Halloween party ideas 2015

KAYUAGUNG -- Ddesa Telang Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tadi sore dihebohkan dua gadis belia berumur sekitar 10 tahun dikabarkan hanyut terbawa derasnya arus komering, kejadian pada Jum'at at pukul 16.30 WIB, (30/ 03/ 2018).

Dua orang korban, Ananda anak dari pasangan Rudy dan Ira dan Nadin anak Sepriadi dan Yanti. Menurut cerita warga yang  mengetahui kejadian naas itu, mengatakan, Ananda dan Nadin ke sungai yang berdekatan dengan tempat tinggalnya untuk mandi, namun  tiba-tiba tubuh mungil korban hanyut terbawa arus sungai. Kedua korban diketahui merupakan siswi kelas 4 SDN Muara Telang kecamatan Teluk Gelam, OKI.

Terkait hal ini, Kepala Desa Hendra saat dimintai tanggapannya, menuturkan, "kejadian itu memang benar dan yang menjadi korban warga saya yang tidak jauh dari rumah kita," kata diujung handphonenya, Jum'at (30/3/2018.

Kades juga  menceritakan kronologis  kejadian itu, "infonya, ini (korban) sedang mandi berdua, terus kemungkinan terpeleset dan akhirnya terbawa arus sungai, sampai sekarang kita masih terus berusaha untuk mencarinya agar  korban secepatnya ditemukan dan saya juga menghubungi para Kades setempat agar secepat nya memberikan informasi apabila sudah menemukan korban," tutur Hendra.

Masih kata Hendra, ia sebagai Kades turut berbelasukawa atas insiden yang menimpa warganya.

"Saya akan tetap berusaha semampunya agar adik anak-anak (korban) secepatnya  ditemukan, kepada masyarakat secepatnya memberikan informasi kepada pihak pemerintah setempat kecamatan atau Kepolisian," tukasnya.  

Selain masyarakat, Basarnas OKI, PMI OKI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI, Aparat Kepolisian, terlihat bahu membahu terlibat aktif ikut mencari kedua korban. Sampai berita ini disiarkan, kedua korban belum ditemukan dan tim masih terus berusaha mencari sampai dengan malam hari ini. (irwan)

JAKARTA -- Pada acara penandatanganan kesepakatan hari ini, Transportation Partners, perusahaan leasing milik Lion Group dan CFM International merealiasikan pemesanan 380 unit mesin LEAP-1A yang akan digunakan pada pesawat Airbus A320neo / A321neo. Kesepakatan akhir pemesanan mesin senilai $5,5 miliar AS telah diumumkan pada Februari 2016, sementara pesanan pesawat diumumkan pada Maret 2013.

Selain mesin LEAP-1A, Lion Group juga telah memesan 544 unit mesin LEAP-1B untuk digunakan pada pesawat Boeing 737 MAX 8, MAX 9, dan MAX 10, yang mana 10 unit pesawat tersebut saat ini sudah dioperasikan oleh Lion Air. Dengan total armada lebih dari 924 mesin LEAP dengan nilai total $ 13,4 miliar AS, Lion Group merupakan pengguna mesin LEAP terbesar di dunia.

Edward Sirait, President and Chief Executive Officer of Lion Air Group dalam rilis yang diterima, Kamis (29/3/2018, mengatakan, “atas nama Lion Air Group, kami sangat senang bekerja sama dengan CFM sejalan untuk meningkatkan dan memperkuat strategi bisnis dengan melakukan  pemesanan mesin LEAP dan CFM56. CFM sudah mendukung operasional maskapai kami untuk terus berkembang. Jenis mesin CFM telah bersama kami sejak awal.”

Edward menambahkan, “Pilihan kami untuk menggunakan mesin CFM pada A320neo family dan Boeing 737 MAX merupakan keputusan yang tepat. Kedua jenis pesawat itu adalah elemen penting dan utama dalam pertumbuhan jangka panjang. Armada terbaru dan paling modern akan memastikan Lion Air Group menjadi yang terdepan dalam industri aviasi. Lion Air Group dengan CFM telah tumbuh seiring dengan perkembangan bisnis maskapai. Kami optimis, bahwa mesin ini akan senantiasa memberikan kinerja kelas dunia, dengan nilai lebih antara lain efisiensi ekonomi, keandalan dan tetap membantu mewujudkan rencana Lion Air Group terus berkembang," tuturnya.

"Hari ini merupakan tonggak sejarah penting dalam kemitraan yang telah kami jalin selama ini," kata Chaker Chahrour, vice president of Global Sales & Marketing GE Aviation, induk perusahaan CFM International. "Lion Air telah merasakan manfaat yang besar dari pengoperasian mesin LEAP-1B dan memahami bagaimana mesin LEAP-1A akan menjadi asset penting bagi maskapai. Dengan perluasan layanan MRO, akan menjadikan kemitraan ini semakin lengkap. Kami senang melihat apa yang akan terjadi di masa depan," imbuhnya.

Kesepakatan hari ini juga temasuk perluasan layanan Material Service Agreement (MSA) selama 25 tahun untuk mesin CFM56-7B, CFM56-5B, dan LEAP-1B yang ditandatangani pada tahun 2014 dan kedepannya juga akan mencakup mesin LEAP-1A.  

CFM juga akan menyediakan layanan MRO untuk mesin CFM56 dan LEAP milik Lion Group hingga fasilitas perbaikan milik Lion Air yaitu Batam Aero Technic (BAT) di Batam, selesai dibangun. CFM telah memberikan bantuan dalam pengembangan fasilitas pemeliharaan dan pengujian mesin milik Lion Group yang baru sejak tahun 2016, dengan memberikan bantuan dalam hal manajemen proyek dan saran ahli mulai dari desain, konstruksi dan penyelesaian akhir fasilitas baru tersebut.

Saat dioperasikan nanti, BAT akan memiliki kemampuan pemeliharaan dan perbaikan untuk mesin CFM56 dan LEAP. CFM akan menyediakan pelatihan perbaikan mesin CFM56 dan LEAP dengan alih pengetahuan yang akan mendukung pengembangan para spesialis MRO berkualitas dari dalam negeri.

Lion Group, yang bermarkas di Jakarta, Indonesia, telah menjadi pelanggan CFM sejak tahun 2000 dan seluruh armada pesawat berbadan sempit dengan lorong tunggal yang berjumlah 690 pesawat (sudah beroperasi dan dalam pesanan) menggunakan mesin yang di produksi CFM. Lion Group telah memesan mesin CFM56 untuk digunakan pada pesawat Airbus A320ceo dan Boeing Next-Generation 737, serta mesin model LEAP-1A dan LEAP-1B masing-masing untuk pesawat A320neo dan 737 MAX. (rls/*)



BANDAR LAMPUNG -- Universitas Lampung (Unila) menggandeng Komisi Informasi (KI) Republik Indonesia dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dalam kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik di lantai II gedung rektorat kampus setempat, Kamis (29/3).

Hadir pada sosialisasi tersebut yakni para pejabat utama rektorat, seluruh dekan dan wakil dekan, serta civitas akademika Unila. Didaulat sebagai nara sumber dalam sosialisasi itu yakni Wakil Ketua Komisi Informasi RI Gede Naraya Sunarkha dan Kepala Bagian Komunikasi Publik Kemenristek Dikti Munawir Razak.

Rektor Unila, Hasriadi Mat Akin mengatakan Unila sebagai institusi pemerintah yang diatur dalam undang-undang mempunyai tanggung jawab memberikan informasi kepada publik. Menurut dia, informasi publik saat ini sudah menjadi kebutuhan setiap warga negara untuk mengetahui informasi apa saja terkait aktivitas warga negara.

"Informasi publik juga merupakan suatu alat dalam membangun elektabilitas penyelenggara negara. Unila sebagai institusi pemerintah dalam mewujudkan demokrasi, harus ikut membangun informasi publik sehingga hak publik dapat dipenuhi," kata Hasriadi.

Tetapi menurut dia, tidak semua informasi dapat dipublikasikan untuk diketahui semua orang seperti terkait dengan kerahasian negara. Karena menurutnya, informasi yang bersifat rahasia negara hanya boleh diketahui oleh pihak-pihak tertentu dan stakeholder.

"Kami sebagai administrasi penyelenggara pendidikan tetap berupaya memberikan informasi yang menjadi hak masyarakat. Tetapi, seperti dokumen rahasia negara, tidak semuanya dapat diberikan agar informasinya tidak kebablasan," ujar dia. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Lampung menggelar seminar penyampaian rekomendasi bertajuk “Strategi Pembangunan Lampung untuk Kepemimpinan 2019-2024” di Aula M Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL), Bandar Lampung, Rabu (28/3).

Ketua ICMI Orwil Lampung, Yusuf Barusman menegaskan, ICMI tidak berafiliasi dengan siapapun, tapi tidak juga buta terhadap politik. “Kita politik partisipan,” tegasnya.

Barusman memaparkan, dari potensi pangan yakni padi, Lampung menjadi salah satu lumbung padi nasional. Masalah illegal logging juga sudah mulai bisa diatasi.

Disamping posisi baik tadi, maka harus dilihat indeks pembangunan suatu daerah indeks pembangunan manusia, yakni ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, ini secara nasional untuk lihat indeks pembangunan suatu daerah, kita turun, kita di Sumatera urutan ke-10 di Sumatera IPM, kemudian Lampung masuk 10 Provinsi termiskin se-Indonesia. Pendidikan juga kita masih terbilang rendah hanya 7,6 tahun rata rata seperti itu murni pendidikan lamanya,” katanya.

Untuk partisipasi kasar pendidikan, menurut Barusman makin tinggi pendidikan tentunya makin rendah perguruan tinggi tidak sampai 2 persen.

“Crime rate nya 110 kejahatan artinya setiap 100 itu 10 kejahatan. Kemudian tingkat penyalah gunaan narkoba juga masih tinggi, 180 ribu penduduk,” katanya.

Kemudian, karena tingkat pendidikan rendah maka potensi konflik sosialnya masih tinggi.

“Bidang kesehatan, dihitung dari angka hidup penduduk Lampung, Pesisir Barat dan Lampung Barat ini masih rendah, kemudian stunting, ini juga menjadi masalah, seperti di Lamteng sampai 59 ribu anak stunting,” kata dia.

Jadi kata dia, berdasarkan indikator tersebut, maka Lampung masuk provinsi yang tidak bahagia. “Nah, bagaimana mencari solusinya, makanya kita petakan,” pungkasnya. (*)




BANDAR LAMPUNG -- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengapresiasi keberhasilan Provinsi Lampung dalam mengendalikan angka kelahiran. Direktur Bina Kesertaan Keluarga Berencana Jalur Swasta BKKBN Drg. Widwiono memuji keberhasilan Lampung tersebut karena menurunkan angka kelahiran (Total Fertility Rate) secara signifikan dari 2,7 per wanita pada tahun 2012 menjadi 2,35 per wanita tahun 2017. Hal ini sesuai dengan data Survey Demografi Kependudukan Indonesia ( SDKI) tahun 2017.

“Ini merupakan gambaran keberhasilan  sinergi program yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung,” ungkap Widwiono, dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga  Provinsi Lampung Tahun 2018 di Bandar Lampung, Rabu (28/03).

Rakorda ini juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program KKBPK antara BKKBN Provinsi Lampung  dan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan dalam hal pemberdayaan Ekonomi Keluarga bidang Perkebunan dan Peternakan.

Dalam PKS yang disepakatai, Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung akan menyiapkan kelompok bina ekonomi keluarga dengan membentuk kelompok – kelompok UPPKS, memfasilitasi pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi keluarga (PEK) dan memberikan pembekalan, sosialissai, orientasi materi pemberdayaan ekonomi keluarga. Sedangkan Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan kegiatan pembinaan dan pelatihan PEK di bidang pengelolaan, pemanfaatan lahan perkebunan dan budidaya hewan ternak, melakukan penyuluhan, pengelolaan, pemanfaatan lahan perkebunan dan budidaya ternak, memprioritaskan program pengelolaan pemanfaatan lahan perkebunan dan budidaya ternak di wilayah kampung keluarga berencana (KB). Diharapkan kesepakatan ini akan meningkatkan upaya pemberdayaan ekonomi keluarga di bidang pengelolaan, pemanfaatan lahan perkebunan dan budidaya ternak dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu,  Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Hery Sulianto yang hadir mewakili Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno dalam sambutanya menyampaikan kerjasama dan keterpaduan program Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota sangat menentukan keberhasilan suatu pembangunan. “Karena sesungguhnya Program Pemerintah Provinsi Lampung akan berjalan maksimal dengan membangun sinergi program dengan Pemerintah Kabupaten/Kota  dan Pemerintah Pusat termasuk BKKBN,” jelas Hery.

Hery melanjutkan Pemerintah Provinsi Lampung mengharapkan kerjasama dan sinergi lintas sektor untuk mengatasi  isue stunting (gizi buruk ), pengarapan stunting  yang bekerja sama dengan Pemerintah Pusat akan dilaksanakan di wilayah Lampung Selatan, Lampung tengah dan Lampung Timur. Implementasi Agenda Pembangunan Nasional ( Nawa Cita ) yang ke tiga dengan melaksanakan pembangunan dari pinggiran di laksanakan melalui program Gerakan membangun Desa Saburai (Gerbang Desa Saburai) yang bersinergi dengan kampung KB. "Hendaknya terus dilakukan intervensi dari semua sektor dan dilakukan evaluasi serta laporan secara periodik sehingga arah tujuan untuk mewujudkan keluarga kecil  bahagia dapat tercapai,” jelasnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Uliantina Meiti dalam Laporannya tentang pelaksanaan Program KKBPK di Provinsi Lampung secara umum telah menunjukkan hasil yang menggembirakan  yang ditandai dengan Angka kelahiran Total (TFR) menurun dari 2,7 menjadi 2,35 menurut SDKI 2017, kesertaan ber-KB, khususnya MKJP meningkat dari 35,2 % menjadi 36,32%, Peserta  KB yang tidak terlayani (Unmet need) menurun dari 15,2%  menjadi 12,6%. Selain itu, usia kawin pertama bagi perempuan  meningkat dari 19,7 tahun menjadi 20 tahun. (Humas Prov)



KOTA AGUNG -- Dinas Pariwisata (Dispar)  Kabupaten Tanggamus bentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wisata Muara Indah, untuk persiapan pengelolaan wisata Pantai Muara Indah Kota Agung.

Kepala Bidang (Kabid) Destinasi dan Pemasaran Marhasan Samba mendampingi Kepala Dispar Hj. Retno Noviana Damayanti,  ST,  MT mengatakan, yang mana kedepan pengelolaan wisata Pantai Muara Indah tersebut, Dispar akan berkaloborasi bersama pihak Pokdarwis yang telah diberikan pelatihan-pelatihan tentang kepariwisataan.

"Saat ini Pokdarwis muara indah telah terbentuk dan mereka juga telah bekerja menjaga kenyamanan pengunjung, dengan memperhatikan kebersihan, keamanan dan juga keindahan wisata tersebut, walaupun belum ada tarif masuk lokasi wisata," katanya,  Rabu (28/03).

Marhasan Samba menerangkan, saat ini belum ada serah terima aset fisik wisata Pantai Muara Indah dari Pusat ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Sehingga pengelolaan belum bisa dilaksanakan Pemkab dalam hal ini Dispar Tanggamus, diperkirakan pertengahan tahun 2018 ini, serah terima aset dari Pusat.

"Pembangunan fisik lokasi wisata pantai muara indah, pusat dan Pemerintah Provinsi yang melaksanakannya. Jadi harus ada serah terima aset dahulu, baru kita dapat mengelola secara utuh, namun kita telah mematangkan semuanya, agar saat kita mengelola tidak ada kendala lagi, " terangnya.

Kemudian ada beberapa fasilitas fisik sarana prasarana lokasi wisata Muara Indah yang akan dibangun melalui anggaran Pemkab tahun ini. Seperti pagar lokasi wisata, agar orang tidak bisa keluar masuk, tanpa melalui gerbang utama, karena nantinya akan diberlakukan sistem ticketing, untuk pendapatan daerah.

"Ya dong harus kita pagar keliling, jadi orang tidak bisa masuk tanpa melalui loket ticketing, lokasi inikan milik Pemkab, tentu ada harapan pendapatan asli daerah disana.  Kemudian juga akan dibangun loket jaga dan beberapa fasilitas penunjang lainnya, dan proyek besarnya nanti adalah pembangunan patung lumba-lumba setinggi 12 meter," ujar Marhasan Samba.

Marhasan Samba menambahkan, dilokasi wisata pantai Muara Indah ini, juga terintegrasi dengan program dari Dinas Perikanan Tanggamus. Yakni Dinas Perikanan menggulirkan program wisata Kuliner berbahan dasar hasil laut, yang memang salah satu unggulan Kabupaten ini.

"Jadi di lokasi wisata muara indah ini nantinya, ada lokasi seperti aula khusus kuliner dari hasil laut, tekhnisnya dinas perikanan yang melaksanakan. Dan juga kita harapkan nanti ada juga lapak lapak usaha kecil menengah ekonomi kreatif, seperti kerajinan souvenir," imbuhnya.

Marhasan Samba berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat Tanggamus, khususnya lagi warga Kota Agung. Untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung yang datang ke wisata tersebut.

"Karena dengan adanya destinasi wisata pantai Muara Indah ini, dampaknya sangat besar bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat. Sebenarnya untuk kenyamanan dan keamanan kami juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI," pungkasnya. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Operasi keselamatan Krakatau 2018 yang digelar dari 5-25 Maret 2018 berakhir. Dari hasil operasi simpatik tersebut, jumlah teguran yakni 19.496 meningkat sebanyak 25 persen dari tahun 2017 yakni 15.594, namun sama seperti tahun-tahun sebelumnya pelanggar hanya diberikan teguran, tidak ada sama sekali penindakan berupa tilang.

Dari 12 jajaran Satlantas Polresta/res, Ditlantas Polda Lampung, angka teguran tertinggi ada pada Satlantas Polres Lampung Utara dengan jumlah 3.843, naik 2 persen dari tahun sebelumnya yakni 3.764. pada urutan kedua yakni Ditlantas Polda Lampung dengan jumlah 2.169 naik 184 persen dari tahun 2017 yakni 764. Urutan ketiga diraih oleh Satlantas Polres Mesuji dengan angka 2.093, naik 240 persen dari tahun 2016 yakni 615. 

Menanggapi hasil tersebut, Dirlantas Polda Lampung Kombespol Kemas Ahmad Yamin mengatakan tingginya angka teguran tersebut, menjelaskan bahwa kurang kesadaran masyarakat dalam mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan etika berkendara. Peneguran didominasi dengan tidak menggunakan helm, dan juga tanpa membawa kelengkapan berkendara seperti STNK dan SIM.

"Jadi ternyata Masyarakat yang belum sepenuhnya sadar peraturan, padahal sosialisasi sudah masif kita lalukan. Selain itu anggota kita juga memang aktif melakukan pemantauan, dan menemukan pengemudi yang melanggar," ujarnya, Rabu (28/3).

Hasil tersebut jadi bahan evaluasi untuk mengetahui karakteristik pengendara tiap daerah, dan jenis pelanggaran. Kemudian beranjak ke operasi lain seperi patuh, hingga zebra, polisi akan meningkatkan kinerja preventif khususnya di Subdit Dikyasa. "Pembinaan dan kampanye keselamatan berkendara kita tingkatkan," kata mantan Dirlantas Polda NTT itu.

Pihaknya juga akan fokus melakukan analisis evaluasi, untuk mengetahui secara spesifik selama dua tahun terakhir di Lampung Utara.

"Kedepannya Lampung Utara, akan kita kaji spesifik. Tapi kabupaten/kota lain yang meningkat signifikan juga," katanya.

Sementara Kasubdit Dikyasa Di Polda Lampung AKBP Brian Benteng mengatakan, pada operasi tersebut juga berbagai kegiatan preventif telah dilakukan, pengaturan lalulintas sebanyak 16.409, meningkat dari 2017 yakni 12.139, penjagaan sebanyak 3.459 turun dari tahun 2017 3.477, pengawalan sebanyak 266, pada tahun 2017 sebanyak 161, serta kegiatan patroli 9.250 naik dari tahun sebelumnya 6.923. kemudian penyuluhan dan kampanye keselamatan berkendara pada tahun ini 2.666, meningkat dari 2017 sebanyak 2.334. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) menggelar rapat koordinasi nasional (Rakornas) mengenai pengawasan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota tahun 2018, dan pemilihan umum DPR, DPD, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota serta pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2019 di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Rabu (28/3).

Kegiatan yang dihadir Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali, Ketua DKPP RI M.Hardjono, Ketua Bawaslu RI sekaligus Divisi SDM dan Organisasi Abhan, Komisioner Bawaslu RI Divisi Hukum Fritz Edward Siregar, Kominisioner Bawaslu RI Divisi Penindakan Ratna Dewi Pettalolo, Komisioner Bawaslu RI Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Mochammad Afifuddin, Komisioner Bawaslu RI Divisi Penyelesaian Sengketa Rahmat Bagja dan Komisioner Bawaslu se Indonesia itu akan digelar 3 hari hingga 30 Maret 2018.

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI M.Hardjono berpesan bahwa pemilu sangat mahal harganya, maka dari itu pemilu bukan cuma mencoblos tapi perlu komitmen serta integritas untuk jujur dan adil. Penyelenggara harus independen, menjaga integritas dan profesionalitas.

"DKPP siap menagih janji para penyelenggara apabila ada persoalan yang menggadaikan independensi, integritas dan profesionalitas," katanya Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan bahwa dengan Rakornas Bawaslu, pihaknya mendapatkan semangat baru untuk melakukan pengawasan setiap tahapan anggenda kepemiluan, Rabu (28/3).

"Tingkat kerawanan pemilu di Lampung mendapar ranking 3 nasional terkait politik uang, hal ini bisa kita hapus dengan semangat pengawasan. Kita ingin membuat Pilkada yang lebih berintegritas," katanya. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Lampung-Bengkulu mendorong wajib pajak untuk penyampaian SPT tahunan PPh orang pribadi melalui e-filing.

“Wajib pajak tidak perlu datang untuk antre ke kantor pajak untuk menyampaikan SPT. Melalui e-Filing, penyampaian pajak bisa dimana saja, kapan saja, bisa dilakukan pagi, siang atau malam dan bisa sambil minum kopi,” kata Kepala Kanwil DJP Lampung-Bengkulu Erna Sulistyowati, pada Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi, di Bandar Lampung, Selasa (27/3).

Ia mengharapkan agar WP melaporkan SPT tahunan lebih awal atau tidak menunggu sampai batas akhir pelaporan. Batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi selambat-lambatnya pada Sabtu (31/3/2018), dan khusus di hari tersebut seluruh KPP Pratama tetap buka dengan operasionalnya buka mulai pukul 08.00 -17.00 WIB.

Hingga sekarang, lanjutnya, WP yang sudah melaporkan SPT PPh orang pribadi melalui e-filing baru mencapai 56,7 persen, dari target yang terdaftar ada 469.175 wajib pajak. “Jika hingga batas pelaporan SPT tetap tidak melapor bisa dikenakan sanksi berupa denda Rp100.000 untuk WP,”tambah Erna.

“Penyampaian SPT Tahunan sekarang sangat mudah, cepat, dan aman karena bisa disampaikan secara elektronik melalui layanan e-filing, dengan mengunjungi website Direktorat Jenderal Pajak www.pajak.go.id, kemudian klik pada icon e-filing, atau langsung mengunjungi alamat https://djponline.pajak.go.id,” ujarnya.

Terkait Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi Kepala Kanwil DJP Lampung-Bengkulu Erna Sulistyowati meminta pegawai Kanwil DJP menjunjung integritas dalam bekerja.

Ia menekankan pegawai pajak untuk menjauhi korupsi serta menjunjung tinggi integritas dalam bekerja. Kegiatan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi agar bersih dari korupsi dan dapat mencapai target penerimaan pajak pada 2018.

Pada acara itu tak hanya pencanangan Zona Integritas, KPP Pratama Tanjung Karang juga melakukan penyampaian SPT e-Filing dan dialog isu perpajakan terbaru.

Pembicara pada dialog itu, yakni Kepala Kanwil DJP Lampung-Bengkulu Erna Sulistyowati, Kepala KPP Pratama Tanjungkarang Abdul Gani, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan dan BI.

Hadir juga pada bankir, Area Head Bank Mandiri Lampung Jan Winston Tambunan, Pimpinan Wilayah BRI Bandarlampung Yoshua Palti, Perwakilan BI dan OJK, Plt Walikota Bandar Lampung Yusuf Kohar, dan para wajib pajak. (*)




BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung berharap Real Estate Indonesia (REI) Expo 2018 yang digelar di Atrium Mal Boemi Kedaton Lampung, Rabu (28/3) dapat memberi referensi akan hunian yang berkualitas khususnya bagi kalangan menengah ke bawah, serta menggairahkan kembali bisnis Real Estate di Provinsi Lampung. Hal itu diungkapkan  Plt Asisten Bidang Pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung Taufik Hidayat, saat mewakili  Pjs. Gubernur Lampung, Didik Suprayitno membuka acara tersebut.

REI Expo 2018 merupakan pameran perumahan terbesar di Bandar Lampung, dengan diikuti 37 peserta yang terdiri dari empat pihak perbankan (BRI,BTN,BNI dan Mandiri), 31 Perum Perumnas, dan 2 peserta produk material pendukung. REI Expo diselenggarakan selama 10 hari dari 28 Maret sampai 8 April 2018.

Pada kesempatan itu, Taufik Hidayat mengatakan pembangunan perumahan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung. "Tahun 2020-2025 akan mengalami bonus demografi yang punya banyak kebutuhan perumahan dan pekerjaan. Kita mendukung Bandar Lampung menjadi kota metropolitan karena penduduk nya lebih dari 1,1-1,2 juta dan ini tantangan REI menyiapkan perumahan," paparnya.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, lanjut Taufik, terus melaksanakan pembinaan dan pembangunan perumahan rakyat yang handal bergotong royong dan berkelanjutan dalam upaya mewujudkan kawasan permukiman yang layak huni.

“Kami berharap, dengan acara ini, masyarakat Lampung semakin terbantu untuk memperoleh referensi akan hunian yang berkualitas khususnya bagi kalangan menengah ke bawah serta dapat menggairahkan kembali bisnis Real Estate di Provinsi Lampung,” ujar Taufik.

REI Expo 2018 ini sendiri sangat diminati masyarakat. Mereka mengunjungi acara ini untuk mendapatkan informasi tentang perumahan. Pemprov terus memberikan dukungan Stimulan Bantuan terhadap Program Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan mengusulkan alokasi Bedah Rumah sebanyak 3.000 unit Tahun 2017 yang disebar di delapan Kabupaten di Provinsi Lampung. Ke depan di 2018, Program ini akan terus dikembangkan hingga 14 Kota di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Ketua DPD REI Lampung Djoko Handoko Halim Santoso menyampaikan bahwa REI EXPO 2018 bertajuk "Perumahan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat", yang menyediakan properti, building material, interior  dan eksterior serta lembaga penyedia KPR.

“REI EXPO ini merupakan salah satu program kerja dan menjadi agenda rutin dari DPD REI Lampung yang di adakan sebanyak 2 kali dalam setiap tahunnya dengan tujuan di samping sebagai ajang silahturahmi dengan anggota serta para Stake Holder, juga mempromosikan produk-produk property yang akan di bangun oleh pengembang serta memberikan berbagai kemudahan kepada masyarakat di Provinsi Lampung. Adapun target transaksi penjualan pada acara REI EXPO kali ini adalah sebesar Rp20 Miliar.

"Melalui kerjasama dengan media massa merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas dan mempermudah masyarakat untuk mengetahui perumahan yang dibangun oleh pengembang di dalam anggota REI,” ujarnya.

REI secara nasional menargetkan pembangunan sebanyak 25.000 unit rumah subsidi dan di Lampung target 8000 unit ini perlu dukungan stakeholder baik pemerintah, pertanahan, perbankan, dan media.  "Kami siap mendukung program pemerintah dan nawacita Presiden Joko Widodo. Juga menjadi mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan pembangunan rumah. Setelah dianalisa, bangsa yang kuat didasar keluarga yang sehat, cerdas, untuk mewujudkan itu harus ada rumah yang baik, kami siap mewujudkan Indonesia yang kuat dengan pembangunan rumah yang lebih baik, untuk itu REI tidak bisa bekerja sendiri tanpa kerjasama dan dukungan Pemerintah Provinsi Lampung,"jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Real Estate Indonesia (REI) Expo bersama Lampung Post, Radar lampung, dan Tribun Lampung, sebagai simbol kerjasama organisasi perumahan dan media massa yang ada di Lampung. REI juga meneken MoU dengan tiga perbankan yakni BRI, BTN, dan Mandiri yang di saksikan oleh Plt Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Taufik Hidayat dan Plt Walikota Bandar Lampung M Yusuf Kohar, serta beberapa kepala cabang bank yang ada di Lampung.  (Humas Prov)



JAKARTA -- Kementerian Agama akhirnya mencabut izin empat Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi yang terdaftar di Kemenag. Pencabutan itu setelah empat PPIU dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali di kantornya Jakarta, mengatakan keempat biro travel umrah yang terdaftar di Kemenag itu ialah PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours), Solusi Balad Lumampah (SBL), Mustaqbal Prima Wisata, dan Interculture Tourindo.

"Tiga PPIU pertama dicabut izinnya karena terbukti gagal memberangkatkan jamaah dan yang terakhir itu karena tidak lagi memiliki kemampuan finansial.  Ketidakmampuan finansial Interculture Tourindo  karena mengalami penyitaan setelah bank garansinya disita pihak kepolisian terkait kasus PPIU lain First Travel (FT),” ujarnya, Selasa (28/3). (*lp)


Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi,  melakukan Panen Raya Padi Sehat  di Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Selasa (27/3).
PRINGSEWU -- Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A.  melakukan Panen Raya Padi Sehat  di Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Selasa (27/3). Sebagaiman diketahui, pengembangan varietas padi sehat ini telah dilakukan di 5 kecamatan di Pringsewu, meliputi Kecamatan Pringsewu, Pagelaran, Pardasuka, dan Ambarawa, serta Kecamatan Sukoharjo sendiri. 

Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. dalam sambutannya mengaku bangga karena produksi Padi Sehat di wilayahnya  dalam satu musimnya mampu menghasilkan 180 ton dengan luasan sawah 40 Ha ( 4,5 Ton/Ha).  

“Besarnya manfaat budidaya padi sehat ini, sangat baik untuk keberlanjutan lahan pertanian hingga kesehatan lingkungan dan manusia, termasuk kesejahteraan petani,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A.  bahwa pembangunan pertanian dewasa ini diarahkan pada pengembangan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berbasis kerakyatan, dan terdesenstralisasi, dimana Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus berupaya untuk menciptakan dan menjalankan berbagai program pembangunan diantaranya Program Pengembangan Padi Sehat ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. 

“Degradasi sumber daya lahan pertanian yang dihadapi saat ini adalah menurunnya kesuburan fisik, kimia, dan biologi tanah akibat penggunaan pupuk kimia, sehingga dapat menguras unsur-unsur hara mikro dan menurunnya kesuburan tanah. Selain pencemaran tanah, penggunaan pestisida juga mengakibatkan residu pada tanaman. Alternatif untuk mengembalikan kelestarian lahan pertanian tersebut, adalah dengan sistem pertanian organik, yaitu pertanian yang kembali kepada alam, tanpa menggunakan pupuk kimia ataupun pestisida, sehingga menghasilkan padi yang sehat,” ujarnya. 

Acara Panen Raya Padi Sehat ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Dispertan Provinsi Lampung, DPRD, muspida, serta kelompok tani setempat. (*)


Sumber: Humaskab Pringsewu


PRINGSEWU -- Pemerintah Kabupaten Pringsewu mencanangkan Pekon Panggungrejo dan Panggungrejo Utara di Kecamatan Sukoharjo sebagai Pekon Layak Anak. Pencanangan yang dilakukan oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi ini dipusatkan di Pekon Panggungrejo, Selasa (27/3). Acara ini dihadiri jajaran Pemkab Pringsewu, Dinas KBPP Lampung, DPRD, muspida, serta sejumlah LSM  yang concern terhadap masalah anak.

Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi mengatakan pencanangan  dan launching Pekon Layak anak ini merupakan upaya pemerintah untuk memfasilitasi potensi-potensi yang ada pada tiap anak sehingga mereka dapat tumbuh berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. 

“Pekon Layak Anak ini merupakan integral dari upaya pengembangan Pringsewu sebagai Kabupaten Layak Anak, sebagaimana amanat Peraturan Daerah  Kabupaten Pringsewu No.17 Tahun 2016. Hal ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak No. 13 tahun 2011 tentang Pengembangan Kabupaten/Kelurahan Layak Anak,” katanya. 

Lebih lanjut diungkapkan Sujadi,  di  Kabupaten Pringsewu sendiri  ternyata juga masih terdapat banyak anak-anak yang perlu mendapatkan perhatian yang serius serta perlindungan dari berbagai ancaman, seperti kekarasan, keterlantaran, hingga eksploitasi.  Hal ini  menurutnya menjadi  tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun elemen lainnya. 

“Terlebih Indonesia juga telah meratifikasi  konvensi hak anak melalui Keppres No.36 tahun 1990 tentang pengesahan konvensi tentang hak-hak anak.  Sehingga perlunya dibentuk Pekon Layak Anak, terutama di wilayah Kabupaten Pringsewu,” ungkapnya.

Bupati Pringsewu Hi.Sujadi juga mengaku bangga, karena di kedua pekon saat ini juga telah terbentuk Tim Satuan Tugas Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PABM), sekaligus berharap setelah Pekon Panggungrejo dan Panggungrejo Utara ini, akan diikuti oleh pekon-pekon lainnya di Kabupaten Pringsewu menjadi Pekon Layak Anak, sehingga kedepan anak anak di Kabupaten Pringsewu dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sesuai dengan hak-haknya. 

“Kiranya penguatan koordinasi para pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan dan terus dilakukan  koordinasi secara rutin.  Mengingat anak merupakan investasi kita di masa yang akan datang, maka menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas, sehingga mereka akan menjadi modal pembangunan. Untuk itu, peran seluruh pemangku kepentingan-pemerintah, masyarakat dan dunia usaha harus bahu-membahu untuk dapat mewujudkannya,” tandasnya. (*)

Sumber: Humas Pemkab Pringsewu



APKLI Jawa Tengah bersama API Dewan Pimpinan Daerah Jawa Tengah melakukan rembug pemuda. sebagai respon atas situasi urbanisasi besar-besaran yang terjadi di pedesaan sehingga berdampak pada kekosongan generasi muda di desa
BOYOLALI -- Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Jawa Tengah bersama Aliansi Petani Indonesia (API) Dewan Pimpinan Daerah Jawa Tengah melakukan rembug pemuda. (Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, (27/03/2018). Rembug Pemuda desa kali ini dilakukan sebagai respon atas situasi urbanisasi besar-besaran yang terjadi di pedesaan sehingga berdampak pada kekosongan generasi muda di desa.
Dalam keterangan resminya yang diterima, Rabu, (28/03/2018), Yan Mochtar Ketua DPW APKLI Jawa Tengah menyampaikan pentingnya kerjasama membangun kedaulatan ekonomi kaum muda, APKLI sendiri berharap, anggota APKLI yang notabane pedagang, bisa memutus mata rantai tengkulak. 
"Anggota kami bisa mendapatkan barang dagangan langsung dari produsennya. Kami sadar betul, gagasan dan kerjasama ini tentu membutuhkan kerja keras dan sama-sama melakukan kerja, biar terjalin kerjasama yang baik. Saat ini sejatinya, kaum muda tak perlu repot-repot mengadu nasib ke perkotaan. Toh diperkotaan kompetisi hidup semakin ketat. Cukup tinggal di desa memaksimalkan potensi yang ada," ujar Mochtar.
Pasalnya pasca adanya UU No 06 Tahun 2014 tentang Desa, sesungguhnya menjadi peluang baru bagi kaum muda di tiap-tiap desa. Kaum muda sangat punya ruang untuk berkreasi dalam rangka menemukan ruang ekonomi mereka, bisa berkreasi melalui BUMDesa sesuai regulasi yang ada. Bisa saja kaum muda mengelola BUMDesa (wisata, pangan) dan lain sebagainya. Mereka juga bisa bergerak melakukan pengolahan pasca panen dari hasil panen orang tua mereka. Mulai dari packing sampai pemasaran, bisa di jual secara bersama di bawah naungan BUMDesa misalnya.
Disitulah kaum muda bisa berdaulat secara ekonomi dan secara otomatis desa mereka juga maju. kerjasama API dengan APKLI ini menjadi bentuk dan awal dalam rangka implementasi gagasan besar tentang kedaulatan ekonomi kaum muda desa. Meskipun saat ini sedang tahap konsolidasi kaum muda. Kata “ Syukur Fahrudin yang akrab di panggil Shondhey Koordinator API Jawa Tengah. (Selasa, 27/03/2018). (rls/*)



PALANGKARAYA  Batik Air, maskapai dengan layanan penuh (full services airlines) yang tergabung Lion Air Group senantiasa terus menyediakan akses jalur udara keberbagai kota. Batik Air mengumumkan membuka rute baru dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng (CGK) ke Palangkaraya, ibukota Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bandar Udara Tjilik Riwut (PKY), efektif mulai 29 Maret 2018. Untuk tahap awal, penerbangan dilayani dengan satu frekuensi setiap hari dan tanpa henti.

Rute baru dioperasikan dengan jadwal keberangkatan dari Cengkareng pukul 06.00 WIB dan tiba di Palangkaraya pada 07.40 WIB. Penerbangan sebaliknya, berangkat dari Bandar Udara Tjilik Riwut pada pukul 08.20 WIB dan dijadwalkan mendarat di Soekarno-Hatta pada 10.00 WIB.

Pebisnis dan wisatawan dapat membeli tiket mulai dari Rp 700.000. Mulai sekarang, para pelanggan bias menikmati perjalanan kelas premium dengan pelayanan penuh yang dilengkapi dengan In-flight entertainment, in-flight meal, suasana kabin nyaman dan jarak antarkursi lega, sehingga memperoleh pengalaman perjalanan paling berkesan. 

Capt. Achmad Luthfie, CEO Batik Air mengungkapkan, “Kami merasa sangat senang bisa membuka salah satu jaringan baru di Kalimantan, khususnya ke Palangkaraya. Pembukaan rute baru pergi pulang (PP) tersebut merupakan wujud dari keseriusan Batik Air untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan serta masyarakat dalam bepergian. Batik Air telah memenuhi permintaan para pengguna jasa yang ingin melakukan penerbangan dari Kalteng menuju Jakarta dan sekitar secara aman, nyaman serta cepat. Sejalan upaya tersebut, jalur transportasi udara yang tepat bias mewujudkan perekonomian kedepan lebih baik, ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Rabu, (28/03/2018).

Kehadiran Batik Air di Palangkaraya, menurut maskapai,  semakin melengkapi pilihan terbaik jadwal terbang bagi wisatawan dan pebisnis bersama Lion Air Group. Lion Air memiliki dua penerbangan harian dari Cengkareng, dua dari Surabaya dan satu regular flight dari Solo. Wings Air telah menghubungkan Kalimantan (Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Sampit dan kotalainnya) serta Palangkaraya ke Makassar. Kini, intra-Borneo dapat terjangkau ke berbagai kota di Sumatera, Jawa,Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua menjadi lebih mudah.

Khusus dari Cengkareng, tambah Capt. Achmad Luthfie, dengan terhubungnya penerbangan baru semakin meramaikan rute yang sudah ada. Jaringan konektivitas di Palangkaraya telah memiliki cakupan luas. Di kota cantik ini, kedepannya Lion Air Group berencana akan mengembangkan layanan dari sisi penambahan rute baru serta penambahan frekuensi. Tujuan utama tetap mengedepankan akses bagi warga Palangkaraya dan sekitar.

“Pembukaan Cengkareng – Palangkaraya menjadi bagian komitmen Batik Air dalam memperkuat operasional penerbangan di Indonesia, sekaligus mengembangkan konektivitas dari berbagai daerah ke destinasi regional. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan lalulintas perdagangan dan pariwisata antar pulau melalui kemudahan akses moda transportasi udara,“ tambahCapt. Lutfhie.

Tidak hanya itu, Batik Air juga optimis, dengan hadir di tengah-tengah sebagai jembatan menuju Palangkaraya akan memberikan dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Kalteng mempunyai potensi bisnis cukup besar dan terus meningkat dari berbagai sektor. Industri besar meliputi pabrik karet hingga industry kreatif antara lain kerajinan benang bintik, batu permata, furniture anyaman rotan dan aneka olahan pangan telah berkembang di wilayah ini.

Palangkaraya memiliki tawaran unik bagi wisatawan yang menyukai petualangan dan jalan-jalan, salah satunya menyusuri Sungai Kahayan, sungai terbesar di Kalteng. Sisi sungai dilengkapi taman kota serta terdapat Tugu Soekarno, yang menjadi salah satu spot terbaik memanjakan diri dengan menikmati panorama Jembatan Kahayan. Selain itu, berkesempatan bias melihat lebih dekat sungai ini sebagai salah satu sarana roda perekonomian masyarakat.

Kota yang memiliki julukan “Bumi Isen Mulang” itu juga menjadi destinasi desa wisata karena menyimpan ragam kekayaan budaya adat, hingga kesenian. Di sinilah bias dijumpai Huma Hai atau lebih terkenal sebagai rumah besar tradisional Kalimantan Tengah yang begitu bernilai historis. Untuk wisata alam, salah satunya ada Sebagau, taman nasional yang terbuka bagi pelancong untuk menelusuri keanekaragaman ekosistem didalamnya. Sebagai informasi, padahari ini (28/ 3),

Batik Air telah meresmikan rute baru Cengkareng – Meraukenon- stop dan pada hari berikutnya (29/ 3) akan ekspansi rute Cengkareng menujuTanjung Pandan di Belitung dan dari Surabaya ke Denpasar.

Batik Air terbang ke 40 destinasi domestic dan internasional dengan frekuensi mencapai lebih dari 280 penerbangan perhari, didukung kekuatan 54 pesawat, bertipe Airbus A320 CEO dan Boeing 737-800/900 ER.

Keselamatan, keamanan serta kenyamanan penumpang dan kru pesawat merupakan prioritas utama. Lion Air Group berhasil menyelesaikan audit internasional mengenai keselamatan penerbangan, sehingga layak disejajarkan dengan airlines kelasdunia. Audit IOSA di rancang untuk menilai manajemen operasional serta system control maskapai. Batik Air telah mengantongi sertifikat IATA Operational Safety Audit (IOSA). (rls/*)

Diberdayakan oleh Blogger.