Halloween party ideas 2015



SUKADANA, JNNews -- Acara festival sekaligus HUT Desa Sukadana Ilir ke-46 tahun sangat meriah ditambah dengan suara petasan, bertempat di lapangan merdeka Desa Sukadana Ilir yang tepat didepan Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana Ilir yang sedang melaksanakan Ujian Nasional (UN), Rabu (02/05).



Terkait ujian yang sedang berlangsung di SDN 1 Sukadana Ilir, dan berkaitan dengan acara yang berada tepat didepan sekolah yang sedang melangsungkan ujian, kepala UPTD Kecamatan Sukadana Saparudin mengatakan suasana ujian tetap kondusif. "Kita tidak bisa memundurkan jadwal ujian karena ada nya acara ini. yang seharusnya mundur jadwal adalah pihak Desa Sukadana Ilir,” kata Saparudin.

Ia menambahkan terkait ketenangan dalam melaksanakan ujian, tanyakan langsung pada siswa yang melaksanakan ujian itu sendiri.

"Dengan suasana suara yang seperti ini, ya tanyakan langsung ke siswa yang sedang melaksanakan ujian,” tutup Kepala Uptd Kecamatan Sukadana ini saat dikonfirmasi dalam suasana ramai.

Dilain pihak Kepala Sekolah SDN 1 Sukadana Ilir Bustami, mengatakan jika pihak desa telah diberitahukan jika ada kegiatan ujian sekolah, tetapi karena kalender wisata dan ulang tahun desa berlangsung tanpa indahkan ujian nasional telah digodok sejak awal tahun maka tidak bisa di undur.

"Saya sudah beritahukan tentang adanya ujian siswa disekolah ini, tapi acara tidak bisa diundur waktu pelaksanaannya karena semua sudah tersusun waktunya dan untuk acara ini pihak desa telah meminta maaf atas suasana bising yang diciptakan, sehingga mengganggu siswa yang sedang laksanakan ujian,” kata Bustami.

Dilain pihak, dewan guru SDN 1 Sukadana Ilir merasa, acara yang berlangsung sejak pagi dengan suara sound sistem yang besar sangat mengganggu siswa siswi dalam menjalani Ujian Nasional.

"Ini ujian nasional bagi siswa siswi, dan seharusnya acara karnaval dan berbarengan dengan ulang tahun Desa Sukadana Ilir dapat melihat situasi, dan sebaiknya diundur waktunya karena jelas, siswa siswi sangat terganggu dengan suara yang ditimbulkan oleh acara itu," kata para dewan guru.

Dilain pihak, Kepala Desa Sukadana Ilir Hamami, meminta maaf kepada siswa siswi SDN 1 Sukadana Ilir yang dalam proses ujian terganggu dengan keadaan bising.

"Saya selaku Kepala Desa Sukadana Ilir meminta maaf kepada pihak sekolah, karena acara desa ini tidak dapat diundur dikarenakan telah digodok dua bulan yang lalu. Jadi saya hanya bisa meminta maaf atas ketidaknyamanan siswa siswi dalam menjalankan Ujian Nasional,” ujar Hamami. (apri)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.