Halloween party ideas 2015



BANDAR LAMPUNG -- Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan, Arie Mardi Efendi, menerima sertifikat hak cipta warisan budaya tak benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional.

Penyerahan sertifikat diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, pada puncak Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Tahun 2018, di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (10/10) malam.

Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Fahrizal ATmengatakan penyerahan sertifikat warisan budaya tak benda merupakan penghargaan bagi masyarakat Lampung, Kamis (11/10).

Dengan diakuinya warisan budaya Indonesia asal Lampung melalui hak cipta tersebut, menurut dia warisan budaya tak benda tersebut tidak dapat diakui lagi oleh daerah lain.

“Kalau sudah memperoleh hak cipta, maka daerah lain tidak dapat mengklaim lagi item warisan budaya yang telah ada sertifikatnya. Makanya kami selalu mendaftarkan warisan budaya milik masyarakat Lampung agar tidak diakui daerah lain,” ujar dia.

Menurut dia, warisan budaya tak benda telah diberikan hak cipta pada 2018 terdapat 13 item, terdiri atas adalah Sastra Lisan Dadi, Siger Lampung, Ketaro Adat Lappung, Nyuncun Pahakh, Tari Bedana Lampung, Sebambangan, Nyubuk Majeu, Cangget Agung Lampung, Sastra Lias Kias, Tari Kiamat, Piil Pesenggiri, Badik Lampung, dan Mekhatin.

“Dalam 2 tahun ini, warisan budaya tak benda Indonesia asal Lampung telah memiliki hak cipta dari Kemendikbud berjumlah 32 item. Tahun ini sebanyak 13 item ditambah tahun lalu sebanyak 19 item,” kata dia. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.