Halloween party ideas 2015



SUKADANA, JNNews -- Kelompok Tani Maju 1 (KTM 1) Desa Banjarrejo kecamatan Batang Hari, kabupaten Lampung Timur berhasil memanen komoditas bawang merah dengan produktivitas hingga mencapai 21,1 ton/Ha. Panen raya bawang merah  ini jauh melebihi produktifitas nasional yakni rata-rata hanya mencapai 7 ton/Ha, Rabu (18/04).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Timur M. Yusuf, mengungkapkan kebanggaannya atas Kelompok Tani Maju 1 (KTM 1) Desa Banjarrejo yang berhasil memanen komoditas bawang merah ini jauh melebihi produktifitas nasional yakni rata-rata hanya mencapai 7 ton/Ha.

“Alhamdulillah hasil yang di peroleh dalam panen bawang merah ini jauh dari biasanya, ini menunjukan bawang merah ternyata dapat di budidayakan di Lamtim dan bisa menjadi komoditas unggulan,” ujarnya.

Yusuf dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada para petani yang tergabung dalam KTM 1 yang berhasil membudidayakan bawang merah di desa Banjarrejo sehingga mampu menghasilkan panen melebihi daerah lain di Indonesia. “Kalau kita bisa kembangkan dan pertahankan produktivitas bawang merah di ini bukan tidak mungkin kiblat penghasil bawang merah beralih di Lamtim,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KTM 1 Parwoto menjelaskan Panen bawang merah yang merupakan Pilot Project tersebut, secara tidak langsung membuktikan desa Banjarrejo mampu menjadi sentra  produktivitas pertanian yang dapat mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Harapan yang sama juga disampaikan ketua Maporina Lamtim, Budi Santoso, bahwa sejatinya Lamtim ekologinya sangat mendukung untuk pengembangan tanaman bawang merah, tanah yang subur dan hama penyakit yang masih minim, sehingga biaya produksi yang dikeluarkan sangat minim.

“Dengan produktivitas yang tinggi dan biaya tanam yang rendah menjadikan tanaman ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Tambahnya, dengan harga dipasaran yang mencapai 25 ribu/kg, maka pendapatan petani bisa  mencapaiRp 528 juta/Ha dalam satu siklus musim tanam bawang merah.

Senada juga dijelaskan H Muhammad petani bawang merah dari kabupaten Brebes yang menjadi mentor KTM 1, rata-rata di kabupaten Brebes hasil ubinan seluas satu meter persegi antara 2 sampai 2,5 kg, sedangkan di Lamtim mencapi 4,3 kg.

”Saya juga takjub dengan hasil panen bawang merah di Lamtim, di brebes paling tinggi kami hanya menghasil 16 ton/Ha tapi di Lamtim bisa mencapai 21 ton/Ha ini membuktikan bahwa Lamtim merupakan daerah potensial penghasil bawang merah di Indonesia,” pungkasnya.

Dalam Panen Raya, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Lampung Timur, Ir Yusuf HR, Camat Batanghari, Kapolsek, Kepala desa Banjarrejo, Sg Puspito dan kelompok tani sekecamatan Batanghari. (apri)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.