Halloween party ideas 2015



KALIANDA -- Beredar video letusan Gunung Anak Krakatau hingga material vulkanik jatuh ke laut di media sosial (medsos) membuat warganet penasaran dan was-was.

Menanggapi itu, Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancuran, kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi membenarkan unggahan video tersebut. “Sejak gempa tremor menerus memang seperti itu aktvitasnya. Asalkan mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan PVBG PGA, insyaallah aman lah, “ kata Andi Suardi, Senin (17/9).

Rekomendasi yang dimaksud, terang Andi, masyarakat nelayan maupun wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km, karena gunung sebelah selatan selat sunda setinggi 305 meter dari permukaan laut (mdpl) itu masih aktif dengan status waspada Level II.

 “Erupsi dapat terjadi kapan saja. karena GAK salah satu gunung api paling aktif. Untuk itu, kami minta tidak mendekati GAK minimal radius 2 km dari pusat letusan,” pungkasnya. 

Berdasarkan laporan PVMBG PGA pada Senin (17/9/2018) pukul 00.00-24.00 WIB, kondisi Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur, barat, dan barat laut dengan Suhu udara 22-31 °C, kelembaban udara 52-97 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg. 

Secara visual Gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Pada malam teramati dari CCTV maupun secara langsung sinar api dan terdengar suara dentuman serta getaran yang lemah dirasakan di Pos PGA.

Sejak sepekan terakhir ini, aktivitas kegempaan tremor menerus menunjukkan peningkatan  dengan mmplitudo 3 - 50 mm Dominan 47-57 mm. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.