Halloween party ideas 2015



KALIANDA -- Aktivitas letusan dan kegempaan Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak erupsi 18 Juni 2018 hingga kini fluktuatif.  Setiap hari Gunung api setinggi 338 meter dari permukaan laut (mdpl) itu masih mengeluarkan letusan sebanyak 50 sampai 450 kali dengan kegempaan tremor menerus (microtremor).

Selain letusan dan kegempaan law frekuensi, kata Andi Suardi selaku kepala Pos Pantau Gunung api Anak Krakatau di desa Hargopancuran kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, pada malam hari teramati melalui CCTV sinar api dam guguran lava pijar keluar dari kawah gunung yang tumbuh besar dan bertambah tinggi tersebut.

“Aktivitas letusan,  hembusan dan kegempaan sampai saat ini masih tinggi dan fluktuatif.  Aktivitas naik - turun dengan status waspada Level II, “ kata Andi, Rabu (3/10).

Kendati aktivitas GAK law frekuensi, ujar dia,  Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau tetap merekomensasikan larangan kepada masyarakat maupun wisatawan mendekat dalam radius 2 km dari gunung api aktif tersebut. 

“Larangan ini untuk mengantisipasi hal hal yang merugikan masyarakat nelayan maupun wisatawan,  mengingat gunung yang berada di tengah laut sebelah selatan perairan selat sunda itu aktivitasnya masih tinggi,” ujarnya.  

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau periode pengamatan Rabu (3/10/2018) pukul 00:00-24:00 WIB, kondisi gunungapi anak krakatau setinggi 338 mpdl itu. Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan timur. Suhu udara 25-33 °C, kelembaban udara 44-74 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg. 

Secara visual Gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.  Pada malam hari dari cctv teramati sinar api dan lontaran pijar ke segala arah. Terdengar suara dentuman dan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat dirasakan di Pos PGA. Ombak laut tenang.

Pada hari ini juga terekam lelusan sebanyak  440 kali dengan Amplitudo : 30-50 mm dan durasi : 21-175 detik. Vulkanik Dangkal (Jumlah : 5, Amplitudo : 5-30 mm, Durasi : 5-12 detik), dan Vulkanik Dalam (Jumlah : 4, Amplitudo : 30-39 mm, S-P : 1.1-1.9 detik, Durasi : 7-25 detik) dengan tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 2-29 mm (dominan 5 mm). (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.