Halloween party ideas 2015



BATAM, JNNews -- Upaya mendatangkan investor ke Batam tidak hanya dilakukan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam, namun hal tersebut juga dilakukan oleh pengusaha-pengusaha yang ada di Batam.

Meskipun demikian upaya pemerintah, BP Batam dan pengusaha ini menemui tantangan akan kondisi Batam yang tidak kondusif. Padahal kondisi aman tanpa gejolak di Batam sangat menentukan pilihan investor.

“Tantangan kita di Batam masalah demo, harus ada kondusivitas di karena kan  banyaknya demo ini menakuti investor,” ujar Presiden Direktur (Presdir) PT Sat Nusapersada Batam Abidin Hasibuan, Selasa (8/5).

Abidin menjelaskan bahwa apa yang dilakukan adalah untuk membuka peluang lahirnya lapangan pekerjaan baru' dimana saat ini ada ratusan ribu warga Batam yang membutuhkan lapangan pekerjaan.

“Saat ini, PT Sat Nusapersada yang menjadi manufaktur lokal produk smartphone Xiaomi berpotensi menghadirkan banyak perusahaan yang mampu menyerap tenaga kerja lokal di Batam. Hanya saja ancaman hadirnya gejolak masih menjadi tantangan utama untuk meyakinkan investor,” jelasnya.

Dari target enam juta unit smartphone Xiaomi setiap bulannya Abidin menjelaskan bahwa PT Sat Nusapersada baru bisa memenuhi dua juta unit, sehingga upaya pengembangan perusahaan dengan potensi lapangan pekerjaan masih sangat terbuka.

Tambahnya belum lagi hadirnya 24 calon investor yang menjadi mitra Xiaomi sebagai penyedia bahan baku produk-produknya dalam acara Supplier Investment Summit (SIS) di Radisson Hotel Batam Centre Batam, yang baru pertama kali dilaksanakan di Batam.

“Sekarang bahan baku kita masih impor, makannya kita undang perusahan-perusahaan untuk membangun di sini' sehingga bisa menekan biaya produksi'  dikarena kn  kita masih impor yang belum ada,” ujar Abidin. (hany)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.