Halloween party ideas 2015



JAKARTA -- Sidang pembacaan putusan terhadap terdakwa kasus suap DPRD Lamteng, Bupati Lampung Tengah (Lamteng) nonaktif Mustafa yang sedianya digelar Kamis (19/7) ditunda hingga Senin 23 Juli 2018. Penundaan disampaikan Ketua Majelis Hakim Ni Made Suadana dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (19/7) malam.

Menurut Ni Made penundaan dilakukan karena musyawarah majelis hakim dalam membuat keputusan belum menemukan titik temu. Selain itu, salah satu hakim memiliki halangan. "Karena itu kami minta maaf...sidang putusan ditunda. Kalau musyawarah belum tuntas, hasilnya gak plong," kata Ni Made.

Sementara itu terdakwa Mustafa mengatakan mengikuti saja apa yang diputuskan hakim. Sidang kali ini dipenuhi lebih banyak pengunjung dibanding sidang- sidang sebelumnya. Pengunjung tak hanya memenuhi hampir seluruh sudut ruangan, namun juga membludak hingga ke luar ruangan.

Masyarakat yang hadir juga beragam mulai dari pengurus DPD Wilayah NasDem Lampung, Lamteng, dan Metro hingga kalangan pesantren dan pemuda. Sebagian datang menggunakan bus, sebagian lagi naik pesawat. "Saya dan teman sengaja datang untuk memberikan support moral pada pak Mustafa. Beliau orang baik," kata Hendro Budi, Sekretaris DPD NasDem Metro. Mereka tiba di Jakarta sejak pagi dan menunggu sidang hingga usai maghrib.

Mustafa mengaku sangat terharu dengan banyaknya dukungan moril dari masyarakat yang datang. "Saya terharu dan berterima kasih pada mayarakat yang sudah hadir. Padahal sebelumnya saya sudah minta gak usah datang karena merepotkan tapi mereka tetap datang. Saya benar - benar terharu," katanya.

Sebagian pengunjung mengucapkan takbir ketika hakim mengetuk palu.  Sebagian memilih tersangka baik. "Artinya diberi panjang waktu untuk berdoa," kata Eva, warga masyarakat Bandar Lampung. 

Anggota Kuasa hukum Mustafa, Arsya Rizky Wicaksono dan Elga Karina Subiyakto menanggapi positif penundaan. 

"Biar para hakim lebih banyak waktu berpikir dan bermusyawarah. Karena masalah ini kan sangat kompleks," kata Elga. (*/LP)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.