Halloween party ideas 2015



GEDONG TATAAN -- Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Lampung mengeluarkan peringatan dini, waspada kondisi cuaca ektrem di perairan laut Lampung. 

Hal itu disampaikan kepala BMKG Maritim Lampung. "BMKG Maritim Lampung mengeluarkan warning, terkait cuaca ektrem berupa angin dan gelombang tinggi di beberapa wilayah laut Lampung dan diperkirakan kondisi ini terjadi tiga hari kedepan," kata Sugiyono, Rabu (25/7). 

Dia menjelaskan, kondisi tersebut  disebabkan beberapa faktor diantaranya meningkatnya aktivitas monsun Australia, sehingga kecepatan angin di Wilayah Samudera Hindia Barat Lampung lebih dari 25 knot dan terjadi secara terus menerus.

"Angin kencang dapat menyebabkan gelombang tinggi di wilayah Samudera Hindia Barat Lampung dan terbawa hingga wilayah Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian Selatan, termasuk wilayah Tanggamus, Teluk Semangka dan sebagian pesisir Kabupaten Pesawaran," jelasnya.

Dia menambahkan, BMKG Maritim Lampung memprakirakan kondisi cuaca ektrem akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan, untuk itu BMKG Mari tim Lampung menghimbau kepada masyarakat, nelayan, wisatawan dan pelaku serta otoritas transportasi laut agar waspada dalam menyikapi kondisi cuaca ektrem yang diperkirakan akan terjadi, 25-27 Juli di perairan Laut Lampung.

"BMKG Maritim Lampung, terus meman tau perkembangan kondisi ini, saat ini di perairan Barat Lampung (Krui, Bengkunat dan Lintas Barat Rekon Mandiri) tinggi gelombang dapat mencapai 4 meter, bahkan di Samudera Hindia Barat Lampung tinggi gelombang dapat mencapai 6 meter," ujarnya. (*/LP)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.