Halloween party ideas 2015



SUKADANA -- Penetapan Hari Santri Nasional adalah tonggak sejarah dan monumen nasional yang berfungsi sebagai penanda, pengingat akan adanya patriotisme yang digerakkan oleh kaum santri pada masa-masa perjuangan, yang  senantiasa harus diingat sepanjang sejarah sekaligus sebagai penanda peran strategis santri dalam usaha mempersiapkan kemerdekaan Republik Indonesia, membangun dan mengawal kedaulatan NKRI.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim saat menjadi Inspektur upacara pada Puncak Peringatan Hari Santri Nasional Ke 3 Tahun 2018,  yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Sukadana, Senin (22/10). 

Selain Chusnunia, hadir pula pada acara itu, Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera, serta Forkopimda Kabupaten Lampung Timur. 

Chusnunia mengatakan peringatan ini merupakan salah satu momentum untuk melakukan introspeksi diri sekaligus menjadi titik kebangkitan dalam meraih kesuksesan. 

Mengangkat tema “Bersama Santri Damailah Negeri” dan diisi penceramah Gus Mifta asal Yogyakarta tersebut, Chusnunia mengatakan Peringatan Hari Santri Nasional 2018 ini diperingati di seluruh wilayah Indonesia dan untuk di Lampung timur sendiri juga tidak hanya di ibukota kabupatena saja, tetapi   juga diperingati di sejumlah kecamatan seperti Sekampung, Way Jepara dan kecamatan lainnya.

Kegiatan juga dimeriahkan berbagai penampilan antara lain,  Pencak Silat Pagar Nusa, Pencak Silat Tapak Suci, Pencak Silat Pejuang Siliwangi Indonesia, dan pincak silat dari Perguruan Persinas Asad. Juga tersedia doorprize bagi peserta upacara dengan hadiah antara lain dua buah kulkas, satu buah sepeda, dan hadiah hiburan lainnya. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.