Halloween party ideas 2015


BANDAR LAMPUNG -- Berdasrkan Surat Kemensos RI Nomor 59/PFM.PFMPD/KS/01/2018, pada pagi bulan Januari. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari subsidi beras akan terbebas dari biaya tebus.

Menurut Kepala Perum Bulog Divre Lampung, M Attar Rizal mengatakan, pasca diberlakukannya pagu bantuan sosial Rastra tahun 2018, maka KPM bansos Rastra 2018 bebas biaya tebus , jika dibandingkan dengan tahun lalu jumlah KPM se-Provinsi Lampung yang mencapai 603.223 masing-masing menerima 15 kilogram beras dengan biaya tebus Rp1600. Untuk saat ini, dengan jumlah KPM sama, subsidi beras digantikan dengan bantuan sosial pangan.

“Jadi nantinya KPM menerima 10 kilogram tanpa biaya tebus. Itu yang menjadi perbedaannya,” ujarnya usai rapat koordinasi program bantuan sosial pangan Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2018, Selasa (30/1).

Lanjut Attar, terkait mekanisme penyaluran setelah Gubernur mengeluarkan SK Tim Koordinasi Monitoring Akurasi, permintaan untuk masing-masing kabupaten/kota akan langsung melakukan permintaan ke Bulog. “Jadi pedoman ini sudah sesuai dengan kementerian. Diharapkan ini bisa lebih cepat, agar setiap bulannya di tanggal 25, sudah tersalurkan,” ungkapnya.

Untuk saat ini, sambung Attar, kami menunggu data terbaru untuk penyaluran bansos pangan tersebut. Kemarin ada kendala teknis, jadi yang dipakai berupa data-data lama. Mudah-mudahan ini tidak lama, agar mulai bulan depan program bansos pangan bisa berjalan.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Lampung, Heri Suliyanto menyampaikan agar bantuan sosial pangan Beras Sejahtera (Rastra) di 15 kabupaten/kota tahun 2018 harus berkualitas dan layak dikonsumsi. Beras tersebut, menurutnya, harus pula segera disalurkan ke masyarakat yang kini sangat membutuhkannya.

“Gubernur minta jangan sampai kualitas dari beras itu tidak memenuhi standar. Saat ini, masyarakat benar-benar memerlukannya. Jangan sampai tahu-tahu berasnya tidak sesuai dengan standar. Jangan sampai ada komentar yang tidak baik dari beras tersebut,” pungkasnya. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.