Halloween party ideas 2015



KALIANDA -- Musim kemarau yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan ribuan tanaman padi di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terancam gagal panen. Pasalnya, tanaman padi usia 20 hari - 1 bulan itu dilanda kekeringan. Guna menyelamatkan tanaman padi, sebagian petani di Palas mencoba menggunakan sumur bor untuk mengairi lahan mereka.

Kepala UPTD Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian (P3) Kecamatan Palas Agus Santosa, mengatakan berdasarkan data yang diterima, seluas 2.150 hektare terancam gagal panen. Sebab, dalam beberapa pekan terakhir musim kemarau terus berkepanjangan.

"Ada lahan seluas 2.150 hektare yang sudah ditanami petani. Sebagian besar tanaman padi mengalami kekeringan. Jelas, tanaman padi yang sudah ditanami terancam gagal panen kalau tidak mendapatkan pasokan air," kata dia, Kamis (2/8).

Dia mengatakan dari luas lahan sawah seluas 7.200 hektare, baru ada 2.150 hektare yang tertanami padi. Dimana, lahan itu terletak di wilayah barat seperti Desa Pulaujaya, Bumiasri, Bumirestu, Tanjungjaya, Bumiasih, Bumidaya, Kalirejo, dan Baliagung.

"Selanjutnya, di Desa Sukaraja dan Pematangbaru masih sebagian yang sudah tertanami. Kami perkirakan akhir Agustus dan September puncak pertanaman," ujarnya. (*)



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.