Halloween party ideas 2015



JAKARTA -- Bandan Nasional Penanggulanagan Bencana (BNPB) mengungkap, jumlah korban jiwa akibat bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 1.234 jiwa. Angka itu bertambah 390 jiwa, dari temuan sebelumnya 844 orang. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, sebanyak 1.234 korban meninggal ditemukan di Kabupaten Palu, Singgih, Parigi Moutong dan Donggala. "Pukul 13.00 WIB total korban meninggal dunia 1.234 orang, kita sulit untuk memilah-milah korban berdasarkan asal kabupatennya, tim SAR langsung membawa ke rumah sakit di Kota Palu," ujarnya di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (2/10).

Ia menambahkan, korban meninggal lantaran tertimpa reruntuhan bangunan dan terjangan tsunami. Hari ini, kata Sutopo, korban tewas akan dimakamkan secara massal setelah diidentifikasi. "Jumlah korban luka berat 799 orang dirawat di rumah sakit, korban hilang 99 orang, dan jumlah pengungsi sebanyak 61.867. Pengusi tersebut tersebar di 109 titik," imbuhnya. 

Dia mengaku, belum semua kebutuhan dasar pengungsi dipenuhi karena logistik yang terbatas. Saat ini, pengungsi sangat membutuhkan matras, makanan, minuman, pelayanan kesehatan, air bersih, hingga trauma healing. "Adanya bantuan logistik pelayanan saat ini lebih baik dibandingkan H+1 sampai kemarin," pungkasnya. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.