Halloween party ideas 2015



JAKARTA -- Guna meningkatkan pemahaman para pihak, penguatan kelembagaan, dan kesiapan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) mengimplementasikan program dan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaksanakan Rapat Koordinasi Pembangunan KPH Tahun 2018 di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta selama dua hari (7-9 Agustus 2018).

Rakornas KPH 2018 diikuti kurang lebih 600 peserta yang terdiri  unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kepala KPH, Lembaga donor dan para pihak lainnya.

Agenda Rakor KPH terbagi menjadi dua bagian, yaitu Rakor pada 7- 8 Agustus, dan KPH Outlook 2018 pada tanggal 9 Agustus 2018. Selain itu, Rakornas akan dimeriahkan dengan pameran produk, program, dan prospek pengembangannya.

KPH Outlook dikemas dalam bentuk talkshow dan dialog interaktif dengan melibatkan lembaga donor, mitra bisnis dan KPH. Mengusung tema Kepemimpinan dan Kewirausahaan, dialog ini diharapkan menjadi ajang saling tukar informasi, dan melihat peluang kerjasama bisnis yang dapat dilakukan di KPH.

Hasil Rakornas KPH 2018 ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk menghadapi hambatan dan tantangan, dalam operasionalisasi KPH, serta terbentuknya penguatan kerjasama antar lembaga dan para pihak. Dengan demikian KPH dapat menjadi institusi kunci untuk mewujudkan kelestarian hutan, dan kesejahteraan masyarakat 

Menteri LHK, Siti Nurbaya, dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono, menyampaikan sebagai bagian dari sistem kelembagaan kehutanan dan kelembagaan nasional serta daerah, institusi KPH mempunyai peran penting dan strategis, dalam mengatasi permasalahan kehutanan di tingkat tapak. “KPH juga menjadi pendorong perwujudan pengelolaan hutan berkelanjutan, pembangunan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Menteri Siti, dinamika dan proses pembangunan KPH sudah mulai sejak ditetapkannya UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Hingga bulan Juli 2018, secara nasional telah ditetapkan sebanyak 679 unit wilayah KPH yang terdiri dari KPH Konservasi (KPHK), KPH Lindung (KPHL), dan KPH Produksi (KPHL) yang dikelola oleh 379 lembaga KPHK/KPHL/KPHP.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 147 unit wilayah KPHK ditangani oleh 58 lembaga KPHK sebagai organisasi pusat. Sedangkan sebanyak 532 unit wilayah KPHL/KPHP ditangani oleh 321 lembaga KPHL/KPHP sebagai organisasi daerah. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.