Halloween party ideas 2015

GUNUNG SUGIH -- Baru di buka sehari, Selasa (27/2), posko bencana yang diprakarsai Karang Taruna Kabupaten Lampung Tengah telah menerima sejumlah bantuan dari para dermawan, bantuan tersebut akan diberikan kepada masyarakat korban pascakebanjiran di sejumlah wilayah yang terkena musibah banjir yang telah menelan korban jiwa  dan materi.

Menurut Indah Amelia mendampingi Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Tengah Helmiyati, mereka mengucapkan terima kasih kepada para pemberi bantuan dan mereka juga masih menerima bantuan.

"Kami ucapkan terima kasih atas bantuan para dermawan yang telah menyerahkan bantuanya baik bahan makanan dan minuman juga sejumlah uang, semoga bantuan dapat meringankan beban korban pascakebanjiran," ujar Indah, Rabu (28/2).

Lanjut Indah, "bantuan telah kami salurkan melalui perwakilan Karang Taruna Kecamatan Terbanggi Besar, selanjutnya akan langsung diserahkan dan di terima masyarakat yang menjadi korban musibah banjir," terangnya.

Dijelaskannya, sebagian bantuan puluhan dus mie instan sudah didistribusikan yang diserahkan Ketua Bidang Humas dan Antar Lembaga Karang Taruna Kabupaten Lampung Tengah Fitri Agusari kepada perwakilan Karang Taruna Kecamatan Terbanggi Besar yang di terima Ketua Karang Taruna Abdullah untuk dibagikan kepada para korban.

Penyerahan dilakukan di aula balai kampung Terbanggi Besar, dan bantuan langsung diterima Kepala Dusun, Rabu (28/2).

Bantuan yang sudah mereka terima antara lain puluhan dus mie instan, air minum kemasan, buku sekolah, pakaian layak pakai dan sejumlah uang tunai.

"Kami masih menerima bantuan untuk para korban musibah banjir, dan bantuan akan segera kami salurkan," pungkas Indah. (jn)

KAYUAGUNG -- Suasana subuh di penghujung pagi, dengan rintik hujan menyertainya tidak menghalangi H Azhari SH dan H Qomarus Zaman M.Si blusukan di Pasar Induk Tugumulyo Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Rabu, (28/2).

Kedatangan calon Bupati dan Wakil Bupati OKI ke pusat perdagangan ini disambut antusias warga yang melakukan aktifitas jual-beli setiap harinya. Terpancar wajah sumringah dari mereka yang menaruhkan harapan kepada pasangan calon pemimpinnya untuk berbenah, baik untuk peningkatan taraf hidup hingga pembenahan infrastruktur pasar.

Pasangan Azhari-Qomarus Zaman yang terkenal dengan sebutan Aqor sengaja menemui pedagang untuk melihat langsung keadaan pedagang. Disini juga pasangan Aqor menampung aspirasi yang bukan saja dari pedagang, melainkan juga dari berbagai kalangan.

Marleni salah satu pedagang buah mengungkapkan kegembiraannya dapat bertemu dengan pasangan Aqor. Menurutnya, disaat yang lainnya masih tidur, namun pasangan ini menyempatkan diri menemui para pedagang,

"Keliatan sekali kalau pasangan Aqor merakyat, seperti sekarang ini, mereka tidak segan kesini hanya untuk mendengarkan keluhan para pedagang," terangnya

Hal serupa disampaikan Mulyadi pedagang sayur eceran juga mengeluhkan beceknya akses jalan pasar, terlebih saat musim hujan, ruas jalan yang berada diantara los pasar nyaris tidak bisa dilalui.

"Seandainya los pasar itu lantainya di semen, biar pun hujan mengguyur, namun tidak becek," terangnya memberi solusi.

Menanggapi keluhan pedagang, Azhari mengatakan untuk permodalan bagi pedagang telah masuk dalam program penguatan sektor ekonomi.

"Tinggal lagi mekanisme pendanaan yang Kita akan atur nanti, bisa saja seperti pinjaman bergulir atau sejenisnya, sehingga pedagang memperoleh kesempatan yang sama dalam memanfaatkan pinjaman itu," terangnya lugas.

Azhari melanjutkan, beberapa kebijakan penguatan ekonomi akan ditempuh Pemerintahannya nanti termasuk pemberian fasilitas penunjang bagi ekonomi kerakyatan.

"Usaha kecil sudah terbukti mampu bertahan meskipun situasi ekonomi mengalami kelesuan, untuk itulah Kita dorong supaya lebih berkembang," tuturnya.

Begitu juga dengan perbaikan sarana pasar ini sendiri, perbaikan los pasar, akses jalan, dan lainnya. Selain harus nyaman, faktor keamanan juga penting.

"Justru Kita berpikir untuk menyiapkan mobil pemadaman kebakaran di pasar ini. Bisa dibayangkan disaat terjadi kebakaran, terlalu lama waktu yang akan ditempuh dari Kota Kayuagung," jelasnya sembari mengharapkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti pemilu pilkada bulan Juni mendatang.

Selanjutnya, pasangan Aqor melakukan kampanye dialogis kepada warga, Kelompok Tani (Poktan), serta Tokoh Masyarakat dan Pemuda yang berada di Tugumulyo. Dalam dialog ini sendiri, terungkap kelangkaan pupuk sp 36 yang semakin susah didapat.

"Entah karena apa, pupuk sampai sekarang susah didapati, padahal pupuk merupakan kebutuhan mendesak untuk bercocok tanam," keluh Ikhsan.

Kegelisahan warga Tugumulyo langsung ditanggapi Qomarus Zaman dengan menceritakan sedikit pengalamannya di birokrasi.

"Pengalaman Saya puluhan tahun mengabdi menjadi PNS, ternyata banyak membantu dalam permasalahan di Pemerintahan. Saya yakin, dengan terpilihnya Aqor dalam mengemban amanat masyarakat OKI, permasalahan kelangkaan pupuk, dan rusaknya jalan," jelasnya.

Selain menyampaikan visi dan misi, Azhari juga menyampaikan program unggulan. Menurutnya, dasar dari penyusunan program unggulan ini sendiri merupakan masukan dan saran dari masyarakat.

"Program unggulan diantaranya Jalan Bagus, Rumah Sakit Keliling, Pos Ekonomi Desa, Tunjangan Kesehatan, Cilik OKI serta lainnya," tuturnya. (irwan)

GUNUNG SUGIH -- Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Lampung Tengah sejak dua hari lalu menimbulkan kerinduan tersendiri kepada sosok bupati non aktif Lampung Tengah Mustafa. 

Sejumlah masyarakat Lampung Tengah menyatakan kerinduannya akan sosok pemimpin yang selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi permasalahan atau bencana.

"Kami rindu Pak Mustafa mas,  beliau lah yang selalu sigap dan tanggap kalau ada masyarakatnya mendapat musibah. Saudara saya di Bekri mengeluh,  belum ada bantuan berarti yang masuk. Dulu kalau ada kejadian apa-apa pak Mustafa langsung turun, "ujar Johan,  warga Bandarjaya,  Lampung Tengah, Rabu (28/2/18).

Senada,  Ari,  salah satu warga Terbanggi Besar juga mengaku kehilangan sosok Mustafa yang begitu memperdulikan kondisi rakyat, terlebih pasca musibah banjir yang terjadi. 

"Dengan kondisi seperti ini,  kami sangat kehilangan sosok Pak Mustafa. Tidak ada yang bisa berbuat banyak seperti yang pernah dilakukanya, khususnya bagi keluarga korban yang terkena musibah (banjir). Ya Allah,  tolong kami,” keluhnya. 

Menurutnya selama ini kedekatan Mustafa dengan rakyat seolah tidak berjarak. Tak hanya saat ronda dan gotong royong, Mustafa selalu hadir di tengah-tengah permasalahan yang dialami warga. Seperti saat ada sengketa lahan antara warga dengan perusahaan, atau perang kampung yang pernah terjadi, Mustafa selalu ada menengahi warga.

"Beliau (Mustafa) bukan lagi seorang pemimpin,  tapi beliau adalah orang tua,  saudara juga teman bagi kami yang bisa berbuat banyak untuk semua warga Lamteng. Dulu, permasalahan apapun yang menimpa warga, beliau langsung turun. Sosok itu sudah tidak ada lagi di Lamteng," imbuhnya.

Ungkapan kerinduan pada sosok Mustafa juga disampaikan oleh sejumlah warganet, khususnya di media sosial Facebook. Seperti curhatan akun atas nama Rohili R Adipati. 

Ia mengatakan bahwa saat banjir besar terjadi di Lamteng,  pejabat setempat seolah tidak mau melakukan apa-apa untuk meringankan beban derita korban banjir. 

"Saat ini Lamteng habis ketimpa banjir besar-besaran bahkan memakan korban. Sampai saat ini belum ada bantuan air bersih dan makanan,  kemana pejabat plt Lamteng tidak melihat musibah ini. Coba kalau ada Pak Mustafa pasti sudah tidak tidur dia ke lapangan bersama rakyat yang kena musibah. Kalau sudah tiada Pak Mustafa baru terasa. Bahwa kehadiran Pak Mustafa sungguh berharga," tulis Rohili.

Untuk diketahui, akibat hujan deras  sejumlah wilayah di Lampung Tengah terendam banjir. Sejumlah akses juga terputus disebabkan jembatan ambrol dan jalanan digenangi air. Tak hanya itu, banjir yang juga melanda beberapa kabupaten/kota lainnya di Lampung ini juga menewaskan 7 orang warga Lampung Tengah. 

Sampai saat ini ratusan warga masih menunggu uluran bantuan dari pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi.  (*)

Sukadana, journalnusantara.co.id -- Cak Imin Siaga mengunjungi korban banjir di Way Bungur Kabupaten Lampung Timur,  rombongan itu dikomandani Ahmad Basuki yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Lampung Timur, Rabu (28/2).

Terlihat dalam rombongan Ahmad Basuki, AkmalFatoni, Ridarotul Aliyah, Amir Faisol, Maryono mereka bergerak menuju ke kecamayan Way Bungur di desa Tanjung Tirto untuk memberikan bantuan kepada korban banjir yang telah lima hari ini masih di lokasi pengungsian.

Sebelumnya, banjir melanda desa Tanjung Tirto merendam ratusan rumah dan mematikan aktifitas warga. Hal ini mendorong Cak Imin Siaga memberikan bantuan makanan dan air bersih untuk meringankan beban korban banjir.

Menurut Ahmad Basuki , rombongan Cak Imin siaga telah memberikan bantuan kesejumlah korban bencana banjir di beberapa titik, dan kali ini di kecamatan Way Bungur didesa Tanjung Tirto.

"Kali ini kita membawa nasi bungkus, beras, telur, sarden serta bumbu dapur lengkap dan air minum kemasan," kata Abbas

Abbas panggilan akrab Ahmad Basuki menjelaskan, bantuan yang diberikan tentu sangat kurang, namun setidaknya meringankan warga yang saat ini tertimpa musibah.

"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan semoga dengan kami serombongan turun ke lokasi dapat meringankan secara psikis (mental kejiwaan) warga kami di Tanjung Tirto ini," jelas abbas

Abbas menambahkan, jika partai PKB dalam rombongan Cak Imin Siaga ini meminta agar warga desa Tanjung Tirto tetap semangat dan tegar menghadapi musibah.

"Semoga musibah yang sedang dialami ini cepat berlalu, dan aktifitas warga kembali pulih," tutup Abbas.

Kedatangan rombongan Cak Imin Siaga di sambut Camat Way Bungur, Kepala desa Tanjung Tirto dan masyarakat korban banjir. (apri)



BANDAR LAMPUNG -- Lebih dari separuh masyarakat Kabupaten Tanggamus, menginginkan sosok calon Pemimpinnya jujur dan bebas dari Korupsi. Dan elektabilitas Samsul Hadi-Nuzul Irsan unggul atas pasangan Dewi Handajani-AM Syafi'i,  dalam rilis hasil survei Rakata Institute, di El's Coffee Lampung Walk, Bandar Lampung, Selasa (26/2).

Peneliti Rakata Institue, Busro, ada beberapa hal yang disurvei yakni potensi partisipasi Pulkada 83,75 persen warga mengetahui bahwa akan dilaksanakan Pilkada pada 27 Juni mendatang dan 16,25 persen menyatakan tidak tahu.

Selanjutnya Elektabilitas pasangan calon yakni pasangan no urut 1, Dewi Hanjani-AM Syafi'i diangka 31,50 persen, Pasangan Samsul Hadi-Nuzul Irsan 38,25 persen dengan swing voter 30,25 persen. "jika tanpa mengikut sertakan swing voter pasangan Samsul Hadi-Nuzul Irsan unggul 54,84 persen, Dewi Hanjani-Syafi'i 45,16 persen.

Sedangkan faktor penentu pilihan yakni kesiapan dipimpin Bupati perempuan dan bukan seseorang yg berasal dari Tanggamus, 58,00 warga bersedia dipimpin perempuan dan 53,50 bersedia bukan putra daerah.
Sementara penilaian kualitas personal calon 51,50 persen warga Tanggamus menginginkan sosok pemimpin jujur dan bebas dari Korupsi dan 30,50 persen inginkan pemimpin yang peduli atau perhatian kepada rakyat.

Menurut Busro, survei dilaksanakan 16-22 Febuari, bertujuan mengetahui elektabilitas dua pasangan calon dan mendapatkan gambaran tentang prilaku pemilih, faktor-faktor berpengaruh dan alasan memilih calon Bupati dan Wakil Bupati  Kabupaten Tanggamus.

Jumlah sampel sebanyak 400 responden dg metode sstratufie rondom sampilng dan margin of error 5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. "sample terdiatribusi secara proporsional disetiap kecamatan di Kabupaten Tanggamus," kata Busro. (shr)



SUKADANA, JNNews -- Plt.Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lampung Timur, melantik pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Kecamatan Batanghari untuk Masa Bakti 2018-2023, Kamis (28/2).

Acara pelantikan dilakukan di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Batanghari tersebut juga dihadiri oleh Kapolsek Batanghari, AKP.Husni Ali Akbar, Camat Batanghari, Rohiman selaku Ketua Mabiran Batanghari yang baru, serta Ahmadi selaku Ketua Kwaran yang baru.

Dalam sambutannya Rohiman menyampaikan bahwa ia beserta jajaran akan berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan pramuka di Kecamatan Batanghari menjadi lebih baik lagi, serta mengucapkan terimakasih atas dipilihnya Kecamatan Batanghari sebagai menjadi tuan rumah Ulang Tahun Pramuka Kabupaten Lampung Timur Ke 57 Tahun 2018.

“Alhamdulliah pada tahun ini Kecamatan Batanghari akan terjadwal sebagai tuan rumah dalam Ulang Tahun Pramuka Kabupaten Lampung Timur.  Kami atas nama Mabiran dan Kwaran Kecamatan Batanghari mengucapkan terima kasih kepada ketua kwarcab yang telah memberikan kepercayaan kepada kami semua. Mudah-mudahan amanah ini bisa kami laksanakan sebaik-baik nya”, tutur Rohiman.

Di tempat yang sama Zaiful Bokhari  mengatakan, “sesuai dengan hasil rakercab yang lalu, insyallah kita akan melaksanakan kegiatan Hari Ulang Tahun Pramuka Ke 57 Tahun 2018 yang akan dipusatkan di Kecamatan Batanghari.  Tentunya saya berharap agar ketua kwaran selalu berkoordinasi dengan kwarcab dalam rangka persiapan sehingga pelaksanaan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses”.

Mengakhiri sambutannya Plt Bupati Lampung Timur itu juga berpesan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta forkompimcam Batanghari dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya berpesan kepada jajaran pemerintah kecamatan dan yang ada di desa agar bisa memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Dan tentunya kita harus peka bahwa persoalan apapun, sekecil apapun persoalan yang ada di Kecamatan Batanghari ini, insyaallah camat beserta jajaran, polri, TNI, bisa bersama-bersama bergandengan tangan untuk bahu membahu membangun Lampung Timur ini. (apri)



JAKARTA -- Pemerintah hari ini menyelenggarakan lelang sejumlah koleksi pribadi milik beberapa pejabat negara. Lelang ini dilakukan dalam rangka memperingati 110 Tahun Lelang Indonesia yang jatuh pada hari ini.

Pantauan Medcom di Galeri Nasional, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018, koleksi yang dilelang oleh pejabat pemerintah adalah koleksi milik Presiden Joko Widodo dan Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dan Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Sebagian besar koleksi yang dilelangkan adalah kain-kain batik etnik dari berbagai daerah milik pejabat perempuan dan juga barang-barang hobi milik pejabat laki-laki seperti gitar, alat golf, dan sepatu-sepatu pantofel.

Selain koleksi pribadi milik wapres dan beberapa menteri, ada juga koleksi pribadi milik para pejabat eselon 1 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yakni Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto, Dirjen Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata, Dirjen Pajak Robert Pakpahan, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, Dirjen Perbendahadaan Negara Marwanto Harjowiryono, Dirjen Perimbangan Keuangan Boediarso Teguh W, dan Dirjen PPR Luky Alfirman.

Tak hanya itu, terdapat juga koleksi pribadi Direktur Lelang Lukman Effendi, Dirut PT BNI (Persero) Achmad Baiquni, dan Dirut PT BRI (Persero) Suprajarto.

Menkeu Sri Mulyani menjelaskan hasil lelang hari ini digunakan untuk kegiatan sosial sesuai referensi pemilik barang. Dari lelang ini, negara memperoleh Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari bea lelang pembeli dengan tarif sesuai peraturan perundangan yang berlaku dan disetor ke kas negara.

"Hasilnya untuk sosial. Salah satunya adalah perbaikan sekolah yang rusak dan berbagai kegiatan sosial," kata Sri Mulyani saat membuka lelang tersebut. (*)



MENGGALA -- Polres Tulangbawang laksanakan persiapan dan simulasi pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung tahun 2018 di halaman mapolres setempat, Rabu (28/2).

Latihan Operasi Mantap Praja Krakatau 2018 tersebut digelar untuk pembekalan materi seputar pengamanan Pilkada terhadap personel kepolisian. Selain itu juga digelar simulasi pengamanan di lapangan.

Sebanyak 301 personel dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Mantap Praja 2018 ini, baik dari Polsek maupun dari satuan lainnya.

Kapolres Tulangbawang AKBP, Raswanto Hadi Wibowo menjelaskan Operasi Mantap Praja digelar sebagai bentuk kesiapan polres dalam rangka melakukan pengamanan pada Pilgub mendatang.

"Sebagai bentuk kesiapan kami, semua tahapan pelaksanaan Pilgub akan disimulasikan dalam latihan Operasi Mantap Praja ini untuk pelaksanaan Mantap Praja dalam rangka pengamanan Pilgub ini," kata Kapolres.

Sementara itu dalam pelaksanaan Operasi Mantap Praja ini, dilakukan simulasi dimana beberapa ratusan massa melakukan demo besar-besaran di KPU dan personel dari Polres Tulangbawang melakukan pengamanan di wilayah hukum Polres Tulangbawang.

Dalam simulasi tersebut terlihat ratusan massa melakukan orasi dengan anarkis oleh karena itu langsung diamankan seluruh anggota Polres Tulangbawang. (*)



KOTA AGUNG -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang, Kota Agung, Kabupaten Tanggamus telah mendapat akreditasi dasar bagi kategori sarana kesehatan rumah sakit.

Direktur RSUD Batin Mangunang, Yudhi Indarto mengatakan, saat ini, itu sudah capaian prestasi tinggi. Sebab ada rumah sakit lainnya yang tidak dapat dan harus ulang ajukan akreditasi," kami beruntung, begitu mengajukan langsung dapat akreditasi, kalau lainnya ada yang mengulang," katanya Selasa (27/2).

Meski sudah mendapat akreditasi lanjutnya, namun akhir tahun nanti tetap akan dievaluasi lagi atas predikat tersebut. Sebab skala akreditasi dasarnya masih versi 2012, dan nanti akan dievaluasi untuk dapatkan akreditasi versi 2018,"Tingkat akreditasinya sama, yang berbeda standar di dalamnya harus dinaikan," terang Yudhi.

Akreditasi versi 2018 sambungnya, dituntut penilaian Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) jilid-1, sehingga diharapkan RSUD Batin Mangunang setarap dengan rumah sakit lainnya di Lampung." Jadi dengan capaian akreditasi dasar yang sekarang saja kedudukan RSUD Batin Mangunang sudah setara dengan rumah sakit lainnya, baik yang pemerintah maupun swasta," ujar Yudhi.

Ia menjelaskan standar akreditasi dasar versi 2018 adalah tersedianya pelayanan antimirkoba dan pelayanan geriatri. Untuk antimirkoba adalah pelayanan berbentuk penelitian apa penyebab pasien masih alami sakit meski selama ini sudah berobat. Jadi nanti ada pelayanan penelitian faktor apa sehingga pasien ini tidak sembuh-sembuh dari sakitnya.

"Tenaga laboratorium sudah ada kami sekitar enam orang, dan kami yakin mereka sanggup, nanti pelayanan labolatorium pasti dimaksimalkan. Harapannya ke depan setelah pelayanan ini ada pasien yang selama ini tidak sembuh-sembuh bisa disembuhkan," jelas Yudhi.

Selanjutnya, untuk pelayanan geriatri adalah pelayanan bagi lanjut usia. Gambaran teknis pelayanan memberikan trapi kepada lansia. Pelayanan ini seperti di posyandu lansia tapi lebih ke penanganan medis," kedua, pelayanan ini harus ada dalam standar SNARS akreditasi dasar versi 2018," kata dia.

Selain itu targetnya juga RSUD Batin Mangunang akan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) secara penuh sebab selama ini masih BLUD sebagian. Untuk mendapatkan itu masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Lampung. Yudhi berharap target-target tersebut bisa tercapai dalam tahun ini. Maka dirinya juga minta dukungan semua pihak mulai dari Pemkab Tanggamus, masyarakat bahkan sampai pihak Kepolisian. Terkait tingkat keamanan jalan kearah RSUD Batin Mangunang yang selama dikeluhkan masyarakat. (*)




JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Kota Kendari, Sulawesi Utara. Sejumlah orang diamankan dalam operasi senyap tersebut, salah satunya diduga Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra (ADP), dan seorang calon Gubernur Sulawesi Utara, Asrun, Selasa (27/2).

"Iya ada OTT di Sultra (Sulawesi Utara), salah satunya kepala daerah (ADP)," kata sumber internal KPK kepada Medcom, Jakarta, Rabu (28/2).

Sumber belum mau menjelaskan secara detail kasus yang diduga melibatkan orang nomor satu di Kendari tersebut. Dia hanya menjelaskan OTT itu berkaitan dengan kasus suap.

Hingga kini, pihak-pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan awal di Polda Sultra. Tak hanya itu tim juga masih berada di sejumlah lokasi untuk mencari bukti-bukti lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Sementara itu, kelima pimpinan KPK baik Agus Rahardjo, Saut Situmorang, Basaria Panjaitan, Laode M Syarif dan Alexander Marwata, termasuk juru bicara KPK Febri Diansyah belum merespons soal giat senyap tersebut. (*)




BANDAR LAMPUNG -- Rencana penyambutan 16 Duta Besar Negara Timur Tengah (Timteng) untuk Indonesia yang akan menjajaki potensi investasi di Provinsi Lampung, terus dilakukan pematangan. Hingga kini, sudah 5 negara yang memastikan hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Arab Saudi, Lebanon, Yaman, Sudan dan Maroko.

"Kita harus memberikan pelayanan yang terbaik, serta menunjukkan apa saja yang memiliki peluang untuk mereka dapat berinvestasi di Provinsi Lampung," ujar Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, dalam Rapat Pemantapan Acara Kunjungan Duta Besar Negara Timur Tengah untuk Indonesia ke Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Selasa (27/2).

Taufik mengatakan, kunjungan dubes ini akan berlangsung selama 3 hari, yakni dari hari Senin (5/3) hingga Rabu (7/3). “Hari Senin, kunjungan duta besar akan diterima langsung oleh Pjs. Gubernur Lampung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung dan akan ada ekspos terkait Provinsi Lampung, serta pameran kecil terkait produk unggulan Provinsi Lampung di Lantai 1 kantor Gubernur. Sedangkan hari Selasa, para dubes tersebut akan melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Minhadlul Ulum di Tegineneng, dan sejumlah perusahaan, di antaranya PT. Wong Coco, PT. Great Giant Pineapple Plantation, dan PT. Nestle Indonesia," jelas Taufik.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Lukmansyah menjelaskan, kunjungan kerja duta besar ini bertujuan untuk melakukan silaturahmi dengan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, menjajaki berbagai peluang investasi dan meningkatkan kerjasama dengan Provinsi Lampung, serta memberikan bantuan dan melihat pusat kegiatan Islam yang ada di Lampung.

Menurut Lukmansyah, Provinsi Lampung memiliki potensi dan kekayaan alam yang dapat menjadi peluang dalam meningkatkan investasi. “Diharapkan dengan adanya kunjungan 16 Duta Besar Negara Timur Tengah ke Provinsi Lampung mampu memberikan efek tindaklanjut, dalam bentuk masuknya investor negara Timur Tengah ke Provinsi Lampung, “ harapnya.

Untuk semakin mematangkan persiapan, Pemprov juga melibatkan dinas-dinas terkait, kepolisian dan perusahaan, guna mensukseskan kunjungan kerja duta besar timur tengah, sehingga dapat berjalan aman, tertib dan lancar. (*)




GUNUNG SUGIH -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Tengah  lantik dan berikan pembekalan kepada 84 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Aula Hotel Spark, Bandar Jaya, Lampung Tengah, Selasa (27/02).

84 anggota PPK yang dilantik ini berasal dari 28 kecamatan, yang nantinya akan di tempat 5 orang anggota PPK perkecamatan, dimana anggota PPK ini sudah mengikuti sejumlah rangkaian tes sehingga dapat memenuhi syarat dan terpilih sebagai petugas PPK di Pemilu 2019.

Pelantikan dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lamteng, Loekman Djoyo Soemarto. Dalam arahannya, Loekman berpesan agar para anggota PPK yang di lantik dapat berkerja dengan profesional.

Sementara itu, Ketua KPUD Lamteng, Budi Hariyunanto mengatakan, pelantikan para PPK ini bukan sekadar seremoni belaka melainkan ada makna dan tanggung jawab yang harus diemban oleh masing-masing pribadi. "Mereka sudah kami pilih sesuai kualitas dan aturan yang ada, bekerjalah dengan cerdas dan jadilah selalu pribadi yang jujur melaksanakan tugas," ujarnya. (*)




BANDAR LAMPUNG  -- Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Indra Krisna mengatakan pihaknya menargetkan Lampung menjadi pelopor Bank Wakaf pertama di Sumatera. Hal itu diungkapkan Indra Krisna usai beraudiensi dengan Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno, Selasa (27/2) sore di Ruang Kerja Gubernur.

Dengan menjadi pelopor Bank Wakaf maka program tersebut akan dimulai dari lingkungan pesantren. "Pesantren yang dijadikan pilot project adalah Pesantren Miftahul Ulum dan Pesantren Al- Hikmah di Kabupaten Pesawaran," ujar Indra Krisna.

Indra menjelaskan Bank Wakaf didirikan bertujuan untuk mempermudah akses keuangan masyarakat di tingkat bawah, sehingga dapat memberikan pinjaman pada masyarakat berpenghasilan rendah yang berada di pelosok daerah.

Langkah tersebut, menurutnya, merupakan salah satu upaya OJK menurunkan tingkat ketimpangan ekonomi dan kemiskinan melalui penyediaan akses keuangan dan pemberian pendampingan usaha bagi masyarakat dan usaha mikro kecil dan menengah. 

Menurut Indra, tidak semua pesantren  akan mendapatkan pendirian Bank Wakaf. Pasalnya, terdapat beberapa prosedur penilaian yang harus dipenuhi. “Pesantren tersebut harus sudah memiliki aktifitas keuangan. Selain itu, pesantren juga harus komit untuk membantu masyarakat di lingkungannya, sehingga tidak hanya ada unsur pembiayaan namun juga pemberdayaan untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

Terkait dengan sumber pendanaan Bank Wakaf sendiri berasal dari Lembaga Amil Zakat Skala Nasional (Laznas) dengan nilai lebih dari Rp4 milyar. Nantinya, Bank Wakaf akan memberi pembiayaan kepada masyarakat di tingkat mikro namun tanpa bunga. “Bank Wakaf bukan bank. Secara umum,  mereka memberikan pembiayaan kepada masyarakat, dengan nol persen bunga atau tanpa bagi hasil. Yang ada hanya biaya adminstrasi sebesar 3 persen,” jelas Indra.

Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno menyatakan mendukung upaya OJK dalam meningkatkan dan membangun perekonomian Lampung. Ia meminta agar percepatan akses keuangan daerah terus ditingkatkan dengan membangun sinergi dan koordinasi yang baik antara OJK, Pemprov Lampung dan stakeholder terkait. “Terus tingkatkan sinergi dan koordinasi yang baik, terutama kegiatan yang menyangkut  penyediaan modal dan  kredit bagi pengusaha kecil dan menegah,“ ujar Didik.

Selasa petang (27/2) ini juga, Pjs. Gubernur Didik, dengan didampingi Karo Perekonomian Setda Provinsi Lampung Lukmansyah, menerima audiensi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Budiharto Setyawan.

Pada kesempatan tersebut, selain  bersilaturahmi, Budiharto juga melaporkan perkembangan pertumbungan ekonomi di Provinsi Lampung yang terus menunjukan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Lampung hingga hingga akhir 2017 berjalan dengan baik di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen. (Humas Prov)




BANDAR LAMPUNG -- Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Lampung, Didik Suprayitno memberi apresiasi Tim Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan pembinaan kepada SKPD di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan seluruh Kabupaten/Kota.

"Terima  kasih dan kami mengapresiasi. Mohon dibantu dan membimbing dalam pendampingan agar program-program ke depannya berjalan lancar sesuai aturan yang berlaku," ujar Didik saat menerima kunjungan Kepala Satgas II Sumatera Korsupgah KPK Adlinsyah Malik Nasution beserta Tim, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Selasa (27/2).

Didik menyampaikan bahwa KPK juga harus ikut membantu dalam pencegahan deteksi dini dan juga memberikan berbagai dorongan dalam pengembangan segala lini sektor SKPD terkait yang dianggap strategis dalam pembangunan Lampung.

Sementara itu, Kepala Satgas II Sumatera Korsupgah KPK Adlinsyah Malik Nasution mengatakan perjumpaannya dengan Pjs. Gubernur Lampung hanya untuk melaporkan kegiatan yang dilakukan dirinya bersama Tim selama berada di Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut, kata Adlinsyah yakni mendorong terbangunnya e-planning atau Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPDa), e-budgeting atau Transparansi Anggaran, membangun terdorongnya perizinan online, dan memberdayakan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

"Provinsi Lampung akan didampingi oleh KPK terkait program indentifikasi awal program pemberantasan korupsi terintegrasi. Kita melaporkan apa yang sudah kita lakukan, mendorong daerah membangun e-planning, e-budgeting dan lainnya. Semua itu pencegahan, jadi kita tidak bicara masalah penindakan, semua itu kita dorong pencegahannya," ujarnya.

Selain itu, Adlinsyah juga menyampaikan pihaknya mendorong beberapa sektor strategis pada Pemerintah Provinsi Lampung termasuk juga Kabupaten/Kota, seperti pada sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, perhubungan dan juga pemberdayaan masyarakat desa.  "Intinya kami mendampingi agar proses tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) yang dilakukan masing-masing SKPD berjalan dengan aturan yang berlaku," katanya. (Humas Prov)




BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat persiapan Kunjungan Kerja Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja Ke Provinsi Lampung. Dalam kunjungan ini dijadwalkan hadir Ibu Panglima TNI, Ibu Menteri Pertahanan, dan beberapa Ibu Menteri Kabinet. Kunjungan dijadwalkan pada hari Jumat, 2 Maret 2018. 

“Ini merupakan kunjungan kedua yang dilakukan oleh OASE Kabinet Kerja ke Provinsi Lampung. Sebelumnya, pada tahun 2016 OASE juga berkunjung ke sini,” ujar Hery Suliyanto saat memimpin rapat yang juga dihadiri juga oleh unsur TNI dan Polri serta SKPD terkait di Ruang Rapat Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kantor Gubenur, Selasa Siang (27/2).

Kunjungan Kerja ini, lanjut Hary dalam rangka Road Show Sosialisasi Bahaya Narkoba di Provinsi Lampung.

Materi kunjungan ini bersifat sosial yaitu penyuluhan bahaya narkoba serta tindak pidana penyalahgunaan narkoba, bahaya kekerasan dalam rumah tangga, dan bahaya pornografi. Sosialisasi akan di laksanakan di dua tempat yaitu SMA Negeri 2 Bandar Lampung dan Universitas Bandar Lampung (UBL).

“Penyuluhan Sosialisasi Narkoba dan dialog interaktif ini rencananya akan ditujukan kepada remaja yang diikuti oleh seluruh Siswa/Siswa SMA se-Bandar Lampung. Sosialisasi akan menjelaskan bahaya narkoba di kalangan remaja, serta pencegahan kekerasan pada wanita dan anak yang akan diberikan kepada ibu TNI/Polri dan Ibu Ibu BKOW di lingkungan Provinsi Lampung,” ujar Hery.

OASE Kabinet Kerja dijadwalkan mengunjungi Gedung Dekransada untuk melihat Gallery dan ruang pameran hasil kerajinan para pengrajin asal Lampung. (Humas Prov)




KOTA AGUNG --  Penjabat Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin secara khusus menyoroti substansi musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Dia menegaskan, agar musrenbang sungguh-sungguh mampu menjembatani aspirasi rakyat yang mendambakan pemerataan pembangunan. Bukan hanya dijadikan pencitraan apalagi seremoni belaka.

Zainal Abidin juga menjamin roda pemerintahan Kabupaten Tanggamus tetap berjalan baik. Kendati berada di bawah komando seorang penjabat bupati. Hal tersebut dan beberapa poin krusial lainnya, dia tegaskan dalam Rakor Bulanan Pemkab Tanggamus di Ruang Rapat Utama Sekretariat Pemkab Tanggamus, Selasa (27/2).

”Khusus untuk musrenbang, harus ada indikator pastinya. Dalam artian, indikator soal kapan dilaksanakan, indikator progres pelaksanaan, dan indikator kapan program tersebut selesai dilaksanakan. Jangan hanya dijadikan pencitraan,” tegas Zainal Abidin.

Masih terkait musrenbang, kata dia, untuk tahapan- tahapan pembangunan harus cepat diselesaikan, baik yang merupakan hasil musrenbang kecamatan maupun kabupaten. Zainal juga meminta laporan progres pembangunan, seperti bagaimana masalah pembangunan yang sudah terealisasi dan bagaimana pemkab bisa menyinkronkan hal teknis dengan non teknis.

"Dan kembali saya berharap, agar kita bisa bekerja sama dalam menciptakan Tanggamus yang baik dan maju. Dan dengan adanya rakor ini, setiap ada masalah harus bisa diselesaikan,” ungkap Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setprov Lampung itu.

Selanjutnya, Zainal Abidin juga meminta agar semua hal dikoordinasikan dengan baik. Terutama dalam hal menciptakan agenda-agenda singkat. Yang dimaksud agenda singkat tersebut, misalnya  agenda Asrikan Lingkungan, Indahkan Lampu Jalan, dan masih banyak lagi.

”Intinya luruskan niat dalam bekerja. Aparatur Sipil Negara (ASN) penyelenggara pemerintahan, jangan hanya punya niat untuk ngisi absen. Jangan hanya takut pada atasan. Harapan kita semua dengan bekerja baik dan maksimal, supaya Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bisa kembali diraih Tanggamus. Begitu juga dengan penghargaan Adipura,” tutur Zainal.

Kemudian terkait even religius MTQ Kabupaten Tanggamus, dia menambahkan, semoga tahun depan Tanggamus bisa juara lagi. ”Dan akan lebih baik, jika bisa meraih juara ketiga kalinya, sehingga Tropi MTQ bisa ’menetap’ terus di Tanggamus,” tandas Zainal.

Turut hadir dalam rakor bulanan tersebut, Sekretaris Daerah Tanggamus Hi. Andi Wijaya, para Asisten, para Staf Ahli, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah, dan seluruh Camat se-Tanggamus. (*/jl)



JAKARTA -- Bola panas kasus suap terkait pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah (Lamteng) Tahun Anggaran 2018 terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memanggil Sekretaris Kabupaten Lamteng Adi Erlansyah dan pengawal pribadi Bupati Lamteng bernama Erik Jonathan.

Selain itu, KPK juga memanggil Kepala Dinas (Kadis) Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Lamteng Madani, dan Sekretaris DPRD Lamteng Syamsi Roli.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, mengatakan mereka diperiksa untuk tersangka J Natalis Sinaga yang merupakan wakil ketua DPRD Lamteng, Selasa (27/2).

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan dalam penyidikan kasus itu, KPK saat ini sedang mendalami proses pembahasan surat persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lamteng TA 2018 tersebut. Pihaknya menduga ada beberapa pimpinan DPRD yang menandatangani surat persetujuan tersebut sehingga KPK akan menelusuri prosedurnya lebih dahulu.

Pada Senin (26/2/2018), lembaga antirasuah itu juga telah memeriksa empat saksi untuk tersangka J Natalis Sinaga. Keempatnya, yakni Ketua DPRD Lamteng Achmad Junaidi Sunardi, Wakil Ketua II DPRD Lamteng Riagus Ria, Wakil Ketua III DPRD Lamteng Joni Hardito, dan anggota DPRD Lampung Tengah Raden Zugiri.

"Dalam kasus Lampung Tengah itu, kami mendalami bagaimana proses pembahasan Rp300 miliar tersebut pada saat itu. Kami tanyakan juga kepada Ketua DPRD dan pengetahuan saksi itu sejauh mana. Apakah pernah dibahas di forum-forum resmi. Kalau pembahasan APBD tentu dibahas bersama, tetapi pembahasan surat persetujuan ini apakah juga dibahas bersama atau tidak," ujar Febri Diansyah. (*)



Sukadana, journalnusantara.co.id -- UPTD Kesehatan Puskesmas Tambah Subur Way Bungur buka stan pelayanan korban bencana banjir di Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (27/02).

Diketahui bencana banjir melanda Kecamatan Way Bungur sudah dirasa tiga hari terakhir, titik bencana di desa Tanjung Tirto merendam ratusan rumah warga, hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah kerugian yang diderita warga.

Kesigapan Dinkes Lamtim melalui UPTD Kesehatan Puskesmas Tambah Subur mengupayakan para korban banjir agar tidak terserang penyakit dengan memasang stand pelayanan darurat.

Saat diwawancarai pegawai Puskesmas yang berjaga mengatakan, jika hingga saat ini tidak ada pasien korban banjir yang berarti.

"Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada korban banjir yang sakit serius, hanya kelelahan saja dan panas dingin saja, dan sudah kita tangani dengan memberikan pelayanan obat generik," singkat petugas UPTD Kesehatan Puskesmas Way Bungur. (apri) 

GUNUNG SUGIH -- Karang Taruna Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) kembali peduli korban banjir  dengan memberikan bantuan kemanusiaan di kampung Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (27/2).

Sebelumnya pada siang hari, Karang Taruna Pimpinan Helmiyati pada hari yang sama juga memberikan bantuan kepada korban banjir di Kampung Bekri Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah, menjelang sore kaum muda peduli ini bergerak menuju Kecamatan Terbanggi Besar yang jaraknya puluhan kilometer.

Salah seorang pengurus Karang Taruna, Indah Amelia mengatakan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian sesama manusia.

”Bantuan yang diberikan antara lain, bahan makanan, air mineral kemasan, dan lainnya yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya, Selasa (27/2).

Ia mengharapkan, bantuan yang diberikan ini bermanfaat dan tetap semangat dalam menjalani kehidupan

Ketua Karang Taruna pada saat itu menyampaikan, bantuan yang mereka berikan adalah merupakan rasa persaudaraannya dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat korban banjir.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah banjir di berbagai wilayah kabupaten Lampung Tengah.

"Melalui gerakan  Karang Taruna PEDULI, bagi sahabat semua yang ingin berpartisipasi memberikan bantuan untuk para korban banjir  dalam bentuk apapun misal pakaian bekas  yang masih layak pakai, makanan ,minuman, alat-alat sekolah dapat menyerahkan melalui wadah Karang Taruna," ujar Helmiyati, Selasa (27/2).

Rombongan Karang Taruna mendatangi lokasi banjir di sekitar jembatan lama kampung tua Terbanggi Besar dan mereka diterima Camat setempat Supriyono dan Kepala Kampung Haidir, setelah itu mereka berdialog dikediaman Saleh seorang tokoh masyarakat di kampung tersebut.

Berdasarkan data yang diterima, musibah banjir telah banyak  menelan korban material, ratusan rumah terendam air, 2 kendaraan roda nyaris hanyut terbawa air, tapi masih beruntung, kendaraan itu dapat diselamatkan dengan menggunakan traktor milik warga yang bernama Abdul Gani. Kerugian material akibat banjir belum bisa dilaporkan. (jn)

GUNUNG SUGIH -- Musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Lampung Tengah, kemarin (26/2) usai diguyur hujan deras seharian telah menyisakan duka mendalam. Dan bencana itu telah menumbuhkan rasa empati dan dorongan jiwa sosial atas rasa kemanusiaan.

Sikap itu ditunjukkan kaum muda yang tergabung dalam wadah Karang Taruna di kabupaten setempat. Mereka bersatu bahu membahu membangun kemanunggalan bagi diri masyarakat untuk peduli membantu meringankan beban saudara-saudara mereka yang tengah hadapkan cobaan hidup.

Karang Taruna yang diketuai Helmiyati, mendatangi lokasi bencana yang terkena luapan air kampung Bekri Kecamatan Bekri.

Kedatangan Karang Taruna kedua lokasi bencana memberikan bantuan logistik jenis mie instan, air minum dalam kemasan serta bantuan dana tali kasih untuk meringankan beban masyarakat.

Dalam sambutannya, Helmiyati menyampaikan rasa persaudaraannya, bantuan yang mereka berikan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat korban musibah banjir.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli, " sahabat, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yg tertimpa musibah banjir di berbagai wilayah kabupaten Lampung Tengah,  melalui gerakan  Karang Taruna PEDULI , bagi sahabat semua yg ingin berpartisipasi memberikan bantuan untuk para korban banjir  dalam bentuk apapun misal pakaian bekas  yg masih layak pakai, makanan ,minuman, alat-alat sekolah," ujar Helmiyati, Selasa (27/2).

Bantuan lanjut Helmiyati, dapat di serahkan ke posko Karang Taruna PEDULI di Sekretariat Karang Taruna Kabupaten Lampung Tengahatau dpt menghubungi pengurus Karang Taruna saudari Sri nomor handphone 081369383015 atau saudari Indah no handphone 082180803380.

"Atas bantuan dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih, semoga Allah SWT selalu melimpahkan Rahmat dan karunianya kepada kita semua, amin YRA," pungkas Helmiyati. (jn)



PRINGSEWU -- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Kabupaten Pringsewu yang jatuh pada 3 April 2018 akan dibuat spektakuler dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Sekdakab Pringsewu, Budiman, yang juga ketua panitia pelaksana, ada lima rangkaian kegiatan akbar. Seperti mengan balak (kenduri besar) dengan membakar 10 ribu ikan dalam bambu. "Mengan Balak akan digelar di Pendopo Pringsewu pada 29 Maret 2018. Kegiatan ini direnanakan mendapatkan penghargaan MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia)," kata Budiman.

Menurutnya, kepanitiaan sudah terbentuk sejak awal Januari lalu. Peringatan ini menampilkan sekitar 170 rangkaian kegiatan, berasal dari OPD, komunitas, ormas, BUMN, Bumdes, pihak kecamatan dan pekon, pnampilan pelajar TK , SD, SMP, SLTA hingga sejumlah perguruan tinggi.

Budiman di hadapan sekitar 60 wartawan dari media cetak, elektronik dan online saat konferensi pers di aula pemkab setempat, menjelaskan, kelima rangkaian acara akbar dan diminati masyarakat diantaranya, Pemilihan Muli Mekhanai pada Jumat 16 Maret di Pendopo Pringsewu, Pringsewu Expo pada 19 hingga 23 Maret di Lapangan Pemkab, Selasa (27/2).

Pawai budaya Kemilau Pringsewu pada Jumat 30 Maret menampilkan pawai sembilan ekor gajah, sembila kuda dan dihadiri 9 duta besar berlangsung di Pendopo. "Serta ada malam Pesona/malam ramah tamah (Festival Bambu Seribu) pada Jumat malam (30/3) di Pendopo, dilanjutkan jalan sehat pada Minggu 1 April di Lapangan Kuncup," jelas Budiman.

Budiman menambahkan, berbagai rangkaian agenda itu untuk menghibur seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu. Peringatan HUT ini milik masyarakat bukan milik pemda. "Jadi dari masyarakat untuk masyarakat. Masyarakat juga kami libatkan,"jelasnya.

Rangkaian HUT Pringsewu, sebenarnya sudah dimujlai sejak 27 dan 28 Januari lalu berupa Festifal Bambu Seribu yang diikuti peserta dari Bandung, Jawa Barat. Kemudian lomba futsal, lomba pembuatan maskot Kabupaten Pringsewu. "Serta masih banyak agenda, baik olahraga, seni dan budaya, seminar serta dialog," imbuh Budiman.

Sementara itu Bupati Pringsewu H. Sujadi saat memimpin konferensi pers mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan hari jadi Kabupaten Pringsewu sebagai momentum melakukan refleksi atas kinerja pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat. "Bahkan sekaligus untuk menorehkan perjuangan, pengabdian, dan karya nyata dalam membangun serta mewujudkan kesejahteraan di Kabupaten Pringsewu ini," ujarnya.

Menurutnya, peringatan HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu kali ini memiliki makna penting karena begitu banyak perubahan yang dapat dirasakan masyarakat, kususnya telah terealisasinya berbagai program pembangunan.

Sujadi mengharapkan semua elemen masyarakat untuk senantiasa meningkatkan persatuan dan kesatuan serta kebersamaan demi kesinambungan pembangunan di Kabupaten Pringsewu. "Hal itu dapat dilakukan dengan komitmen tinggi dan rasa kebersamaan dalam semangat kegotong-royongan," ujarnya.

Pada sesi tanya jawab, sejumlah wartawan mengkritisi pada setiap momen peringatan HUT Pringsewu dari tahun ke tahun dinilai kurang menyentuh kepentingan dan melibatkan masyarakat luas, namun hanya para pejabat yang terlibat. "HUT Pringsewu ini khan milik masyarakat luas, bukan hanya milik para pejabatnya saja," ujar seorang wartawan.

Hadir pada konferensi pers, Asiaten I Zuhairi, Asisten II Junaidi Hasyim, Kadisporapar Samsir Kasyim, Kadis Kesehatan Purhadi, Kepala Kesbangpol Sukarman dan perwakilan dari Disdikbud, Kabag Humas dan Protokol H.Ibnu Harjianto. (shr)




KOTA AGUNG -- Dalam rangka mencegah meluasnya pembalakan liar atau illegal logging, pemkab Tanggamus menggelar workshop sinergisitas pengelolaan perhutanan sosial untuk mewujudkan masyarakat sejahtera hutan lestari, di Aula Hotel 21, Kecamatan Gisting, Tanggamus, Selasa (27/2).

Mewakili Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin, Asisten II Karjiono mengatakan, hutan untuk rakyat sudah mulai didengungkan dalam kongres kehutanan se-dunia tahun 1978 di Jakarta. Hal itu dilandasi semangat bersama bahwa dalam pengelolaan hutan haruslah bermanfaat secara langsung kepada masyarakat sekitarnya.

Hutan Kemasyarakatan (HKm) kemudian menjadi salah satu program yang dikembangkan sebagai wujud semangat tersebut. Hingga diterbitkan PP No. 6 Tahun 2007 menyatakan HKm merupakan salah satu Skema Pemberdayaan Masyarakat Setempat (sekitar hutan), selain juga Hutan Desa (HD), Hutan Taman Rakyat (HTR), Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan. 

"Saat ini pemerintah memiliki dua agenda besar, yaitu mensejahterakan masyarakat sekitar hutan dan upaya pelestarian hutan yang efektif, " kata Karjiono. 

Melalui workshop ini, lanjutnya, diharapkan gapoktan HKm lebih percaya diri dalam menerapkan peraturan-peraturan yang berlaku. Kemudian, adanya pembagian peran terutama pemerintah dan swasta yang Iebih jelas. Mempercepat akselerasi dalam penindakan apabila terjadi kejahatan hutan.

"Dukungan masyarakat dalam memperluas jaringan kamtibmas dan sebagainya," katanya. 

Sementara berdasarkan laporan panitia pelaksana Workshop Joko Prabowo, workshop perhutanan sosial Tanggamus 2018 didukung oleh pemprov dan Kementerian Kehutanan.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dilakukan percepatan akselarasi kegiatan. Diantaranya skema HKM supaya benar-benar terwujud bukan sekedar jargon," ujarnya.  (*)




SUKADANA, JNNews -- Sebelumnya para awak media di Kabupaten Lampung Timur ramai memberitakan adanya dugaan kejanggalan atas anggaran Alat Tulis Kantor (ATK) Program Keluarga Harapan (PKH) TA 2017 senilai 125 Juta.

Kali ini kembali di duga ada indikasi kecurangan dalam proses Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Tahun Anggaran 2017, pasalnya, dari beberapa orang pegawai yang di mintai keteranganya mengaku hingga saat ini belum pernah mendapatkan uang dari SPPD tersebut.

Karenanya, kata nara sumber yang namanya enggan di sebutkan  mengaku proses peng SPJ an SPPD tersebut hingga saat ini belum dapat di proses lebih lanjut. pasalnya, beberapa orang pegawai atas nama dalam SPPD tersebut tidak ingin bertanggung jawab atas penanda tanganan SPJ SPPD tersebut.

Kepala Dinas Sosial,  M. Yunus, mengatakan agar wartawan konfirmasi dengan Sekretarisnya, sembari menghindar dengan dalih sedang sibuk. "Silahkan dengan sekretaris saja, haah begitu aja," kata Yunus. Selasa (27/02).

Lanjut, menurut Sekretaris Dinas Sosial, Darmuji terkait perihal adanya dugaan penyelewengan atas SPPD Dinas Sosial Tahun Anggaran 2017 tersebut, enggan berkomentar banyak. Namun ia terkesan sedikit menutu-nutupi informasi sebenarnya.

Sementara Inspektur Pembantu (Irban) III Yopi Humara, mengatakan pihaknya selaku Inspektorat Kabupaten Lampung Timur dalam waktu dekat akan memanggil Dinas terkait.
Lain pula menurut Anggota Komisi IV, Faizal Risa DPRD Kabupaten Lampung Timur menyayangkan sikap dan kinerja Dinas Sosial tersebut, karenanya, lembaga kontrol Eksekutif melalui Komisi IV akan memanggil dan dilakukan Hering Komisi. (apri)



SUKADANA, JNNews -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupate Lampung Timur merilis nama nama calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang akan dilantik pada hari kamis, 01 maret 2018 pukul 08:30 wib digedung pusiban, Selasa (27/02).

Menurut ketua KPU lampung timur ANDRI OKTAVIA, bagi Laki-laki memakai jas, berpeci dan sarung tapis dan untuk wanita memakai baju kebaya dan bawahan kain tapis.

Berikut nama-nama calon anggota yang akan dilantik:

NO KECAMATAN NO PENDAFTARAN NAMA JENIS KELAMIN
1.       BANDAR SRIBHAWONO 15.06 ANDRI WIBOWO LAKI – LAKI
2.        BANDAR SRIBHAWONO 15.03 MUHAIMIN LAKI – LAKI
3.       BANDAR SRIBHAWONO 15.05 SIGIT WIYONO LAKI – LAKI
4.       BATANGHARI 06.05 RAHMATTULLOH LAKI – LAKI
5.       BATANGHARI 06.02 SHOHIBUL IMAM LAKI – LAKI
6.       BATANGHARI 06.03 YUDI HELIMARKO LAKI – LAKI
7.       BATANGHARI NUBAN 13.04 IDDRIS SAPUTRA LAKI – LAKI
8.       BATANGHARI NUBAN 13.02 MUHAMAD MUHTAR LAKI – LAKI
9.       BATANGHARI NUBAN 13.03 RUDI MULYADI LAKI – LAKI
10.   BRAJA SELEBAH 22.01 AGUS WAHYUDI, SE LAKI – LAKI
11.   BRAJA SELEBAH 22.02 SUHERMANTO LAKI – LAKI
12.   BRAJA SELEBAH 22.07 SUTIYONO LAKI – LAKI
13.   BUMI AGUNG 14.01 DEDI GUNAWAN LAKI – LAKI
14.   BUMI AGUNG 14.03 MISWANDI LAKI – LAKI
15.   BUMI AGUNG 14.02 YUDHI WIJAYA LAKI – LAKI
16.   GUNUNG PELINDUNG 18.02 HASAN LAKI – LAKI
17.   GUNUNG PELINDUNG 18.01 RADEN BAGUS LAKI – LAKI
18.   GUNUNG PELINDUNG 18.04 SYAIFUL BAHRI LAKI – LAKI
19.   JABUNG 03.02 AGUS MUZANI LAKI – LAKI
20.   JABUNG 03.03 ISKANDAR LAKI – LAKI
21.   JABUNG 03.01 NICKO JUANSYAH LAKI – LAKI
22.   LABUHAN MARINGGAI 02.03 ANDRI NOPRIYADI LAKI – LAKI
23.   LABUHAN MARINGGAI 02.02 IZWAN LAKI – LAKI
24.   LABUHAN MARINGGAI 02.04 LUKMAN SYAHRUL LAKI – LAKI
25.   LABUHAN RATU 21.05 IR. MAIDUN PURBA LAKI – LAKI
26.   LABUHAN RATU 21.06 SYAMSU HIDAYAT LAKI – LAKI
27.   LABUHAN RATU 21.13 TONI ALFIYAN LAKI – LAKI
28.   MARGA SEKAMPUNG 24.07 ARI SUPADI LAKI – LAKI
29.   MARGA SEKAMPUNG 24.01 SABARUDIN LAKI – LAKI
30.   MARGA SEKAMPUNG 24.02 SAHRONI LAKI – LAKI
31.   MARGATIGA 11.10 ANSORI ROIS HABIBI LAKI – LAKI
32.   MARGATIGA 11.01 H SUGIYANTO, S.PD.I LAKI – LAKI
33.   MARGATIGA 11.06 IMAN HENDRIK SETIAWAN LAKI – LAKI
34.   MATARAM BARU 16.05 HERWAN KURNIANDI LAKI – LAKI
35.   MATARAM BARU 16.04 IRMA NURMAWATI PEREMPUAN
36.   MATARAM BARU 16.03 RIKHO ARIYANTO,ST LAKI – LAKI
37.   MELINTING 17.01 MUARIFIN HIDAYAT LAKI – LAKI
38.   MELINTING 17.04 SITI ROFI’AH PEREMPUAN
39.   MELINTING 17.05 ZULKIFLI LAKI – LAKI
40.   METRO KIBANG 10.02 AHMAD ISAK LAKI – LAKI
41.   METRO KIBANG 10.03 EKO SUPRAPTO LAKI – LAKI
42.   METRO KIBANG 10.01 SUNARTO LAKI – LAKI
43.   PASIR SAKTI 19.03 MADE RAIYANTO LAKI – LAKI
44.   PASIR SAKTI 19.04 SLAMET DAROINI LAKI – LAKI

NO KECAMATAN NO PENDAFTARAN NAMA JENIS KELAMIN

45.   PASIR SAKTI 19.02 ZAINAL ARIFIN LAKI – LAKI
46.   PEKALONGAN 04.03 AJI FAJAR KURNIAWAN LAKI – LAKI
47.   PEKALONGAN 04.04 DWI SAPUTRA NUGROHO LAKI – LAKI
48.   PEKALONGAN 04.09 SAMSUL ARIFIN LAKI – LAKI
49.   PURBOLINGGO 08.02 ARKHAM HANAFI LAKI – LAKI
50.   PURBOLINGGO 08.05 DODI SETIAWAN LAKI – LAKI
51.   PURBOLINGGO 08.03 MISBAHUL MUNIR LAKI – LAKI
52.   RAMAN UTARA 09.03 AHMAD HIDAYATULLOH LAKI – LAKI
53.   RAMAN UTARA 09.02 SUPRIYANTO LAKI – LAKI
54.   RAMAN UTARA 09.01 WINARNI PEREMPUAN
55.   SEKAMPUNG 05.09 DIYAN AHMAD SAPUTRA LAKI – LAKI
56.   SEKAMPUNG 05.04 FERRY FADLI LAKI – LAKI
57.   SEKAMPUNG 05.03 RUKIN SUDARWANTO LAKI – LAKI
58.   SEKAMPUNG UDIK 12.08 NUR WAKID LAKI – LAKI
59.   SEKAMPUNG UDIK 12.06 SEKENDAK MULYADI LAKI – LAKI
60.   SEKAMPUNG UDIK 12.07 YUDI HERMANTO LAKI – LAKI
61.   SUKADANA 01.02 ADITRA MERFAIZA LAKI – LAKI
62.   SUKADANA 01.04 AMANUDDIN LAKI – LAKI
63.   SUKADANA 01.01 CHANDRA HASAN LAKI – LAKI
64.   WAWAY KARYA 20.01 AHMAD ANSORI LAKI – LAKI
65.   WAWAY KARYA 20.05 OKTAFIANUS DWISAPUTRA LAKI – LAKI
66.   WAWAY KARYA 20.02 WILLIA PEREMPUAN
67.   WAY BUNGUR 23.06 ENDRO WAHYONO LAKI – LAKI
68.   WAY BUNGUR 23.03 RISGIYANTORO LAKI – LAKI
69.   WAY BUNGUR 23.02 ROMI SURANSYAH LAKI – LAKI
70.   WAY JEPARA 07.04 DODI IRAWAN LAKI – LAKI
71.   WAY JEPARA 07.01 HESTI TUSIANA DEWI PEREMPUAN
72.   WAY JEPARA 07.05 WAKHID NUGROHO, S.PT LAKI – LAKI

Sukadana, 26 Februari 2018
Ketua, ANDRI OKTAVIA. (apri)

Diberdayakan oleh Blogger.