Halloween party ideas 2015


SUKADANA -- Ikatan Mahasiswa Lampung Timur (Ikam Lamtim) melakukan aksi sosial kepedulian atas temen-temen mereka yang terancam putus kuliah hanya karena tidak memiliki uang. 

Melalui gerakan sosial Ikam Lamtim mengajak seluruh yang untuk peduli dan mau menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu mahasiswa tidak mampu dan Ikam Lamtim dalam ini tengah fokus ada seorang mahasiswi perguruan tinggi negeri di Lampung, dia adalah Ela Nur Anisa (19) atau yang akrab disapa Ela, anak sulung Mustakim dan Maratus Solekah, warga Desa Braja Sakti, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.

Keluarga Mustakim merupakan satu dari sekian banyak keluarga yang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) di kabupaten tersebut.

Beruntung karena pretasinya yang baik saat di SMAN 1 Way Jepara, Ela lulus masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN di Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lampung. 

Bukan hanya diterima di salah satu PTN favorit, Ela pun lulus seleksi bantuan pendidikan bidikmisi. Namun sangat disayangkan, biaya hidup yang lumayan besar dan kebutuhan keseharian kuliah yang tak sedikit membuat Ela enggan untuk melanjutkan kuliahnya, belum lagi kondisi orangtuanya yang notabene kurang mampu. 

Adapun beasiswa bidikmisi khusunya untuk biaya hiduppun kabarnya sampai saat ini belum turun.

Ela sempat tidak masuk kuliah lebih dari satu bulan seusai masa penerimaan mahasiswa baru. Alasannya sederhana, tidak adanya tempat tinggal ataupun biaya untuk menyewa kamar kost.  

Meskipun saat ini ia mendapat tumpangan di salah satu kost-an Alumni Ikam Lamtim, namun itupun sifatnya sementara.
Tak ingin ada kasus yang sama seperti sebelumnya, yakni anggota Ikatan Mahasiswa Lampung Timur (Ikam Lamtim) yang berhenti kuliah karena faktor biaya.

Ikam Lampung Timur membuka seluas-luasnya bagi teman-teman dan para dermawan untuk ikut bersama-sama meringankan beban Ela Nur Anisa agar bisa melanjutkan kuliah.

"Mari sisihkan rizki kita untuk membantu sesama. Karena ada hak untuk orang lain di setiap rizki yang kita dapat. Semoga ini juga dapat menjadi perhatian bagi pemerintah khususnya Lampung Timur," kata Ketua Ikam Lamtim, Dedi Ikhwanudin, melalui pesan tertulis, Senin (15/10/2018).

Dedi juga berharap kepedulian dari pemerintah Kabupaten Lampung Timur agar bisa memberikan perhatian bagi masyarakatnya yang mengalami persoalan serupa dengan yang tengah dihadapi Ela.

"Sebenernya kami lebih ingin adanya perhatian dari pemerintah daerah (Pemkab Lamtim -red) terkait ini, karena kasus sebelumnya pun pernah bahkan sampai anaknya putus kuliah," kata Dedi dalam pesan WhatsAppnya, Senin (15/10/2018).

Untuk informasi lebih lanjut tambah Dedi, bisa menghubungi nara hubung, miliknya
di nomor 0856 6401 2891, untuk informasi lebih lanjut bisa melalui:
Facebook : Ikam Lamtim
Instagram : @ikamlamtim
Line : @gux4822t
Website : www.ikamlamtim.org
Fanspage : Ikatan Mahasiswa Lampung Timur.

Sedangkan untuk transfer donasi melalui,
Bank Lampung atas nama Ikatan Mahasiswa Lampung Timur
(No. Rek : 399 03 01 55686 9) atau
BRI atas nama Dedi Ikhwanudin (No. Rek : 1859 01 000448 53 1) 
"Semoga Allah mudahkan urusan kita semua, dan apa yang kita sedekahkan dibalas dengan pahala yang berlipat.
Aamiin ya Rabbal'alamin," ungkap Dedi sembari menambahkan beberapa tagar,
Tag:
@ristekdikti
@kemensosri @noenia_ch @humas_bangzaiful @mridhoficardo @keluargaharapan @forkombidikmisiunila @official_unila
#ikamlamtim2018
#ilovelamtim
#lamtimkeren
#lamtimbersinergi
#selampung
#lampungtimuryay
#lampunggeh
#lampung
(*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.