Halloween party ideas 2015

Mista Rina (foto:fb-MR)
journalnusantara.co.id -- 50 ribuan anggota Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) seluruh Indonesia berencana akan melakukan aksi damai berlokasi di depan istana Merdeka Jakarta esok hari Selasa (30/10), kedatangan mereka untuk bertemu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Merasa senasib sepenanggungan, FHK2I Kabupaten Lampung Tengah ikut mengirimkan anggotanya bergabung dengan massa yang malam ini mulai bergerak menuju ibukota.

Menurut Ketua FHK2I Kabupaten Lampung Tengah Mista Rina, sebanyak 295 orang anggota FHK2I ikut kerja  menggunakan 9 bus, mereka akan menyuarakan aspirasi mereka untuk diangkat calon pegawai negeri sipil (CPNS) tanpa syarat batasan usia.

Dampak persyaratan dengan batasan usia maksimal 35 tahun, lanjut Mista, banyak yang telah lama menjadi tenaga honorer tidak bisa ikut seleksi CPNS.

"Di Lampung Tengah  yang mendaftar hanya 16 orĂ ng dari kuota 31 orang dari yang akan diterima, untuk itu kami ingin pemerintah bisa mengangkat para tenaga honorer K2 menjadi CPNS tanpa syarat batasan usia, karena banyak anggota kami di atas usia 35 tahun, kami berharap presiden Jokowi bisa memenuhi harapan kami," ujar Mista Rina, (29/10).

Tuntutan yang akan mereka sampaikan dalam aksi damai itu, Mista menuturkan, meminta kepada Presiden membuat payung hukum untuk mengangkat honorer sebagai PNS di tahun 2018 ini dan mereka juga mendesak pemerintah merevisi Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mereka juga menolak di angkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Kami menolak diangkat sebagai pegawai selain PNS, karena kami sudah lama mengabdi, kami juga meminta pemerintah merevisi UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, intinya kami ingin ganti honorer K2 menjadi PNS," tuturnya.

Dalam tuntutan yang akan sampaikan, mereka meminta Presiden untuk membuat Keputusan Presiden (Keppres) dan Instruksi Presiden (Inpres) serta Peraturan Pemerintah (PP) untuk mengangkat honorer K2 menjadi PNS.

"Saya dan rekan-rekan lainnya meminta presiden segera menurunkan Keppres dan Inpres serta Peraturan Pemerintah untuk mengangkat honorer K2 menjadi PNS, bagi kami PNS harga mati, kami juga menolak Permenpan/RB Nomor 36 tahun 2018, yang tidak berkeadilan serta kami  juga mendesak pemerintah untuk mengangkat honorer K2 tanpa batasan usia serta tanpa tes," tegasnya. (jn)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.