Halloween party ideas 2015

Kordes mahasiswa KKN Firman Hakiki didampingi Kepala Kampung Astomulyo Sri Widayat dan warga melakukan peletakan batu pertama.
GUNUNG SUGIH -- Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Metro, Lampung memberikan bantuan material bangunan bedah rumah tidak layak huni milik Mujinem seorang warga miskin Kampung Astomulyo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (12/08/2018).

Kepala Kampung Astomulyo Sri Widayat ikut meletakkan batu pertama.
Bantuan diserahkan rangka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kampung Astomulyo, dan atas dasar kemanusiaan, kelompok mahasiswa tersebut berinisiatif melakukan kegiatan moral untuk memberikan bantuan perbaikan rumah yang layak huni.

Kelompok mahasiswa KKN sedang menurunkan material semen.
Menurut Koordinator Desa (Kordes) mahasiswa KKN, Firman Hakiki, ditetapkan penyerahan bantuan tersebut karena dari 10 dusun di kampung Astomulyo, rumah tersebut yang sangat layak dibantu.

"Kami melihat keadaan rumah mbah Mujinem, kondisinya amat memprihatinkan sekali dan sudah tidak layak huni, tiang-tiang penyangga rumah sudah miring dan di sanggah menggunakan kayu dan bambu agar tidak rubuh," ujar Firman.

Foto bersama dengan pemilik rumah mbah Mujinem
Dinding rumah yang terbuat dari geribik menurut Firman sudah kusam dan sudah rusak.

"Dinding geribik sudah lapuk dan rusak, begitu juga genting atap rumah ada yang banyak yang pecah sehingga sebagian ruangan tidak ada gentingnya, bisa kita bayangkan ketika musim penghujan datang, sudah pasti rumah tersebut banjir," ungkapnya.

Kondisi rumah 
Berangkat dari rasa keprihatinan dan kemanusiaan kelompok mahasiswa KKN memberikan sambutan setelah berkoordinasi dengan kepala kampung setempat.

Setelah disepakati, bantuan material diserahkan dan sekaligus dilakukan peletakan batu pertama, tanda dimulainya pembangunan.


"Setelah berkonsultasi dengan kepala kampung dan perangkat kampung, bantuan material kami serahkan dan pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama bersama Kepala Kampung Pak Sri Widayat, Kepala Dusun dan sejumlah warga masyarakat, alhamdulilah proses pembangunan berjalan lancar," terang Firman.

Ia juga berharap, bantuan yang tidak seberapa itu dapat memberikan motivasi bagi lingkungan untuk berperan aktif membantu warga tidak mampu.

"Kami hanya sebagai motivator dan fasilitator dalam menggerakkan pemberdayaan masyarakat untuk berperan aktif membantu warga yang tidak mampu kategori miskin, semoga dengan bantuan yang tidak seberapa bisa menjadi harapan dan mbah Mujinem bisa mendiami rumah yang layak huni," tambah Firman.

Hadir pada penyerahan dan peletakan batu pertama Kepala Kampung Astomulyo Sri Widayat, Kepala Dusun II, sejumlah warga masyarakat, dan seluruh anggota kelompok mahasiswa KKN. (jn)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.