Halloween party ideas 2015



PANARAGAN, JNNews -- Dalam rangka turut menyemarakkan HUT Tubaba Ke-9 PMI Tubaba bekerjasama dengan Ikatan Wartwan Online (IWO) Tubaba, menggelar kegiatan sosial. Kegiatan digelar di aula kecamatan Tumijajar.

Dalam laporannya panitia santunan Apri Siswoyo mengatakan, penggalangan dana di seluruh SDN Tumijajar memperoleh dana sebesar Rp.3.094.000 dan telah diberikan kepada 32 anak. Bantuan tersebut berupa alat sekolah. “Hal ni kami lakukan dalam rangka menerapkan pendidikan karakter kepada anak agar peduli kepada teman disekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Korwas SD Tumijajar Setiya, S.Pd mengucapkan terima kasih, atas kegiatan yang telah dilakukan PMI dan IWO. “Saya mengapresiasi kegiatan ini karena sesuai dengan ajaran Alqur’an , yang mau berupaya menyantuni anak yatim, dan jangan hanya sekedar seremoni,” ungkapnya.

Sekretaris IWO Tubaba Yunas tanto, menuturkan, santunan anak yatim dan lansia sudah merupakan program, dan ini dilakukan guna memupuk kepedulian wartawan terhadap anak yatim, yatim piatu dan lansia.”Santunan terhadap anak yatim dan lansia, merupakan program kami, dan akan terus kami lakukan demi kemanusiaan,“ ujarnya.

Sementara itu, Wakil ketua PMI Tubaba dr.Edi Winarso, menuturkan, sangat menyambut baik kegiatan PMI dan IWO, karena ini salah satu pilar PMI dalam peduli kemanusiaan untuk bisa bersama sama dalam menangani kemanusiaan. “Kalau manusia sudah tidak punya prikemanusiaan, saya tidak bisa menyebutnya, karena di sebut hewan juga bukan hewan, maka kita harus peduli terhadap kemanusiaan siaran,” pungkasnya.

Kepada para wartawan dirinya titip pesan jika ada orang sakit terlantar laporkan ke PMI, jangan sampai tidak terurus.

Camat Tumijajar Rasyid, SE menyambut baik kegiatan santunan terhadap anak yatim yang ada di wilayah Tumijajar. “Saya selaku pemerintah sangat mengapresiasi dan ucapkan terima kasih.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil ketua PMI Tubaba dr. Edi Winarso, Camat Tumijajar Rasyid SE, Sekretaris IWO Tubaba Yunastanto, SE, Korwas SD Tumijajar Setiya, S.Pd, kepala sekolah, guru dan siswa yatim piatu yang memperoleh santunan. (her)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.