Halloween party ideas 2015



KOTA AGUNG -- Tim Gabungan SAR Provinsi Lampung, SAR Tanggamus, Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus, Koramil Pulau Panggung bersama penyelam lokal dari warga sekitar akhirnya berhasil menemukan jenazah Ade Misrofi (15) korban tenggelam di Curup Jarum Pekon Datarlebuay, Kecamatan Airnaningan, Kabupaten Tanggamus, Selasa (18/9) sore.

Saat ditemukan, jasad pelajar kelas 1 SMA Islam Kebumen, Kecamatan Sumberejo tersebut dalam posisi sudah mengambang di tepian permukaan air sungai masih menggunakan pakaian pramuka.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si. Kapolsek Pulau Panggung melalui Kanit Sabhara Ipda Hasbullah mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 16.05 WIB. "Korban ditemukan sekitar 4 meter di sisi kiri curup, itu apabila kita menghadap ke curup," kata Ipda Hasbullah.

Lanjutnya, selain upaya pencarian, cuaca turur andil dalam timbulnya jenazah korban. Pasalnya, hujan turun di hulu curup Jarum yang memiliki ketinggian sekitar 27 meter itu. "Akibat turun hujan sehingga menambah debit air dan diduga dapat mendorong jenazah korban ke permukaan," ujarnya.

Ipda Hasbullah menjelaskan, setelah korban dievakuasi kemudian langsung diserahkan oleh Camat Air Naningan Drs. Thalud kepada perwakilan keluarganya dirumah korban di Pekon Singosari Kecamatan Talang Padang.

"Atas permintaan keluarga, terhadap korban tidak dilakukan pemeriksaan Tim Medis karena keluarga sudah mengikhlaskan kematiannya, korban langsung dimakamkan pemakaman Pekon Singosari," jelasnya.

Kesempatan ini juga, mewakili Polres Tanggamus Ipda Hasbullah mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim termasuk masyarakat yang telah membantu pencarian korban dalam tempo 3 hari ini.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk memetik pelajaran dalam musibah itu sehingga tidak terjadi lagi korban lainnya. Terhadap keluarga korban, atas nama Polres Tanggamus mengucapkan turut berbela sungkawa atas musibah tersebut.

"Terima kasih kepada seluruh tim yang tidak dapat disebutkan satu persatu telah membantu upaya pencarian korban selama 3 hari ini, semoga menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan Allah SWT," tandasnya.

Terpisah, Komandan Pos SAR Tanggamus Adi Ayangsyah dalam pers rilisnya mengatakan, sebelum tim gabungan menemukan tubuh korban, pada hari ketiga ini pencarian dimulai sejak pukul 06.30 WIB. Mereka memusatkan pencarian dengan penyisiran di lokasi air terjun. "Lalu pukul 08.00 WIB, tim gabungan melakukan penyelaman. Hasilnya masih nihil. Pukul 13.30 WIB, penyelaman kembali dilanjutkan di sekitar pinggiran," kata Adi Ayangsyah.

Pukul 17.20 operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Unsur-unsur yang terlibat kembali pada kesatuannya masing-masing. Dalam operasi pencarian ini, Pos SAR Tanggamus bekerja sama dengan 8 personel Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanggamus, 4 staf Kecamatan Airnaingan, 4 personel Polsek Pulaupanggung, 2 personel Bhabinsa TNI, 12 pelajar rekan korban, keluarga dan warga sekitar.

”Sarana yang digunakan dalam pencarian ini, 1 unit truk personel Basarnas Lampung, 1 unit Rescue Compartemnt Basarnas Lampung, 1 unit RB dan Mopel basarnas Lampung, 2 set lengkap peralatan menyelam, dan peralatan lainnya dari unsur terkait,” pungkasnya. (shr)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.