Halloween party ideas 2015



BANDAR LAMPUNG -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, belum menemukan adanya warga atau remaja di Sai Bumi Ruwa Jurai yang mengkonsumsi air rebusan pembalut, yang dikabarkan memiliki efek seperti pengguna Narkoba.

"Untuk di Lampung sendiri, belum ditemukan, dan itu kan berdasarkan informasi dari Bidang Brantas BNNP Jawa Tengah dan Jawa Barat," ujar Kepala BNNP Lampung Brigjen Tagam Sinaga melalui Plt Kabid Brantas BNNP Lampung Richard PL Tobing, Kamis (8/11).

Namun Richard mendapatkan informasi bahwa pembalut sendiri diduga memiliki kandungan zat yang bernama klorin. "Ya pastinya zat pembersih gitu kan, ya mungkin di konsumsi berbahaya bagi kesehatan, apalagi kalau ada darah haid, tapi kita belum tahu juga itu, dan belum ada arahan dari BNN RI ke Lampung," katanya.

Dia memastikan, bila zat yang terkandung di dalam pembalut bukan zat yang ada dalam lampiran UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dari puluhan zat  narkotika atau turunannya, yang ada di lembaran UU tersebut Zat atau satuan kimia yang umum diketahui sebagai narkotika yakni Canabinoid (ganja) metaamphetamin (ekstasi), amphetamin (sabu), Benzodiazepine (obat-obatan pemenang), dan zat lainya.

"Jadi kalau kandungannya tak ada dalam lembaran, dia bukan narkoba, dan tak bisa dipidana. Salah satu contoh artis Rafi Ahmad yang konsumsi katinon. Kan dia enggak dipidana karena zat itu tidak masuk, namun jenis atau zat kan terus di update," katanya. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.