Halloween party ideas 2015



BANDAR LAMPUNG, JNNews -- Terkait seleksi berkas pendaftaran panitia pengawas kabupaten ada yang tidak wajar, beberapa pendaftar datangi kantor tim seleksi berkas di Bandar Lampung, Kamis (12/07).

Empat pendaftar asal Kabupaten Lampung Timur dan satu asal Bandar Lampung yang merasa dirugikan karena belum saja mengikuti tes sudah dinyatakan gugur berkas tersebut diantaranya Arif Setiawan, Purnama Hidayah, Ari Vanzona, wahid, dan Eko yang berdomisili di Bandar Lampung, mereka meminta penjelasan dasar berkas mereka digugurkan.

Mereka mendatangi kantor tim seleksi berkas guna mempertanyakan dasar hukum menggugurkan berkas yang telah diterima pihak tim seleksi dan dinyatakan tertib administrasi tersebut. Karena berdasarkan perbawaslu nomor 19 tahun 2017 pada pasal 31, menjelaskan bahwa yang harus dilakukan oleh tim seleksi adalah Tim Seleksi melakukan penelitian administrasi berkas bakal calon anggota Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten/Kota. Dalam penelitian administrasi sebagaimana dimaksud  pada ayat (1), Tim Seleksi memastikan kelengkapan, keabsahan dan legalitas berkas. Penelitian administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak berkas diterima. Dalam melakukan penelitian administrasi kelengkapan, keabsahan dan legalitas berkas, Tim Seleksi dapat melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Saat diwawancarai usai meluapkan keberatan nya di kantor tim seleksi berkas, Arif Setiawan salah satu pendaftar mengatakan mengapa saya diberikan tanda terima berkas jika berkas yang saya ajukan tersebut tidak memenuhi syarat.

"Saya bertemu dengan salah satu tim seleksi berkas (Suheri) dia menyatakan bahwa berkas diri yang saya ajukan kurang dalam penilaian, padahal apa yang di sarankan dalam syarat pendaftaran pencalonan panwaskab sudah terpenuhi, bagaimana bisa mereka menggugurkan berkas saya jika sebelumnya mereka menyatakan berkas saya memenuhi syarat, ini kan lucu," kata Arif.

Dilain pihak, Masih ungkapan pendaftar yang bernama purnama Hidayah asal Kabupaten Lampung Timur mengatakan atas dasar  peraturan apa yang tim seleksi gunakan untuk menggugurkan berkas diri Kami, jika dalam peraturan yang dipakai saja tidak ada sistem gugur jika berkas yang kami berikan telah memenuhi persyaratan dengan diberikan nya tanda terima kelengkapan berkas.

"Jangan tim seleksi melampaui batas, jika peraturan no 19 tahun 2017 pada pasal 31 tentang seleksi berkas nya saja , mengapa mereka melampaui batas dengan  mengugurkan berkas yang sudah mereka nyatakan lengkap memenuhi syarat,” kata Purnama Hidayah.

Nampak dalam kantor tim seleksi berkas, beberapa pendaftar lain pun merasa kurang puas dengan keputusan tim seleksi berkas, seolah olah mereka ilegal karena berkas diri (keabsahan bernegara) mereka digugurkan oleh tim seleksi.  (apri)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.