Halloween party ideas 2015



PRINGSEWU -- Sebanyak tiga Raperda di sahkan menjadi Perda dalam rapat paripurna DPRD bersama Pemkab Pringsewu, Senin (30/7). Rapat paripurna yang dipimpin oleh wakil ketua DPRD Pringsewu Sg.Nainggolan serta di hadiri wakil ketua Stiyono. Dalam paripurna itu, hadir Wakil Bupati Pringsewu Fauzi dan jajaran pemerintah beserta Muspida.

Ketiga Raperda yang disahkan menjadi Perda adalah perda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah, perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017, serta perda tentang Pencabutan Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Alokasi Dana Pekon.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi dalam sambutannya berharap dengan telah disahkannya ketiga peraturan daerah Kabupaten Pringsewu tersebut akan dapat memenuhi harapan semua pihak sekaligus bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pringsewu.

Selain pengesahan 3 Perda, rapat paripurna juga mengagendakan penjelasan sekaligus jawaban bupati Pringsewu atas dua rancangan peraturan daerah prakarsa DPRD, masing-masing yakni ranperda tentang pemberdayaan usaha kecil dan menengah, serta ranperda tentang penanggulangan kemiskinan.

Rahwoyo dari Fraksi Gerindra menjelaskan pencabutan Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Alokasi Dana Pekon, bukan berarti alokasi dana pekon.di tiadakan. Tetapi karena peraturan tentang alokasi dana pekon sudah ada undang-undangnya, sehingga tidak perlu lagi memakai Perda, sebab akan bertentangan dengan peraturan di atasnya.

Rahwoyo menjelaskan untuk mengganti Perda tersebut, kedepan akan di buatkan peraturan bupati (Perbup). "Jadi kedepan cukup dengan perbup saja dan bisa di jelaskan secara rinci di perbup tersebut," ungkapnya. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.