Halloween party ideas 2015



LIWA -- Tiga dari empat Rancangan Perda inisiatif DPRD Lampung Barat disahkan menjadi perda, sementara satu Ranperda lainya ditunda.

Tiga Ranperda yang disahkan itu adalah Ranperda tentang pemberian nama jalan, Ranperda tentang pengeleloaan sampah dan Ranperda tentang Kabupaten layak anak. Sementara Ranperda tentang cagar budaya diputuskan untuk ditunda karena pihak Pansus masih akan melakukan pengkajian ulang.

Jurubicara Pansus 1 DPRD Lambar Tri Budi Wahyuni menyampaikan, bahwa Pansus 1 meminta agar Ranperda tentang cagar budaya ditunda karena masih harus dilakukan pengkajian lebih lanjut.

Permintaan penundaan itu juga ditegaskan oleh sejumlah anggota Pansus lainya. Antara lain Suhaili, Suryadi dan Heri Gunawan. "Khusus Ranperda tentang cagar budaya karena prosesnya harus melibatkan banyak pihak serta perlu adanya pendataan dengan berbagai pertimbangan maka pengesahanya harus ditunda dulu," kata Suhaili saat menjawab intrupsi dari Dadin Ahmadin yang meminta penjelasan tentang penundaan tersebut, Senin (10/9).

Hal senada juga dikatakan oleh Suryadi yang juga merupakan salahsatu Pansusnya, juga meminta agar Ranperda Cagar Budaya itu ditunda dulu sebab Lambar memiliki banyak budaya kearifan lokal sehingga perlu disikapi dengan baik dan jelas.

Sementara tiga Ranperda lainya disahkan, setelah jurubicara Pansus 1 dan Pansus 2 menyampaikan laporanya. Jurubicara Pansus 1 (Tri Budi Wahyuni) dan Pansus 2 (Ismun Zani) menilai bahwa Perda pemberian nama-nama jalan, Ranperda tentang pengelolaan sampah dan Ranperda tentang kabupaten layak anak tujuanya adalah untuk peningkatan pelayanan serta dalam rangka memberikan payung hukum kepada pihak terkait. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.