Halloween party ideas 2015


BANDAR LAMPUNG -- Jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, pemerintah daerah di 15 kabupaten/kota Lampung diimbau dapat menekan PT Pertamina agar distribusi gas elpiji tabung 3 kg di Lampung khususnya Bandar Lampung dapat terus berjalan.

“Pasokan atau distribusi gas elpiji jelang natal dan tahun baru harus aman. Artinya, pemerintah harus tegas kepada pertamina agar distribusi gas LPG dapat terus berjalan,” jelas anggota Komisi IV DPRD Lampung, Watoni Noerdin, Jumat (22/12).

Kelangkaan tabung gas melon (3 kg) di Bandar Lampung maupun di berbagai daerah di Lampung, menurutnya, disebabkan oleh distribusi yang tidak berjalan lancar, akibat adanya kabar pengalihan penggunaan bahan bakar tabung 3 kg menjadi 5,5 kg.

“Kita mengimbau Pemkot Bandar Lampung melakukan operasi pasar agar mengetahui permasalahan agen gas ini seperti apa, sehingga menyebabkan Kelangkaan,” ucap Ketua Fraksi PDIP Lampung ini.

Menurutnya, pergeseran taraf hidup dari kayu bakar menjadi minyak tanah, lalu beralih ke gas merupakan bagian dari proses pemanfaatan sumberdaya gas di Indonesia.

Namun, yang disesali, peruntukan dikeluarkannya kebijakan gas 3 kg untuk taraf ekonomi menengah ke bawah, seolah dimanfaatkan oleh masyarakat ekonomi menengah ke atas. Akhirnya, bangsa pasar menengah ke bawah dirambah orang-orang yang berkemampuan.

“Pemerintah dan Pertamina harus melakukan operasi pasar. Kemungkinan juga, kelangkaan tabung 3 kg ini bagian dari skenario pertamina untuk membatasi daya beli. Awak tahun nanti, kita akan panggil pihak Pertamina untuk menjelaskan,” jelasnya. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.