Halloween party ideas 2015



BALI -- Batik Indonesia menjadi primadona bagi ribuan delegasi IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Hal ini diakui General Manager Discovery Shopping Mall Kuta Bali, Gustaf Riandory.

Ia dan tim mengamati para delegasi banyak mencari batik dan memasuki gerai batik keris. "Banyak delegasi belanja batik keris. Mereka secara khusus belanja batik untuk oleh-oleh bagi sahabat dan keluarga yang ada di negaranya. Ada yang satu delegasi borong sampai 10 lembar batik," ujar Gustaf, Minggu (14/10).

Pihaknya selalu menjelaskan bahwa batik merupakan produk unggulan dan khas Indonesia. Selain itu, pihak manajemen pun hanya merekam delegasi resmi yang datang ke mall serta memborong batik. Delegasi resmi ini biasanya mendapat pengawalan ketat dari Paspampres Indonesia karena terdiri dari kepala negara dan pejabat setingkat kepala negara.

"Yang kami record itu hanya yang VVIP, kepala negara, kepala pemerintahan dan sebagainya. Sejauh yang kami lihat langsung berasal dari Bangladesh, Tanzania, Irak, Pakistan dan beberapa negara lainnya. Sementara kalau tamu atau delegasi biasa kita sulit membedakan, tetapi yang pasti pengungjung Discovery Mall umumnya meningkat," tuturnya.

Gustaf mengaku tidak bisa menghitung berapa jumlah batik secara pasti, karena tamu VVIP itu berhadapan langsung dengan tenant.

Karena itu, salah satu rangkaian dari acara Wonderful Indonesia Culinary dan Shopping Festival (WICSF) di Discovery Mall adalah Discovery Festival Batik. Dalam Festival Batik tersebut ditampilkan karya-karya desainer bangsa yang menggunakan batik dengan potongan formal hingg santai, dan busana anak hingga dewasa. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.