Halloween party ideas 2015


GUNUNG SUGIH -- Sesuai komitmen Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa untuk mengentakan penganggurandi kalangan pemuda, sebanyak 1.300 pemuda di Lampung Tengah dibekali skill berwirausaha lewat pelatihan program kampung ekonomi creative (Kece), Selasa (30/1).

Berlangsung di aula Local Education Centre (LEC) Paramartha Kecamatan Seputih Banyak, acara tersebut dinaungi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lampung Tengah dan relawan Kece.

Sejumlah pengetahuan, skill dan bantuan alat diberikan kepada para pemuda. Ada 9 bidang pelatihan yang diberikan mulai dari teknik jahit, otomotif motor, enginering fuel injection (efi), pertukangan kayu, pertukangan baja ringan, pertukangan almunium, instalasi listrik dan teknik elektro.

Dalam sambutannya, Bupati Mustafa mengatakan, program KECe sejalan dengan Kemnakertrans untuk menciptakan tenaga kerja mandiri. “Jika hal ini bisa berjalan secara bersinergi dan konsisten, Insya Allah apa yang menjadi target kita dapat terwujud, yaitu memberdayakan pemuda, mengentaskan pengangguran serta menciptakan lapangan kerja,” ucap Mustafa.

Dia menambahkan, program Kece merupakan terobosan mengatasi pengangguran di Lampung Tengah  dengan membekali pemuda keahlian sesuai dengan minat dan potensi masing-masing.

Lamteng, kata dia, memiliki wilayah yang sangat luas,  ada sekitar 7 ribu RT. Jika setiap RT ada 1 orang yang menganggur,  maka sebanyak tujuh ribu angkatan kerja di Lamteng tengah menganggur. “Untuk mengatasi hal tersebut, saya membuat terobosan melalui Disnakertrans Lamteng perluasan kesempatan kerja berbasis potensi kampung agar mereka bisa bekerja dan memiliki ketrampilan serta memiliki usaha. Sebanyak 1.300 pemuda yang kita latih hari ini InsyaAllah jadi entrepreneur,” pungkas Mustafa.

Mustafa juga akan mengratiskan izin usaha para pemuda yang akan Berusaha sehingga program Kece lampung tengah  bisa berjalan dengan baik. “Saya harapkan pemuda lampung tengah bisa Kreatif dan inovatif dalam berkarya sehingga menjadi pengusaha handal yang bisa membawa kabupaten Lampung Tengah  makin maju dan sukses,” tegasnya.

Sementara itu, Kadisnakertrans Jony sarif mengatakan, pelatihan diikuti 1.300 pemuda daro 300 kampung, Dimana masing-masing kampung mengirimkan 3-5 orang. Tak hanya membekali skill, pihaknya juga memberikan bantuan alat untuk praktikum selama proses pelatihan.

“Mereka akan belajar selama 15 hari sesuai dengan jurusan masing-masing. Semua sudha kita fasilitasi, mulai dari penginapan, makan, bantuan alat untuk praktikum. Setelah pelatihan ini, nantinya akan kami lakukan pendampingan agar mereka bisa atau siap berwirausaha,” ucap Jony.

Bambang Irawan, Ketua Pemuda Kece Lampung mengaku sangat apresiasi atas langkah bupati Mustafa yang konsen melakukan pemberdayaan pemuda.

“Sebagai pemuda tentunya saya apresiasi sekali, karena beliau begitu serius membangkitkan pemuda dan mengentaskan pengangguran. Mudah-mudahan apa yang menjadi target dari acara ini dapat terwujud,” harapnya. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.