Halloween party ideas 2015



KALIANDA -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Sosial Lamsel kini telah siap melaksanakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pasalnya, untuk data penerima BPNT telah selesai dilakukan verifikasi.

"Tapi, kewenangan dalam pembuatan Kartu BPNT adalah pemrintah pusat dalam hal ini adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kendati demikian, apakah BRI sudah melakukan pencetakan kartu BPNT atau belum saat ini kami beum mendapatkan informasinya,"ujar Kepala Dinsos Lamsel Dulkahar, Senin (29/10).

Menurut Dulkahar, selain pencetakan kartu BPNT, BRI juga yang akan menunjuk warung merupakan tempat penukaran kartu BPNT dengan barang yang menjadi kebutuhan penerima BPNT tersebut.

"Kami sebagai pihak Dinsos Lampung Selatan hanya bisa mengusulkan warung desa yang bisa dijadikan tempat penukaran kartu BPNT dengan barang kebutuhan warga. Tapi, yang berhak menunjuk warung itu adalah BRI,"katanya.

Disinggung apakah nanti akan tetap dilakukan penyaluran beras pra sejahtera (Rastra) pada November 2018 ini. Jika, pelaksanakan program BPNT belum siap dilaksanakan oleh BRI, Dulkahar membenarkanya.

"Ya, kalau mereka (pihak BRI,red) belum siap dengan kartu BPNT dan warung sebagai tempat penukaran barang. Maka, rastra tetap akan dilaksanakan seperti bulan-bulan sebelumnya,"tegasnya.

Sementara itu, petugas Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalianda Ismet, menyatakan hingga kini penyaluran rastra pada Oktober 2018 ini telah tercapai 100 persen.

"Alhamdulillah, penyaluran rastra Oktober  2018 ini telah mencapai 100 persen. Tapi, apakah November - Desember 2018 akan dilaksanakan program BPNT, dirinya belum mendapatkan informasinya,"katanya. (*)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.