Halloween party ideas 2015



BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi (pemprov) Lampung melalui Dinas Sosial terus mendorong pembentukan Unit Pelaksana Program Kesejahteraan Sosial Anak (UP-PKSA) di Kabupaten dan Kota se provinsi Lampung. 

Kadinsos Lampung, Sumarju Saeni mengatakan setiap anak mempunyai hak yang sama untuk hidup, tumbuh dan berkembang secara maksimal sesuai potensinya. Secara berlapis, dimulai dari lingkungan keluarga dan kerabat, masyarakat sekitar, pemerintah lokal sampai pusat, hingga masyarakat internasional berkewajiban untuk menghormati, melindungi dan mengupayakan pemenuhan atas hak anak. 

"Hanya jika setiap lapisan pemangku tugas tersebut dapat berfungsi dengan baik serta mampu menjalankan kewajiban dan tanggungjawabnya. Maka anak akan dapat memiliki kehidupan yang berkualitas dan memungkinkannya untuk tumbuh serta berkembang secara optimal sesuai potensinya," kata dia dalam acara rakor UP-PKSA di Hotel Grand Praba, Bandar Lampung, Rabu (25/7).

Dihadapan Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota se-Lampung dan para pekerja Sosial Sumarju mengatakan meskipun banyak upaya telah dilakukan, masih banyak anak Indonesia harus hidup dalam beragam situasi sulit yang membuat kualitas tumbuh kembang dan kelangsungan hidupnya terancam.

"Melalui rakor ini diharapkan pada setiap Kabupaten/Kota segera terbentuk UP-PKSA," ujarnya.

Menurutnya kebijakan pelayanan sosial anak pada masa yang lalu cenderung dilaksanakan secara sektoral/fragmatis. Jangkauan pelayanan sosial terbatas, reaktif merespon masalah yang aktual. Fokus pada pelayanan berbasis institusi/panti sosial, serta belum adanya rencana strategis nasional yang dijadikan acuan bagi pemangku kepentingan. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.