Kapolres Lampung Tengah, Kapolres Pesawaran, serta Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan.

Turut hadir juga para tokoh agama, tokoh adat dari lima marga, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Menjelang hari libur Tahun Baru 2018 pembangunan ruas jalan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Kabupaten Lampung Timur selesai. "Alhamdulilah, pekerjaan sudah mencapai 100 persen,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung, melalui Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan M Budi Setiawan, Jumat (29/12).

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Lampung mengharapkan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menjadi incaran berlibur warga Lampung maupun warga luar kota pada liburan tahun ini. Pengunjung yang ingin berlibur ke TNWK dapat menempuh perjalanan berkendara hanya dua jam dari Bandar Lampung. Sebab, kondisi jalan menujuh ke sana sudah mulus dan mantap dilalui. “Warga Lampung sudah dapat menikmati Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas Subakir mengatakan sebagai pusat konservasi gajah sumatera, TNWK menyajikan pemandangan hewan mamalia itu dibiarkan lepas di area yang berbaur dengan pengunjung. Tempat wisata yang berada di Kabupaten Lampung Timur ini menargetkan jumlah pengunjung selama Tahun Baru 2018 lebih banyak lagi. “Sebab, kondisi jalan menujuh TNWK sudah mulus atas bantuan dan perhatian Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam mengembangan infrastruktur pariwisata,” kata dia.

Menurut Subakir pengelolaan Kawasan Wisata TNWK telah dipersiapkan beberapa hiburan dan wahana bagi pengunjung. “Kami sudah persiapan jauh hari untuk pengunjung. Bermacam-macam hiburan dan atraksi gajah. Hiburan ini supaya pengunjung yang datang ke sini dapat terhibur tidak bosan,” kata Subakir (*)



BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung segera membuatkan surat penugasan untuk 5.375 guru honorer SMA/SMK negeri se-Lampung. Para guru honorer ini yang telah didata Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung.

Kepala Disdikbud Lampung, Sulpakar mengatakan isi surat penugasan itu menyatakan benar yang bersangkutan mengajar di suatu sekolah. Menurutnya, konsep surat penugasan saat ini sedang dikonsultasikan di biro hukum Pemerintah Provinsi Lampung. Sebelum benar-benar dibuat dan ditandatangani pejabat berwenang.

“Sekarang masih dalam proses di biro hukum pemprov. Bila sudah selesai konsepnya, segera dibuatkan surat penugasan kepada masing-masing guru SMA/SMK se-Lampung,” kata dia saat dihubungi, Kamis (28/12).

Sulpakar menegaskan pembuatan surat penugasan kepada guru SMA/SMK oleh pemda penting. Sebab, menjadi salah satu persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk memperoleh gaji, yang dikeluarkan melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS). Selain itu juga, untuk memperoleh data pokok pendidik (dapodik) dari Kemendikbud. “Kami hanya menerbitkan surat penugasan saja untuk para guru SMA/SMK ini. Sebab, telah menjadi persyaratan dari Pemerintah Pusat dalam pemberian gaji yang akan menggunakan dana BOS,” ujarnya.

Setelah mendapat surat penugasan, Sulpakar menjelaskan sistem penggajian akan menggunakan dana BOS. Besarannya 15% dari dana yang diterima sekolah. “Pemberian gaji bagi guru honorer akan disesuaikan dengan jumlah guru yang telah didata masing-masing sekolah. Namun, harus berdasarkan petunjuk penggunaan BOS. Yang pasti, tidak boleh melebihi dari angka 15%,” kata dia.

Menurutnya, sistem penggajian menggunakan dana BOS bagi para guru honorer SMA/SMK di Lampung, akan diberlakukan mulai 2018 atau semester genap pada tahun pelajaran 2017/2018.

“Insya Allah, semuanya dapat berjalan dengan lancar sesuai yang diharapkan. Kami melakukan ini semua untuk para guru agar mereka dapat mengajar dengan baik dan terlindungi. Sebab, guru mempunyai tugas mulia yakni mencerdaskan anak bangsa,” kata mantan Pj Wali Kota Bandar Lampung itu. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Tujuh provinsi di Indonesia, termasuk Lampung, menerima sertifikat tanah secara langsung dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Penyerahan ini pun dilakukan secara serentak melalui Video Conference, di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Kamis (28/12).

Di Provinsi Lampung sendiri, tercatat sebanyak 170 ribu warga masyarakat menerima sertifikat. 3000 diantaranya langsung diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, bersama Gubernur M Ridho Ficardo. 

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, mengatakan, sertifikat tanah yang diberikan oleh Presiden Jokowi hari ini, merupakan kepastian hukum untuk warga masyarakat Lampung. “Dengan demikian diharapkan secara bersama-sama saya meminta masyarakat juga turut menjaga. Agar jangan sampai kemudian nanti disimpangkan atau disalahgunakan, itu harapan saya pribadi,” kata Gubernur Ridho.

Selain daripada itu, kata Gubernur, penyerahan ini merupakan salah satu kerja keras semua pihak atas arahan Presiden Jokowi, untuk melakukan akselerasi dalam memberikan kepastian hak akan tanah untuk masyarakat Lampung. “Jadi semua jajaran mulai dari pemerintah daerah dan BPN sudah bekerja keras untuk ini. Tidak lain dan tidak bukan dari Lampung untuk Lampung,” tukas Ridho.

Gubernur Ridho, juga berpesan, apa yang sudah disampaikan oleh Presiden Jokowi, kedepannya sertifikat tanah ini menjadi suatu alat dalam menunjang perekonomian. Namun, jangan sampai sertifikat tanah sudah ada tetapi lahannya yang justru tidak jelas. 

“Digunakan secara bijak sebagai modal usaha. Tapi perlu diingat, jangan sampai ketika hari ini masyarakat memiliki sertifikat, lalu beberapa bulan kemudian tanah-nya hilang, kan bahaya,” ujarnya. 

Untuk itu, secara langsung Gubernur Ridho mengimbau kepada seluruh warga agar sertifikat yang merupakan alas hukum digunakan secara hati-hati. “Jangan digunakan konsumtif. Sekali lagi pemerintah daerah akan terus berusaha memberikan hal terbaik untuk warganya,” ungkap Gubernur Ridho.

Untuk diketahui, melalui Video Conference dengan tujuh provinsi, Presiden Jokowi menyerahkan langsung sertifikat di Pontianak, sedangkan di enam provinsi lainnya yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jambi, dan Kalimantan Barat diwakili oleh para menteri Kabinet Kerja. Seluruh sertifikat yang dibagikan di tujuh provinsi adalah sekitar 1 juta sertifikat.

Dalam laporannya kepada presiden melalui video conference, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, dari Lampung hari ini diserahkan sekitar 170 ribu sertifikat. “3.000 sertifikat diserahkan hari ini. Atas nama presiden akan menyerahkan langsung kepada perwakilan 12 orang. Dapat kami sampaikan hari ini dihadiri sekitar tiga ribu orang di Universitas Lampung,” kata Ridho.

Acara ini pun dihadiri oleh Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Kapolda Lampung Irjen Suroso Hadi Siswoyo, Danrem 043/Gatam Lampung Kolonel Inf Hadi Basuki, Kajati Lampung Safrudin, dan lainnya.(*)



BANDAR LAMPUNG -- Komitmen Gubernur Muhammad Ridho Ficardo untuk menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih (good governance dan clean government) berhasil menempatkan Lampung masuk 12 besar nasional dalam penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) yang diselenggarakan oleh Inspektorat Kementerian Dalam Negeri. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Bachtiar Basri saat membuka secara resmi sekaligus sebagai key note speaker Gelar Pengawasan Daerah (Gelarwasda) Provinsi Lampung tahun 2017, di Hotel Emersia Bandar Lampung, (28/12).

Prestasi Inspektorat Provinsi Lampung ini, Bachtiart, disampaikan pada Rapat pemutakhiran data Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Pengaduan Masyarakat yang dilaksanakan di The Trans Luxury Hotel Bandung, Jawa Barat pada 11 Desember 2017 lalu. Penghargaan Langsung diterima oleh Wakil Gubernur Bachtiar Basri yang diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negeri.

Penghargaan ini menjadi berita baik dalam segi pengawasan, bahwa Provinsi Lampung secara tepat waktu menyelesaikan Tindak Lanjut sesuai dengan PP Nomor 12 Tahun 2017. “Prestasi ini sebagai wujud komitmen Pemprov untuk menciptakan good governance dengan kondisi ideal, agar semua kegiatan Pemerintah Daerah dapat terukur termasuk kegiatan pengawasan,” kata Wagub.

Pada kesempatan tersebut Wagub juga menyerahkan penghargaan kepada tiga Kabupaten yang mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten yang menyelesaikan tindak lanjut terbaik. Peringkat pertama di terima oleh Kabupaten Tulang Bawang Barat, peringkat kedua Kabupaten Pringsewu dan ketiga Kabupaten Mesuji.

Lebih lanjut Wagub berharap agar Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) lebih profesional dan bersertifikat. Pengawasan selain menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses manajemen, pengawasan harus memberikan solusi didalam OPD untuk memaksimalkan output dari kegiatan, bahkan outcome dari kegiatan tersebut.

Sementara itu, Inspektur Provinsi Lampung Syaiful Darmawan menyampaikan Gelarwasda Provinsi Lampung diadakan agar tercipta tindak lanjut hasil pengawasan dan penanganannya dapat lebih efektif. Selain itu dapat menjadi masukan bagi perencana dan pengambilan keputusan.

“Tujuan diadakan Gelarwasda hasil pemeriksaan tahun 2004 – 2016 adalah untuk memberikan informasi hasil pengawasan dan mempercepat terciptanya penyelesaian tindak lanjut serta peningkatan kualitas pengawasan fungsional dan menghindarkan adanya kesalahan yang berulang – ulang satuan kerja sebagai objek pemeriksaan,” kata syaiful.

Dijelaskannya juga Gelarwasda Provinsi Lampung tahun 2017 kali ini dihadiri oleh Wakil Bupati / Wakil wali Kota Se – Provinsi Lampung, Inspektur Kabupaten Kepala Dinas / Badan / Biro Provinsi Lampung, serta BPKP Perwakilan Lampung. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Polresta Bandar Lampung akan menurunkan kekuatan besar dengan menurunkan Gegana dan penembak jita di daerah-daerah rawan. Untuk Gegana dan penembak jitu kita akan tempatkan di titik rawan.

"Gegana dan Sniper merupakan SOP dari Polresta Bandar Lampung, supaya tidak salah sasaran maka ditempatkan di tempat rawan seperti di Lapangan Baruna Ria Panjang, Bypass Jalan Soekarno Hatta, Tugu Raden Intan Hajimena, dan kawasan Telukbetung terutama area pantai," kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono, Kamis (28/12).

Menurut dia, perayaan malam Tahun Baru Polresta Bandar Lampung akan melakukan pengamanan secara maksimal. “Pengamanan ini dilakukan agar masyarakat Bandar Lampung maupun para wisatawan yang menghabiskan malam pergantian tahun di Bandar Lampung bisa merasa aman,” kata dia.

Menurut Kapolres, pengamanan malam Tahun Baru, akan dilaksanakan dengan secara maksimal dan optimal. Apabila ada kegiatan baik terbuka dan tertutup nantinya mendapat penjagaan dari personel Polresta Bandar Lampung. “Selain itu tetap kita juga melakukan pengamanan di titik-titik kerawanan tindakan kriminalitas dan juga kemacetan," kata Murbani.

Murbani menjelaskan, sebelumnya juga akan dilakukan cipta kondisi. Dan khusus sebelum dan saat malam Tahun Baru akan dilakukan operasi premanisme senjata tajam dan miras. Untuk jumlah  personel ia menjelaskan ada 700 personel yang diturunkan dan menyebar. Namun, untuk kekuatan besar ada di tujuh titik keramaian, yakni Tugu Adipura, Jalan Kartini, Pertigaan Lungsir, kawasan flyover MBK, seputaran wilayah Telukbetung, Lapangan Baruna Ria Panjang dan Tugu Raden Intan Hajimena.

Murbani mengaku Polresta juga sudah melakukan antisipasi kepadatan lalu lintas pada malam Tahun Baru. Ia akan memberlakukan pengalihan arus. Namun, untuk teknis dan rute bisa dicek ke Kasat Lantas. Ia juga mengimbau kepada para pemilik kendaraan agar tidak meninggalkan mobil di sepanjang jalan. Imbauan dari Polda Lampung bahwa kendaraan yang parkir di sepanjang jalan akan dilakukan penderekan.

“Penertiban kendaraan roda empat yang parkir di bahu jalan ini kami dari mulai pukul 01.30 WIB. Nanti pukul 01.30 jWIB, ika ada kendaraan parkir sembarangan maka akan kita derek. Sudah disiapkan mobil derek dari Ditlantas Polda Lampung. Kelemahan di sini jalur itu hidup. Tidak ada lagi di badan jalan,” ujar Murbani. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Tingkat kejahatan di wilayah Polda Lampung meningkat signifikan di tahun 2017 jika dibandingkan kasus yang terjadi di 2016. Sementara, kasus curat masih mendominasi tingkat kejahatan di wilayah hukum Polda Lampung dan terus meningkat dari tahun sebelumnya.

Misalnya, kasus pencurian pemberatan tahun 2016 sebanyak 884 perkara sedangkan tahun 2017 sebanyak 989 perkara. Pencurian dengan kekerasan tahun 2016 sebanyak 411 perkara sedangkan tahun 2017 sebanyak 407 perkara. Serta tindak pidana anirat pada tahun 2016 sebanyak 161 perkara sedangkan tahun 2017 sebanyak 95 perkara.

Hal itu disampaikan Kapolda Lampung Irjend Suroso Hadis Siswoyo saat memipin Press Confrence Akhir Tahun 2017. Pada kesempatan itu, Kapolda Lampung menyampaikan beberapa kasus menonjol (curat, curas, curanmor, anirat dan pembunuhan) di sepanjang tahun 2017, Kamis (28/12).

Diakuinya, ada keberhasilan tersendiri bagi Polda Lampung di Tahun 2017 yaitu berhasil menyelematkan uang negara sebesar Rp656.597.791. Penyelamatan uang negara tersebut dari penyelesaian tindak pidana korupsi sebanyak 20 kasus dengan jumlah kerugaian negara Rp2.325.873.820. Kapolda menjelaskan, pengungkapan kasus tindak pidana korupsi mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Tahun 2016, Polda Lampung menyelesaikan 19 kasus dari 27 kasus dengan kerugian negara Rp7.713.119.265,50. Meskipun mengalami penurunan namun pengungkapan kasus Tipikor 2017 mencapai target. Kasus lainnnya yang kami ungkap yaitu kasus ilegal logging. Tahun 2017 jumlah tindak pidana illegal logging sebanyak 4 kasus dan penyelesaian tindak pidana sebanyak 3 kasus. "Pengungkapan kasus 2016 lebih yakni sebanyak 13 kasus dan diselesaikan. Tahun 2017, kasus ilegal menurun karena masyarakat telah sadar dan tidak merusak hutan,” kata Suroso Hadi.

Suroso menjelaskan, selama kurun waktu 2017, sebanyak 332 personel Polda Lampung tersandung hukum, 11 kasus di antaranya diberhentikan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Di bidang pembinaan, Polda melakukan tindakan sanksi mulai Januari terhadap 332 orang, masing-masing sanksi pidana 29 orang, kode etik 39 orang dan PTDH alias pecat 11 orang.

Dari jumlah 332 tersebut setengahnya tersandung kasus narkoba. 50 persen personel terlibat narkoba. Untuk itu, Polda Lampung ke depan akan melakukan tes urine secara rutin kepada seluruh personel. Setiap bulan semua anggota yang aktif dan dicurigai akan kami lakukan tes urin mendadak.

"Pemberatasan penggunaan narkoba di kalangan personel kepolisian ini sangat penting karena polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat harus memiliki jiwa dan tubuh yang sehat,” kata Suroso. (*)



GEDONG TATAAN -- Aprilani Yustin Ridho Ficardo, selaku Ketua Majelis Taklim Ar-Ridho Provinsi Lampung, mengukuhkan kepengurusan Majelis Taklim Ar-Ridho Kabupaten Pesawaran masa bakti 2017-2022, Kamis (28/12).

Pengukuhan dilaksanakan pada acara Istighosah dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Desa Gunungrejo Kecamatan Way Ratai Pesawaran. Dalam acara ini dibacakan Surat Keputusan Pengurus Majelis Taklim Ar-Ridho Kabupaten Pesawaran, Nomor : 03/SK/MT.AR-RIDHO/LPG/XII/2017.

Yustin berharap para pengurus yang dilantik dapat mengisi pembangunan secara maksimal di Pesawaran. Dalam acara pengukuhan ini Yustin juga memberikan santuan kepada para anak yatim, membagikan doorprize dan empat hadiah umrah untuk warga Kabupaten Pesawaran.

Keempat orang beruntung tersebut yakni Ngatinem, warga Desa Kalirejo; Tuminah, warga Desa Candisari I; Tarmuzi, warga Desa Harapanjaya; dan Ahri, warga Desa Harapanjaya. Pada acara ini, panitia menghadirkan Ustadz kondang Riza Muhammad untuk memberikan tausyah.

Sementera itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono, mewakili Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh Majelis Taklim Ar-Ridho adalah dalam rangka meningkatkan ketaqwaan masyarakat Lampung kepada Allah SWT. "Majelis Taklim Ar-Ridho sekaligus memberikan warna khasanah untuk mengamalkan pendidikan mental spiritual bagi masyarakat Lampung," ujar Sutono.

Sutono berharap acara ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk saling menjaga ukhuwah islamiyah serta menumbuhkan perasaan kasih sayang, persaudaraan, kemuliaan, rasa saling percaya terhadap saudara se-akidah dan meningkatkan kualitas keimanan, ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Pada acara pengajian ini saya mewakili Gubernur Bapak Muhammad Ridho Ficardo berharap agar ke depan kita dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Juga, momentum Maulid Nabi ini dapat kita jadikan sebagai renungan nilai-nilai kehidupan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Yaitu, meneladani sikap, prilaku dan budi pekerti beliau yang penuh keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Hal itu perlu kita implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata Sutono. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi, resmi menjabat sebagai Bupati Tanggamus. Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mewakili Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melantik Samsul Hadi untuk meneruskan masa jabatan Bambang Kurniawan yang dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap nilai KUA-PPAS pada APBD 2016 sebesar Rp943 juta kepada 26 anggota DPRD Tanggamus periode 2014-2019, Kamis (28/12).

Pasangan Bambang Kurniawan-Samsul Hadi terpilih memimpin Tanggamus masa bakti 2013-2018. Samsul Hadi yang bakal melaju ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanggamus 2018 ini, dilantik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.18-8700 tahun 2017 tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Tanggamus Provinsi Lampung.

"Dalam sisa masa jabatan yang singkat ini, semoga mampu tetap melaksanakan amanah yang diberikan kepada saudara dengan sebaik mungkin sesuai dengan visi misi dalam melanjutkan pembangunan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Tanggamus,” kata Gubernur Ridho.

Gubernur Ridho berharap tidak ada stagnasi pembangunan. “Selama ini proses pembangunan berjalan baik dan diharapkan kepada Bupati Samsul Hadi agar ke depannya dapat lebih fokus dalam memberikan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat Tanggamus,” kata Gubernur.

Dia berpesan kepada seluruh jajaran Tanggamus dapat menjaga soliditas, kekompakan, dan silaturahmi, sehingga mampu melaksanakan program dalam menyejahterakan masyarakat Tanggamus. "Saya yakin dan percaya dengan semangat serta kerjasama yang terjalin dengan baik antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder, Tanggamus mampu meningkatkan roda perekonomian di segala bidang, yang pada gilirannya mampu menyejahterakan masyarakat," ujar Ridho. (*)



KOTA AGUNG --  Pemerintah Kabupaten Tanggamus meresmikan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Pekon Suka Negeri Jaya, Kecamatan Talang Padang, Tanggamus, Kamis (28/12).

Dalam sambutanya, Wakil Bupati Tanggamus, Samsul Hadi diwakili Sekda Andi Wijaya menyampaikan, BPJS Ketenagakerjaan sangat penting dilaksanakan sampai tingkat RT,RW karena negara ingin menjamin semua kesejahteraan rakyatnya yang telah diatur dalam UUD Negara Republik Indonesia dan BPJS tenaga kerja bukan hanya buruh pabrik saja, tapi termasuk kita semua pegawai yang ada di Kabupaten Tanggamus ini,” ujarnya.

Andi menambahkan, sangat mengapresiasi pekerja yang sudah sadar jaminan sosial dan daftar segera BPJS Ketenagakerjaan. Karena kita tidak selamanya muda dan kuat bekerja, kita pasti tua dan perlu jaminan hari tua. Dan juga bisa sewaktu-waKtu mengalami musibah kecelakan, meski sudah berhati hati,sehingga perlu perlindungan jaminan sosial juga.

“Disini (Tanggamus-red) ada pekon yang mewakili, yaitu Pekon Suka Negeri Jaya ini yang telah melaksanakan dan telah di tandatangani kesepakatanya antara pemerintah pekon dengan BPJS ketenagakerjaan,” jelasnya.

Beliau juga menghimbau kepada BPJS ketenagakerjaan bukan hanya di Pekon Suka Negeri Jaya, masih banyak pekon- pekon yang lain karena di Tanggamus ini terdiri dari 20 kecamatan 299 pekon dan 3 kelurahan. Dan terkait dengan lomba desa sadar BPJS ketenagakerjaan tingkat provinsi kita upayakan di tahun 2018 untuk Tanggamus,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung, Heri Subroto mengatakan, pihaknya sangat merespon kegiatan ini di mulai dari pedesaan. Bagaimana kami memperdayaakan desa akan sadar jamsostek. Jamsostek ini ada tiga yaitu, jaminan tenaga kerja, jaminan kematian dan jaminan pensiun yang di mulai dari Mei 2015.

“Untuk jaminan hari tua, jaminan di bayar langsung secara berkala minimal ikut BPJS selama 15 tahun, sedangkan jaminan tenaga kerja, santunan kecelakaan, kematian 48×5 juta, kemudian untuk biaya kematiaan kerena sakit ditanggung BPJS Rp 24 jUta,” ungkapnya.

Dalam peresmian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, sambungnya, kita juga memberikan bantuan PAUD, renovasi TK, dan bantuan gapura pekon. “Mudah- mudahan bisa mengikuti BPJS word mewakili Provinsi Lampung. Dan untuk saat ini, menurutnya, yang mengikuti BPJS baru Desa Banyu Mas Kab Peringsewu, Pekon Kedondong Kab. Pesawaran, dan Desa Banjar Negeri Jaya Kab. Tanggamus,” ucapnya.

Dalam Peresmian tersebut turut hadir Kepala OPD Kab Tanggamus, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung Heri Subroto,Kepala BPJS Kabupaten Peringsewu /Tanggamus Imam Haryono Safii, Camat/Uspika Kecamatan Talang Padang, Kepala Pekon, perangkat Pekon Suka Negeri Jaya dan Peseta BPJS. (*)



GUNUNG SUGIH -- Upaya meningkatkan pelayanan kesehatan terus dilakukan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa. Mengusung tagline “Jemput sakit, pulang sehat”, tahun depan Bupati Mustafa menggratiskan semua pengobatan baik di puskesmas maupun rumah sakit umum daerah. 

Hal ini diungkapkan Mustafa saat meninjau Puskesmas Bandarjaya belum lama ini. Dikatakan Mustafa, peningkatan pelayanan kesehatan tak hanya fokus pada rumah sakit daerah, tetapi juga di puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh kampung dan kecamatan.

Mulai tahun 2018, baik pemilik BPJS ataupun tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas maupun RS tipe C, dalam hal ini RS Demang Sepulau Raya. “Ini adalah salah satu upaya kami meningkatkan pelayanan kesehatan. Jika biasanya gratis identik dengan BPJS, mulai 2018 semuanya bisa gratis, tidak harus mempunyai BPJS,” ungkapnya.

Program ini, kata dia, telah disosialisasikan dari Dinas Kesehatan yang kemudian diteruskan ke seluruh puskesmas yang asa di Lampung Tengah. Dengan program tersebut, Mustafa berharap tidak ada lagi keluhan soal biaya pengobatan, terutama bagi warga tak mampu. 

Tak hanya itu, sesuai dengan tagline “Jemput Sakit, Pulang Sehat”, bupati ronda ini juga membuka layanan ambulan gratis di rumah sakit dan puskesmas. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut dengan menghubungi call center masing-masing. 

“Program ambulan gratis sudah kami launching, tinggal masyarakat memanfaatkannya. Saya juga sudah instruksikan agar tenaga kesehatan tidak mempersulit proses apapun yang menyangkut kebutuhan kesehatan, yang penting sudah prosedur,” ujarnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah Khairul menuturkan, program pengobatan gratis resmi dilaksanakan per 1 Januari 2018. Program ini digulirkan menggunakan anggaran APBD Lampung Tengah dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan warga Lamteng. 

“Yang punya BPJS bisa berobat gratis. Yang tidak punya, tetap bisa berobat gratis, sembari setelah itu kita arahkan untuk mendaftar BPJS. Untuk fasilitas ambulan, bisa hubungi puskesmas masing-masing, ini sudah kita gratiskan,” jelas khairul.

Selain fokus pada pelayanan pengobatan, Dinkes juga terus mengupayakan pencegahan preventif dengan mengkampanyekan program-program hidup sehat. Mulai dari kampanye pola hidup bersih, kampanye gerak fisik minimal 30 menit per hari, kampanye makan buah dan sayur, serta kampanye pemeriksaan kesehatan sebulan sekali.

“Dengan ini diharapkan derajat kesehatan masyarakat Lampung Tengah dapat ditingkatkan. Harus ada langkah preventif,” tandasnya.(*)


BANDAR LAMPUNG -- Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Kaban Pol PP) Kota Bandar Lampung Cik Raden, berang saat di konfirmasi wartawan online harianmomentum.com terkait sanksi yang diberikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kepadanya.

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bandar Lampung itu juga bahkan menuding wartawan harianmomentum.com sebagai orang suruhan untuk menjatuhkan kredibilitasnya.

“Siapa yang nyuruh kamu? Nggak usah, saya nggak mau komentar. Tanya saja ke Panwaslu,” kata Cik Raden dengan nada tinggi, melalui sambungan telepon, Kamis (28/12/17).

Cik Raden juga mempertanyakan kenapa hanya media online yang memberitakan dirinya, sedangkan media lain tidak.

“Cuma kamu aja yang beritain saya, lainnya nggak. Dibayar berapa kamu buat berita ini? Sebenarnya ada apa kamu dengan saya,” kata Cik Raden langsung memutus sambungan telepon.

Sebelumnya, Panwaslu Bandarlampung menilai Cik Raden terbukti bersalah karena memakai seragam partai. Padahal hingga saat ini dia masih berstatus ASN.

Atas dasar itu, Panwaslu merekomendasikan kasus Cik Raden ke Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Inspektorat setempat.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Bandarlampung, Yahnu Wiguno Sanyoto mengatakan, Cik Raden terbukti melanggar UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan PP Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa dan Kode Etik Pegawai Negeri.

“Hasil kajian kita, Cik Raden telah melanggar UU ASN dan PP 42 tahun 2004,” terang Yahnu. (*)


BANDAR LAMPUNG -- Dalam rangka memperingati hari Ibu ke-89 yang jatuh pada tanggal 22 Desember, PLN Distribusi Lampung bersama dengan LAZIS PLN (Lembaga Amal Zakat, Infaq dan Sodaqoh) menggelar Khitanan massal dan sosialisasi kompor induksi.

General Manager PLN Distribusi Lampung, Julita Indah mengatakan, program ini bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan salah satu fasilitas kesehatan secara gratis yakni khitanan dengan total peserta 50 anak dengan kondisi ekonomi kurang manpu di Kecamatan Tanjungkarang Pusat.

“Tidak hanya khitanan massal saja, kami juga meyelenggarakan demo memasak dengan menggunakan kompor induksi yaitu, sosialisasi teknologi terbaru memasak dengan menggunakan listrik serta memberikan bantuan bina lingkungan kepada Pemerintah Daerah Lampung Barat untuk desa wisata Kampung kopi Lampung Barat,” ujarnya, Kamis (28/12).

Lanjut Julita, Kampung Kopi Lampung Barat ini berlokasi di Desa Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam, Lampung Barat. Desa Wisata ini akan mengangkat kopi robusta sebagai potensi utama lokal. PLN memberikan bantuan pemberian fasilitas untuk sarana prasarana Desa Wisata “Kampung Kopi” Lampung Barat berupa Gapura Utama, Anjung Pusat lnformasi, dan Coffee Booth. Bantuan Bina Lingkungan Desa Wisata “Kampung Kopi” Lampung Barat ini memperlihatkan adanya kolaborasi yang baik antara perusahaan PLN dengan instansi pemerintah.


“Bantuan ini merupakan wujud komitmen kami untuk turut mendukung dan mengangkat potensi lokal Lampung, khususunya Lampung Barat yakni Kopi Robusta,” ungkapnya. (*)


JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin stabilitas harga komoditas cabai dan bawang merah menjelang Tahun Baru. Diakhir tahun ini, stok cabai dan bawang merah justru mengalami surplus. 

Dirjen Hortikultura Kementan, Spudnik Sujono mengatakan, ketersedian cabai rawit merah pada Desember ini sebanyak 81.637 ton dengan kebutuhan 73.099 ton. Sedangkan persediaan bawang merah Desember ini sekitar 123.849 ton dengan kebutuhan konsumsi sebanyak 109.437 ton.

“Stok aman karena kita kembali mengalami surplus. Sehingga pemantauan yang kita lakukan setiap hari ini tidak sia-sia. Untuk cabai rawit merah diperkirakan pada Januari 2018 ketersediaan sebanyak 77.847 ton dengan kebutuhan 69.843 ton. Sementara, bawang merah diprediksi ketersediaan 117.904 ton dengan kebutuhan 101.597 ton,” ujar dia Ditjen Hortikultura, Jakarta, Rabu (27/12).

Dijelaskan, tingginya produksi aneka cabai dan bawang merah tersebut di atas kebutuhan nasional. Hal itu terjadi karena pihaknya sudah menambah luas areal tanam. Selain itu, pihaknya membentuk petani champion di sejumlah daerah sebagai sentra produksi baru dan mengatur pola tanam, pemberian bantuan berupa pupuk dan benih hingga alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Kami harus amankan terus manajemen tanam supaya dapat menjadi dasar untuk pastikan suplai pasokan. Karena untuk menjamin manajemen tanam, harus ada infrastruktur, sarana dan prasarana yang dipenuhi. Kami pun melakukan semua itu dan tentunya tiap daerah berbeda-beda dengan kemampuan yang juga berbeda-beda," ujarnya.

Menurutnya, petani champion dibentuk untuk mengantisipasi harga cabai. Bahkan, pihaknya sudah menerapkan pola kemitraan antara petani dengan pedagang cabai besar dan industri pengguna cabai. Pola kemitaan dilakukan untuk atasi masalah harga cabai, termasuk untuk solusi jangka panjang. Beberapa pola kemitraan yang sudah kami buat antara lain produsen bubuk cabai, produsen sambal dan kemitraan petani langsung ke konsumen lewat Toko Tani Indonesia (TTI).

“Jadi, cabainya petani dibeli langsung dan ada kontraknya. Pola kemitraan juga dilakukan melalui petani-petani andalan yang dikategorikan sebagai petani champion. Petani champion berkoordinasi dengan industri sehingga cabai di tingkat petani bisa terserap maksimal.  Saat ini misalnya, champion di Magelang sudah membangun kerjasama dengan industri, khususnya untuk cabai rawit merah. Kerja sama dilakukan, antara lain dengan rumah makan dan industri kecil lainnya,” ungkap Spudnik.

Diakuinya, dari aspek harga, tren yang terjadi adalah tingginya harga aneka cabai dan bawang merah ditingkat petani pada Desember ini. Kenaikan harga tersebut terjadi karena anomali harga akibat perayaan Natal dan Tahun Baru. Padahal ketersediaan produksi melampaui kebutuhan. Namun, banyak faktor yang mempengaruhi meningkatnya harga. Selain panjangnya rantai distribusi, panen terjadi tak disemua daerah. Sehingga terjadi permainan harga oleh pengepul.

“Kami pun sudah bersurat ke Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menyerap dan membeli komoditas di suatu wilayah yang surplus. Untuk menekan harga, komoditas itu kemudian didistribusikan ke daerah defisit. Karena produksi di tiap daerah tak merata. Pedagang pun tidak bisa membelinya setiap hari sehingga petani panik. Kami pun mengetahui persis permainan ini. Sayangnya, para pengepul tak bisa dijatuhi sanksi, lantaran belum ada peraturannya,” tegasnya.

Dipaparkan, untuk menjaga kesejahteraan petani melalui perbaikan harga jual, piihaknya juga sudah menyiapkan rencana jangka panjang. Solusi jangka panjang yang dilakukan adalah sosialisasi teknologi budidaya rendah pestisida atau ramah lingkungan guna mengurangi biaya produksi hingga 25 persen. Selain itu, pihaknya menggalakkan mekanisasi pertanian (mektan) agar biaya tenaga kerja turun dan efisiensi sampai 30 persen, hingga membangun mitra kerja sama permanen dengan industri makanan.

“Kami berharap semua kebijakan itu mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Sehingga produksi dan pendapatan petani meningkat. Walau tak dipungkiri, pengeluaran petani meningkat jauh lebih tinggi, namun daya beli dan pendapatan riil petani menurun. Semua itu karens panjangnya rantai distribusi produk pertanian. Karena semakin panjang rantai distribusi, maka semakin besarnya peningkatan harga barang dari produsen pertama ke konsumen,” ulasnya. (*)



JAKARTA -- Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) menetapkan bahwa tarif listrik mulai 1 Januari 2018 tidak mengalami perubahan. Tarif ini berlaku hingga Maret 2018.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengatakan, PLN saat ini telah melakukan berbagai upaya efisiensi.

Adapun efisiensi telah dilakukan pada sejumlah hal, seperti operasional maintenance, transportasi zonasi, hingga menaikkan capacity factor untuk masalah kualitas pembangkit. Upaya ini dilakukan guna menjaga cashflow agar tetap baik. “Kami mencoba untuk melihat biaya-biaya lain yang bisa kami lakukan efisiensi, kita lakukan. Cashflow kami masih mencukupi untuk kebijakan ini,” ungkap Made dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (28/12).

Seperti diketahui penetapan tarif listrik dilakukan 3 bulan sekali dan untuk tarif per 1 Januari sampai 31 Maret 2018 dinyatakan tetap, yakni sama dengan periode 3 bulan terakhir di tahun ini. Dengan ini dipastikan tidak ada kenaikan tarif listrik hingga 3 bulan ke depan.

Dengan ketetapan tersebut, maka besaran tarif rata-rata untuk beberapa pelanggan listrik adalah sebagai berikut:

1. Rumah tangga 450 volt ampere (va), tetap sebesar Rp415 per kWh.
2. Rumah tangga 900 va tidak mampu, tetap sebesar Rp 586 per kWh.
3. Rumah tangga 900 va mampu, tetap sebesar Rp 1.352 per kWh.
4. Pelanggan non subsidi (tariff adjustment), tetap sebesar Rp 1.467,28 per kWh.

Senada dengan Kementerian ESDM, tidak adanya kenaikan tarif listrik untuk tiga bulan ke depan, berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat, artinya Pemerintah harus menjaga agar tarif listrik bisa terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Keseriusan dan kepedulian Gubernur Muhammad Ridho Ficardo dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang dipadu dengan pariwisata dibuktikan dengan akan diwujudkannya Teropong Bintang di Kawasan Sumber Agung, Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman.

Gubernur menyebutnya “forest tourism” dengan ikon baru Teropong Bintang. “Kita menargetkan teropong bintang ini lebih baik dari yang sudah ada di Boscha, Pemprov harus membuktikan bisa membuat teropong bintang yang lebih baik dari yang dulu,” ujar Gubernur, saat membuka Sarasehan Perhutanan Sosial Tahun 2017 di Penangkaran Rusa Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kemiling Bandar Lampung, Rabu (27/12).

Dalam kesempatan membuka sarasehan tersebut Gubernur Ridho juga meresmikan Gedung informasi observatorium teropong bintang Tahura. Menurut Gubernur ketika kawasan Tahura berkembang tentunya sumber daya masyarakat juga harus disiapkan, dengan meningkatkan kemampuannya dan mengembangkan potensi daerah, sehingga masyarakat dapat terlibat secara penuh.

“Masyarakat jangan hanya menjadi penonton, tapi mereka berperan serta dalam pengembangan kawasan ini,” ungkapnya.

Tiga Prioritas Pembangunan Provinsi Lampung, yaitu Ketahanan Pangan, Industri dan Pariwisata. Ketahanan Pangan meraih terbaik keempat nasional, prestasi ini diraih karena didukung ketersediaan air yang cukup dengan menjaga kelestarian hutan. Industri dikaitkan hilirisasi produk kehutanan menjadi produk dengan nilai lebih yang dapat dinikmati masyarakat, misalnya madu, gaharu.

Pariwisata, khususnya pariwisata alam menjadi destinasi wisata unggulan, termasuk di dalamnya Taman Nasional Way Kambas dan Tahura Wan Abdul Rachman. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo memberikan izin usaha pengelolaan dan pemanfaatan  Perhutanan Sosial Provinsi Lampung kepada 22 Kelompok penerima Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD) yang berasal dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XIII Gunung Rajabasa Way Pisang Batu Serampok Lampung Selatan, saat Sarasehan Perhutanan Sosial Tahun 2017 di Penangkaran Rusa Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman,  Kemiling Bandar Lampung, Rabu (27/12).

Selain itu, Gubernur Ridho juga menyerahkan Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) kepada 9 Kelompok penerima,  Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Kayu Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK-HTR) kepada  5 Kelompok penerima, serta membagikan Kartu Tanda Anggota Perhutanaan Sosial (KTA-PS) 10 orang Perwakilan penerima Kartu Tanda Anggota Perhutanaan Sosial (KTA-PS) dari lima belas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) se-Lampung. 

Dalam arahannya Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo menyatakan bahwa penyampaian izin merupakan bentuk legalitas  pemanfaatan dan pengelolan hutan. Legalitas ini memberikan kepastian dan kenyamanan dalam mengelola hutan dengan memanfaatkan hasil hutan dengan tetap menjaga fungsi hutannya. “Izin yang diperoleh ini adalah untuk memanfaatkan hutan secara legal, gunakan kesempatan sebaik-baiknya bukan hanya hasil hutan untuk meningkatkan kesejahteraan tapi hutan juga harus dijaga kelestariannya, bukan untuk saat ini tapi juga untuk masa depan kita semua,” ujar Gubernur Ridho. 

Kelestarian hutan adalah kata kunci dan harga mati untuk masa depan kita semua, masyarakat Lampung. Letak strategis Lampung menjadi sebuah tantangan tersendiri, khususnya dalam menjaga moral dan mental dalam menjaga hutan.  “Kata kunci yang harus kita ingat bersama yaitu tekun, tidak serakah dan selalu bersyukur. Dengan demikian, pada akhirnya  dapat terwujud Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera,” tegas Gubernur Ridho. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri dalam laporannya mengatakan Program  Perhutanan Sosial merupakan program unggulan kehutanan dalam pengelolaan Sumber Daya Hutan agar mencapai hutan  lestari masyarakat Sejahtera. Di hadapan Gubernur, Syaiful mengatakan Sarasehan tersebut selain diikuti jajaran  SKPD Pemerintah Provinsi Lampung, juga 2.400 orang dari Perwakilan Kelompok Tani Perhutanan Sosial se-Lampung. 

Dalam periode kepemimpinan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo telah ditorehkan prestasi di bidang Perhutanan Sosial,  diantaranya Kelompok Tani Beringin Jaya dan Kelompok Tani Sidodadi berhasil meraih Terbaik Pertama Kelompok Hutan  Kemasyarakatan (HKm) Tingkat Nasional Tahun 2016 dan 2017. Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batutegi merupakan  Terbaik Pertama Pengelolan Hasil Hutan Hutan Bukan Kayu dan Jasa Lingkungan Tingkat Nasional Tahun 2017. (Humas Prov)




JAKARTA -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Asman Abnur menegaskan, 2 Januari 2018 bukan cuti bersama. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib masuk kerja pada 2 Januari 2018 itu.

“Bagi yang nekad tidak masuk kerja, ada sanksi yang menanti,” kata Asman, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/12).

Penegasan itu disampaikan terkait banyaknya pertanyaan mengenai status 2 Januari 2018 apakah cuti bersama atau tidak. Asman menjelaskan, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 yang ditandatangani Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan ditetapkan 22 September 2017, diatur tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018.

“Untuk hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018 sebanyak 21 hari yang terdiri dari 16 hari untuk libur nasional tahun 2018, dan 5 hari untuk cuti bersama. Tidak dicantumkan dalam SKB itu 2 Januari merupakan cuti bersama,” tegas Asman.

Ia menjelaskan, tahun baru yang tidak masuk lebih satu hari, ada sanksinya. Ada juga yang tidak masuk hari kejepit, ada sanksinya. Sanksi itu berdasarkan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 1017.

"Di situ sudah jelas dirinci bagi PNS yang melanggar ada sanksi. Semuanya sudah rinci, prosesnya sudah jelas,” ujar Asman.

Berikut daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 2017 yang ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. (*)


Diberdayakan oleh Blogger.