Halloween party ideas 2015


BANDAR LAMPUNG -- Dinamika politik di DPP Partai Hanura berimbas juga kepada elit DPD Partai Hanura Provinsi Lampung. Posisi Sri Widodo sebagai Ketua DPD Partai Hanura Lampung kini dicabut oleh pihak pusat dan digantikan oleh Andi Surya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Hanura Lampung.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Nomor: SKEP/371/DPP-HANURA/I/2018 tentang pemberhentian Sri Wododo sebagai Ketua DPD Partai Hanura Lampung dan Pengangkatan Andi Surya sebagai Plt Ketua DPD Partai Hanura Lampung. Surat tertanggal 21 Januari 2018 tersebut ditandatangani Ketua Umum Oeman Sapta dan Sekretaris Jendral Herry Lontung Siregar.

Dalam keputusan tersebut menerangkan meskipun Ketua DPD Partai Hanura Lampung berganti, kepengurusan DPD Partai Hanura Lampung masa bakti 2015-2020 tetap berlaku sesuai SK DPP Partai Hanura Nomor: SKEP/027/DPP-HANURA/V/2017.

Surat keputusan terebut juga langsung ditindak lanjuti dengan Surat Nomor: A/01/DPD-HANURA/LPG/I/2018 prihal rapat koordinasi Ketua dan Sekretaris 15 DPC Partai Hanura Kabupaten/Kota di Sekretariat DPD RI Perwakilan Lampung Jalan  Pattimura, Bandar Lampung, Senin (22/1/2018) yang digelar mulai pukul 15.00 WIB untuk mempersiapkan Musdalub DPD Partai Hanura Lampung di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, pada Selasa (23/1). "Plt cuma mengantar Musdalub besok di Jakarta. Akan ada ketua definitif yang baru," kata Andi Surya.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris DPD Partai Hanura Lampung, Yozi Rizal angkat bicara. Ia berpendapat bahwa hal tersebut akan merusak tatanan demokrasi. Ia juga heran dan merasa janggal terkait adanya surat tersebut. "Bukankah kita secara eksplisit menganut sistem bikameral; legislatif dan senat (DPD). Ini kok dicampur aduk, emang boleh gunakan fasilitas DPD RI untuk kegiatan partai?," kata Yozi.

Kemudian ia akan melihat perkemabangan yang ada. "Kita tunggu perkembangan yang di Jakarta, daerah inikan hanya ekor. Yang pasti ke kiri atau ke kanan, Hanura Lampung itu satu. Jika ada yang berkeinginan untuk memecah-belah karena kepentingan peribadi, itu lah musuh kami," kata Anggota DPRD Provinsi Lampung ini. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.