Halloween party ideas 2015


KOTA AGUNG -- Sebanyak 22 ton cadangan beras pemerintah (CBP) yang disiapkan Pemkab Tanggamus dalam operasi pasar cadangan beras pemerintah (OP-CBP) ludes di beli masyarakat. Diketahui dalam program OP CBP Pemkab Tanggamus bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Pemprov Lampung.

Adapun OP CBP digelar di Dua (2) Kecamatan, yakni Kecamatan Gisting dan Talang Padang, yang dilaunching langsung oleh Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I di Rest Area Gisting, Kecamatan Gisting, Rabu (24/01).

Bupati Tanggamus. Hi. Samsul Hadi, M. Pd. I menyampaikan, bahwa Pemkab Tanggamus mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Lampung serta Bulog Divisi regional (Divre) Lampung yang telah mengadakan OP-CBP bagi masyarakat Tanggamus, khususnya di Kecamatan Talang Padang dan Gisting, dalam upaya untuk menekan tingginya harga beras akhir-akhir ini. "Dan ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat di Tanggamus untuk meningkatkan produktifitas pertanian serta bisa mendorong Pemkab Tanggamus untuk bisa kedepan menampung padi masyarakat sehingga padi tidak terjual ke daerah lain, sehingga harga beras terus stabil," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, Ferynia dalam sambutannya menyampaikan. OP-CBP dilaksanakan berdasarkan permintaan dari Pemkab Tanggamus kepada Pemprov Lampung.

Hal ini mengingat harga beras dengan kualitas medium merangkak naik, dengan harga Rp 11 ribu hingga Rp 13 ribu rupiah, kenaikan harga beras tersebut tidak hanya di Tanggamus,  melainkan juga terjadi berbagai kabupaten/kota lainnya di Lampung, sehingga Pemprov Lampung bekerjasama dengan Bulog melakukan OP-CBP di kabupaten/kota untuk membantu masyarakat.

"Untuk itu Bapak Gubernur memerintahkan untuk melakukan OP-CBP di seluruh kabupaten/kota, saat ini Bulog untuk bulan Januari hingga Maret 2018 menyiapkan 6 ribu ton CBP, untuk di pasarkan di seluruh masyarakat Lampung," katanya.

Ferynia menerangkan, untuk harga eceran tertinggi (HET) beras medium yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan seperti yang di pasarkan kepada masyarakat saat ini ialah Rp 9.450 rupiah untuk Lampung, lalu kemudian Pemprov Lampung bekerjasama dengan Bulog dapat menjual dengan harga lebih murah dari HET yakni Rp 9.350, namun mempertimbangkan dan mengingat permintaan masyarakat dari seluruh Lampung maka ditetapkan harga beras medium Rp 8.500 rupiah.

"OP-CBP, yang disiapkan hari ini yakni 22 ton, dengan rincian 12 ton untuk Kecamatan Gisting dan 10 ton untuk Talang Padang, bisa setiap hari dilaksanakan, apabila Tanggamus mempersiapkan toko-toko untuk mitra. Yang mana toko akan bekerjasama dengan Bulog sampai dengan akhir Maret mendatang, dan jika permintaan tetap banyak dan harga tetap melambung Bulog akan tetap persiapkan karena stok cukup," ujarnya.

Terpantau, 22 ton CBP yang disiapkan dalam satu hari pelaksanaan operasi pasar di dua titik yakni Gisting dan Talang Padang telah habis terjual, kendati launcing OP-CBP baru dimulai pukul 13.00. Akan tetapi masyarakat yang didominasi ibu-ibu tersebut mulai mendatangi rest area Pekon Gisting Bawah mulai pukul 12.00, tidak menunggu lama beras yang di kemas dalam ukuran 5 kilo gram serta 50 kilo gram, pada pukul 15.00 habis diserbu oleh masyarakat. Hal yang sama juga terjadi di Talang Padang, kendati sempat diguyur hujan tidak menyurutkan niat mereka untuk membeli beras medium dengan harga murah tersebut.

Hadir dalam launching tersebut, Kepala Bulog Divre Lampung Attar Rizal, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ferynia, Plt Asisten Bidang Ekobang Karjiyono, Asisten Bidang Administrasi Firman Rani, Kasat Pol PP Yumin, Kadis Perdagangan dan Pasar Zulfadli, Camat Gisting Firdaus, serta KUPT. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.