Halloween party ideas 2015



KOTA AGUNG -- Anggota Polres Tanggamus khususnya Polsek Limau dan Cukuh Balak terus mengidentifikasi sejumlah titik longsor di jalan raya wilayah hukumnya. Sebab curah hujan di wilayah Kabupaten Tanggamus, sejak Senin (29/10) sejak sore hingga Selasa (30/10) pagi sangat deras.

Berdasarkan pemeriksaan Kapolsek Limau Iptu Rumanizar, terpantau longsor di Kecamatan Limau terjadi di jalan raya Pekon Ketapang dan Pekon Kuripan namun material longsor tidak terlalu banyak sehingga Kapolsek Limau dan anggotanya serta koramil berhasil menyingkirkan secara manual.

"Polsek Limau dan Koramil telah membersihkan material longsor yang menutup jalan dan saat ini arus lalu lintas ke arah Kota Agung mapun sebaliknya sudah lancar," kata Iptu Rukmanizar melalui Whatsapp, Selasa (30/10) pukul 09.00 Wib.

Kemudian, Kapolsek Cukuh Balak Ipda Dian Afrizal, SH. MH mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan di Kecamatan Cukuh Balak telah ditemukan 6 titik dan 1 lokasi banjir.

"tanah longsor yang menutup jalan raya di Kecamatan Cukuh Balak, data sementara terdapat 4 titik di Pekon Doh dan 2 titik di Pekon Tengor dan Way Rilau dan sementara kendaraan R4 dan R2 belum bisa lewat karena material longsor dan pohon tumbang menutup jalan," ungkap Ipda Dian Afrizal melalui Whatsapp.

Lanjutnya, banjir juga terjadi di Dusun Sukamaju Pekon Putih Doh akibat debit air yang tinggi di sungai pekon setempat. "Air sungai yang mengarah kelaut meluap, sehingga menggenangi jalan dan rumah warga, juga masih dalam identifikasi," ujarnya.

Ditambahkan Ipda Dian Afrizal, listrik diwilayah Kecamatan Cukuh Balak sejak semalam padam karena banyak pohon yang tumbang. "Dari semuanya tidak ada korban jiwa," tandasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan, Adi Nugroho mewakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus mengatakan, informasi longsor menutup jalan telah masuk, saat ini tim BPBD telah bergerak ke arah Limau dan Cukuh Balak.

“Tim BPBD masih dalam perjalanan, sejumlah 6 orang juga membawa alat berat excavator,” kata Adi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (30/10) pukul 11.00 Wib. (shr)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.