Halloween party ideas 2015


JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menyebut perekembangan ekonomi dan keuangan digital bisa dimanfaatkan untuk pengendalian inflasi. Misalnya saja dengan menjaga produksi dan distribusi pangan yang menjadi salah satu penyumbang inflasi.

Gubernur BI Perry Warjiyo, mengatakan daerah bisa memanfaatkan perdagangan daring (e-commerce) guna memasarkan produk pangan. Tak hanya itu, e-commerce juga menjadi channel pasaran untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). "Misalnya dengan memasarkan produk pangan secara online, memanfaatkan ekonomi dan keuangan digital untuk meningkatkan produksi distribusi dan mengangkat UMKM di daerah," kata dia di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (25/7).

Selain memperluas pasar, Perry menyebut e-commerce juga membuka lapangan bagi banyak orang. Hal ini tentunya dapat mendorong perekonomian daerah selain juga bisa mengurangi kemiskinan yang terjadi di daerah-daerah.

Dirinya menambahkan, kerja sama pengendalian inflasi selama ini dapat berjalan dengan baik. Sejauh ini inflasi secara year on year (yoy) tercatat sebesar 3,3 persen, yang berarti masih dalam target yang ditetapkan sebesar 3,5 plus minus satu persen.

"Kami berterima kasih atas kerja sama Pemerintah dan Pemerintah Daerah selama ini dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) maupun Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang telah melakukan langkah-langkah konkrit untuk menjaga kestabilan harga di daerah," jelas dia.

Sarasehan Nasional ini dihadiri oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro serta para kepala daerah. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.