Halloween party ideas 2015



GUNUNG SUGIH -- Kesalahan daftar pemilih sementara (DPS) Lampung Tengah selalu terjadi. Panwaslu minta KPUD Lamteng memperbaiki DPS tersebut. 

Ketua Panwaslu Lamteng, Hermono, mengatakan kesalahan dalam DPS klasik dan selalu terjadi dan hasil verifikasi pihaknya 13 ribuan pemilih yang salah. "Diantaranya data ganda, meninggal, di bawah umur dan anggota TNI atau Polri. Bahkan ada satu TPS 4 Kampung Sumberrejeki, Seputihmataram yang DPSnya kacau balau," tambah dia. 

Hermono mengakui pihaknya sudah meminta pada Ketua KPUD Budi Hadi Yunanto dan Mutmainah serta Irawan Indra Jaya untuk memperbaiki. Saat itu ketua KPUD dan dua anggotanya sengaja datang ke sekretariat Panwaslu guna kordinasi masalah DPS. 

Hasil pendataan KPUD Lamteng tercatat jumlah pemilih berdasarkan KTP elektronik sebanyak 921.298 terbagi dari pemilih laki-laki sebanyak 471.000 dan perempuan 450.298 pemilih. Sedangkan jumlah pemilih potensial tanpa e KTP sebanyak 29.362 terdiri dari pemilih laki-laki 14.951 dan perempuan sebanyak 14.411 pemilih. 

Hasil verifikasi Panwaslu jumlah pemilih ganda sebanyak 10.730, meninggal dunia 649, dibawah umur 2.604, anggota TNI 8 orang dan Polri sebanyak 8 orang.  Paling banyak pemilih ganda berasal dari Kecamatan Terbanggibesar 2.234, Bandarjaya 1.533 dan Gunungsugih 1.285 pemilih. 

Sedangkan pemilih dibawah umur jumlahnya mencapai dua ratus lebih berada di kecamatan Terbanggibesar, Seputih Agung, Trimurjo, Bekri, Bandarmataram, Anakratu Aji, Gunungsugih, Way Pengubuan dan Trimurjo. 

Hampir seluruh kecamatan terdapat pemilih dibawah umur namun jumlahnya dibawah 100 pemilih. Sedangkan pendataan KPU yang memasukkan anggota TNI dan Polri dalam DPS berasal dari kecamatan Way Pengubuan tujuh anggota TNI dan delapan anggota Polri. Seputihmataram juga terdapat satu pemilih berasal dari TNI. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.