Halloween party ideas 2015



PRINGSEWU -- Perubahan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Platform Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Pringsewu 2018 disetujui dan ditandatangani bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pringsewu dalam rapat paripurna di gedung DPRD setempat, Senin (10/9).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sagang Nainggolan, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi.

Dalam sambutannya Fauzi mengatakan, jumlah pendapatan Kabupaten Pringsewu secara keseluruhan setelah mengalami perubahan adalah sebesar Rp1.186.663.002.884. "Sedangkan kebijakan belanja daerah pada APBD 2018 terdiri belanja langsung dan tidak langsung. Perubahan belanja tidak langsung terjadi pada belanja pegawai yang turun menjadi Rp.476.793.756.829, ujar Fauzi.

Sedangkan belanja hibah mengalami penurunan menjadi Rp18.337.800.000,00. Belanja bansos mengalami peningkatan  menjadi Rp7.245.498.400,00. Sedangkan belanja bantuan bagi hasil pajak dan retribusi daerah kepada pemerintah pekon meningkat menjadi Rp2.401.150.000,00 disebabkan adanya penambahan bagi hasil pajak dan retribusi kepada pekon terkait kenaikan pajak daerah.

Sementara untuk bantuan keuangan kepada pemerintah pekon tidak berubah. Sedangkan belanja tidak terduga turun dari Rp500.000.000 menjadi Rp250.000.000, dan untuk belanja langsung meningkat menjadi Rp553.251.141.674. Peningkatan ini disebabkan adanya kebutuhan dan usulan dari OPD yang bersifat teknis.

Sementara struktur perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2018 sendiri dalam posisi berimbang. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.