Halloween party ideas 2015



BANDAR LAMPUNG -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung meminta kepada bidang organisasi untuk mengganti ketua pengurus cabang olahraga yang tidak aktif dalam kepengurusan. Hal tersebut, demi terwujudnya atlet yang mampu diharapkan, yaitu mampu bersaing di level nasional dan internasional.

"Untuk ketua pengprov yang tidak aktif, saya tegaskan wajib diganti. Karena akan menghambat program yang ada. Kepada bidang prestasi segera lakukan cek, ini demi prestasi olahraga, sesegera mungkin," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Hannibal, usai pembukaan RAT, yang digelar di G Hotel Syariah, Jalan Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, Kamis (19/4).

Sebab, kata Hannibal. Secara konsep keaktifan dan sinergi dalam organisasi sangat menentukan prestasi. Artinya, bagaimana akan muncul prestasi, jika organisasinya tidak rukun dan saling sinergi di dalam kepengurusan. "Kalau saya istilahkan, organisasi tidak harmonis atau berantakan," katanya.

Oleh karena itu, dirinya menghimbau untuk segera melakukan konsolidasi organisasi. Agar, harapan dari masyarakat Lampung betul-betul tercapai, yaitu prestasi di PON 2020 mendatang. "PON Papua itu sudah dekat, kita harus bekerja keras dalam waktu yang singkat itu. Dan segera menentukan program kerja kedepan. Agar waktu satu tahun berjalan persiapan cukup," tegasnya.

Tentu, Wakil Ketua I KONI Lampung itu sangat berharap agenda RAT dapat memunculkan program dan terobosan baru. Sehingga, Lampung bisa meraih kembali masuk 10 besar diajang PON mendatang. "Saya kira ini bisa dicapai, asalkan kita bekerja keras dan kompak," kata dia. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.