Halloween party ideas 2015



BATAM, JNNews -- KRI Kurau-856 salah satu unsur Satuan Patroli Lantamal II Padang yang sedang melaksanakan Operasi Laga Sagara-18 BKO Gugus Tempur Laut Koarmabar (Guspurlabar) berhasil menangkap dua kapal ikan di Perairan Sibolga Sumatera Utara.

Penangkapan 2 Kapal ini dilakukan karena kedua kapal tersebut pada saat melaksanakan kegiatan penangkapan ikan di laut tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen yang sah dalam melaksanakan pelayaran maupun kegiatan dilaut, Minggu (29/04).

Penangkapan kedua kapal ikan tersebut bermula saat KRI Kurau-856 melaksanakan patroli di sekitar perairan barat daya Sibolga mendeteksi adanya dua kapal ikan sedang melaksanakan aktifitas penangkapan ikan. Sesaat kemudian, Komandan KRI Kurau memerintahkan prajuritnya untuk melaksanakan Prosedur Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan terhadap kedua kapal ikan tersebut. Sesaat setelah KRI mendekat, dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan terhadap kapal, dokumen, muatan beserta abk kapal.

Setelah diperiksa, adapun data kedua Kapal tersebut adalah KM. Sehat GT 39 yang di nahkodai oleh PG. Saat diperiksa kapal tidak memiliki dokumen SPB, SLO, Dokumen Surat Tanda Lunas hasil Perikanan, Crewlist, dan masa berlaku SIPI sudah habis. Dengan muatan 200 kg ikan campur.  untuk kapal kedua yaitu KM. Hotma-01 yang di nahkodai oleh AP dengan mesin kapal 30 GT, saat diperiksa tidak dapat menunjukkan Dokumen Crewlist, Masa berlaku SIPI Habis, Dokumen SPB masa berlaku habis. Adapun muatan ikan sejumlah 2 Ton ikan campuran. Diduga kedua kapal ikan tersebut melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap trawl.

Atas dasar beberapa kesalahan tersebut, maka kedua kapal ikan beserta dokumen dikawal menuju Lanal Sibolga oleh untuk dilaksanakan proses lebih lanjut.

Menurut Komandan Lantamal II Padang Laksma TNI Agus Sulaeman, M.Sc, melalui Komandan Satrol Lantamal II Kolonel Laut (P) Joko Triwanto, Benar telah dilaksanakan penangkapan atas KM. Sehat dan KM. Hotma-01 oleh KRI Kurau-856.  hal ini merupakan wujud keseriusan Koarmabar dan juga Lantamal II Padang dalam melaksanakan penegakan hukum dilaut.

Bukan hanya pelanggaran surat-surat saja yang akan di tegakkan, target operasi kita adalah untuk mencegah berbagai kerawanan yang terjadi, antara lain illegal fishing, illegal mining, illegal logging, drugs trafficking dan people smuggling. (hany)



BANDAR LAMPUNG -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung kembali melakukan rotasi, Kasi Intel yang sebelumnya dijabat Andrie W Setiawan, digantikan oleh Idwin Saputra, di Aula Kejari setempat, Senin (30/4). 

Kepala Kejari Bandar Lampung Hentoro Dwi Cahyono, mengatakan kasi Intel yang baru dapat menjalankan tugas dengan baik apalagi dalam waktu dekat pilkada di Lampung sudah semakin dekat.
 
"Harapan saya Kasi Intel yang baru dapat menjalankan tugas dengan lebih baik lagi ke depan, apalagi suasana pilkada di Lampung semakin dekat. diharapkan dapat memberikan informasi sebagai mata telinga Kejaksaan," kata Hentoro.

Sertijab itu berdasarkan surat putusan Kejaksaan Agung, Andri W Setiawan dipindah tugaskan sebagai Kasi Intel upaya Hukum luar biasa, Eksekusi dan Eksaminasi pada Asisten tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi Lampung.

Sementara, Idwin Saputra yang tadinya menjabat Kasi Pidsus Way Kanan kini meduduki jabatan sebagai Kasi Intel Kejari Bandar Lampung. 

"Peningkatan kerja dari Kasi Intel yang baru. Serta bisa melanjutkan tugas-tugas yang belum diselesaikan oleh Kasi Intel sebelumnya sangat diharapkan, khusunya pada penanganan tindak pidana korupsi," tambah Hentoro. (*)



MENGGALA -- Lomba kebaya warnai puncak peringatan Hari Kartini ke-139 tingkat Kabupaten Tulangbawang, di GSG Menggala, Senin (30/4).

Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tulangbawang Mursidah Musawir, mengatakan, peringatan Hari Kartini adalah bentuk apresiasi terhadap perjuangan hak-hak kaum perempuan.

Perempuan, kata dia, memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki untuk bersama-sama membangun dan memajukan bangsa. "Semangat emansipasi ini, merupakan esensi terpenting yang harus ditumbuh kembangkan dan dipertahankan, khususnya dalam era modernisasi seperti sekarang ini. Semangat perjuangan kaum perempuan saat itu, harus tetap diperjuangkan hingga kini," kata Mursidah yang juga merupakan istri dari Wakil Bupati Tulangbawang Hendriwansyah. 

Puluhan peserta tampak antusias memperagakan busana terbaiknya dihadapan dewan juri lomba kebaya. (*)



GORONTALO -- Lion Air Group menyampaikan saat ini Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak berwenang dalam melakukan persiapan untuk proses evakuasi pesawat dan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian penerbangan JT 892 di Gorontalo.

Dalam keterangan resminya, berdasarkan informasi dari otoritas bandar udara dan Airport Information Services (AIS) Manado, Sulawesi Utara operasional Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo (GTO) dibuka hanya khusus untuk penerbangan evakuasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan untuk pesawat sekelas ATR series, dengan panjang landas pacu (runway) 1.300 meter dan lebar 30 meter.

Menurut Danang Mandala Prihantoro, sebagai bagian upaya dalam proses kelancaran tersebut, tim teknik, pihak berwenang beserta peralatan evakuasi dan investigasi telah diterbangkan dari Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado (MDC) pada pukul 12.20 WITA menggunakan pesawat ATR 72-600 bernomor IW 2167, diperkirakan tiba di Gorontalo pada 13.10 WITA. Selain itu, tim juga telah diberangkatkan dengan satu jenis Grand Caravan.

“Informasi terkini mengenai operasional dari dan ke Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo (GTO) bahwa Lion Air Group mengalami pembatalan penerbangan (cancel flight), sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam), yaitu berupa perpanjangan penutupan operasional bandar udara sementara hingga pukul 07.00 WITA pada Rabu (2/5),” jelas Danang.

Penerbangan Lion Air Group tersebut, sebagai berikut:

·         Lion Air JT 792 Makassar – Gorontalo
·         Lion Air JT 793 Gorontalo – Makassar
·         Lion Air JT 892 Makassar – Gorontalo
·         Lion Air JT 891 Gorontalo – Makassar
·         Batik Air ID 6236 Makassar – Gorontalo
·         Batik Air ID 6235 Gorontalo – Makassar
·         Batik Air ID 6242 Cengkareng – Gorontalo
·         Batik Air ID 6243 Gorontalo – Cengkareng
·         Wings Air IW 1165 Manado – Gorontalo
·         Wings Air IW 1164 Gorontalo – Manado
·         Wings Air IW 1167 Manado – Gorontalo
·         Wings Air IW 1166 Gorontalo – Manado
·         Wings Air IW 1193 Palu – Gorontalo
·         Wings Air IW 1192 Gorontalo – Palu

“Lion Air Group berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan juga memfasilitasi/ melayani seluruh penumpang sesuai kebutuhan menurut ketentuan dan peraturan yang berlaku seperti pembatalan penerbangan, penyesuaian jadwal melalui destinasi lain (reroute), perubahan jadwal terbang (reschedule),pengembalian dana tiket (refund) ataupun kompensasi lainnya,” tambahnya.

Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul dari kejadian tersebut, agar penerbangan-penerbangan lainnya tidak terganggu.

“Lion Air Group menyatakan permohonan maaf kepada para pelanggan beserta seluruh pihak yang terganggu dengan adanya kejadian “veer off/ runway excursion” Lion Air nomor JT 892 dari Makassar ke Gorontalo sesaat setelah mendarat (29/ 4) dengan pesawat jenis Boeing 737-800NG registrasi PK-LOO. Saat situasi ini terjadi, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan pendaratan dan kondisi hujan,” papar Danang.

Penerbangan JT 892 membawa 174 penumpang dan tujuh kru pesawat.  Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat. Dua penumpang sudah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, dengan kondisi tidak mengalami luka (no injure).

Lion Air Group akan terus memperbarui dan menyampaikan informasi sesuai situasi terbaru.

Melalui kesempatan ini, Lion Air Group menghimbau kepada media, pelanggan dan masyarakat, untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Lion Air. (*/rls)




KAYUAGUNG, JNNews -- SMA Negeri 2 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengadakan  pelepasan kelulusan di Gedung Kesenian, dengan jumlah siswa mencapai lebih kurang 282 siswa ,bagi siswa untuk kelas XII, Kamis (26/4).

Kegiatan pelepasan merupakan tanda telah berakhirnya siswa menempuh pendidikan di tingkat menengah atas.

David maulana, Perwakilan Kelas XII pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih serta salam perpisahan pada para guru dan adik kelas.

"Kami ucapakan terima kasih kepada Bapak ibu guru yang telah mendidik kami selama ini, dan hari ini  kami ucapakan selamat berpisah kepada bapak ibu dan adik kelas semoga kami dapat terus berjuang menggapai cita cita dan mendapatkan pekerjaan lebih baik kedepan dan agar dapat berguna bagi nusa dan bangsa,” jelasnya.

Acara pelepasan tersebut  dihadiri oleh Kepsek SMA 2 Kayuagung berserta jajaran para dewan Guru ,juga para ,(Ortu) Orang tua para wali murid . untuk acara pelepasan tersebut   mengambil tema “Improving Generation 29”. (irwan)



GORONTALO -- Lion Air Group menyampaikan informasi terkini mengenai operasional  dari dan ke Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo (GTO) bahwa mengalami pembatalan penerbangan (cancel flight), sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam), yaitu berupa penutupan operasional bandar udara hingga pukul 07.00 WITA, Senin (30/4).

Penerbangan tersebut antara lain Batik Air nomor ID 6242 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) ke Gorontalo; Batik Air nomor ID 6243 dari Gorontalo ke Cengkareng; Lion Air nomor JT 891 rute Gorontalo menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) dan Wings Air bernomor IW 1167 dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) ke Gorontalo.

Dalam keterangan resminya, Lion Air Group telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan juga memfasilitasi/melayani seluruh penumpang sesuai dengan kebutuhan menurut ketentuan dan peraturan  yang berlaku seperti pembatalan penerbangan, pengembalian dana tiket (refund) ataupun kompensasi lainnya.

Menurut Danang Mandala Prihantoro, Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul dari kejadian tersebut, agar penerbangan-penerbangan lainnya tidak terganggu.

“Lion Air Group menyatakan permohonan maaf kepada para pelanggan beserta seluruh pihak yang terganggu dengan adanya kejadian “veer off/ runway excursion” Lion Air nomor JT 892 dari Makassar ke Gorontalo sesaat setelah mendarat (29/ 4). Saat situasi ini terjadi, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan pendaratan dan kondisi hujan,” jelas Danang.

Penerbangan tersebut membawa 174 penumpang dan tujuh kru pesawat.  Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat.

“Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi pesawat dan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini untuk nanti dapat diberikan rekomendasi sehingga dapat menghindari kejadian  tersebut terulang kembali,” imbuhnya.

Lion Air Group akan terus memperbarui dan menyampaikan informasi sesuai situasi terbaru. Melalui kesempatan ini, Lion Air Group menghimbau kepada media, pelanggan dan masyarakat, untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Lion Air. (*/rls)




PRINGSEWU -- Wakil Bupati Pringsewu Hi. Fauzi membuka kegiatan Seminar Wawasan Kebangsaan bertajuk 'Memperkokoh Nasionalisme pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019'.

Seminar yang diselenggarakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Peduli Kekerasan dan Korupsi (LSM Gempar) di Aula Utama kantor sekretariat Pemkab Pringsewu, Senin (30/4).

Acara tersebut menghadirkan narasumber anggota DPD-RI Ir. Anang Prihantoro, Kepala BNN Provinsi Lampung, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Sg.Nainggolan,  serta diikuti ratusan pelajar dan mahasiswa serta guru di Kabupaten Pringsewu. Turut menghadiri kegiatan tersebut  Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Pringsewu lmam Subekti dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Ketua LSM Gempar Edi Suryadi,  diselenggarakannya seminar wawasan kebangsaan ini adalah dalam rangka menjalankan roda organisasi, dan ini adalah kali yang ke-4 dilaksanakan organisasinya. Dasar pelaksanaan seminar tersebut adalah Pancasila dan UUD 1945. "LSM Gempar yang lahir di Pringsewu ini merupakan organisasi yang berorientasi pada dunia pendidikan dan kebangsaan," ungkapnya.

Wakil Bupati Pringsewu Hi. Fauzi, dalam sambutannya menyatakan Pemerintah Kabupaten Pringsewu sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dinilai sangat  positif ini, terlebih dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Pringsewu.

Menurut Fauzi, pemuda-pemudi serta komunitas masyarakat di Pringsewu sejak dahulu terkenal memiliki ide-ide yang kreatif dan cemerlang. "Tentunya, Pemerintah Kabupaten Pringsewu akan dan terus memberikan support setiap  kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, demi kemajuan Kabupaten Pringsewu, sekaligus diharapkan sinergitas antara pemerintah kabupaten  dengan berbagai komunitas di Pringsewu ini akan dapat terus ditingkatkan," harapnya. (*)



WAY KANAN -- Pemerintah Kabupaten Way Kanan mengirimkan 20 atlet pada kejuaraan daerah (Kejurda) tingkat pelajar Provinsi Lampung 2018. Para atlet dilepas Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, di Gedung Serba Guna, Senin (30/4).

"Mudah-mudahan hasil dari pertandingan ini, Kabupaten Way Kanan dapat meraih juara yang terbaik. Jangan lupa tetap jaga kesehatan sebelum bertanding dan tingkatkan nilai sportifitas," ungkap Raden Adipati Surya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Way Kanan Harun Anosa mengatakan, Way Kanan mengirimkan sebanyak 50 orang yang terdiri dari atlet, official dan pelatih.

"Sedangkan untuk atlet sendiri kita kirimkan sebanyak 20 orang untuk mengikuti kejuaraan daerah tingkat pelajar di Provinsi Lampung Tahun 2018," paparnya.

Menurutnya, Way Kanan akan mengikuti lima cabang olahraga (cabor) dari delapan cabor yang diadakan. Diantaranya, sepakbola, bolavoli, bulutangkis, tenis meja dan pencak silat. (*)



BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Anugerah Kencana Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018, di Hotel Emersia, Minggu (29/4). Anugerah tersebut akan diberikan kepada Duta Generasi Berencana (GenRe) Provinsi yang nanti terpilih dalam ajang tahunan bergengsi ini. Acara yang diselenggarakan 27-29 April 2018 ini diikuti 40 peserta dari Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Jalur Pendidikan Putra, Jalur Pendidikan Putri, Jalur Masyarakat Putra dan Jalur Masyarakat Putri.

Pjs. Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Lampung, Hery Suliyanto berharap Duta GenRe terpilih harus dapat menjadi icon remaja yang ideal, remaja yang dapat diteladani serta mampu mengajak generasi muda terhindar dari pernikahan dini, sex pra nikah dan narkoba.

Duta GenRe juga harus memiliki pengetahuan, kesadaran sikap dan prilaku kehidupan yang sehat dan bentanggung jawab.  "Seorang duta harus memiliki cara pandang yang visioner dalam menyongsong hari depannya, dapat membawa diri dan berprilaku yang baik, serta dapat menjadi teladan bagi remaja yang lainnya," ujar Hery.

Pada puncak acara yang dilaksanakan hari Minggu tersebut, setiap jalur menyisakan masing-masing lima finalis untuk selanjutnya akan diumumkan juara 1,2 dan 3 pada setiap jalur. Dewan juri terdiri dari BKKBN Provinsi Lampung, Penyuluh Narkoba BNN Provinsi Lampung, Psikolog, Forum GenRe Indonesia dan Forum GenRe Lampung.

Hery menjelaskan pemilihan Duta GenRe merupakan ajang kompetisi yang harus disikapi secara sehat dan positif dan sudah tentu setiap kompetisi pasti ada yang gagal dan yang beruntung.  "Saya berharap kepada seluruh peserta harus siap kalah dan siap menjadi pemenang. Saya berpesan bagi yang menang tetaplah bersikap rendah hati dan bagi yang belum beruntung, harus legowo dengan lapang dada menerima kekalahannya. Karena pada dasarnya semua peserta yang mengikuti kompetisi ini adalah Putra-Putri terbaik dari Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Jalur Pendidikan dan Jalur Masyarakat se-Provinsi Lampung," katanya.

Selain ajang kompetisi, ucap Hery, pemilihan Duta GenRe ini juga merupakan ajang promosi dan sosialisasi program GenRe. "Kami berharap kepada seluruh peserta yang mewakili masing-masing PIK-nya agar mampu menjadi duta yang dapat membantu mempromosikan dan mensosialisasikan program GenRe bagi para remaja di daerahnya masing-masing," ujarnya.

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra ini, kegiatan lebih difokuskan pada Pengetahuan Kesehatan Reproduksi yang bertujuan agar remaja tidak melakukan pernikahan dini, tidak melakukan sex pra nikah dan terhindar dari narkoba.

Hery mengajak kepada para pimpinan Perguruan Tinggi dan sekolah, bekerjasama mewujudkan harapan untuk memiliki sumberdaya manusia yang dapat menjadi modal pembangunan dan bukan menjadi beban pembangunan dimasa yang akan datang.  "Mari kita semua berupaya sesuai bidangnya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Lampung, menuju Lampung Maju dan Sejahtera," ujarnya.

Hery menyebutkan Indonesia yang kini sudah memasuki era pasar bebas ASEAN (MEA), untuk itu harus sadar dan segera menyiapkan diri untuk meningkatkan kualitas SDM bangsa. Terutama generasi muda sebagai pelaksana pembangunan yang harus mengambil peran pembangunan nasional dan jangan menjadi penonton di negeri sendiri.  "Kita juga memasuki jendela peluang Bonus Demografi, yang jika kita bisa memanfaatkan peluang tersebut bangsa kita akan menjadi bangsa yang maju, namun bila tidak maka kita tidak akan mendapat kesempatan untuk yang kedua kalinya," katanya.

Ia minta kepada seluruh masyarakat dapak menyiapkan prasyarat untuk meraih peluang Bonus Demografi, melalui peningkatkan kualitas pendidikan, derajat kesehatan, keterampilan bagi angkatan kerja, pengendalian laju pertumbuhan penduduk dengan program KB serta adanya kebijakan ekonomi.

"Kelima prasyarat tersebut harus kita upayakan, sebagai wujud nyata bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memprioritaskan Pembangunan Insfrastruktur dengan pembangunan jalan termasuk jalan tol sebagai kebijakan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di Provinsi Lampung," tandasnya. (Humas Prov)




LIWA -- Pemerintah Kabupaten Lampung Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengelar Gebyar Lumbok Seminung Tahun 2018 di Kawasan Lumbok Seminung Kabupaten Lampung Barat, Minggu (29/04).

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan saat ini kita berada di tepian lumbok ranau yang merupakan lokasi yang sangat potensial untuk kita kembangkan dalam bidang pariwisata.

Oleh karena itu kegiatan gebyar lumbok seminung ini merupakan kegiatan yang penting dan strategis karena merupakan salah satu upaya promosi pariwisata dan pelestarian budaya daerah khas lampung barat. Sehingga dengan demikian untuk lebih mengenalkan potensi obyek wisata yang dimiliki oleh suatu daerah adalah dengan mengadakan suatu kegiatan yang dikemas sedemikian rupa, sehingga masyarakat luas dalam hal ini wisatawan baik domistik maupun mancanegara akan berkunjung dan menyaksikannya.

Kegiatan seperti ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan bahkan dijadikan sebagai kalender tetap yang diselenggarakan setiap tahunnya. selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperlihatkan keaslian dan kekayaan budaya, adat istiadat, keberadaan obyek-obyek wisata yang kita miliki, harus kita tunjukkan dan kembangkan untuk memberikan bukti bahwa terdapat keanekaragaman aset-aset pariwisata yang tidak kalah dengan obyek-obyek wisata di daerah lain di indonesia bahkan mancanegara.

“Kita patut bersyukur karena kabupaten lampung barat ini memiliki kondisi alam dengan topografi yang menghadirkan nuansa keindahan yang menghiasi kabupaten kita ini. untuk itu kita harus kelola dan manfaatkan potensi tersebut dengan memperkenalkan kepada para wisatawan dengan berbabagi kegiatan promosi. Disamping memiliki topografi dengan nuansa keindahan, kabupaten lampung barat secara geomorfologi alam juga memiliki bentang alam pegunungan yang merupakan deretan pegunungan bukit barisan dengan udara yang sangat sejuk dan ditutupi oleh kawasan hutan taman nasional bukit barisan selatan (tnbbs) bersama dengan taman nasional kerinci sebelat dan taman nasional gunung leuser yang menjadi aset daerah, nasional bahkan dunia. dan menjadi salah satu kekayaan nasional yang semakin langka di dunia,” ujarnya.

Sementara pelaksanaan kegiatan gebyar lumbok seminung ini terlaksana berkat kerjasama pemerintah dalam hal ini dinas pariwisata pemuda dan olah raga dengan masyarakat, yang bertujuan mempromosikan even pariwisata dalam upaya menarik kunjungan wisatawan baik domistik maupun mancanegara ke lampung barat sebagai salah satu tujuan wisata di propinsi lampung. (humaslb)




PRINGSEWU, JNNews -- Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Pringsewu ke-9, komunitas penggemar burung berkicau Desa Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung mengadakan lomba burung berkicau di lapangan pekon setempat, Minggu (29/4). 

Lomba yang dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr. Hi. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. didampingi sejumlah pejabat pemkab setempat ini, menurut ketua panitia Ahmad Muslim, diikuti sebanyak 116 kicaumania dari Kabupaten Pringsewu, serta kabupaten kota lainnya, seperti Bandar Lampung, Metro, dan Lampung Tengah, memperebutkan berbagai hadiah menarik berupa uang tunai serta tropi dan piala.

Wakil Bupati Pringsewu Hi. Fauzi, dalam sambutannya berharap melalui lomba burung berkicau ini, selain untuk lebih menjalin tali silaturahim antarsesama penggemar burung berkicau, juga sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan dan keanekaragaman hayati terutama populasi burung dari kepunahan. (*)




BANDAR LAMPUNG -- Syaiful Bahri Oyon dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Himpunan Putra-Putri Angkatan Darat (DPD HIPAKAD) Provinsi Lampung masa bakti 2018-2023, di Graha Jenderal Sudirman Makorem 043/Gatam, Jalan Teuku Umar, No. 85 Bandar Lampung, Sabtu (28/4). Sedangkan sekretaris dijabat oleh Joko Pratiknyo dan bendahara dijabat Siti Fatimah.

Kepala Staf Korem 043/Gatam Letkol Inf Jajang Kurniawan berharap Ketua Dewan Pengurus Daerah yang  baru akan lebih semangat dalam bekerja dan mampu memajukan bagi Himpunan Putra-Putri Angkatan Darat (HIPAKAD) Provinsi Lampung dimasa yang akan datang.

Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan, lanjut dia, HIPAKAD juga mempunyai tanggung jawab moral dalam upaya melanjutkan dan memperjuangkan tercapainya cita cita kemerdekaan bangsa.

"Kepada Ketua dan Pengurus yang baru dapat menjalin kerja sama dengan seluruh komponen bangsa khususnya yang ada di wilayah Provinsi Lampung, sehingga dapat membawa masyarakat Provinsi Lampung lebih bermartabat, maju dan sejahtera," kata dia.

Acara itu dihadiri oleh Kepala Staf Korem 043/Gatam Letkol Inf Jajang Kurniawan, mewakili Komandan Korem 043/Garuda Hitam Kolonel Kav Erwin Djatniko. Hadir pula Kasat Pol PP Provinsi Lampung, Dansat Bromob Lampung, Kajati Provinsi Lampung, Danlanal Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, Ketua PPAD Provinsi Lampung, Ketua DPP HIPAKAD, Danlanud Pangeran M. Bunyamin, Dandenpom II/3 Lampung, Dandim 0410/Kota Bandar Lampung, para Kasi Korem 043/Gatam, Komunitas Wilys Prov Lampung, Pengurus FKPPI, dan ormas lainnya. (*)




BANDAR LAMPUNG -- Gagalkan Penyelundupan Barang Terlarang, 3 Pegawai Lapas Gunung Sugih diganjar  Penghargaan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, di Rutan Kelas I  Bandar Lampung, Jumat (27/04).

Penggagalan upaya penyelundupan handphone dan Barang Terlarang ke dalam Lapas Gunung Sugih oleh Satgas P2U merupakan wujud nyata Kementerian Hukum dan HAM khususnya Pemasyarakatan yang Zero HALINAR (HP, Pungli dan Narkoba).

Berbagai usaha telah dilakukan oleh Kepala Lapas, Syarpani untuk mendukung program unggulan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tersebut, antara lain telah disiapkannya  Wartelsus PAS bagi narapidana dan  layanan kunjungan online.

Namun upaya ini tetap aja diciderai oleh perilaku pengunjung yang masih saja berusaha menyelundupkan barang terlarang dengan modus operandi yang berbeda beda, Atas kepiawaian petugas penggeledahan di pintu masuk lapas semua bisa dicegah.

Keberhasilan 3 Tunas Pengayoman yang baru bertugas selama tiga bulan  ini memperoleh apresiasi oleh pimpinan agar terus dan terus meningkatkan kewaspadaan dalam bertugas. Hal ini disampaikan  oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, Bambang Haryono saat memberikan Piagam Penghargaan kepada 3 Pegawai Lapas Gunung Sugih pada Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan ke – 53 di Rutan Klas I Bandar Lampung.

“Atas nama pimpinan, saya apresiasi kinerja saudara, terus tingkatkan kinerja, lakukan dengan maksimal untuk mewujudkan lapas bersih dari barang terlarang “, ujar mantan Kakanwil Sulawesi Tengah dan Maluku ini.

Sementara itu, Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani mengingatkan agar seluruh jajarannya terus meningkatkan kinerja dan berprestasi.

“Terus tingkatkan kinerja,  sekecil apapun kinerja kita biar pimpinan yang menilai, percaya itu”. Tutur penggagas Anjau Silau di lapas itu.

Dewi Ayu, mewakili Peraih penghargaan dari Lapas Gunung Sugih menyampaikan terimkasih atas apresiasi pimpinan, semoga makin termotivasi untuk bekerja khususnya dalam melakukan penggeledahan kunjungan”, tutup Calon PNS yang baru bertugas selama 3 bulan tersebut.

Adapun nama petugas yang memperoleh penghargaan adalah Dhea Maulindy Januardi, Dewi dan Wildan. (*)




BANDAR LAMPUNG -- Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno didampingi Kabag Humas dan Komunikasi Publik Heriyansyah melakukan kunjungan kerja ke beberapa biro di lingkungan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Lampung, Jumat (28/4).

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka memastikan pelayanan birokrasi kepada masyarkat agar dapat berjalan baik sebagai mana mestinya. Karena salah satu tugas saya sebagai Pjs. Gubernur Lampung yakni memimpin urusan pemerintah di daerah, menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, jelas Didik.

Kunjungan ini dilakukan Pjs. Gubernur usai mengikuti kegiatan rutin senam pagi di Lapangan Korpri Provinsi Lampung. Juga bersilaturahmi dan berbincang-bincang bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Lampung.

Sejumlah tempat yang dikunjungi Pjs. Gubernur Didik di antaranya ke Biro Perlengkapan, Biro Kesejahteraan Sosial, Biro Hukum dan Biro Otonomi Daerah. Sebelumnya, Didik juga telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa Dinas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Kepada para ASN Pemprov Lampung, Didik mengimbau agar terus menjaga dan meningkatkan kinerja, kedisplinan dan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap kinerja, displin dan pelayanan baik yang telah terbangun agar tetap dijaga. Dan diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk memberikan pelayanan prima dan berkualitas kepada masyarakat Lampung, harap Didik. (Humas Prov)




PRINGSEWU -- Waaster Kasad TNI Brigadir Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.,  didampingi Bupati Pringsewu Hi. Sujadi melakukan panen raya padi di Pekon (Desa) Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Jumat (27/4).

Waaster Kasad TNI Brigadir Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dalam sambutannya mengungkapkan awal mula keterlibatan TNI dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan. Diantaranya adalah MoU antara TNI-AD dengan Kementerian Pertanian RI. Terlebih di TNI sendiri ada 2 jenis operasi militer, yakni OMP (Operasi Militer Perang), serta OMSP (Operasi Militer Selain Perang), guna membantu pemerintah, baik pusat maupun daerah dan masyarakat.

Perbantuan TNI di bidang pertanian adalah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dudung juga mengharapkan agar masyarakat dapat memahami, bahwa keterlibatan TNI tersebut tidak ada maksud lain, yakni hanya ingin masyarakat semakin cinta dengan TNI, dan TNI juga cinta dengan masyarakat.

Dengan demikian, jika TNI dan masyarakat bersatu, tentunya hal tersebut dapat menangkal setiap ancaman dan bahaya dari luar.

Sementara itu, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutannya mengatakan bidang pertanian yang merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional, khususnya di Kabupaten Pringsewu, terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, dan menjadi misi ke-4 dari visi Pringsewu Bersahaja (Berdaya saing, Harmonis, dan Sejahtera). 

Pemerintah Kabupaten Pringsewu, kata bupati, sering melakukan kerjasama dengan TNI, dalam hal ini Kodim 0424, dalam rangka membangun bidang pertanian. Contohnya adalah dalam upaya cetak sawah baru, bahkan beberapa waktu lalu, hasil cetak sawah baru yang didukung oleh TNI di Kecamatan Ambarawa sudah dilakukan panen raya, selain juga memiliki pusat kultur jaringan," katanya.

Sujadi berharap kerjasama tersebut akan terus  dikembangkan, dan ditindaklanjuti. Pada kesempatan tersebut, juga digelar sesi dialog bersama kelompok tani dan kelompok wanita tani setempat.

Rudianto, pengurus Gapoktan Tani Makmur mengeluhkan masalah air irigasi yang menjadi kendala utama upaya meningkatkan hasil pertanian. Ia bersama anggota poktan lainnya, hanya mengandalkan air hujan dan pompa penyedot air, sehingga hasilnya tidak maksimal. Oleh karena itu, ia bersama anggota poktan lainnya meminta kepada pemerintah untuk dapat memperbaiki bendungan Way Gatel yang rusak.

Harapan senada juga disampaikan Wamin Hariadi, dari Kelompok Tani Rukun Utama l. Ia mewakili petani lainnya memohon pemkab setempat untuk dapat membantu pompa penyedot air yang berukuran besar sebelum bendungan yang sedang akan dibangun kembali tersebut jadi. Hal tersebut mengingat sumber air dari Way Bulok yang ia sedot berjarak lebih dari 500 meter, sehingga pompanya tidak cukup kuat.

Di sisi lain, Purwanti, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri, Bulukarto, yang beranggotakan 52 orang, meminta informasi terkait program yang bisa masuk ke kelompoknya tersebut, terutama pemanfaatan pekarangan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi mengatakan bahwa bendungan Way Gatel yang jebol tersebut untuk saat ini sedang dalam proses lelang.

Di Kabupaten Pringsewu, kata dia, sedang dikembangkan bahan pangan non beras, sebagai upaya untuk mengurangi konsumsi nasi, termasuk melalui program 'One Day No Rice'.

Terkait yang disampaikan KWT Dewi Sri, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi menyarankan untuk bekerjasama dengan BUMDes setempat. Termasuk dengan beberapa instansi daerah lainnya, seperti Dinas Koperindag, PKK, dan Dekranasda Kabupaten Pringsewu.

Seusai panen raya, kegiatan dilanjutkan dengan acara ramah tamah di aula utama kantor sekretariat Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Turut menghadiri kegiatan tersebut, Waaster Kodam II Sriwijaya Letnan Kolonel Infanteri Iskandar, Kepala Staf Korem (Kasrem) 043 Garuda Hitam Letnan Kolonel Inf. Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M., Kasiter Korem 043 Garuda Hitam Letnan Kolonel lnf. Sahnun, Pasiter Korem 043 Garuda Hitam Mayor Arh. Bob Hendra M.A., Dandim 0424 Tanggamus/Pringsewu Letnan Kolonel Arh. Hasto Dwi Utomo, Dandim 0421 Lampung Selatan Letnan Kolonel Arm. Untoro, Kapolsek Gadingrejo Ajun Komisaris Polisi Sarwani, Kapolsek Pringsewu Kota Komisaris Polisi Andik Purnomo S., Kasipidsus Kajari Pringsewu Adi Wibowo, lnspektur ll Irjen Kementerian Pertanian RI Widono, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. (*)




BANDAR LAMPUNG -- Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provinsi Lampung ke-46 tahun 2018 secara resmi dibuka oleh Pjs Gubernur Lampung Didik Suprayitno di komplek Islamic Center, Wisma Haji Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (26/4). 

Bupati Pringsewu Hi.Sujadi bersama para bupati dan walikota lainnya se Provinsi Lampung serta jajaran pemerintah provinsi dan kanwil kementerian agama serta fokorpimda Provinsi Lampung juga ikut menghadiri pembukaan event tahunan tersebut. 

Berbeda dengan pelaksanaan MTQ sebelumnya, MTQ yang akan berlangsung 26 April - 1 Mei 2018 kali ini berlangsung sangat sederhana, tanpa defile kafilah maupun pawai ta'aruf.

Sementara itu, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi pada saat menyampaikan pengarahan sekaligus ramah tamah bersama para kafilah Kabupaten Pringsewu di Hotel Pesanggrahan Ratu Ayu Bandar Lampung sesaat sebelum  menghadiri pembukaan MTQ tersebut meminta kepada seluruh kafilah Kabupaten Pringsewu pada MTQ Provinsi Lampung ke-46 untuk tampil secara maksimal.

Bupati Pringsewu juga berharap para kafilah Kabupaten Pringsewu bisa tampil penuh percaya diri, serta dapat meraih juara atau minimal lebih baik dari MTQ tahun sebelumnya.

Pada MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-46 tahun 2018, kafilah Kabupaten Pringsewu seluruhnya berjumlah 85 orang, yakni peserta sebanyak 49 orang,  terdiri dari 25 pria dan 24 wanita, serta 36 orang official, 28 pria dan 8 orang wanita. (*)



PRINGSEWU - Bupati Pringsewu Hi.Sujadi mememinta kepada seluruh kafilah Kabupaten Pringsewu pada MTQ Provinsi Lampung ke-46 untuk tampil secara maksimal.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Hi.Sujadi saat melakukan breafing dan ramah tamah  bersama kafilah Kabupaten Pringsewu di Hotel Pesanggrahan Ratu Ayu, Kedamaian, Bandar Lampung, Kamis (26/4).

Menurut Bupati Pringsewu, meskipun pelaksanaan MTQ Provinsi Lampung tahun ini lebih sederhana, namun dari segi pemondokan, lokasi untuk kafilah Pringsewu lebih nyaman. "Tidak terlalu di kota, dan tidak terlalu di pinggiran," katanya.

Bupati Pringsewu juga berharap para kafilah Kabupaten Pringsewu bisa tampil penuh percaya diri, serta dapat meraih juara atau minimal lebih baik dari MTQ tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu M.Yusuf meminta seluruh kafilah Kabupaten Pringsewu agar senantiasa disiplin dan memperhatikan waktu, mengingat jarak antara pemondokan dan lokasi lomba di Wisma Haji, Islamic Center, Rajabasa, Bandar Lampung  yang  cukup jauh.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemkab Pringsewu dan Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, serta seluruh kafilah, berikut official. (*)



PALU -- Lion Air yang tergabung dalam Lion Air Group memberikan keterangan resmi mengenai penerbangan bernomor JT 720 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng (CGK) menuju Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah (PLW) mengalami keterlambatan panjang (long delay) empat jam dikarenakan cuaca buruk dengan jarak pandang pendek hanya 1 km di Palu, yang tidak memenuhi persyaratan standar opoerasional penerbangan.

Dalam keterangan resminya, untuk keselamatan seluruh penumpang dan kru, Lion Air bekerjasama dengan pengelola bandar udara, AirNav dan pihak terkait setempat, sehingga JT 720 melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) dan mendarat dengan selamat pukul 09.55 WITA. Pesawat seharusnya tiba di Palu pukul 08.30 WITA.

Setelah mendapatkan keterangan mengenai kondisi cuaca di Palu membaik dan aman untuk proses penerbangan, JT 720D lepas landas dari Makassar pukul 10.50 WITA dan mendarat di Palu pada 12.40 WITA.

Menurut Danang Mandala Prihantoro, penerbangan tersebut menggunakan Boeing 737-800NG beregistrasi PK-LJY, membawa tujuh kru serta 179 penumpang dewasa, dua anak-anak dan empat bayi dengan pimpinan Capt. Thomas Ibau.

“Lion Air telah menginformasikan dengan jelas kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak. Dari kejadian ini, rute yang terganggu adalah Palu menuju Cengkareng dan ke Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah (PKY). Lion Air sudah menerbangkan JT 723 dari Palu tujuan Cengkareng pada 13.25 WITA menggunakan pesawat yang sama. Rute ini mengangkut 184 penumpang dewasa, tiga anak-anak dan lima bayi dengan komando Capt. Sinan Arikan. Pesawat tiba di Cengkareng pukul 15.10 WIB,” jelas Danang.

“Situasi tersebut merupakan force majeure, kondisi di luar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan. Namun, Lion Air akan meminimalisir akibat yang timbul, agar jaringan penerbangan lainnya tidak terdampak,” imbuhnya.

Lion Air penerbangan bernomor JT 529 rute Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (BDJ) ke Cengkareng, bahwa mengalami keterlambatan terbang lima jam dikarenakan pesawat mengalami kerusakan (technical reason).

Lion Air bekerjasama dengan teknisi dan pihak terkait untuk melakukan pengecekan dan menjalankan perawatan pesawat tidak terjadwal yang membutuhkan waktu selama lima jam.

“Lion Air telah menyampaikan informasi kepada penumpang yang terganggu perjalanannya dan memperbarui sesuai perkembangan. Seluruh pelanggan telah mendapatkan kompensasi dan pelayanan terbaik selama di ruang tunggu keberangkatan (boarding room) di bandar udara,” papar Danang.

Lion Air memberikan kompensasi sesuai PM 89/ 2015 pada kategori pertama, kompensasi untuk penumpang berupa minuman ringan. Kategori kedua berupa minuman dan makanan ringan (snack box), ketiga minuman ringan dan makanan berat (heavy meals), serta biaya ganti rugi untuk setiap pelanggan yang terdampak yaitu  Rp 300.000.

Lion Air memberikan pilihan layanan dan memfasilitasi kepada pelanggan. Dari 213 penumpang dewasa dan satu anak-anak, terdapat delapan penumpang diantaranya melakukan perubahan jadwal (reschedule) dan pengembalian dana (refund).

Pesawat dinyatakan laik terbang pada 15.30 WIB. Flight number JT 529 telah menerbangkan tujuh kru dan 205 penumpang dewasa dan satu anak-anak dengan jadwal keberangkatan terbaru pukul 16.15 WITA dari sebelumnya pukul 10.55 WITA. Penerbangan ini menggunakan Boeing 737-900ER beregistrasi PK-LJL dengan pimpinan Capt. Bertoldo Pinto da Silva. Pesawat mendarat di Cengkareng pukul 17.20 WIB.

Dari hal tersebut, berpotensi terganggunya penerbangan tujuan Cengkareng ke Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG) pergi pulang (PP). Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul sehingga rute berikutnya tidak terganggu.

Lion Air mohon maaf kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak atas hal tersebut. Lion Air berkomitmen dalam memenuhi serta menjalankan seluruh aturan yang telah ditetapkan, demi menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Melalui kesempatan ini, Lion Air Group menghimbau kepada media, pelanggan dan masyarakat, untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Lion Air. (rls/*)



PRINGSEWU, JNNews -- Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai (USBRJ) Bandar Lampung yang selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 15 pekon di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, ditarik kembali oleh pihak kampus. Prosesi penarikan secara simbolis digelar di aula utama kantor sekretariat Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Jumat (20/4).

Ketua Pembina Yayasan Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai Bandar Lampung Drs. Hi. Subki E. Harun, ada kesan baik selama para mahasiswa USBRJ melakukan KKN selama 45 hari di Kabupaten Pringsewu, dimana bupati Pringsewu sendiri telah meminta agar tahun depan wilayahnya dapat menjadi tujuan KKN kembali. "Saya atas nama Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Pringsewu yang telah menerima kami dengan dengan baik selama ini," ucapnya.

Lebih lanjut diungkapkan mantan wagub Lampung ini, bahwa para mahasiswa selama berkegiatan di Kabupaten Pringsewu hanya bermodalkan otak dan tenaga. "Dari 15 pekon yang menjadi lokasi KKN, ada 3 pekon yang kami unggulkan, yakni Pekon Tulungagung, dimana mahasiswa telah membuat penjernihan air minum, kemudian di PekonBlitarrejo dengan membuat jalan desa, serta di Pekon Klaten, dimana mahasiswa telah membuat sebuah peta monografi desa, mengingat selama ini pekon ini belum memiliki peta wilayah sama sekali," ungkapnya.

Bupati Pringsewu Hi. Sujadi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai yang telah melaksanakan KKN sekaligus melakukan banyak hal positif di Kabupaten Pringsewu. "Kehadiran para mahasiswa yang tentunya masih memiliki idealisme ini, menjadi support bagi pemerintah daerah dan juga pekon," ujarnya.

Dikatakan bupati, kesuksesan sebuah pembangunan, adalah adanya kesinambungan program serta sinergitas, khususnya antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu dengan USBRJ, serta perlunya tindak lanjut dari program-program yang ada.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan saling tukar cinderamata antara Bupati Pringsewu dengan rektorat USBRJ. Serta penyerahan peta monografi Pekon Klaten.

Acara dihadiri oleh Bupati Pringsewu Hi. Sujadi dan jajaran USBRJ Bandar Lampung, baik pembina yayasan, para dekan, dosen pembimbing, para mahasiswa, jajaran pemkab, camat serta kepala pekon, dan pula pembina USBRJ lainnnya, yakni Ir. Hi.Jafar Lan Putra, yang juga mantan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan RI. (shr)



PRINGSEWU, JNNews -- Wakil Bupati Pringsewu DR. Hi. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. meninjau Pekon Bandung Baru Barat, Kecamatan Adiluwih, Jumat (20/4).

Peninjauan tersebut adalah dalam rangka survey terkait persiapan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2018 Kodim 0424/TGM.

Wabup Pringsewu didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pringsewu Malian Ayub dan jajaran Dinas PMP, Camat dan staf Kecamatan Adiluwih, Kepala Pekon beserta perangkat Pekon Bandung Baru Barat, serta sejumlah anggota TNI dari Kodim 0424/TGM.

Menurut Wakil Bupati Pringsewu Hi. Fauzi sasaran yang disurvey tersebut merupakan usulan dari pihak Pemerintah Pekon Bandung Baru Barat, yang tentunya harus ditindaklanjuti bersama dalam rangka sinkronisasi, terutama terkait sasaran dan lokasi yang diusulkan.

"Soal ada tidaknya perubahan atau pengalihan lokasi,  tergantung hasil pembahasan setelah dilakukan survey. Namun, saya berharap tidak akan terjadi perubahan lokasi TMMD 2018 Kodim 0424/TGM nanti, yakni artinya tetap dilaksanakan di Pekon Bandung Baru Barat, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu," harapnya. (shr)



PRINGSEWU, JNNews -- Kabupaten Pringsewu menargetkan meraih juara umum pada MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-46 tahun 2018 di ibukota Provinsi Lampung, Bandar Lampung. Oleh karena itu, seluruh kafilah Negeri Bersahaja  diharapkan dapat berjuang secara maksimal.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Hi. Sujadi saat melepas kafilah Kabupaten Pringsewu di kantor Pemkab Pringsewu, Rabu (25/4), yang dihadiri jajaran Pemkab Pringsewu, DPRD, muspida, serta Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu.

Bupati Pringsewu juga meminta kepada seluruh kafilah  untuk tampil secara maksimal dan penuh percaya diri guna mencapai apa yang menjadi target dan harapan yakni harus lebih baik dari MTQ  sebelumnya. Selain itu, seluruh organisasi perangkat daerah Kabupaten Pringsewu,  juga diminta dukungannya bagi keberhasilan Pringsewu meraih juara.

Pada MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-46 tahun 2018, kafilah Kabupaten Pringsewu seluruhnya berjumlah 85 orang, yakni peserta sebanyak 49 orang,  terdiri dari 25 pria dan 24 wanita, serta 36 orang official, 28 pria dan 8 orang wanita. (shr)



BANDAR LAMPUNG -- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-46 Tingkat Provinsi Lampung resmi dibuka, Kamis (26/4) malam dengan ditandai pemukulan bedug dan tepuk marawis oleh Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno dan Forkopimda Provinsi Lampung serta Ketua LPTQ provinsi Lampung Hery Suliyanto di Islamic Center Bandar Lampung.

Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seperti marawis, tembang kenangan bernuansa agamis, marching band dari MAN 1 Bandar Lampung, dan Tari Bedana Mts Negeri 2 Bandar Lampung. Pjs. Gubernur Didik juga menyerahkan piala bergilir kepada Ketua LPTQ Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Didik Suprayitno mengatakan MTQ merupakan kegiatan rutin tahunan yang telah melekat di masyarakat dan bangsa kita, khususnya di Provinsi Lampung. “MTQ merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa kita. Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat,” jelas Didik.

Ia menjelaskan kegiatan keagamaan ini menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, serta terbukti mampu menjadi daya dorong kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah khususnya dibidang keagamaan. “MTQ diyakini mampu menciptakan nuansa religius dan menghadirkan suasana yang memberi kesejukan batin bagi masyarakat. Disamping itu kegiatan MTQ dapat menjadi forum silaturrahim yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai sesama warga masyarakat Lampung,” jelasnya.

Pjs. Gubernur berharap MTQ ini mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas keimanan kepada Allah SWT. Penyelenggaraannya juga dapat diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat Lampung agar senantiasa mempelajari dan memahami Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup paripurna umat manusia. “Karena Al-Qur’an merupakan sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan kehidupan. Oleh karenanya forum kajian Al-Qur’an perlu digiatkan dan dikembangkan baik secara formal maupun informal di lingkungan masyarakat, termasuk melalui MTQ,” kata Didik.

Kepada Dewan Hakim, Didik berharap, agar mampu menjaga integritasnya. “Saya yakin dewan hakim mampu bekerja profesional dan proposional sebagai salah satu upaya kita dalam menjaring aset-aset Lampung yang dapat berperan di kancah Nasional, bahkan Internasional. Dan kepada peserta saya ucapkan selamat berlomba, junjung setinggi-tingginya nilai-nilai sportifitas dan kejujuran,” pungkasnya.

Didik minta kepada Juara 1 di berbagai cabang yang dipertandingkan, mampu mewakili Provinsi Lampung meraih juara 1 ditingkat Nasional. “Saya berharap kepada juara satu nantinya, mampu menjadi Provinsi Lampung juara satu dikompetisi MTQ tingkat Nasional di Sumatera Utara,” harap Didik.

Dalam kesempatan itu, Ketua LPTQ provinsi Lampung, Hery Suliyanto, menjelaskan pelaksanaan MTQ ke-46 berdasarkan surat keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/176/B.03/HK/2018 tentang penetapan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) tingkat provinsi Lampung ke-46 tahun 2018. “Pelaksanaan MTQ ke-46 tingkat provinsi Lampung akan digelar sejak 26 April hingga 1 Mei 2018 di Islamic Center provinsi Lampung, Al-Kautsar dan MAN 1 Bandar Lampung,” jelasnya.

Hery menerangkan pada MTQ ke-46 tingkat provinsi Lampung terdapat 8 (delapan) cabang/golongan musabaqah yakni (1) tilawah anak-anak, remaja dan dewasa; (2) Qiraat murottal remaja, qiraat murrotal dewasa, qiraat mujawwad dewasa, tartil, canet; (3) Tahfidz 1 juz, 5 juz dan 10 juz; (4) Tahfidz 20 juz, 30 juz dan tafsir; (5) fahmil Qur`an; (6) syahril qur`an; (7) khottil qur`an; dan (8) musabaqah makalah ilmiah Al-Qur`an (M2IQ).

Heri menjelaskan MTQ ini diikuti oleh 552 Peserta, 120 dewan hakim, dan 10 pengawas. “MTQ Kali ini berlangsung sederhana, namun tetap bermasyarakat dan tidak mengurangi arti serta maknanya,” jelas Heri.

Ia berharap MTQ ini mampu menghasilkan Qori/Qoriah terbaik yang bisa mewakilkan Provinsi Lampung di tingkat Nasional pada September 2018 di Sumatera Utara mendatang. (Humas Prov)




BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong pembinaan konstruksi yang lebih masif, terstruktur dan sistematis. Hal tersebut karena mempertimbangkan makin besarnya volume pembangunan yang berimplikasi pada munculnya persoalan-persoalan dalam industri konstruksi. “Persoalan akan semakin beragam, sehingga tantangan yang dihadapi para stakeholder jasa konstruksi pun menjadi lebih kompleks,” ujar Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Lampung, Taufik Hidayat saat membuka Forum Koordinasi Pembinaan Konstruksi Wilayah Lampung, di Sheraton Hotel Bandar Lampung, Kamis (26/4).

Taufik menjelaskan urusan konstruksi di Lampung sekarang menggeliat. Sebab, terdapat beberapa program strategis nasional yang dilaksanakan di Provinsi Lampung, sebut saja salah satunya pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Terkait dengan itu, Taufik mengapresiasi Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang dalam rangka memfasilitasi koordinasi dan sinkronisasi program pembinaan konstruksi di wilayah Lampung.

“Forum Koordinasi Pembinaan Konstruksi Wilayah memiliki peranan yang penting dan strategis dalam upaya bersama untuk melakukan kerja nyata pembinaan konstruksi dalam mengawal proses percepatan pembangunan yang saat ini terus digalakkan pemerintah di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Taufik.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung, terutama untuk sektor jasa konstruksi dari tahun ke tahun memberikan sumbangan yang terus naik. Menurut Taufik, tercatat pada tahun 2016 sebesar 8,53% atau senilai Rp.18 Trilyun, dan di tahun 2017 sebesar 10,96% atau senilai Rp.21 Trilyun.

“Sektor realestate di Lampung juga cukup berkembang. Ini akan terus berlanjut dengan pembangunan-pembangunan lainnya terutama disektor swasta, karenanya diperlukan persiapan dari komptensi SDM, dan kelembagaan kita,” ujarnya.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung ini juga menuturkan ada beberapa indikator permasalahan yang dihadapi saat ini dalam bidang jasa konstruksi. Di antaranya gap pembiayaan infrastruktur yang sangat besar, dikarenakan keterbatasan kemampuan APBN dan APBD yang di perkirakan hanya mampu menopang 41,3% dari kebutuhan.

Lalu, banyaknya kecelakaan konstruksi pada beberapa proyek infrastruktur, belum tersedianya sistem informasi jasa konstruksi yang terintegrasi dan kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah (ODP) yang membidangi jasa konstruksi belum sepenuhnya berjalan dan bahkan pada beberapa wilayah/daerah belum terbentuk.

“Kita juga masih sedikit memiliki tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat dan kompeten, sehingga perlu penataan ulang pengaturan terhadap sistem sertifikasi,” katanya.

Untuk itu, berdasarkan Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 tahun 2017 selayaknya diberikan pencerahan mengenai pembagian tugas dan wewenang antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Tugas dan wewenang ini perlu diuraikan menjadi kegiatan pembinaan konstruksi yang lebih konkrit di daerah. Kerjasama dengan para stakeholder yang ada di daerah, seperti Dinas PU Provinsi/ Kabupaten/ Kota khususnya yang menangani bidang Jasa Konstruksi, LPJK Provinsi, dan Badan Usaha Jasa Konstruksi mutlak dilakukan untuk keberhasilan pembinaan konstruksi,” ujarnya.

Apalagi Provinsi Lampung terus menggalakkan program “Lampung Kompeten” agar memiliki SDM yang berkualitas. “Jadi semua lapangan usaha semua tenaga kerja dari segala sektor itu ditingkatkan kompetensinya melalui program Lampung Kompeten termasuk diantaranya sektor konstruksi. Sehingga cita-cita untuk mewujudkan industri konstruksi nasional yang andal dan berdaya saing dengan mutu produk/hasil pembangunan berkualitas dapat dicapai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perencanaan dan Informasi, Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Dimas Ricky Swaramahardhika mengatakan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja konstruksi yang kompeten, Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang mengembangkan kerjasama pelatihan dengan mitra kerja. Tujuannya untuk mencetak tenaga kerja konstruksi yang kompeten bersertifikat.

Wilayahnya meliputi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, dan Lampung. “Salah satu wilayah kerja kami yakni di Provinsi Lampung. Kami ingin membantu Pemprov maupun Pemerintah Kabupaten/Kota untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja konstruksi yang kompeten,” ujarnya.

Untuk mendapatkan SDM sektor jasa konstruksi yang berkualitas tersebut Dimas mengatakan akan mengadakan program dengan nama “Kick Off Uji Sertifikasi Serentak Wilayah Lampung” yang akan dilaksanakan pada awal bulan Mei mendatang.

“Jadi sesuai arahan Pak Taufik bahwa Lampung mempunyai program Lampung Kompeten, jadi minggu depan di bulan Mei kita akan adakan program ‘Kick Off’ percepatan uji sertifikasi serentak. Itu tidak hanya melibatkan Balai/SDA, Bina Marga, Cipta Karya dan Penyediaan Perumahan tetapi juga melibatkan Pemprov dan Kabupaten/Kota,” katanya. (Humas Prov)




BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung mendorong peningkatan konsumsi ikan di masyarakat dengan menciptakan inovasi menu hasil olahan ikan. Dorongan Pemprov itu diwujudkan dalam penyelenggaraan Lomba Masak Serba Ikan dan Lomba Inovasi Masakan Serba Ikan di halaman Kantor Gubernur Lampung, Kamis (26/4).

“Dengan sumber daya perikanan yang melimpah, diharapkan berkontribusi memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung telah menetapkan peningkatan Konsumsi ikan sebagai salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU)," ujar Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Hery Suliyanto saat mewakili Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno saat membuka acara tersebut.

Hery menjelaskan konsumsi ikan terus meningkatnya. Dari tahun ke tahun pertumbuhan rata-rata sebesar 6,74% per tahun pada periode 2009-2016. Capaian angka konsumsi ikan tahun 2017 sebesar 28,42 kg/kapita,” tambah Hery Suliyanto. Oleh sebab itu, guna terus meningkatkan konsumsi, Pemprov mendorong inovasi menu sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan terutama untuk anak-anak sebagai generasi penerus, agar tercipta masyarakat yang sehat, kuat dan cerdas.

Wujud perhatian Pemprov lainnya, lanjut Hery adalah Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Hal ini masih perlu dilakukan secara intensif dan proporsional demi peningkatan angka komsumsi ikan di Provinsi Lampung.

Upaya strategis lainnya Bazaar Olahan Ikan Kabupaten/Kota Lomba serta Pemberian Makan ikan untuk Anak Sekolah Dasar. “Dengan perkembangan informasi dan perilaku kesehatan masyarakat akan manfaat ikan serta pentingnya kesehatan, menyebabkan masyarakat mulai beralih mengkonsumsi ikan yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang berperan dalam melindungi jantung, mampu menurunkan kolesterol dalam darah, memperbaiki fungsi dinding pembuluh darah, menurunkan tekanan darah dan mencegah terjadi penggumpalan darah serta  untuk kecerdasan otak pada manusia khususnya anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, TP PKK Provinsi Lampung yang diwakili oleh Tika Kartika Hery Suliyanto menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung adalah untuk Memperkenalkan ragam pangan unggulan lokal dari berbagai hasil perikanan. Selain itu, meningkatkan keterampilan memasak, memperkenalkan keanekaragaman masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat luas serta Menyebarluaskan informasi tentang ikan olahan masakan berbahan baku ikan, kandungan gizi serta manfaat gizi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan.

“Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung melombakan masakan menu berbahan baku ikan yang menjadi potensi atau unggulan daerah masing-masing. Kategori menu yang dilombakan ada 3 yaitu Menu Keluarga, Menu Balita, dan Menu Kudapan. Sedangkan kegiatan Bazar Aneka Masakan Hasil Perikanan bertujuan Meningkatkan citra kuliner khas daerah dengan bahan baku ikan dan Memfasilitasi pelaku usaha kuliner masakan hasil perikanan khas daerah untuk mempromosikan produknya,” ujarnya.

Peningkatan konsumsi ikan memegang peran penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dan juga akan meningkatkan pemanfaatan potensi ekonomi pasar dalam negeri serta peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya para nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah hasil perikanan Upaya peningkatan konsumsi ikan akan lebih mudah terwujud apabila didukung oleh seluruh komponen terkait.

“Pada Lomba Masak Ikan Tingkat Nasional tahun 2017 Provinsi Lampung berhasil mendapatkan Juara Harapan l Tingkat Nasional untuk Katagori Menu Kudapan yang diwakili TP PKK dari Kabupaten WayKanan. Oleh sebab itu kita harus mempersiapkan diri dan menambah keterampilan serta ide inovasi yang baik untuk menghadapi acara lomba masak ikan yang akan diadakan pada bulan November 2018 mendatang,” kata Tika. (Humas Prov)

Diberdayakan oleh Blogger.