Halloween party ideas 2015



BANDAR LAMPUNG -- Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan ada 2 pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung di vonis kurungan.

"Ada 2 vonis hari ini, di Kabupaten Tanggamus 1 bulan dan Kabupaten Lampung Utara 2 bulan. Sementara untuk di Lampung Timur untuk kasus black campaign baru mulai sidang," katanya usai acara buka puasa bersama bersama elemen masyarakat Lampung di Graha Wiyono Siregar Polda Lampung, Rabu (6/6).

Ketua Panwaslu Kabupaten Tanggamus, Dedi Fernando mengatakan untuk kasus di Tanggamus, Kepala Pekon atau Kepala Desa di Gisting atas nama BF (Bambang Fernando) yang diduga terlibat kampanye salah satu pasangan calon, majelis hakim memutuskan 1 bulan kurungan.

“Yang bersangkutan hadir dalam acara kampanye, kemudian melakukan foto-foto dengan mengangkat simbol nomor paslon,” katanya.

Ketua Panwaslu Kabupaten Lampung Utara, Zainal Bahtiar mengatakan bahwa sidang pada Rabu (6/6), masih pledoi pembelaan dari terdakwa. Kasus tersebut terkait dugaan keterlibatan kepala desa dalam kampanye salah satu pasangan calon. 

“Kemarin keterangan saksi-saksi hari Senin, Selasa penuntutan, tadi hari Rabu Pledoi pembelaan dari terdakwa. Rencananya Kamis ini masuk putusan, paling lambat Jumat divonis," katanya.

Ia menceritakan kronologis perkara ini berdasarkan pengawas lapangan menemukan Kepala Desa Suka Mulya, Kecamatan Tanjungraja, Lampung Utara,  Yayat memberikan sambutan dalam acara kampanye paslon petahana. 

“Dia itu melakukan sambutan acara kampanye paslon nomor 1 di Desa Suka Mulya. Dalam kampnye itu dia sambutan, ada unsur kampanye mendukung salah satu paslon. Ada rekaman video awal sampai akhir, saat pidato itu,” katanya. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.