Halloween party ideas 2015

FIRMAN HAKIKI
PEMIMPIN REDAKSI
Pemerintah sebagai pelaku pembangunan membutuhkan dukungan, terutamanya masyarakat agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai harapan. Pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional dan otonomi daerah saat ini, yang pertama adalah  sistem perwakilan  negara yang masih mengalami keterbatasan. Sistem pemilihan kepada daerah secara langsung oleh masyarakat tidak dibarengi oleh budaya pertanggung jawaban kepala daerah terpilih secara terbuka kepada masyarakat, baik secara periode berjangka atau selama masa jabatan. 

Pertanggungjawaban kepala daerah hanya dilakukan secara tertutup oleh perwakilan masyarakat di  DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah). Untuk itulah pentingnya masyarakat di beri ruang untuk terlibat didalam proses-proses pembangunan, proses pembuatan kebijakan, dari awal pembentukan hingga tahap pengawasan. Hal itulah yang melatar belakangi pemerintahan sekarang dengan model open government.

Sebagaimana kita tahu, saat ini, partisipasi masyarakat telah berada dalam posisi yang semakin penting.  Ini terjadi sebagai konsekuensi logis dari terbukanya kran kebebasan berekspresi masyarakat akibat proses reformasi yang terjadi tahun 1998 di Indonesia.  Dampaknya, masyarakat menjadi lebih kritis dan terbuka mengakaji serta mengkritisi kebijakan-kebijakan yang akan dan sedang dilakukan pemerintah.

Dari kondisi tersebut, bermunculanlah lembaga-lembaga yang tumbuh di tengah masyarakat yang bukan saja sebagai wujud kepedulian terhadap nasib mereka sendiri. Ternyata lembaga-lembaga atau organisasi itu ada pula yang tumbuh menjadi alat-alat atau sarana-sarana bagi mediasi kepentingan masyarakat, termasuk pula kepada pemerintah. Terkait dengan hal itulah, adalah hal yang wajar saat ini jika pemerintah sendiri melihat hal ini dengan bijak serta berbaik sangka. Pemerintah harus pula siap menjadi lebih terbuka, akuntabilitas serta lebih transparan menghadapi iklim yang terjadi di masyarakat saat ini.

Apa pentingnya partisipasi publik dalam pembangunan nasional? Dari sisi substansi, masyarakat akan tahu jika akan ada proyek atau pembangunan yang menyangkut kepentingan umum di lingkungannya. Dari sisi proses, dengan keterlibatan masyarakat, proses pembangunan otomatis akan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan, tidak hanya sekedar urusan pemerintah belaka, sehingga pengawalan dalam program pembangunan, pengawalan dalam kebijakan akan lebih maksimal. Ketiga, dari sisi politik, keterlibatan masyarakat dalam proses pengawalan pembangunan, maka penerimaan program / kebijakan akan lebih maksimal, tidak akan ada konflik, karena masyarakat ikut dalam proses dari awal perencanaan program.

Masyarakat Indonesia pada dasarnya mempunyai potensi yang cukup besar dalam melaksanakan pembangunan nasional secara sukses dan mandiri. Hal imi ditunjukkan olen semangat membangun dari semua lapisan masyarakat masih cukup berakar baik pada individu-individu maupun kelompok. Dewasa ini peran serta masyarakat dalam pembangunan dirasakan semakin penting.  Ini disebabkan adanya tuntutan pencapaian susaran-sasaran pembangunan yang semakin luas, sementara kemampuan pemerintah sangat terbatas.

Masalahnya sekarang adalah sampai sejauh mana masyarakat telah berperan serta dalam pelaksanaan pembangunan daerah, adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan, peran serta masyarakat dalam perencanaan pelaksanaan serta pendayagunaan proyek-proyek yang dibangun di daerahnya. Dengan demikian penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah sebagai bahan masukan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan di daerah. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.