Halloween party ideas 2015



SUKADANA, Journalnusantara.co.id -- Dewi Ibunda Aska bayi berumur 6 bulan yang mengalami HEDROSEFALUS (pembesaran kepala) akhirnya dapat sedikit bernafas lega, anak nya dirawat di RSUD Sukadana.

Aska bersama ibu kandungnya Dewi (18th) yang di dampingi oleh Aktifis anak Mandra, Dian, Apri dan Heru dengan menggunakan Mobil Faizal Risa(Anggota DPRD Lamtim) yang menjemput dan mengantarkannya secara langsung oleh yang bersangkutan dari kediaman Mbah Sairah di desa Braja Caka,kecamatan Way Jepara, Lamtim, Senin (20/10).

Menurut Faisal Riza, dirinya mengetahui Keadaan Azka dari berita Online dan laporan kawan – kawan Aktifis anak yang kemudian di tindak lanjuti dengan mendatangi kediaman keluarga Azka (6bln).

“Begitu mendengar keadaan Aska yang memprihatinkan dan belum mendapatkan perhatian, saya berinisiatif untuk mengunjunginya Semalam dan berencana untuk membawanya tapi karena situasi yang tidak memungkinkan, maka pagi ini kita jemput kembali dan hantarkan ke rumah sakit,” paparnya.

“Pemkab lamtim kan belum lama ini terima penghargaan selaku KLA (kabupaten layak anak) dan saya hanya merasa terpanggil untuk membantu Aska tanpa melihat Dia warga mana dan latar belakangnya Apa tapi ini kita bicara kemanusiaan,” tambahnya.

Dilain pihak, menurut petugas UGD RSUD Sukadana , Aska harus di rujuk untuk penanganan yang lebih Intensif karna di Rumah sakit Sukadana belum ada dokter spesialis bedah anak.

“Kita belum ada dokter spesialis bedah anak, untuk itu kami sarankan agar dapat di rujuk ke Rumah sakit di Bandar Lampung,” seperti yang di tirukan Dian mendengar itu ibunya Aska Dewi tampak lemas memikirkan biayanya.

“Biaya dari mana pak..,Saya tidak bekerja sedangkan Mbah saya hanyalah buruh penyadap karet,jangankan untuk berobat,untuk beli susu Aska saja saya tak mampu,” ujarnya sambil berlinang air mata.

Di tempat yang Sama Aktifis Pemuda Braja Selebah Heru menjelaskan akan segera bergerak untuk menggalang Donasi untuk Aska. “Saya bersama kawan – kawan Pemuda secepatnya akan segera Menggalang Donasi untuk ananda Aska yang memang luput dari perhatian Pemerintah,” ujarnya.

Aktifis Anak lainya Dian menjelaska telah memberi tahukan hal tersebut kepada Bupati Lampung Timur secara Lisan pada Acara Festival anak beberapa hari yang lalu.

“Saya telah melaporkan hal tersebut kepada Bupati secara lisan,yang di jawab Nunik(bupati) akan segera berkoordinasi dengan Dinas terkait,” paparnya.

Seperti di beritakan sebelumnya bahwa bayi pengidap Hedrosefalus sangat membutuhkan kepedulian dan bantuan karena tergolong keluarga yang tidak mampu,ibunya tidak bekerja,Neneknya seorang Janda yang bekerja sebagai buruh Deres sedangkan Ayah kandungnya pergi entah kemana semenjak si jabang bayi masih dalam kandungan. (Apri)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.