Halloween party ideas 2015



JAKARTA -- Dinilai kerap menuai perdebatan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menonaktifkan situs hitung (situng) cepat Pilkada 2018. Ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik. 

Komisioner KPU, Viryan mengungkapkan, non aktif baru dilakukan hari ini. "Kami sedang melakukan penonaktifan pada fasilitas situng (karena) data banyak masuk, sejumlah provisi dan kabupaten kota sudah hampir 100 persen, banyak yang ingin lihat," kata Viryan, Sabtu (30/6). 

Viryan mengakui sebelum dinonaktifkan, situs KPU sempat diretas. Tapi kemudian tim langsung memperbaiki. 

Usai diperbaiki dan melihat animo masyarakat, KPU memutuskan untuk menonaktifkan situs. "Kita ingin jangan sampai diulang kembali (diretas), bukan down, kita non aktifkan, kita khawatir terjadi upaya yang sama, kita non aktifkan untuk meningkatkan supaya lebih maksimal pada masyarakat," tutur dia. 

Dia menegaskan, ini dilakukan bukan untuk menghalangi masyarakat melihat data C1. KPU, kata dia, juga tak bermaksud menutupi. 

Toh, kata Viryan, yang terpenting adalah data rekapitulasi di kecamatan. Di situs infopemilu.go.id hanya data sementara.

Viryan meminta masyarakat tak khawatir dan berpikir KPU tak transparan. Pihaknya sangat ingin meningkatkan pelayanan ke publik. Dia juga berjanji situs akan kembali bisa diakses secepatnya. "Ikan sepat, ikan gabus semakin cepat semakin bagus," tukas dia. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.