Halloween party ideas 2015

JAKARTA -- Sebagai organisasi sosial, keluarga Besar Masyarakat Sumatera (Kebarmata) merasa prihatin dengan kejadian selasar gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) yang roboh beberapa waktu lalu, hingga mengakibatkan puluhan mahasiswi yang sedang study tour dari salah satu perguruan tinggi di Sumsel menjadi korban.

Sebagai bentuk kepedulian, Kebarmata pada Sabtu (20/01) mengutus beberapa orang pengurus DPP Kebarmata untuk membezuk korban BEI antara lain, Ketua Dewan Pendiri Veri Munir, Wakil Ketua Dewan Pendiri Revi Zulkarnain, Sekjen Dewan Pendiri Syafri Gumai yang ditemani oleh beberapa orang pengurus.

Dalam keterangannya Banggal Aritonang dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (20/1), menyampaikan bahwa harus ada bentuk kepedulian dari BEI untuk membantu para korban.

“Kegiatan ini salah satu bentuk kepedulian kebarmata terhadap korban dan kami ingin mengetahui sejauh mana bentuk pertanggungjawaban BEI terhadap korban, Alhamdulillah para korban yang di bezuk mengucapkan terima kasih atas pertanggungjawaban pihak BEI dan mengucapkan terimakasih atas kunjungan kebarmata,” kata Banggal.

Ditempat yang sama salah seorang ibu korban memberikan apresiasi kepada Kebarmata karena peduli terhadap sesama masyarakat Sumatra yang ada di Jakarta.

“Kami merasa punya saudara di jakarta ketika kebarmata membezuk anak anak kami dan saya mendoakan semoga kebarmata tetap berbuat yang terbaik untuk masyarakat sumatera,” ujarnya.

Sementara, salah satu dosen yang ikut menjadi korban Sulistiyanti mengucapkan, terima kasih atas kunjungan Kebarmata.

“Ini telah meyembuhkan rasa sakit kami 20 persen dengan adanya kunjungan dari kebarmata,” ucap Sulis dengan nada terbata. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.