Halloween party ideas 2015



SUKADANA -- Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim, serahkan bantuan 420 ekor ternak sapi peranakan ongole kepada kelompok ternak. Bantuan ternak tersebut diserahkan di Desa Jepara Lama, Kecamatan Waya Jepara, Sabtu (10/11).

Saat penyerahan bantuan Chusnunia mengatakan, Program pemberian bantuan ternak sapi ini merupakan kegiatan pemberdayaan peternak sekaligus mewujudkan komitmen Pemkab Lampung Timur sebagai Lumbung ternak baik ditingkat regional maupun nasional.

Selain bantuan ternak sapi yang diserahkan, nanti  nanti ada gelombang  yakni kambing dan sebagainya.  “Lampung Timur meneguhkan sebagai kabupaten lumbung ternak, kita serius bukan hanya diatas kertas, tapi betul-betul nyata langsung  dengan kelompok-kelompok ternaknya. Kita harapkan semua dapat berjalan sesuai dengan yang kita inginkan, disini kita tidak sendiri tetapi ditemani forkopimda biar semuanya jelas sesuai dengan aturan yang berlaku, sekaligus memberikan peternak kita wejangan bahwa jangan sampai ini dijual selama minimal lima tahun dan bisa bergiliran untuk mengurusnya bersama kelompoknya dan dimanfaatkan bersama," kata Chusnunia.

Untuk diketahui pada acara penyerahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyerahkan sebanyak 420 ekor sapi kepada 45 kelompok peternak dengan rincian 350 ekor sapi pembibitan dan 70 ekor sapi penggemukan. Nantinya satu kelompok akan mendapatkan 10 ekor sapi pembibitan atau 7 ekor sapi penggemukan.

Sementara pada bagian lain, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, KMS Tohir Hanafi berharap, kepada kelompok peternak calon penerima agar nantinya dapat mengikuti aturan-aturan yang telah ditentukan oleh dinas terkait.

“Pesan saya untuk calon penerima bantuan ini, agar mengikuti aturan-aturan yang telah dibuat oleh dinas perikanan dan peternakan Kabupaten Lampung Timur misalnya untuk sapi produktif itu selama lima tahun tidak boleh dijual," katanya.

Aturan itu dibuat tandasnya, yang pasti bertujuan untuk mensejahterakan perekonomian peternak-peternak yang ada di Kabupaten Lampung Timur sekaligus menjadikan Kabupaten Lampung Timur sebagai lumbung ternak baik regional maupun ditingkat nasional. Sementara tugas dinas yakni mengontrol agar sasaran itu tercapai dan tidak bias.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD  Akmal Fathoni dan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, KMS Tohir Hanafi serta Kepala Bidang Pembibitan Dan Produksi Perternakan Hendro Syaifi. (*)



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.